Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

TRANSFORMASI PENGALAMAN PELANGGAN MELALUI DESAIN: KAJIAN DI CONCORDIA LOUNGE BANDARA INTERNASIONAL NGURAH RAI (Transforming Customer Experience Through Design: A Study at Concordia Lounge, Ngurah Rai International Airport) Salmannida, Nisriina; Wahyudie, Prasetyo; Astuti, Susy Budi
Tesa Arsitektur Vol 23, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tesa.v23i1.13085

Abstract

Sebagai pusat pariwisata utama di Indonesia, Bali tidak hanya menjadi destinasi wisata tetapi juga merupakan titik transit penting untuk berbagai kegiatan regional, nasional, maupun internasional. Perkembangan ini menjadikan transportasi udara menjadi pilihan utama bagi banyak orang karena efisiensi waktu dan kenyamanan yang ditawarkannya. Dari perspektif ini, ruang tunggu eksekutif bandara berperan sebagai pilihan ternyaman bagi penumpang yang menunggu keberangkatan, didukung oleh fasilitas yang dibuat untuk memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran elemen desain dalam aspek sense of place terhadap kepuasan pelanggan di Concordia Lounge, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Melalui metode kualitatif dengan observasi dan wawancara, penelitian ini berupaya mendapatkan elemen-elemen fisik dan non-fisik di dalam lounge yang mempengaruhi emosi, persepsi dan pengalaman pengunjung. Menelaah aspek sense of place di dalam lounge ini merupakan elemen penting untuk memahami pengalaman autentik yang dirasakan oleh para wisatawan selama berwisata di Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain yang cermat serta integrasi elemen budaya Bali secara signifikan berkontribusi pada terciptanya kenyamanan dan kepuasan pengguna, sekaligus memperkuat identitas lokal sebagai daya tarik utama. Kata kunci: Sense of Place, Kepuasan Pelanggan, Lounge, Bandara Internasional Ngurah Rai
Eksplorasi Teritorialitas dan Personalisasi Ruang di Asrama Siswa Semi-Militer: Analisis Perbedaan Faktor Personal Antar Angkatan Aisyah, Maghfiroh Nur; Wahyudie, Prasetyo; Astuti, Susy Budi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i7.32335

Abstract

Territoriality is a concept that describes how individuals or groups utilize and control physical space to establish identity, ownership, and a sense of security. In the context of semi-military boarding school dormitories, which are characterized by structure and strict discipline, territoriality and space personalization serve as important means for students to express themselves and adapt socially. This study aims to explore students’ territoriality and personalization of space in semi-military boarding school dormitories, focusing on an analysis of inter-cohort differences in personal factors that influence space organization and usage. Territoriality refers to the students’ claims over space as a form of self-expression and a way to create a sense of security, while personalization involves decoration and the arrangement of personal belongings to enhance ownership, group belonging, and emotional well-being. This study employs a qualitative method combined with field observation to obtain empirical insights. The study found that students’ awareness of privacy and spatial control increased with their cohort level, shaping distinct territorial behaviors and personalization patterns.
Integrating Façade Design with Perceptions of Light to Shape the Spatial Experience in Libraries: A Systematic Literature Review Ayu Nashrhifa Salsabila; Prasetyo Wahyudie; Susy Budi Astuti
Journal of Social Research Vol. 5 No. 6 (2026): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v5i6.3198

Abstract

Natural lighting in research spaces such as libraries often only prioritizes arrangements that meet functional needs. Meanwhile, users as the subjects most affected by light quality, need visual stimuli that can influence emotional and comfort in carrying out visual-intensive activities. The facade as an exterior mediator in the interior plays a crucial role in distributing light to form the visual aesthetics and ambience of space, through the diffusion patterns and character of the light formed. This study adapted the Systematic Literature Review method to identify the relationship between facades, natural light, and visual perception in shaping spatial experience in the library. The synthesis of these findings indicates that the dimensions, position, and the complexity of façade geometry and openings affect the perception of light and visual comfort in space. The results of the synthesis of findings in the literature show that the dimensions and position of openings, as well as the complexity of patterns in facade design, affect the perception of light and visual comfort in space. The facade design and light character can modify the visual quality and meaning of the space holistically, especially in the spatial design arrangement of the library. Thus, these findings confirm that interior and facade design not only need to meet technical standards but also must integrate a user-based design approach that is oriented towards the quality of space and subjective experience.
PERAN ELEMEN DESAIN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (STUDI PADA CONCORDIA LOUNGE BANDAR UDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI BALI) Nisriina Salmannida; Prasetyo Wahyudie
Jurnal Kajian Seni Vol 12, No 2 (2026): Jurnal Kajian Seni Vol 12 No 2 April 2025
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jksks.98458

Abstract

Sebagai pusat pariwisata utama di Indonesia, Bali tidak hanya menjadi destinasi wisata tetapi juga merupakan titik transit penting untuk berbagai kegiatan regional, nasional, maupun internasional. Oleh karena itu, dengan adanya perkembangan ini, transportasi udara menjadi pilihan utama bagi banyak orang karena efisiensi waktu dan kenyamanan yang ditawarkannya. Dari perspektif ini, ruang tunggu eksekutif bandara berperan sebagai pilihan yang nyaman bagi penumpang yang menunggu keberangkatan, didukung oleh fasilitas yang dibuat untuk memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran elemen desain terhadap kepuasan pelanggan di Concordia Lounge, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana elemen desain interior, termasuk warna, pencahayaan, tata letak, dan elemen budaya lokal, mempengaruhi pengalaman dan kepuasan pengguna lounge. Metode penelitian melibatkan wawancara mendalam dengan dua narasumber untuk memperoleh perspektif tentang suasana lounge, kenyamanan, dan kesan desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain yang cermat dan integrasi elemen budaya Bali secara signifikan berkontribusi terhadap kepuasan pengguna. Kata kunci: Elemen Interior, Kepuasan Pelanggan, Lounge
A Study of Customer Resonance and Loyalty: The Moderating Role of Brand Value Among Used BMW Car Owners Nuuru Rizky Ammalia; Sabar Sabar; Mahendra Wardhana; Prasetyo Wahyudie
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 4 No. 12 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v4i12.911

Abstract

The luxury automotive industry in Indonesia continues to demonstrate stable growth despite economic pressures and technical challenges, particularly in classic models. BMW, as a dominant luxury car brand, has successfully maintained user loyalty, including for older models such as the E46 and F30. This study aims to analyze the influence of brand experience, brand trust, and brand image on customer loyalty, with brand resonance as a mediating variable and brand value as a moderating variable. A quantitative approach was employed by distributing online questionnaires to users of BMW 3 Series (E46 and F30) in Surabaya, Jakarta, Bekasi, and Solo. Data were analyzed using structural equation modeling (SEM) with AMOS 26. The results indicate that brand experience and brand trust have a positive and significant effect on brand resonance, while brand image does not have a significant effect. Brand resonance was found to significantly mediate the relationship with customer loyalty. Brand value also positively moderates the relationship between brand resonance and customer loyalty. These findings highlight the importance of emotional experience, community involvement, and perceived brand value in fostering loyalty, even for vehicles that are not the owners’ primary cars. This study emphasizes that loyalty is shaped not only by functional satisfaction but also by long-term emotional attachment, particularly in the context of classic luxury cars.
Pola Penataan Ruang Layanan Publik yang Smart, Berdasarkan Kajian Okupansi dan Attachment Pengguna (Objek Kasus : Ruang Layanan Publik di Kantor / Dinas di Pemerintah Kota Surabaya) Susy Budi Astuti; Mahendra Wardhana; Prasetyo Wahyudie; Lea Kristina Anggraeni
Jurnal Desain Interior Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v6i1.9646

Abstract

Ruang layanan publik kantor identik dengan pintu gerbang imej layanan. Secara umum ruang layanan publik berfungsi antara lain area informasi, area tunggu, area penerima tamu, area layanan dan area sekuriti. Bentuk dan jenis area tersebut sangat tergantung pada karakter kantor/kedinasan. Terdapat fenomena bahwa adanya layanan satu atap, yaitu terdapat 2 atau lebih jenis kantor/kedinasan dalam satu bangunan gedung. Hal ini menjadi menarik, karena masing masing memiliki karakter layanan yang berbeda, namun dalam satu ruang layanan publik. Jenis layanan yang beragam yang terjadi di satu ruang di ruang layanan publik, sering menimbulkan disorientasi sebagai dampak dari ketidak efektifan penggunaan ruang. Penelitian ini bertujuan merumuskan pola okupansi dan attachment pengunjung di ruang layanan publik kantor PDAM Surya Sembada kota Surabaya, untuk menjadi row model penataan area dan penggunaan ruang. Penelitian dilakukan dengan cara observasi perilaku melalui rekam jejak guna mencermati pola aktivitas yang terjadi. Wawancara digunakan utuk melengkapi data. Rumusan Pola okupansi dan attachment pengunjung di ruang layanan publik kantor PDAM Surabaya diharapkan menjadi row model smart performance public space untuk keberlangsungan/sustainable environment. Luaran penelitian ini berupa paper yang dipublikasikan di jurnal nasional.
Sudut Virtual dalam Interior Hunian sebagai Presentasi Diri Digital Yasmin Zainul Mochtar; Prasetyo Wahyudie; Susy Budi Astuti; Lea Kristina Anggraeni
Jurnal Desain Interior Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v6i2.11788

Abstract

Wabah Covid-19 telah mendorong banyak perubahan gaya hidup dari masyarakat. Kegiatan pembelajaran dan bekerja yang dahulu dilakukan secara tatap muka dari sekolah dan kantor, kini bergeser menggunakan media video conference dan dilakukan dari dalam rumah. Dengan fenomena ini, rumah yang pada awalnya adalah bersifat privat akhirnya bisa diakses secara visual oleh publik secara digital. Penelitian ini bermaksud mengkaji sudut virtual yang digunakan untuk kepentingan video conference dan melihat bagaimana pengguna menyesuaikan diri dengan kebutuhan ruang yang baru tersebut, hubungan pilihan latar interior yang ditampilkan dengan presentasi diri secara digital. Mahasiswa diambil sebagai sampel untuk penelitian ini dengan pengambilan data dengan kuesioner dan foto latar interior video conference. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis dengan survei dan metode visual dengan menggunakan autofotografi.
Redecoration and Room Makeover Tendencies Yasmin Zainul Mochtar; Prasetyo Wahyudie; Susy Budi Astuti; Lea Kristina Anggraeni; Anggra Ayu Rucitra; Onna Anieqo Tanadda
Jurnal Desain Interior Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v7i2.15466

Abstract

This research was conducted by using the result of a practical examination for Home Décor enrichment class in Interior Design Department 100 undergtaduate tudents consisting of interior design students and non-interior design students were each assigned to redecorate or makeover one specific room or spot within their home. The students were asked to provide the before and after pictures of the room that they had redecorated. A quantitative study method is used in this research. The result pictures from the assignment are then observed one by one and put in a digital questionnaire and deducted as data. The aim of this study is to observe the tendencies of redecorating and room makeover, to see how much of these redecorating and makeover tendencies would affect the end result of the redecorated room. The research shows that an optimum redecoration and makeover results from a combination of change in both interior elements (interior form and interior filler), reorganizing positions of interior filler and also adding or removing items from the room.
Desain Modul Terapi Sensori Integrasi dan Elemen Estetis Interior dengan Media Puzle Bertekstur Lea Kristina Anggraeni; Susy Budi Astuti; Prasetyo Wahyudie; Onna Anieqo Tanadda; Yasmin Zainul Mochtar
Jurnal Desain Interior Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v7i2.15453

Abstract

Sensori integrasi (SI) dipahami sebagai proses mengenal, mengubah, dan membedakan sensasi dari sistem sensori untuk menghasilkan suatu respons berupa “perilaku adaptif bertujuan”. Kemampuan respon adaptif seorang anak, merupakan dasar berkembangnya keterampilan yang lebih komplek. Sensori integrasi dapat mengoptimalkan proses tumbuh kembang anak, khususnya bagi anak dengan gangguan kemampuan terkait sensori perabaan, motorik kasar, motorik halus, kepekaan sendi dan keseimbangan. Semakin sering berlatih, semakin optimal hasilnya. Dengan demikian, semakin banyak orangtua dapat melatih sensori integrasi anak di rumah, semakin besar peluang teratasinya gangguan tersebut. Aktifitas meningkatkan kemampuan sensori integrasi pada anak dapat dilakukan sambil bermain dengan alat permainan yang dapat dimodifikasi sendiri. Seringkali alat-alat terapi tersebut memerlukan ruang penyimpanan tersendiri agar ruangan tetap rapi dan bersih. Penelitian menggunakan metode eksperimen, dengan membuat dan mengujikan modul kepada dua anak berusia 4 tahun, untuk melihat ketercapaian pemenuhan kebutuhan terapi dan komposisi elemen estetis interior. Hasil penelitian berupa modul puzzle bertekstur dengan alternatif komposisi penggunaan modul untuk berbagai kegiatan bermain untuk mengoptimalkan sensori integrasi, serta penyimpanan modul yang sekaligus dapat menjadi elemen estetis interior. Sebagai elemen estetis interior, keberadaan modul terapi dapat menyatu dengan ruangan, memberikan nuansa yang berbeda dan estetis, serta mengurangi kebutuhan sarana penyimpanan.