Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Sistem Jaminan Halal dan Pengembangan Produk Kopi Di Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus Eka Nur’azmi Yunira; Deni Subara; Wilda Harlia Devita; Borneo Satria Pratama
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanggamus was the second largest coffee producer in Lampung Province. Ulubelu was one of the districs that had the highest coffee productivity in Tanggamus. Coffee price from farmer for green bean product was Rp 20.380 per kilogram while for red picking coffee bean was more expensive. Only a few farmer had SME to process coffee into its derivative products. This activity aims to make farmer aware of the importance of handling coffee and developing cofee derivative products. This activity was also purposed to increase coffee productivity for marketing through halal certification and improving coffee products quality. The method of this community service were preparation, survey, workshop post-harvest handling and production of coffee derivatives, training and assistance of halal certification. The result of this community service were farmer interest to developed derivative products of coffee, and there were 4 SME from 2 group of farmer that had received halal certification from this activity.
Formulasi Hand Soap dari Kombucha Bonggol Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) dan Uji Aktivitasnya terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Untia Kartika Sari Ramadhani; Nanda Aulia; Refsya Azanti Putri; Eka Nur’azmi Yunira; Okta Amelia
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 22 No. 02 Desember 2025
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bonggol nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) merupakan limbah dari buah nanas yang berperan sebagai antibakteri karena memiliki kandungan senyawa flavonoid, saponin, enzim bromelin, dan tanin. Bonggol nanas dibuat dalam bentuk fermentasi kombucha menghasilkan asam organik yang dapat meningkatkan potensi antibakteri bonggol nanas, kemudian diformulasikan sebagai hand soap untuk mengurangi diare. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh variasi konsentrasi kombucha bonggol nanas terhadap sifat dan stabilitas fisik sediaan hand soap, serta pengaruhnya terhadap aktivitas antibakteri terhadap bakteri S.aureus. Formula sediaan hand soap terdapat empat formula yang memiliki perbedaan variasi konsentrasi kombucha yaitu 0% (F0), 15% (F1), 25% (F2), dan 35% F3. Hasil uji sifat fisik pada F0 berwarna kuning, F1 berwarna orange, F2 berwarna orange tua, F3 berwarna orange kecoklatan, berbau nanas, dan tekstur kental, memiliki pH 7,68 - 7,19, tinggi busa 81-110 mm, viskositas 860,00-1396,33 cPs, bobot jenis 1,04-1,09 g/mL, serta kadar air 37,79%-26,55%. Setelah dilakukan stabilitas fisik terjadi penurunan pH, viskositas, bobot jenis dan peningkatan kadar air, namun busa tetap stabil. Aktivitas antibakteri sangat kuat terdapat pada F3 dengan daya hambat 22,16 ± 2,24 mm. Berdasarkan hasil uji tersebut dapat disimpulkan bahwa sediaan hand soap yang diformulasikan berkhasiat sebagai antibakteri dan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi terjadinya diare.
Edukasi Pencegahan Stunting Dengan Pangan Olahan Jamur Tiram Di Desa Banjar Agung, Lampung Selatan Untia Ramadhani; Juwana Janu; Mubarika Sekarsari Yusuf; Jatmiko Eko Witoyo; Noveliska Br Sembiring; Dila Tirta Julianty; Amalia Listiani; Eka Nur’azmi Yunira; Syaira Miranti; Aurelia Stephanie Lo; Anggi Cinta Tamania
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.332

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak akibat kekurangan asupan gizi dalam kurun waktu yang lama. Data Dinas Kesehatan Lampung Selatan (2022) melaporkan prevalensi stunting di Desa Banjar Agung, Lampung Selatan mencapai 21, 3%. Jamur tiram mengandung protein nabati yang cukup tinggi kaya vitamin B kompleks, serat, dan mineral seperti zat besi, kalsium, kalium, dan fosfor yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemanfaatan bahan pangan lokal bergizi tinggi seperti jamur tiram menjadi salah satu solusi berkelanjutan dalam pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dan kader posyandu di Desa Banjar Agung, Lampung Selatan dalam rangka pencegahan stunting melalui edukasi dan pelatihan pengolahan jamur tiram tiram menjadi produk nutraseutika dalam bentuk pangan fungsional dari olahan jamur tiram yang dibuat menjadi nugget dan pepes jamur tiram. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan metode pendekatan partisipatif yang meliputi edukasi terkait stunting dan pemanfaatan gizi jamur sebagai pangan fungsional yang berperan dalam pencegahan stunting, diskusi interaktif serta pelatihan praktek pembuatan nugget dan pepes jamur tiram. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan 30 orang ibu-ibu dan kader posyandu sebesar 20 % yang ditunjukkan dari hasil evaluasi pretest dan posttest peserta kegiatan yang mengikuti kegiatan edukasi dan pelatihan. Selain bertambahnya tingkat pengetahuan, ibu-ibu dan kader posyandu juga mendapatkan ketrampilan dalam mengolah pangan fungsional olahan berbasis jamur tiram yang dihasilkan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemahaman jamur tiram tiram sebagai alternatif pangan yang mendukung upaya menurunkan angka stunting.