Claim Missing Document
Check
Articles

Pengetahuan Lokal dan Museum: Analisis Tematik di Google Scholar Nurislaminingsih, Rizki; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.7.2.325-336

Abstract

Kearifan lokal merupakan produk intangible yang lahir dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Meski tidak berwujud, kearifan lokal lekat dengan produk budaya yang diciptakan oleh warga setempat. Produk budaya ini umumnya disimpan di museum. Dengan demikian, hubungan antara pengetahuan lokal dan museum dapat dilihat. Kompleksitas hubungan telah mendorong peneliti untuk mempelajari lebih lanjut tentang literatur yang membahas hubungan di antaranya. Berdasarkan pengalaman penulis, jumlah karya ilmiah dengan tema ini masih sulit didapatkan karena sebagian besar artikel dengan tema ini berada di jurnal internasional berbayar. Namun, akses gratis ke artikel dapat dilakukan di Google Scholar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan lokal dan museum dan siapa peneliti yang telah menulis artikel tentang tema ini. Penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis tematik dengan aplikasi VosViewer digunakan untuk mengetahui hubungan antara konsep pengetahuan lokal dengan museum dan siapa penulisnya. Kami memilih kata kunci "museum local knowledge". Penggunaan kata kunci dalam bahasa Indonesia bertujuan untuk memetakan hasil penelitian dari penulis dalam negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan lokal dan museum berkaitan dengan bagaimana memanfaatkan pengetahuan lokal dalam mengelola museum, baik dari segi pengelolaan koleksi maupun layanan informasi. Tema penelitian ini dilakukan oleh Nurislaminingsih et al. (2019) dan Yolla (2019). Kesimpulan dari penelitian ini adalah koleksi yang mewakili etnis tertentu ditampilkan sesuai dengan pengetahuan masyarakat pembuatnya. Pengetahuan lokal di balik koleksi tersebut kemudian digunakan oleh pemandu wisata museum untuk memberikan informasi kepada para pengunjung.
Javanese Indigenous Knowledge in The Collections of Suaka Budaya Keraton Kasunanan Surakarta Museum Nurislaminingsih, Rizki; Bakry, Gema Nusantara; Ganggi, Roro Isyawati Permata; Christiani, Lidya
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 8, No 2 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.8.2.285-302

Abstract

Kasunanan Surakarta is one of the kingdoms in Java that has inherited various cultural products. The proof is the collection stored in the Suaka Budaya Keraton Kasunanan Surakarta Museum. These cultural product objects are proof of the existence of indigenous Javanese ancestral knowledge. Therefore, this research aims to identify local knowledge based on museum collections. The results of this research show that Javanese people have the knowledge to weave bamboo into geometrically shaped containers and the health benefits of traditional cooking utensils. They can also make traditional machines (lesung, lumpang, and alu) for making flour, breaking seed shells, and grinding spices. Other skills include making traditional communication tools (lumpang, gamelan, and bells), traditional games (to train children in learning to master emotional intelligence, strategies for getting things and investing), traditional sports (for learning about war and choosing soldiers), and blacksmith (keris and spear). They are also experts in making fermented foods, potions for skin and hair beauty (ratus), and oral health (kinang). They also master the field of performing arts with the musical instruments rebab, dance and wayang (suket and klithik). The conclusion is that the Javanese people have local knowledge in the fields of handicrafts, post-harvest agricultural equipment, communication tools, games, sports, blacksmithing, fermented foods, beauty, dental and oral health, and performing arts.
Perilaku Pencarian Informasi Komunitas Pokemon Go Semarang Timur dalam Menentukan Taktik Bermain yang Efektif Perdana, Revangga Yudhistira; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.7.3.379-392

Abstract

Penelitian ini membahas perilaku pencarian informasi komunitas Pokemon Go Semarang Timur dalam menentukan taktik bermain yang efektif. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi perilaku pencarian informasi di Komunitas Pokemon Go Semarang dalam menentukan taktik bermain yang efektif. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Metode pengambilan data yang digunakan adalah wawancara daring, observasi, dan dokumentasidalam bentuk gambar. Penentuan informan penelitian menggunakan teknik non-probability sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku pencarian informasi tidak hanya terjadi kepada mahasiswa, akan tetapi terjadi juga pada komunitas Pokemon Go Semarang Timur. Komunitas melakukan pencarian informasi untuk memenuhi kebutuhan informasinya meliputi event terbaru, taktik bermain efektif, lokasi Pokemon rare, dan waktu berkumpul (gathering). Komunitas melakukan pencarian informasi melalui Instagram, Youtube, Facebook, fanpage Pokemon Go, Discord, grup Whatsapp Komunitas Pokemon Go Semarang Timur dan diskusi antar anggota. Komunitas Pokemon Go Semarang Timur dalam proses pencarian informasi melakukan berbagai macam teknik untuk mendapatkan informasi sesuai dengan kebutuhannya. Teknik komunitas dalam pencarian informasi dengan melakukan kegiatan starting yaitu kesadaran komunitas akan informasi, browsing yaitu komunitas melakukan pencarian sumber informasi, differentiating yaitu komunitas dapat memilah informasi yang dibutuhkan, verifying komunitas dapat menggunakan informasi dalam permainan Pokemon Go. Saran penelitian ini yaitu komunitas harus selalu mengadakan gathering agar anggota komunitas dapat lebih aktif. Penelitian ini juga berpotensi menjadi koleksi dalam perpustakaan, dikarenakan fungsi rekreasi perpustakaan menyediakan koleksi bersifat hiburan.
Strategi Branding Perpustakaan Universitas Indonesia melalui Instagram sebagai Upaya Pembentukan Citra di Generasi Milenial Risdiyanto, Pandu; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.7.2.245-262

Abstract

Masyarakat masih menganggap perpustakaan hanya sebagai gedung penyimpan buku yang kuno. Masalah tentang citra perpustakaan ini mendasari peneliti untuk membuat penelitian terkait strategi branding perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi branding Perpustakaan Universitas Indonesia melalui media sosial Instagram sebagai upaya pembentukan citra perpustakaan pada generasi milenial. Metode yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Proses pengambilan data dilakukan dengan tiga cara yaitu wawancara semi terstruktur, observasi dan studi dokumen. Pihak yang menjadi informan adalah Humas Perpustakaan Universitas Indonesia sebagai pengelola Instagram dan dua followers akun Instagram @ui_library sebagai target branding. Peneliti menggunakan thematic analytics sebagai alat untuk menganalisa data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan Universitas Indonesia telah menjalankan strategi branding di Instagram untuk mencapai tujuan pembentukan citra perpustakaan. Perpustakaan Universitas Indonesia memanfaatkan semua fitur di Instagram untuk mem-branding citra yang lebih optimal. Terdapat tiga komponen strategi branding yang telah dijalankan oleh Perpustakaan Universitas Indonesia, yaitu tujuan, fleksibilitas, dan keikutsertaan staf. Adanya hambatan berupa kurangnya sumber daya manusia dan kurangnya koordinasi antarpegawai menyebabkan satu komponen strategi branding belum berjalan dengan baik, yaitu konsistensi dalam desain feed postingan Instagram. Strategi branding Perpustakaan Universitas Indonesia di Instagram ditangkap dengan baik oleh followers milenial. Informan dari followers mengungkapkan persepsi bahwa Perpustakaan Universitas Indonesia memiliki citra perpustakaan yang baik, menarik, dan interaktif dengan followers. Perpustakaan Universitas Indonesia menjalankan dua poin tentang strategi pembentukan citra di media sosial. Dua poin tersebut yaitu be interesting dan be engaging.
Parenting through Social Media: The Information Experience of Young Mothers in East Jakarta Labibah, Kholidah Nurul; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Jurnal Kawistara Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.93366

Abstract

The expanding influence of digital information has shape many aspect of life, including parenting  How this  new sources of knowledge or information shape parents’ way of parenting and its impacts on children’s development need further studies. This study aims to comprehend the parenting information experience of young mothers in East Jakarta. The selection of East Jakarta is based on the fact that the region has the highest birth rate among the five regions in DKI Jakarta, and the occurrence of women marrying before the age of 19 is notably common. Social media is a prominent platform for acquiring information and disseminating knowledge. The method of this study employs a qualitative methodology that integrates a phenomenological approach. The employed data collection methods included semi-structured interviews, observation, and literature analysis. The results indicated that three layers influenced the parenting-related information experience of young women in East Jakarta: features, dimensions, and experiences. The information experience of young moms in East Jakarta is defined by their dissemination of acquired information, time management for information retrieval, and distinction between information necessitating upload and that which does not. Individuals, social media, and investigation are facets of the activities encompassed in information experience. The final layer is experience. This layer elucidates that social media serves as a platform for acquiring knowledge about parenting and its impact on the parenting practices employed. The three layers are interconnected. Each informant possesses a distinct information experience, suggesting that the information experience of young mothers on social media is highly intricate. 
Perilaku Informasi Stalker di Instagram Fauzi, Muhammad Al; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i1.49842

Abstract

Perilaku informasi merupakan kegiatan yang muncul dimana individu sadar akan kebutuhan informasinya kemudian memiliki cara untuk memenuhi kebutuhan informasi tersebut. Stalker merupakan sebutan bagi seseorang yang melakukan kegiatan penguntitan serta pencarian informasi personal milik orang lain tanpa sepengetahuan pemilik informasi. Dalam proses stalking terdapat kegiatan pencarian informasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perilaku informasi yang muncul dan dilakukan oleh stalker saat melakukan kegiatan pencarian informasi target, khususnya pada platform media sosial Instagram. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan metode analisis tematik. Data penelitian didapat melalui proses observasi, studi dokumen, dan wawancara narasumber berdasarkan kriteria tertentu. Peneliti mewawancarai 5 orang narasumber yang pernah melakukan kegiatan stalking pada media sosial Instagram. Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap pelaku stalker memiliki alasan melakukan kegiatan stalking yang berbeda-beda namun memiliki kemiripan tujuan yaitu mendapat perhatian target stalking-nya. Dalam kegiatan stalking yang dilakukan stalker, ditemukan perilaku informasi dimana stalker awalnya mengalami suatu pemicu untuk mulai melakukan pencarian informasi awal berupa alamat Instagram target, kemudian dilanjutkan dengan pencarian dan penemuan informasi, hingga akhir kegiatan pencarian. Hasil analisis menunjukkan bahwa stalker setelah melakukan pencarian awal, akan melanjutkan kegiatan pencarian untuk mencari informasi personal target yang dibutuhkan oleh stalker. Pada akhir kegiatan pencarian, stalker akan melakukan pemanfaatan informasi target stalking yang telah diperoleh dilandasi oleh kebutuhan pribadi stalker itu sendiri serta cenderung dilakukan secara repetitif.
Parenting through Social Media: The Information Experience of Young Mothers in East Jakarta Labibah, Kholidah Nurul; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Jurnal Kawistara Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.93366

Abstract

The expanding influence of digital information has shape many aspect of life, including parenting  How this  new sources of knowledge or information shape parents’ way of parenting and its impacts on children’s development need further studies. This study aims to comprehend the parenting information experience of young mothers in East Jakarta. The selection of East Jakarta is based on the fact that the region has the highest birth rate among the five regions in DKI Jakarta, and the occurrence of women marrying before the age of 19 is notably common. Social media is a prominent platform for acquiring information and disseminating knowledge. The method of this study employs a qualitative methodology that integrates a phenomenological approach. The employed data collection methods included semi-structured interviews, observation, and literature analysis. The results indicated that three layers influenced the parenting-related information experience of young women in East Jakarta: features, dimensions, and experiences. The information experience of young moms in East Jakarta is defined by their dissemination of acquired information, time management for information retrieval, and distinction between information necessitating upload and that which does not. Individuals, social media, and investigation are facets of the activities encompassed in information experience. The final layer is experience. This layer elucidates that social media serves as a platform for acquiring knowledge about parenting and its impact on the parenting practices employed. The three layers are interconnected. Each informant possesses a distinct information experience, suggesting that the information experience of young mothers on social media is highly intricate. 
Pemahaman Privasi Informasi User Instagram pada Mahasiswa S-1 Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Nadiyya, Ahsani; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 8, No 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.8.4.561-574

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemahaman privasi informasi user Instagram pada mahasiswa S-1 Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pemahaman privasi informasi pengguna Instagram pada mahasiswa S-1 Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif survey. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebar menggunakan bantuan google form. Responden penelitian dipilih menggunakan teknik random sampling dan menghasilkan 91 sampel responden. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Dari hasil penelitian, secara umum pemahaman privasi informasi mahasiswa berada pada angka 3,02 dan termasuk dalam kategori tinggi. Nilai tertinggi berada pada sub variabel kesalahan (errors) yakni mencapai 3,29 dan berada pada kategori sangat tinggi. Sedangkan nilai rata-rata terendah berada pada sub variabel penggunaan sekunder (secondary usage) yakni sebesar 2,64. Meskipun indikator penggunaan sekunder memiliki nilai terendah namun masih termasuk dalam kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukan adanya pemahaman privasi informasi pengguna Instagram pada mahasiswa S-1 Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro. 
Pengetahuan Lokal Kesehatan dalam Narasi Prosa Rakyat Indonesia Nurislaminingsih, Rizki; Perdana, Fitri; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 8, No 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.8.4.497-508

Abstract

Cerita rakyat merupakan bagian tak terpisahkan dari sebuah budaya, termasuk dari berbagai etnis di Indonesia. Namun demikian, sebagian masyarakat masih menganggap dongeng sebagai sarana hiburan untuk anak-anak sehingga kurang memahami bahwa sesungguhnya dalam cerita rakyat terdapat ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sisi ilmiah dari dongeng, yakni memunculkan pengetahuan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Indonesia mengandung pengetahuan lokal. Kemuning tentang bahan membuat skincare. Si Pitung mengaitkan silat sebagai bagian dari olah raga. Hantu Laut Datuk Jerampang perihal hewan laut beracun dan berbisa sedangkan Bawang Putih Bawang Merah tentang hewan darat yang mematikan. Kebo Iwa tentang faktor eksternal penyebab gangguan pernafasan. Batu Kuwung dan Lutung Kasarung memberi contoh sumber mata air penyembuh penyakit kulit. Putri Tandampalik tentang air lir hewan untuk penyembuhan kulit. Karang Bolong menjelaskan bahan makanan nutrisi mikro sedangkan Dewi Sri tentang sumber karbohidrat. Rusa dan Kulomang mengenai efek buruk olahraga berlebihan. Reog Ponorogo menjelaskan hubungan gatal dengan kemampuan konsentrasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah narasi prosa rakyat berupa dongeng ataupun legenda menyimpan pengetahuan lokal tentang kesehatan kulit, organ dalam, gerak tubuh, sumber makanan, dan psikis. Penelitian ini dapat menjadi sumber masukan bagi penggiat dongeng agar juga menceritakan unsur pengetahuan lokal yang terkandung didalamnya. Dengan demikian maka anak-anak pendengar dongeng tidak hanya merasa terhibur namun juga mendapat tambahan pengetahuan ilmiah.
Kontribusi Taman Bacaan Masyarakat “Pondok Baca Puspita” di Kabupaten Wonosobo sebagai fasilitator belajar anak usia sekolah dasar Rahmah, Tadzqiya Aulia; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 20 No 2 (2024): December
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.v20i2.9716

Abstract

Introduction. The people of Candi Hamlet, Wonosobo, are limited in accessing local libraries due to several factors. TBM “Pondok Baca Puspita” eventually became the strong foundation of the community in fulfilling information needs. This study discusses the contribution of TBM “Pondok Baca Puspita” as a means of learning for school children. Data Collection Methods. This is a descriptive qualitative research with the data collection techniques such as interviews, observation, literature study, and document analysis. Data Analysis. We used the interactive analysis model by Milles and Huberman's data analysis method. This involves data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Results and Discussion. We identified several challenges in learning activities faced by elementary school-age children in Candi Hamlet, Wonosobo. They were low motivation to learn, economic limitations, and limited means of technology-based learning fulfillment. The contribution of TBM in providing learning facilities is shown in the Sedekah Ilmu Program, as a learning concept, which is a form of non-physical contribution. The provision of mobile phone was to assist in terms of physical contribution. TBM “Pondok Baca Puspita” collaborate with several parties to improve the services. Conclusion. TBM “Pondok Baca Puspita” contributes physically and non-physically in providing learning facilities for elementary school children in Candi Hamlet, Wonosobo.