Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN ONE-PERSON LIBRARIAN PADA PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN KHUSUS (Studi Kasus Perpustakaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah) Suhadha, Farida Ubay; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.811 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran One-Person Librarian pada pengelolaan perpustakaan khusus di KantorPerwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah (KPw BI Provinsi Jawa Tengah). Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui Peran One-Person Librarian pada pengelolaan Perpustakaan Khusus di Perpustakaan KPw BIProvinsi Jawa Tengah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatifdeskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara,dan dokumentasi. Penelitian ini membahas alasan penerapan One-Person Librarian di Perpustakaan KPw BIProvinsi Jawa Tengah, pengelolaan perpustakaan, pengembangan profesi One-Person Librarian, dan kerugian dankeuntungan One-Person Librarian di KPw BI Provinsi Jawa Tengah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwapenerapan One-Person Librarian di Perpustakaan KPw BI Provinsi Jawa Tengah adalah karena kebijakan BankIndonesia pusat yang menganggap perpustakaan cukup dikelola oleh satu orang pustakawan. Pengelolaan diPerpustakaan KPw BI Provinsi Jawa Tengah meliputi pengembangan koleksi, pengolahan koleksi, layananpengguna, pemeliharaan koleksi, promosi, dan evaluasi perpustakaan. Peran One-Person Librarian dalammengelola perpustakaan dapat terlihat dari kegiatan yang dijalankan dan dampaknya kepada penggunaperpustakaan. Peran One-Person Librarian di Perpustakaan KPw BI Provinsi Jawa Tengah sebagai fasilitator,kontributor, dan inisiator perpustakaan. Kerugian One-Person Librarian di Perpustakaan KPw BI Provinsi JawaTengah adalah keterbatasan waktu dan tenaga sehingga beberapa kegiatan menjadi kurang maksimal. KelebihanOne-Person Librarian di Perpustakaan KPw BI Provinsi Jawa Tengah adalah adalah minim konflik dan kebebasandiri dalam berkreasi.
Layanan Administrasi Kependudukan Pasca Penerapan “Arsip Masuk Desa” di Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang A’yun, An-Nisaa Kiftina Qurrota; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 8, No 4 (2019): Oktober 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.748 KB)

Abstract

Layanan yang berada pada sebuah organisasi pemerintahan diharapkan dapat memberikan informasilayanan administrasi secara efektif bagi kebutuhan masyarakat terutama dalam proses dibidang datakependudukan. Hal ini dapat dilakukan dengan kegiatan layanan administrasi kependudukan. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui layanan administrasi kependudukan pasca penerapan “Arsip Masuk Desa” diDesa Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Jenis penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan enam orang informandengan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini yaituobservasi dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tematik(thematic analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kantor Balai Desa Lerep telah melakukanbeberapa tahapan program “Arsip Masuk Desa” yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan danPerpustakaan Kabupaten Semarang. Hasil implementasi program “Arsip Masuk Desa” di Kantor BalaiDesa Lerep yaitu perangkat desa mampu mengelola arsip tekstual sesuai dengan pedoman pengelolaan arsipdan perangkat desa mampu menggunakan aplikasi E-arsip sebagai bentuk otomasi sistem kearsipan untukmenyimpan dan mengelola surat masuk atau keluar. Setelah diterapkan “Arsip Masuk Desa” pelayananadministrasi kependudukan di Kantor Balai Desa Lerep terdapat perubahan yang cukup mendasar terutamadari segi prosedur pelayanan menjadi lebih mudah, waktu pelayanan semakin cepat, penyediaan fasilitasfisik yang memadai, terjaminnya biaya pelayanan dan perangkat desa mampu memberikan kepastian dalamlayanan administrasi kependudukan di Kantor Balai Desa Lerep.
Persepsi Kolektif Sineroom Terhadap Perpustakaan Melalui Film Pendek The Library Book Ariotejo, Indrarto Bimo; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.341 KB)

Abstract

Skripsi ini membahas tentang persepsi Kolektif Sineroom terhadap perpustakaan melalui film pendek The LibraryBook. Penelitian ini bertujan untuk mengetahui persepsi Kolektif Sineroom terhadap perpustakaan melalui filmpendek The Library Book. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif denganpendekatan deskriptif. Teknik pengambilan data yang dilakukan adalah dengan wawancara semi terstruktur.Penentuan informan menggunakan sampling jenuh dan didapatkan lima informan yang berpartisipasi dalam penelitianini. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan reduksi data. Hasil analisis data menunjukkan terjadi perubahanpersepsi Kolektif Sineroom setelah menonton film pendek The Library Book. Persepsi Kolektif Sineroom terhadapperpustakaan mengalami perubahan. Perubahan yang terjadi yaitu bahwa Kolektif Sineroom menjadi semakinmenyadari pentingnya perpustakaan, menjadi lebih peduli dan mau memberikan perhatian lebih untuk perpustakaanagar tetap hidup di tengah perubahan zaman modern ini.
Kualitas Layanan Sirkulasi Terhadap Kepuasan Pemustaka Pasca Sentralisasi di Perpustakaan Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara Pada Mahasiswa Angkatan 2015 Nurwicaksono, Dani; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.611 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kualitas layanan sirkulasi terhadap kepuasan pemustaka di PerpustakaanUniversitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara pada mahasiswa angkatan 2015. Penelitian ini akan mengukurkualitas layanan sirkulasi menggunakan metode Libqual+TM dengan dimensi yang meliputi: service ofaffect, library as place, personal control, dan information acces. Tujuan Penelitian ini adalah untukmengetahui kualitas layanan sirkulasi di Perpustakaan Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara padamahasiswa angkatan 2015. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan desain penelitiankuantitatif yang menggunakan metode korelasional, Jumlah sampel sebesar 87 responden, yangpengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data utamamenggunakan kuesioner, alat ukur jawaban dengan skala Likert. Analisis data yang digunakan adalahanalisis statistik deskriptif dengan menggunakan distribusi frekuensi dan analisis koefisien korelasiSpearman. Hasil analisis kualitas layanan sirkulasi terhadap kepuasan pemustaka pasca sentralisasi diPerpustakaan Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara pada mahasiswa angkatan 2015 secara umumresponden menilai baik untuk kualitas layanan sirkulasi dan puas untuk menilai kepuasan pemustaka. Hasiluji koefisien korelasi Spearman adalah 0,406 yakni variabel-variabel berkorelasi positif, hipotesis nilai sighitung adalah 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.
Evaluasi Desain User Interface Berdasarkan User Experience Pada iJateng A., Syarief Abdallah Umar; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 8, No 4 (2019): Oktober 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.614 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Evaluasi Desain User Interface Berdasarkan User Experience Pada Aplikasi iJateng”. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi desain user interface iJateng berdasarkan 10 indikator yang diambil dariteori Zamri dan Nasser (2015), terdiri dari Connectivity, Simplicity, Directional, Informative, Interactivity, Userfriendliness, Comprehensiveness, Continuity, Personalization, Internal. Desain penelitian yang digunakan padapenelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Dengan subjek penelitian adalah pengguna iJateng.Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik random sampling. Teknik pengumpulandata pada penelitian ini menggunakan kuesioner beserta alat ukur jawaban dengan skala Likert dan dokumentasi.Jumlah sampel yang ditentukan adalah 258 responden. Dari hasil penelitian, dijabarkan dalam bentuk tabel frekuensidan persentase kemudian dianalisis dalam bentuk penafsiran dengan kalimat yang mengandung simpulan penelitian.Berdasarkan hasil evaluasi skor rata-rata tertinggi terdapat pada indikator Comprehensiveness dengan skor rata-rata4,1 sedangkan untuk skor rata-rata dengan nilai terendah terdapat pada Informative dan Interactivity dengan skor 3,2.Hasil akhir keseluruhan evaluasi desain user interface berdasarkan user experience pada aplikasi iJateng yaitu denganskor rata-rata 3,5 dengan kategori Cukup yang dapat disimpulkan bahwa hasil evaluasi desain user interfaceberdasarkan user experience pada aplikasi iJateng terbilang cukup baik.
Pengukuran Sikap Mahasiswa Ilmu Perpustakaan Universitas Diponegoro Terhadap Plagiarisme di Instagram Ardhini, Aulia Puspa; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.049 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sikap mahasiswa Ilmu Perpustakaan Universitas Diponegoro terhadap plagiarismedi Instagram. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana sikap mahasiswa Ilmu Perpustakaan UniversitasDiponegoro terhadap plagiarisme di Instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kuantitatifdengan menggunakan responden sebanyak 155 mahasiswa. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisisdeskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan jika aspek kepercayaan menghasilkan nilai mean tertinggi yaitu sebesar3,41 yang masuk dalam kategori sangat baik. Lalu untuk nilai mean terendah terdapat pada aspek perilaku dengannilai mean 2,94. Selanjutnya untuk aspek pengetahuan memperoleh nilai mean 3,32 dengan kategori sangat baik danaspek penilaian mendapatkan nilai mean 3,07 dan masuk dalam kategori baik. Dari 12 pernyataan, pernyataan ke 11pada aspek penilaian menghasilkan nilai mean yang paling rendah 2,82. Selain itu diketahui juga bahwa sikapmahasiswa Ilmu Perpustakaan terhadap plagiarisme juga dipengaruhi oleh mata kuliah tertentu yaitu LiterasiInformasi yang dipilih oleh 103 responden. Maka dapat disimpulkan bahwa sikap mahasiswa Ilmu Perpustakaanterhadap plagiarisme di Instagram masuk dalam kategori baik.
Analisis SWOT Manajemen Penyusutan Arsip Inaktif di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Putri, Siti Nurjihan; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengulas tentang analisis SWOT manajemen penyusutan arsip inaktif di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis SWOT penyusutan arsip inaktif di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan observasi dan wawancara semi tersetruktur. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tematik. Hasil analisis menunjukkan dua tema yang terkait dengan topik penelitian. Tema pertama dari hasil analisis penelitian ini yaitu proses penyusutan arsip inaktif di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah. Tema kedua yaitu identifikasi SWOT penyusutan arsip inaktif.
Pendidikan Pemakai di Perpustakaan Sebagai Upaya Pembentukan Pemustaka yang Literasi Informasi Roro Isyawati Permata Ganggi
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 5 No 1 (2017): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v5i1a11

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi berbanding lurus dengan perkembangan informasi. Perkembangan informasi yang semakin tak terkendali pada akhirnya justru menimbulkan masalah. Banyak informasi sampah dan berita bohong yang beredar di masyarakat. Informasi yang seperti ini harus dihindari supaya masyarakat tidak terkecoh. Literasi informasi merupakan salah satu cara untuk membantu seseorang dalam memilih informasi yang dibutuhkan. Literasi informasi mengajarkan seseorang untuk memilih informasi dengan memperhatikan otoritas dan isi suatu informasi. Kemampuan literasi informasi wajib dimiliki oleh pustakawan sebagai bekal dalam memilih informasi yang akan diadakan di perpustakaan. Kemampuan ini akan lebih baik lagi dapat ditularkan kepada masyarakat supaya dapat menciptakan masyarakat yang literate. Literasi informasi dapat diajarkan kepada masyarakat melalui pendidikan pemakai yang dilakukan oleh perpustakaan.ABSTRACTRapid development of information technologies is directly proportional to the development of information. The development of an increasingly uncontrolled information ultimately cause problems. A lot of spam information and hoax news circulating in the community. Information like this should be avoided so that the public do not be fooled. Information literacy is one way to help a person in choosing the needed information. Information literacy teaches a person to choose an information that needed having regard to the authority of information and content of the information. Mandatory information literacy ability possessed by the librarian as a provision in selecting the information to be held in the library. This ability would be better yet if it can be transmitted to the community in order to create a literate society. Information literacy can be taught to the community through user education carried out by the library.
Peran Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dalam preservasi dan komunikasi kebudayaan lokal Provinsi Jawa Tengah Roro Isyawati Permata Ganggi; Athanasia Octaviani Puspita Dewi
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 17 No 1 (2021): June
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.v17i1.876

Abstract

Introduction. The purpose of this paper is to explore the role of The Office of Archive and Library in preservation and communication of local culture. Data Collection Method. Using a case study, this paper involved the data collection by interviews, observations and literature review. Data Analysis. The data were descriptively analysed by using thematic analysis. Results and Discussion. The Office of Archive and Library has three roles in preservation and communication of local culture. They are: (1) as an information provider; (2) as a local cultural preservation agency; and (3) as a communicator of local cultural information. The role in preservation and communication of local culture arises because of the duties of the Office of Archive and Library Office in managing knowledge and efforts to fulfill the intellectual needs of the community. Conclusion. Preservation and communication of local culture conducted by the Office of Archive and Library Office is a manifestation of the function of library. The role in the preservation and communication of local culture will continue to develop in accordance with the user needs.
Materi Pokok dalam Literasi Media Sosial sebagai salah Satu Upaya Mewujudkan Masyarakat yang Kritis dalam Bermedia Sosial Roro Isyawati Permata Ganggi
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 2, No 4 (2018): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.496 KB) | DOI: 10.14710/anuva.2.4.337-345

Abstract

Media sosial merupakan salah satu layanan internet yang paling banyak digunakan oleh para pengguna internet pada saat ini. Kemudahan dalam berinteraksi dan menyebarkan informasi merupakan daya tarik utama dari layanan ini. Namun, kemudahan dalam berinteraksi dan menyebarkan informasi tersebut juga memiliki dampak negatif pada saat ini, yaitu banyak beredarnya berita hoax. Literasi media sosial perlu diberikan dalam rangka menciptakan masyarakat berbasis informasi dan pengetahuan. Pustakawan sebagai salah satu profesi yang memiliki latar belakang literasi yang kuat sudah sepatutnya mengupayakan pembentukan masyarakat yang kritis dalam bermedia sosial melalui literasi media sosial. Salah satu upaya membentuk masyarakat yang kritis dalam bermedia sosial adalah dengan menjalankan workshop yang telah memiliki materi pokok yang diseragamkan. Materi pokok yang sebaiknya dimasukkan dalam workshop literasi media sosial adalah: (1) Berfikir sebelum melakukan post; (2) Apa yang harus dipost dan kapan dapat dilakukan; (3) Bagaimana supaya post anda dapat ditemukan. Ketiga kemampuan ini harus masuk ke dalam materi pokok literasi media sosial karena materi pokok ini merupakan upaya untuk membangun masyarakat yang kritis dalam bermedia sosial.