Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Komunikasi Antar Budaya pada Etnis Gayo dengan Etnis Jawa Effiati Juliana Hasibuan; Indra Muda
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Simbolika Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v3i2.1456

Abstract

Komunikasi antar budaya adalah komunikasi yang melibatkan peserta komunikasi yang mewakili pribadi, antarpribadi atau kelompok dengan tekanan pada perbedaan latar belakang kebudayaan yang mempengaruhi perilaku komunikasi para pesertanya.  Adanya perbedaan latar belakang budaya seringkali mengakibatkan terjadinya perbedaan dalam memaknai suatu peristiwa maupun dalam menanggapi isi pesan. Namun perbedaan itu tidak berarti ketika etnis Jawa menunjukkan sikap yang menghargai dan menghormati etnis Gayo demikianpun sebaliknya. Mereka mampu hidup berdampingan secara harmonis serta saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing. Karakter etnis Jawa sebagai etnis pendatang yang cenderung rendah hati, nrimo ,sopan santun dalam pergaulan, gemar bergotong royong dalam kehidupan bermasyarakat menjadi  daya tarik yang menimbulkan rasa aman dan penerimaan dari etnis Gayo sebagai penduduk setempat. Meskipun dalam beberapa hal kedua etnis tetap mempertahankan adat budayanya masing masing, namun hal tersebut tidak sampai menimbulkan perasaan etnosentrime yang menganggap budaya dan etnis lain lebih rendah dari budayanya. Sesungguhnya perbedaan antar etnis di Indonesia justru menjadi kekayaan budaya yang senantiasa perlu ditelaah dan dikelola kunci pemersatunya agar keharmonisan antar etnis senantiasa terjaga dan terpelihara.
INTERPERSONAL COMMUNICATION OF SINGLE PARENT PARENTS IN EDUCATING THEIR CHILDREN ON RELIGIOUS EDUCATION IN IVORY BLOCK GADING XX LR. PERTANIAN KLAMBIR V Tambunan, Nurhalima; Hasibuan, Effiati Juliana
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 5 (March 2023)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the interpersonal communication of single-parent parents in educating their children on religious education in the Gading block of Dusun XX Lorong Pertanian Klambir Lima Kebun. The method in this study is to use a qualitative approach with a case study approach on parents who have children, especially single parents to examine how they conduct religious education in children. Interviews were addressed to single-parent parents or whose spouses had separated or died in applying religious education to their children, in addition to interviews with village heads and community leaders and supported by other primary data, namely documentation and observations in the field.
Semiotics Analysis of COVID-19 Vaccine Photos in Wasapada Newspaper Harahap, Muhammad Said; Khadafi, Rizal; Hasibuan, Effiati Juliana
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 22, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v22i2.6809

Abstract

In the current digital era, mass media play a crucial role in assisting the government in overcoming the COVID-19 pandemic. The responsibilities of this position encompass the dissemination of information pertaining to appeals, recommendations, news, and socialization efforts regarding government policies pertaining to the COVID-19 pandemic. The objective of this study is toexamine the optimization of COVID-19 mitigation efforts through the dissemination of mass vaccine photo news in HarianWaspada, a newspaper in the North Sumatra Province of Indonesia. The analysis of the photograph depicting mass vaccination wasconducted employing the semiotic approach in order to examine the denotative, connotative, and mythological implicationsembedded within the image. The interview method was employed to gather insights from photographers and editors affiliated with Harian Waspada who were actively engaged in the coverage of mass vaccine-related news. The findings of this study demonstrate that Harian Waspada, in addition to its commitment to disseminating knowledge to the wider community through photo news. The inclusion of mass immunization photos in news articles serves as an engaging element for readers. The inclusion of human-interest photographs in Harian Waspada, depicting mass vaccination efforts, serves the purpose of evoking emotionssuch as wonder, pity, joy, or despair.
Hidayah Allah dalam Qalbu Manusia: Kajian Komunikasi Intrapersonal Islami dalam Pembentukan Karakter Hasibuan, Effiati Juliana
Bashirah Vol 6 No 1 (2025): Bashirah
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/bashirah.v6i1.1073

Abstract

Manusia sebagai makhluk spiritual memiliki kebutuhan untuk terhubung dengan kekuatan transendental yang membimbing kehidupannya. Dalam tradisi Islam, hubungan ini tidak hanya bersifat ritualistik, tetapi juga personal dan batiniah. Salah satu bentuk paling mendalam dari hubungan tersebut adalah ketika manusia menerima petunjuk dari Allah melalui qalbu (hati). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman komunikasi intrapersonal Islami dalam bentuk hidayah Allah melalui qalbu (hati), serta pengaruhnya terhadap pembentukan karakter Islami seperti kesabaran, kejujuran, keikhlasan. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 3 informan yang memiliki kesadaran spiritual tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidayah Allah dirasakan melalui ketenangan hati, dorongan kebaikan, dan keyakinan batin yang kuat, khususnya dalam mengambil keputusan moral. Komunikasi batin ini terjadi dalam konteks ibadah, refleksi diri, dan tazkiyatun nafs, yang pada akhirnya membentuk karakter seperti kejujuran, kesabaran, dan keikhlasan. Temuan ini memperkuat pemahaman bahwa qalbu yang bersih berperan penting sebagai saluran petunjuk Illahi, dan dapat menjadi fondasi dalam pendidikan karakter berbasis spiritualitas Islam.
Penguatan Komunikasi dan Mitigasi Bencana untuk Tenaga Medis Puskesmas Kebun Lada Binjai Melalui Pelatihan dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran Lubis, Rosliana; Riyanto, Riyanto; Hasibuan, Effiati Juliana
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i2.7202

Abstract

Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan publik yang terdiri atas berbagai unit kerja, seperti ruang farmasi, ruang administrasi, dan ruang perawatan. Kompleksitas aktivitas di dalamnya menjadikan Puskesmas memiliki potensi risiko kebakaran yang cukup tinggi, khususnya akibat korsleting listrik, tumpahan bahan kimia, maupun kelalaian dalam penggunaan peralatan medis. Minimnya pengetahuan petugas medis mengenai prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sering kali menjadi faktor utama kegagalan dalam melakukan penanganan awal terhadap insiden kebakaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan petugas medis dalam menghadapi kebakaran melalui edukasi dan pelatihan praktis. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, simulasi pemadaman api dengan goni basah, serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta mengalami peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan dasar, dan kepercayaan diri dalam menghadapi keadaan darurat. Kegiatan ini secara efektif meningkatkan kapasitas individu dan kelembagaan dalam mitigasi serta penanggulangan bencana kebakaran di lingkungan Puskesmas.
ANALISIS JARINGAN KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL TWITTER BERBASIS BIG DATA: KONTROVERSI SEBUTAN ‘FIRAUN’ TERHADAP KEPALA NEGARA OLEH BUDAYAWAN CAK NUN Santoso, Puji; Hasibuan, Effiati Juliana
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.375-385

Abstract

Dalam satu majelis keagamaan budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun menyebutkan bahwa kepemimpinan di Indonesia pada tahun 2024 mendatang sudah ditentukan oleh sekelompok orang dimana dipimpin oleh Jokowi, presiden RI yang disebutnya sebagai sosok Firaun. Tokoh Firaun yang ada dalam masa Nabi Musa ribuan tahun silam itu didiskripsikan sebagai orang yang paling kejam, sewenang-wenang terhadap rakyatnya, dan orang yang melampaui batas karena Firaun mengklaim dirinya tuhan semesta alam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis jaringan komunikasi dan mengeksploitasi fenomena pada hubungan interaktif publik di media sosial Twitter pada periode sehingga memperoleh pemahaman yang mendalam dan menemukan sesuatu yang unik. Metode penelitian yang dilakukan dalam artikel ini adalah kualitatif yang bersifat eksploratif yang memungkinkan peneliti menggali objek penelitian secara mendalam sehingga dapat ditemukan potensi masalah dan hipotesis. Data yang dikumpulkan sebanyak 17.995 cuitan (tweet) adalah percakapan (tweet dan retweet) publik di Twitter pada periode sepekan setelah pernyataan Cak Nun menjadi trending topik di Twitter pada periode 18 Januari 2023 hingga 25 Januari 2023. Seluruh data yang dikumpulkan kemudian diolah dengan memanfaatkan tools Nvivo 12 Plus dari QSR International. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penelitian adanya jaringan komunikasi media sosial ini dengan memunculkan model baru jaringan media sosial Twitter. Model itu adalah konfigurasi retweet dan mentions publik media sosial itu memberikan model jaringan komunikasi media sosial terhadap suatu pernyataan dari tokoh masyarakat yang menimbulkan kontroversi publik media sosial Twitter.
Semiotics Analysis of COVID-19 Vaccine Photos in Wasapada Newspaper Harahap, Muhammad Said; Khadafi, Rizal; Hasibuan, Effiati Juliana
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 22 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v22i2.6809

Abstract

In the current digital era, mass media play a crucial role in assisting the government in overcoming the COVID-19 pandemic. The responsibilities of this position encompass the dissemination of information pertaining to appeals, recommendations, news, and socialization efforts regarding government policies pertaining to the COVID-19 pandemic. The objective of this study is toexamine the optimization of COVID-19 mitigation efforts through the dissemination of mass vaccine photo news in HarianWaspada, a newspaper in the North Sumatra Province of Indonesia. The analysis of the photograph depicting mass vaccination wasconducted employing the semiotic approach in order to examine the denotative, connotative, and mythological implicationsembedded within the image. The interview method was employed to gather insights from photographers and editors affiliated with Harian Waspada who were actively engaged in the coverage of mass vaccine-related news. The findings of this study demonstrate that Harian Waspada, in addition to its commitment to disseminating knowledge to the wider community through photo news. The inclusion of mass immunization photos in news articles serves as an engaging element for readers. The inclusion of human-interest photographs in Harian Waspada, depicting mass vaccination efforts, serves the purpose of evoking emotionssuch as wonder, pity, joy, or despair.
Representation of Empathy and Digital Politeness in Interpersonal Communication within Disaster-Related Volunteer Communities on Facebook Hasibuan, Effiati Juliana; Lasahido, Nurrahmi
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.50848

Abstract

The increasing use of social media as a space for interpersonal communication in the volunteer community requires empathy and digital courtesy to maintain the effectiveness of group interaction and solidarity. This study aims to analyze how these characters are represented in communication between members of the Indonesian Disaster Care Forum (FPBI) on Facebook, focusing on patterns of empathetic expression, digital politeness practices, and interaction dynamics formed in online conversation spaces. This study used a qualitative approach with discourse analysis and netnography methods, involving observation of communication activities on community pages for three months, as well as in-depth interviews with 10 active informants. Data was collected through documentation of members' comments, uploads, and responses, then analyzed using thematic categorization techniques to identify emerging character values. The results showed that empathy was represented through supportive language, positive emotional responses, and verbal solidarity in emergency situations, while digital politeness was reflected in the use of respectful diction, ethical conflict negotiation patterns, and adherence to societal norms. In conclusion, this study confirms that the character of empathy and digital politeness plays a strategic role in strengthening the social cohesion and effectiveness of volunteer coordination in the digital space, and contributes theoretically to the study of social media-based interpersonal communication while offering practical implications for managing volunteer communities to remain adaptive, humanistic, and responsive in the digital ecosystem.
Student Perceptions of Criticism Ethics on Instagram: A Case Study of @Medantalk Firman Firman; Effiati Juliana Hasibuan; Ara Auza
Social Sciences and Humanities Reviews Vol. 1 No. 2 (2025): Social Sciences and Humanities Reviews
Publisher : CV. DYOQU PUBLISHING MANAGEMENT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64780/sshr.v1i2.57

Abstract

Background: The development of social media as a digital public space has changed the way individuals express opinions, including in the form of criticism. However, not all criticisms submitted meet the rules of communication ethics, thus giving rise to the phenomenon of offensive and unconstructive comments. Aims: This study aims to find out how Communication Science students of the University of Medan Area perceive the ethics of criticism on Instagram social media, especially on @Medantalk accounts which are often a public discussion space. Methods: This study uses a descriptive qualitative approach with interview and observation methods. Informants were selected by purposive sampling from active students who use Instagram. The data were analyzed using Miles and Huberman's interactive analysis techniques. Result: The results of the study show that most students have a negative perception of the practice of criticism on social media today. They assessed that many comments were not delivered politely, were not objective, and often contained hate speech. Conclusion: This perception shows the need to increase ethics-based digital literacy among students. In addition, learning digital communication ethics needs to be strengthened so that social media can become a healthy and constructive space for criticism.