Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS LAYANAN TERHADAP SISWA SMA NEGERI I LAWANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERQUAL (SERVICE QUALITY) DAN QFD (QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT) Addy Utomo; Sony Haryanto
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 2 No 1 (2012): inovatif Vol. 2 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini pada dasarnya adalah ingin mengukur seberapa besar kesenjangan yang terjadi antara kepuasan siswa dalam hal layanan yang telah diberikan oleh SMA NEGERI I Lawang (SMANELA) dengan layanan yang mereka harapkan, Untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa atas pelayanan yang diberikan oleh SMANELA, serta ingin memberikan usulan action plan untuk peningkatan kualitas layanan di Sekolah.Dari hasil analisis dengan mengunakan metode SERVQUAL, terdapat tiga dimensi yang terjadi sebuah gap/kesenjangan negatif diseluruh dimensi dan hal ini harus diperhatikan oleh pihak sekolah karena merupakan harapan dari para siswa. Kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan oleh sekolah adalah berdasarkan hasil analisis serqual secara keseluruhan kualitas pelayanan yang diberikan oleh SMANELA adalah baik, di mana hal ini ditunjukkan dengan nilai kualitas yang mendekati 1 yaitu Q = 0,956 (Q  1). Kesenjangan yang terjadi antara kepuasan siswa mengenai layanan yang telah diberikan oleh sekolah dengan layanan yang mereka harapkan adalah masih tinggi harapan siswa dari pada kenyataan yang diberikan oleh SMANELA. Di sini terdapat kesenjangan dari seluruh dimensi yang terbesar dari kelima dimensi tersebut adalah pada dimensi tangible, yang memiliki gap sebesar 0,425. Peningkatkan kualitas pelayanan di SMANELA dengan metode Quality Function Deployment (QFD) adalah berdasarkan masing-masing variabel perlu ditingkatkan.
ANALISIS TINGKAT KELELAHAN PADA PEMBATIK BATIK TULIS MENGGUNAKAN SOFI (SWEDISH OCCUPATIONAL FATIGUE INDEX) Sony Haryanto; Renny Septiari; Mochammad Rofieq
Journal of Industrial View Vol 2, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.32 KB) | DOI: 10.26905/4879

Abstract

Setiap kelelahan yang terjadi berpengaruh secara berbeda terhadap masing-masing orang sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilakukan, baik berpengaruh secara mental maupun fisik. Kelelahan adalah suatu mekanisme perlindungan agar tubuh terhindar dari kerusakan yang lebih lanjut, sehingga dibutuhkan waktu untuk istirahat agar terjadi pemulihan pada kondisi tubuh yang lelah. Tujuan dari  penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik tingkat kelelahan, produktivitas, serta hubungan antara keduanya pada pembatik batik tulis. Penelitian ini dilakukan di UKM Batik Erna di Mojokerto. Objek dalam penelitian ini yaitu pembatik batik tulis yang bekerja lebih dari 5 tahun di UKM batik Erna. Uji statistik yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, dan uji Korelasi. Pengukuran tingkat kelelahan menggunakan kuesioner Swedish Occupational Fatigue Index (SOFI) .Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang berpengaruh signifikan antara tingkat kelelahan dengan produktivitas yang dialami oleh para pembatik batik tulis menurut uji korelasi yang dilakukan dengan hasil 0.993. Sehingga semakin tinggi tingkat kelelahan yang dialami maka semakin menurun produktivitas yang dihasilkan.
Membangun Home Marketing Model di Masa Pandemik Berbasis COD di Pasar Tradisional Kanigoro Pagelaran Malang Asroful Anan; Sony Haryanto; Teguh Rahardjo; Arif Kurniawan
Surya Abdimas Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.vi.939

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok pedagang pasar tradisional yang ada di Desa Kanigoro masa Pandemik Covid-19 hampir sama dengan yang dihadapi oleh beberapa pedagang di pasar-pasar tradisonal yang lain yang ada di Kabupaten Malang, yaitu kebutuhan metode pemasaran baru yang memanfaatkan teknologi aplikatif; dan adanya pembinaan dan pendampingan secara intens. Tujuan dari kegiatan ini mencipatakan model pemasaran baru yang minim kontak Home Marketing Model berbasis Cash on Delivery terintegrasi database; memberikan pembinaan dan pendampingan secara intens pada penggunaan dan penerapan teknologi aplikatif agar terbentuk pola pikir dan sudut pandang yang sama dalam menyikapi wabah; dan membantu program pemerintah dalam memutus rantai penularan wabah. Metode pelaksanaan yang digunakan ada beberapa tahap, yaitu Tahap pertama: mengundang beberapa masyarakat dan pedagang sembako di pasar tradisional Kanigoro untuk memilih 2 (dua) orang sebagai PIC operator database dari alat/ teknologi aplikatif dan mendata 5 (lima) orang pedagang sebagai Mitra; Tahap kedua: pelaksanaan pemecahan dan penyelesaian permasalahan prioritas yang dihadapi oleh Mitra; Tahap ketiga, evaluasi dan keberlanjutan kerjasam pasca pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Skema UKM Indonesia Bangkit. Hasil kegiatan pada penerapan teknologi Home Marketing Model berbasis Cash on Delivery terintegrasi database dapat memberi solusi atas permsalahan-permaslahan mitra; dan eksistensi pasar tradisonal tetap bisa beroperasi sebagaimana fungsinya. Berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan secara nyata dapat memberikan solusi kepada mitra dalam mengatasi permasalahan terutama dalam rangka belanja kebutuhan sehari-hari yang relatif cepat dan aman
APLIKASI MRP METHOD DALAM PEMELIHARAAN KUBIKEL 20KV DI DEPARTEMEN PLANNING INVENTORY CONTROL PT. PDN Balol, Wirawan Aryanto; Haryanto, Sony
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v20i1.285

Abstract

Dalam dunia industry terkini proses produksi dikatakan mampu bersaing jika dapat memenuhi ekspektasi target Perusahaan dan ekspektasi konsumen akan sebuah produk yang berkualitas. Dalam perusahaan sendiri menginginkan produk yang dihasilkan dibuat dengan efisien dalam arti untuk membuat sebuah produk diharapkan menggunakan sumber daya seminimal mungkin agar prosentase laba yang didapat semakin meningkat. Persediaan bahan baku oleh para manager dianggap mewakili 50% dari modal perusahaan. Oleh karena itu butuh teknik dan strategi yang tepat agar modal yang besar ini dapat memberi kontribusi positif bagi kemajuan perusahaan. Dari penelitian ini dapat kita lihat bagaimana menentukan kebutuhan bahan, lalu model lot sizing apa yang tepat dan juga menetapkan daftar kebutuhan bahan. Dengan data yang tersedia yaitu seperti catatan historis penggunaan bahan dan jadwal pekerjaan pemeliharaan diolah dan dianalis untuk mendapatkan hasil yang bisa dijadikan acuan dalam perbaikan sistem pengadaan persediaan bahan. Hasilnya dari analisis ini didapatkan nominal biaya bahan untuk bulan juni sebesar Rp. 96.784,- atau sebesar 98,5% dari biaya persediaan dengan teknik yang digunakan sebelum penelitian ini.
Efficiency Improvement in Raw Material Inventory Management Using EOQ and POQ (Study Case: PT. Varia Usaha Beton) Ali Tamam, Tsania Lutfia Salsabila; Handoko, Fourry; Haryanto, Sony
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 11, No 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v11i1.35903

Abstract

This study aims to calculate the need for inventory and ordering of raw materials for concrete production at PT. Varia Usaha Beton optimally so that there is no excess or shortage of inventory to minimize total costs using the EOQ and POQ methods, and comparing the EOQ and POQ methods that will be applied. This study is a descriptive study with a quantitative approach. Data collection is carried out using observation and interview techniques. The results of this study show that by the EOQ method, the quantity of cement raw material orders is 3,109.01 tons with an ordering period of 3 times per year and a total inventory cost of Rp124,110,362.54. Then, in the POQ method, the quantity of cement raw material orders is 708.12 tons with an ordering frequency of 12 times in one year, with an annual inventory cost of Rp368,875,317.77. With the EOQ method, the quantity of raw materials ordered for sand is 9,630.01 tons with an ordering period of 3 times per year and a total inventory cost of Rp 126,473,726.00. Then, in the POQ method, the quantity of raw materials ordered for sand is 2,515.78 tons, with an ordering frequency of 12 times in one year, with an annual inventory cost of Rp 368,875,317.77. With the EOQ method, the quantity of raw materials ordered for stone is 8,383.57 tons with an ordering period of 3 times per year and a total inventory cost of Rp 111,871,065.21. Then, in the POQ method, the quantity of raw materials ordered for stone is 2,429.67 tons, with an ordering frequency of 12 times in one year, with an annual inventory cost of Rp 242,855,765.96. Thus, using the EOQ method produces a lower total cost than the POQ method, by implementing the EOQ method in managing raw material inventory at PT. Varia Usaha Beton in 2023 is projected to save 80.5% of the previous costs on cement raw materials, 80.8% on sand raw materials, and 81% on stone raw materials. Keywords: Inventory Control, Inventory, Economic Order Quantity, Periodic Order Quantity
Analysis of Computer Attitudes of Academic Staff in A Tertiary Institution Haryanto, Sony; Sujianto
Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol 10 No 1 (2023): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering)
Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v10i1.4058

Abstract

This study investigates the factors influencing computer attitudes among lecturers at the National Institute of Technology Malang. Specifically, it examines the impact of gender, age, educational qualifications, length of teaching experience, personal computer ownership, participation in computer training, and computer usage skills. A descriptive research design was employed to explore relationships between these variables and test pre-formulated hypotheses. A sample of 100 lecturers was selected, and data were collected using a Likert Summarated Rating questionnaire. Descriptive statistical analysis and Multiple Linear Regression Analysis were used to analyze the data. The findings indicate a significant influence of computer skills on computer attitudes, with a regression coefficient (β) of 0.345, demonstrating a notable impact on computer user behavior. The statistical F test revealed a significant overall effect, with an F value of 4.138. The study also found a strong relationship between the variables, as indicated by the multiple correlation coefficient (R) of 0.489. The results suggest that computer expertise significantly affects computer attitudes, with a robust interrelation among the studied factors.