Hindyah Ike Suhariati
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Relaksasi Otot Progresif terhadap Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Indrawati, Ucik; Firdaus, Rickiy Akbaril Okta; Suhariati, Hindyah Ike
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Maret 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i1.1454

Abstract

Diabetes Mellitus tipe 2 terjadi akibat resistensi insulin yang disebabkan glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel. Relaksasi otot progresif dapat menurunkan kadar gula darah dan memiliki peran dalam mengelola sistem saraf simpatis dan parasimpatis yang dapat menghambat proses glukogenesis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Metode penelitian ini menggunakan quasy experiment with two group pre-test post -test design. Sampel sebanyak 40 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi 20 responden dan kelompok kontrol 20 responden. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Paired T-test. Hasil statistic dalam penelitian ini pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah diberikan relaksasi otot progresif yakni p = 0.002 dimana nilai tersebut kurang dari Alpha (< 0.05), yang berarti ada pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kadar glukosa darah. Kesimpulan relaksasi otot progresif berpengaruh terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Kata Kunci: relaksasi otot progresif, kadar glukosa darah, diabetes mellitus tipe 2
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU IBU DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Suhariati, Hindyah Ike
Jurnal Insan Cendekia Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jic.v11i2.1406

Abstract

Orangtua terutama ibu, mempunyai peranan penting dalam pemberian nutrisi pada balita. Kurangnya informasi dan kesadaran tentang gizi yang baik dan penting dalam pertumbuhan balita, dapat menyebabkan praktik makan yang tidak sehat dan tidak memadai. Kondisi inilah yang bisa mengakibatkan terjadinya stunting pada Balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku ibu dalam pencegahan stunting pada Balita. Desain penelitian menggunakan Pra Experiment (Pre and Post test design) . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak Balita di Desa Sumberporong. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 ibu yang mempunyai Balita. Pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik uji Wilcoxon sign rank test dengan alpha (0,05) Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa sebagian besar perilaku ibu sebelum diberikan Pendidikan Kesehatan adalah kurang sebanyak 21 orang (52.5%), sebagian besar perilaku ibu setelah diberikan Pendidikan Kesehatan adalah baik sebanyak 23 orang (57.5%).Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Rank Spearman didapatkan nilai p = 0,000, jika α = 0,05 maka p < α yang artinya H1 diterima. Kesimpulannya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pencegahan stunting pada Balita.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU IBU DALAM PENERAPAN POLA MAKAN PADA BALITA Suhariati, Hindyah Ike
Jurnal Insan Cendekia Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jic.v12i1.1445

Abstract

Pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi balita, sehingga dapat memengaruhi penerapan pola makan sehat pada balita. Ibu menjadi panutan bagi anak dalam menerapkan pola makan sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku ibu dalam penerapan pola makan pada balita. Desain penelitian menggunakan Pra Experiment (Pre and Post test design) . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak balita di Desa Sumberporong. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44 ibu yang mempunyai balita. Pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik uji Mc Nemar dengan alpha (0,05) Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa sebagian besar perilaku ibu sebelum diberikan Pendidikan Kesehatan adalah penerapan pola makan tidak sehat sebanyak 25 ibu (56.8%), sebagian besar perilaku ibu setelah diberikan Pendidikan Kesehatan adalah penerapan pola makan sehat sebanyak 33 ibu (75%).Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Mc Nemar didapatkan nilai p = 0,000, jika α = 0,05 maka p < α yang artinya H1 diterima. Kesimpulannya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku ibu dalam penerapan pola makan pada balita
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENCEGAHAN STUNTING Yuswatiningsih, Endang; Suhariati, Hindyah Ike; Nofalia, Ifa; Oktopriana, Melinda; Wahida
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55316/amk.v3i1.872

Abstract

Children who are stunted will be more susceptible to infection which can increase the risk of decreasing the quality of learning in children. The purpose of this community service is to increase mothers' knowledge about stunting. The implementation of this community service is in the form of health education. This health education uses the lecture method and questions and answers about the material that has been delivered. The implementation of health education is based on the Health Education Program Unit which has previously been prepared. The contents consist of general goals and specific goals, targets, material/content, stages of counseling, activities of presenters and participants (mothers under five), media and tools for health education, and evaluation sheets. The target of this community service is mothers who are in Al-Husna Tembelang Jombang Islamic Kindergarten as many as 26 respondents. The results of this community service evaluation show that the knowledge of mothers about stunting before being given health education is mostly lacking and the knowledge of mothers about stunting after being given health education is mostly good. Increased knowledge is expected to encourage mothers to provide good nutrition to their children. The school is expected to be active in collaborating with health service agencies and health education to continue to work together to improve good intake patterns and be able to increase the enthusiasm for learning as well as the immunity of their students.
The Influence of Interpersonal Communication, Professionalism and Competence on The Monitoring System and Hospital Paramedic Performance at Dr. H. Soewondo Kendal Regional Hospital Anindita Paramastuti Azuma; Hindyah Ike Suhariati; Raden Roro Ratuningrum Anggorodiputro; Delladari Mayefis; Nelwetis
Professional Evidence-based Research and Advances in Wellness and Treatment Vol. 2 No. 2 (2025): April, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/perawat.v2i2.141

Abstract

The performance of paramedics, especially nurses and midwives, is essential to the quality of hospital health services. This study aims to examine the influence of interpersonal communication, professionalism, and competence on the monitoring system and nurse performance at at Dr. H. Soewondo Kendal Regional Hospital. Using a quantitative approach with SEM-PLS and WarpPLS 5.0, data from 110 paramedics (92 nurses and 18 midwives) were analyzed. The results show that interpersonal communication, professionalism, and competence significantly influence the monitoring system (R² = 0.79), which in turn positively affects nurse performance (R² = 0.73). However, competence does not have a significant direct effect on performance without the mediation of the monitoring system. These findings suggest that improving internal factors along with an effective monitoring system can enhance overall paramedic performance and support hospital management in optimizing human resources.