Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Perbedaan Efektivitas Kompres Hangat Kayu Manis Dan Kompres Air Hangat Terhadap Skala Nyeri Pada Penderita Arthritis Gout Mardillah, Husna; Mulfianda, Riyan; Desreza, Nanda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3323

Abstract

Penatalaksanaan nyeri dengan tehnik non farmakologi untuk penderita Arthritis Gout bisa dilakukan dengan beberapa tehnik, salah satunya adalah kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas kompres hangat kayu manis dan kompres air hangat terhadap skala nyeri pada penderita Arthritis Gout di Gampong Seupeu Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah komparatif dengan rancangan two group pretest-posttest. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 16 s/d 26 Mei 2022. Populasi dalam penelitian ini 20 responden terdiri dari 10 orang kelompok kompres hangat kayu manis dan 10 orang kompres air hangat. Pengumpulan data mengggunakan data primer. Analisis menggunakan wilcoxone dan mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan ada penurunan intensitas nyeri sebelum dan sesudah pemberian intervensi pada kelompok kompres hangat kayu manis (p=0,004) dan kompres air hangat (p=0,004) dan diketahui bahwa kompres kayu manis lebih efektif dibandingkan kompres air hangat dengan nilai p value 0,012.Kata kunci: Kompres Hangat Kayu Manis, Kompres Air Hangat, Nyeri, Arthritis GoutPain management with non-pharmacological techniques for patients with Gout arthritis can be done with several techniques, one of which is a warm compress. This study aims to determine the differences in the effectiveness of cinnamon warm compresses and warm water compresses on pain scale in patients with Gout arthritis in Gampong Seupeu Aceh Besar. This type of research is a comparative study with a two group pretest-posttest design. Data collection was carried out on 16 to 26 May 2022. The population in this study was 20 respondents consisting of 10 cinnamon warm compresses and 10 warm water compresses. Data collection using primary data. Analysis using Wilcoxone and Mann Whitney. The results showed that there was a decrease in pain intensity before and after the intervention in the cinnamon warm compress group (p = 0.004) and warm water compress (p = 0.004) and it was known that the cinnamon compress was more effective than the warm water compress with a p value of 0.012. It can be concluded that there is a decrease in pain before and after the intervention of cinnamon compresses and warm water, furthermore it is known that cinnamon warm compress therapy is more effective when compared to warm water compresses.Keywords: Cinnamon Warm Compress, Warm Water Compress, Pain, Gouty Arthritis
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Diabetes Self Management dengan Tingkat Stres Pasien Diabetes Melitus Erna, Erna; Mulfianda, Riyan; Desreza, Nanda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3324

Abstract

Diabetes Self-Management sangat diperlukan dalam pengelolaan diet DM akan tetapi kemampuan individu dalam mengelola kehidupan sehari-hari, mengendalikan serta mengurangi dampak penyakit yang dideritanya dikenal dengan Self-Management diperlukan dalam pengendalian DM. Self-Management memungkinkan pasien untuk mengembangkan keterampilan dalam memecahkan masalah dan meningkatkan keyakinan diri (self-efficacy). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan diabetes Self-Management dengan tingkat stres pasien diabetes melitus yang menjalani diet. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional study. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 6 s/d 12 Juni 2022. Populasi dalam penelitian ini penderita Diabetes Mellitus di Desa Rukoh dengan total sampling yaitu sebanyak 30 orang. Pengumpulan data mengggunakan data primer. Analisis menggunakan SPSS, teknik analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan pengetahuan (p=0,034) dan diabetes Self-management (p=0,012) dengan tingkat stres pasien diabetes melitus yang menjalani Diet di Desa Rukoh.Kata kunci: Pengetahuan, Self-Management, Tingkat Stress, Diabetes MellitusDiabetes Self-Management is very necessary in the management of DM diet but the individual's ability to manage daily life, control and reduce the impact of the disease known as Self-Management is needed in controlling DM. Self-Management allows patients to develop skills in solving problems and increase self-efficacy. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and diabetes SelfManagement with the stress level of diabetes mellitus patients who are on a diet. This type of research is descriptive correlation with cross sectional study approach. Data collection was carried out on 6 to 12 June 2022. The population in this study was people with Diabetes Mellitus in Rukoh Village with a total sampling of 30 people. Data collection using primary data. Analysis using SPSS, univariate and bivariate analysis techniques. The results showed that there was a relationship between knowledge (p=0.034) and diabetes Self-Management (p=0.012) with the stress level of diabetes mellitus patients undergoing diet in Rukoh Village. The data concluded that there was a relationship between knowledge and diabetes Self-Management with the stress level of diabetes mellitus patients.Keywords : Knowledge, Self-Management, Stress Level, Diabetes Mellitus
Pengaruh Pemberian Teh Hijau (Camellia sinensis) Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Pada Pasien Hiperkolesterolemia di Wilayah Kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya Hikhmah, Nadiatul; Mulfianda, Riyan; Iskandar, Iskandar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2332

Abstract

Kolesterol merupakan komponen asam lemak yang terdapat dalam darah. Zat ini sangat di perlukan oleh tubuh untuk proses-proses tertentu bagi kelangsungan hidup. Di antaranya untuk membentuk hormon, sel dan merawat sel-sel saraf. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian teh hijau terhadap penurunan kadar kolesterol pada pasien hiperkolesterolemia di wilayah kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya tahun 2022. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimen pretest-posttest one group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien hiperkolesterolemia di wilayah kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 15 responden. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25-31 Maret 2022. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebelum diberikan intervensi pemberian teh hijau, sebagian besar kadar kolesterol responden berada pada kategori tinggi sebanyak 9 responden (60%), dan kategori normal sebanyak 7 responden (46,6%), Simpulan penelitian terdapat pengaruh pemberian teh hijau terhadap penurunan kadar kolesterol pada pasien hiperkolesterolemia dengan nilai p-value=0,000. Saran diharapkan kepada masyarakat yang mengalami hiperkolesterolemia dapat menggunakan teh hijau sebagai pengobatan alternatif untuk menurunkan kadar kolesterol.Kata Kunci     :  Teh Hijau, Hiperkolesterolemia Cholesterol is a component of fatty acids in the blood needed for particular processes in the body for human life, such as in producing hormones and cells and treating nerve cells. This study aimed to examine the effect of green tea on reducing cholesterol levels in hypercholesterolemic patients at the working area of Krueng Barona Jaya Commmunity Health Center in 2022. This study used a pre-experimental pretest-posttest one-group design. The population in this study were all hypercholesterolemic patients in the working area of Krueng Barona Jaya Public Health Center. 15 respondents in this study were selected using the purposive sampling technique. This research was conducted from March 25 to 31, 2022. The results revealed that before the green tea intervention, most of the respondents' cholesterol levels were in the high category, as shown in nine respondents (60%) and seven respondents (46.6%) were the normal category. Thus, green tea affects cholesterol levels in hypercholesterolemic patients with a p-value = 0.000. Moreover, people with hypercholesterolemia are urged to consume green tea as an alternative treatment to lower their cholesterol levels.Keywords        : Green Tea, Hypercholesterolemia
Pengaruh Aromaterapi Kenanga (Cananga Odorata) Menggunakan Humidifier Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Tharida, Maimun; Amalia, Riska; Mulfianda, Riyan
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3404

Abstract

Penyakit yang lebih dikenal sebagai tekanan darah tinggi merupakan faktor resiko utama dari perkembangan penyakit jantung dan stroke. Tanpa pengobatan, hipertensi dapat menimbulkan komplikasi seperti: kelumpuhan (stroke), infark miokard, gagal jantung kongesif, dan gagal ginjal terminal. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologis juga pengobatan nonfarmakologis atau terapi alternatif diantaranya adalah dengan terapi herbal, terapi nutrisi, relaksasi progresif, meditasi, terapi tawa, akupuntur, akupresur, aromaterapi, refleksiologi dan hidroterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi kenanga (cananga odorata) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen Rancangan penelitian ini adalah one group pretest postest design tanpa menggunakan kelompok pembanding. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 13 s/d 26 Juni 2023. Populasi dalam penelitian ini lansia dengan hipertensi yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data mengggunakan data primer. Analisis menggunakan wilcoxone, teknik analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh terdapat pengaruh tekanan darah antara sistolik (p-0,000) dan dyastolik (p=0,007) (<0,05) setelah pemberian aroma terapi kenangan menggunakan humidifier. Kesimpulan terdapat aromaterapi kenanga (cananga odorata) menggunakan humidifier terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi.Kata Kunci : Lansia, Hipertensi, Aroma Terapi Kenanga, HumidifierThe disease, better known as high blood pressure, is a major risk factor for the development of heart disease and stroke. Without treatment, hypertension can lead to complications such as paralysis (stroke), myocardial infarction, congestive heart failure, and terminal renal failure. Treatment of hypertension can be done pharmacologically as well as through non-pharmacological or alternative therapies, including herbal therapy, nutritional therapy, progressive relaxation, meditation, laughter therapy, acupuncture, acupressure, aromatherapy, reflexology, and hydrotherapy. This study aims to determine the effect of cananga aromatherapy (Cananga odorata) on lowering blood pressure in hypertensive patients. This type of research is quasi-scientific. This research design is a one-group pretest-posttest design without using a comparison group. Data collection was carried out from June 13 to 26, 2023. The population in this study consisted of 30 elderly people with hypertension. Data collection using primary data Analysis using Wilcoxon, univariate, and bivariate analysis techniques. The results showed that there was a difference in blood pressure between systolic (p-0.000) and dyastolic (p = 0.007) (<0.05) after giving the treatment.Keywords: Elderly, Hypertension, Cananga Therapy, Humidifier
Hubungan Pengetahuan Diet Dan Dukungan Sosial Dengan Medikasi Pada Agregate Dewasa Dengan Diabetes Mellitus Maulini, Ulfa; Mulfianda, Riyan; Riza, Saiful
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3347

Abstract

Kepatuhan dalam pengobatan diabetes melitus sangat penting karena dapat memastikan keberhasilan pengobatan dengan mengontrol kadar gula darah dengan baik. Sangat penting untuk mendapatkan dukungan dari keluarga atau orang lain untuk kepatuhan dalam menjalani terapi pengobatan, karena kepatuhan obat tergantung pada individu masing-masing. Banyak penderita yang dari tahun ke tahun kehilangan semangat untuk minum obat mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengetahuan tentang diet berkorelasi dengan kepatuhan medikasi pada individu dewasa yang menderita diabetes mellitus. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional adalah jenisnya. Data dikumpulkan dari tanggal 2 hingga 20 Juni 2022. Penelitian ini melibatkan 47 individu dengan diabetes mellitus yanag. Data primer digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis menggunakan teknik analisis univariat dan bivariat, serta tes chi square.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan diet (p=0,011) dan dukungan sosial (p=0,000) dengan kepatuhan medikasi. Dapat ditarik kesimpulan terdapat hubungan pengetahuan diet dan dukungan social dengan kepatuhan medikasi pada agregat dewasa. Diharapkan kepada penderita diabetes melilltus dewasa untuk mengikutsertakan keluarga dalam pengobatan, dan dapat menjalankan prohram manajemen diet dengan baik, sehingga dapat menjalankan pengobatan baik secara medis maupun pola hidup.Kata kunci: Pengetahuan Diet, Dukungan Sosial, Kepatuhan Medikasi, Diabetes MellitusCompliance in undergoing treatment of diabetes mellitus is very important because it can support the success of therapy in the form of controlling blood sugar levels. Adherence to taking medication depends on each individual, many sufferers who from year to year are enthusiastic about taking medication have decreased, for that family or other people's support is very important for adherence in undergoing treatment therapy. This study aims to determine the relationship between dietary knowledge and medication adherence in the aggregate of adults with diabetes mellitus. This type of research is quantitative with a cross sectional study design. Data collection was carried out on 2 to 20 June 2022. The population of this study was all people with diabetes mellitu amounting to people with total sampling method. Data collection using primary data. Analysis using chi square test, univariate and bivariate analysis techniques. The results showed that there was a relationship between dietary knowledge (p=0.011) and social support (p=0.000) with medication adherence. it can be concluded that there is a relationship between dietary knowledge and social support with medication adherence in the adult aggregate. It is hoped that adults with diabetes mellitus will involve their families in treatment, and be able to carry out the diet management program properly, so that they can carry out treatment both medically and lifestyle.Keywords : Dietary Knowledge, Social Support, Medication Compliance, Diabetes mellitus
Pemberdayaan Karang Taruna melalui Pemanfaatan Teknologi Destilasi dalam Pengembangan Inovasi Produk Berbasis Sereh di Aceh Tengah Mulfianda, Riyan; Rizki, Khaira; Hayati, Rahmah; Ramadani, Suci Nia; Marzuki, Abdul Aziz
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.23481

Abstract

ABSTRAK Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat desa. Namun, peran tersebut sering belum optimal karena keterbatasan akses terhadap pengetahuan dan teknologi tepat guna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Karang Taruna di Kabupaten Aceh Tengah melalui penerapan teknologi destilasi dalam mengolah tanaman sereh wangi (Cymbopogon nardus) menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi beberapa tahapan, yaitu persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan pendampingan. Kegiatan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan anggota Karang Taruna sebagai peserta aktif dalam setiap proses. Pelatihan difokuskan pada pembuatan dan pengoperasian alat destilasi sederhana, teknik produksi minyak atsiri, serta inovasi produk turunan seperti lilin aromaterapi dan Essential Oil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta dalam hal teknik destilasi dan pengolahan produk berbasis sereh. Penerapan teknologi tepat guna terbukti efektif, mudah dioperasikan, dan mampu menghasilkan minyak sereh dengan kualitas baik. Selain dampak ekonomi berupa munculnya peluang usaha baru, kegiatan ini juga memperkuat peran Karang Taruna sebagai agen pemberdayaan pemuda desa. Program ini berpotensi berkelanjutan melalui pembentukan kelompok usaha bersama dan pemasaran produk secara digital. Kata Kunci:  Pemberdayaan Masyarakat, Karang Taruna, Teknologi Distilasi, Serai Wangi, Inovasi Produk.  ABSTRACT Karang Taruna, as a youth social organization, has a strategic role in improving the social and economic welfare of rural communities. However, this potential has not been fully optimized due to limited access to knowledge and appropriate technology. To address this issue, a community service program was carried out to empower Karang Taruna members in Central Aceh through the application of distillation technology to process citronella (Cymbopogon nardus) into high–value economic products.The program was implemented through five stages: preparation, socialization, training, technology implementation, and mentoring. A participatory approach was adopted to involve Karang Taruna members actively in all phases of the activity. The training emphasized the fabrication and operation of simple distillation equipment, essential oil extraction techniques, and product innovation such as aromatherapy candles and essential oils derived from citronella. The program demonstrated a significant increase in participants’ knowledge and technical skills related to distillation and product processing. The application of appropriate distillation technology proved effective, easy to operate, and capable of producing high-quality citronella oil. Furthermore, participants successfully developed innovative derivative products that have strong market potential. The program also fostered entrepreneurial spirit and collaboration among youth members. This community service program successfully enhanced the technical competence and creativity of Karang Taruna members in utilizing local resources. The use of appropriate distillation technology not only improved economic opportunities but also strengthened Karang Taruna’s role as an agent of community empowerment. The initiative is expected to be sustainable through the establishment of local business groups and the digital marketing of citronella-based products. Keywords: Community Empowerment, Karang Taruna, Distillation Technology, Citronella, Product Innovation.