Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGENTASAN STUNTING MELALUI PENDEKATAN INOVASI KULINER LOKAL CITA RASA GLOBAL DI KECAMATAN TERANGUN KABUPATEN GAYO LUES Zulisa, Eva; Handiana, Cut Mainy; Husna, Nurul; Fajriana, Eulisa; Sulicha, Rina; Darliani, Ani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v30i1.55625

Abstract

AbstrakAceh termasuk dalam provinsi dengan prevalensi stunting terbanak kelima di tingkat nasional tahun 2022 yaitu 31,2%. Prevalensi stunting di Kabupaten Gayo Lues sebanyak 34,6%. Upaya yang dapat dilakukan yaitu melibatkan stakeholder dan masyarakat dalam edukasi gizi. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberdayakan ibu balita di Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues dalam mengolah inovasi kuliner lokal cita rasa global. Peserta kegiatan adalah ibu balita stunting dan non stunting berjumlah 350 orang dari 7 desa terpilih diantaranya Desa Padang, Gewat, Soyo, Terangun, Blangkuncir, Garut dan Berhut. Metode pelaksanaan kegiatan antara lain peninjauan data jumlah balita stunting terkini serta melakukan audiensi dengan stakeholder untuk permohonan izin pelaksanaan kegiatan sosialisasi inovasi kuliner lokal cita rasa global yaitu Sushi gutel, Bolu jeruk keprok, Sosis ikan gegaring daun kelor dan Gelato alpukat karamel. Kegiatan inti berupa demonstrasi awal bersama pakar gizi untuk menyesuaikan komposisi menu makanan dengan AKG harian balita. Selanjutnya pendampingan pada peserta kegiatan yang berlangsung sebanyak 6 kali, serta pemberian olahan inovasi oleh mahasiswa pendamping pada balita sebanyak 2 kali pemberian (pagi jam 10.00 wib dan sore jam 16.30 wib). Kegiatan akhir yaitu demonstrasi ulang olahan inovasi oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif dari stakeholder dan peserta karena memberikan informasi dan keterampilan dalam mengolah makanan tambahan berbasis pangan lokal. Diharapkan para stakeholder dapat mengobservasi dan melanjutkan inovasi olahan ini untuk dikembangkan dalam menu posyandu di setiap desa.AbstractAceh is included in the province with the fifth highest prevalence of stunted at the national level in 2022 is 31.2%. The prevalence of stunted in Gayo Lues Regency is 34.6%. Efforts that can be made include involving stakeholders and community in nutrition education. This service activity aims to empower mothers of toddlers in Terangun District, Gayo Lues Regency in preparing local culinary innovations with global taste. The participants involved were mothers of stunted and non-stunted toddlers is 350 people from seven selected villages including Padang, Gewat, Soyo, Terangun, Blangkuncir, Garut and Berhut. Methods for carrying out activities include reviewing the latest data on the number of stunted toddlers and holding hearings with stakeholders to request permission to carry out activities to socialize local culinary innovations with global taste is Gutel sushi, Jeruk keprok cake, Moringa leaf gegaring fish sausage and Caramel avocado gelato. The core activity is an initial demonstration with a nutrition expert to adjust the composition of the food menu. Followed by mentoring for participants which took place six times, as well as providing the intervention to toddlers in each two times given (morning at 10.00 WIB and afternoon at 16.30 WIB). The final activity is a repeat demonstration of the innovation process by the participants. The results of the activity showed a positive response from stakeholders and participants because gain information and skills in processing additional food. It is hoped that stakeholders can observe and continue this food innovation to be developed in the posyandu menu in each village.
EDUKASI POLA HIDUP SEHAT PADA ANAK USIA DINI DENGAN MEDIA GAMBAR DI TK ‘AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL LHONG RAYA KOTA BANDA ACEH Sulicha, Rina; Mainy Handiana, Cut
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i9.3766-3777

Abstract

Pola hidup sehat pada anak usia dini merupakan fondasi penting untuk membentuk kebiasaan sehat sepanjang hidup. Namun, masih banyak anak usia dini yang belum memahami pentingnya menjaga kebersihan diri, cuci tangan yang benar, dan pola makan sehat. Hal ini dapat berdampak pada tingginya angka penyakit pada anak seperti diare, ISPA, dan masalah kesehatan lainnya. TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Lhong Raya merupakan salah satu lembaga pendidikan anak usia dini di Banda Aceh yang memerlukan edukasi tentang pola hidup sehat. Melalui metode pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini, diharapkan pesan kesehatan dapat tersampaikan dengan efektif. STIKes Muhammadiyah Aceh sebagai institusi pendidikan kesehatan berinisiatif mengadakan kegiatan edukasi pola hidup sehat menggunakan media gambar yang menarik dan interaktif. Media gambar dipilih karena sesuai dengan karakteristik anak usia dini yang senang bermain sambil belajar. Kegiatan ini telah dilaksanakan dengan melibatkan 60 anak usia dini di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Lhong Raya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan anak tentang pola hidup sehat sebesar 80% setelah mengikuti edukasi dengan media gambar. Berdasarkan  hasil observasi langsung, ditemukan bahwa 70% siswa dapat mendemonstrasikan cara mencuci tangan dengan benar sesuai dengan media worksheet yang ditampilkan. Sementara itu, Tingkat Pengetahuan siswa dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu tingkat pengetahuan siswa tentang cara mencuci tangan yang benar (75%), tingkat pengetahuan siswa tentang jenis-jenis makanan (sayur dan buah-buahan) dan minuman bergizi (85%) dan pengetahuan siswa tentang cara memilah dan menempatkan sampah organik dan non-organik (80%). Dari ketiga aspek pengamatan pegetahuan siswa, tingkat pengetahuan siswa yang paling tinggi adalah 85% yaitu pengetahuan siswa tentang makanan dan minuman bergizi
The Effectiveness of Telemidwife-Based ‘Permisi Gandu’ Alarm for Monitoring Adherence to Iron Supplements Consumption and Increased Haemoglobin Levels in Anemia Adolescent Zulisa, Eva; Fuady, Khairul; Handiana, Cut Mainy
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 3 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i3.3209

Abstract

Anemia is still a health problem for adolescent and is related to nutrition due to iron deficiency during menstruation. This is because adolescent don't like the smell of iron supplements, forget to take them, are worried about experiencing side effects, and even feel they don't need to take iron supplements. The aim of this research is to determine the effectiveness of telemidwife-based 'PERMISI GANDU' (Pengatur Minum Suplemen Zat Besi Gabung Nipis dan Madu) alarm for monitoring adherence to iron consumption and increased hemoglobin levels in anemia adolescent. The type of research is Quasi-experiment with One group pre-posttest design. The sample was taken using a Purposive sampling technique with a sample size of 36 people in Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues. Respondents were given iron supplements and lime infused water mixed with honey once every week for a duration of 4 months. Data collection on consumption compliance uses an observation form combined with video calls by midwives. For the intervention consumption schedule, the Google Calendar setting on the respondent smartphone was used as a reminder alarm. Measurement of hemoglobin levels before and after intervention using a digital hemoglobinometer. Data analysis using the Wilcoxon test. The statistical test results obtained p-value < 0.05, indicating that the telemidwife-based 'PERMISI GANDU' alarm was effective in increasing compliance with iron consumption and hemoglobin levels in anemia adolescent.
Implementation of A Fuzzy Logic for Early Detecting of A Pregnant Women Risk of Hypertension Fuady, Khairul; Handiana, Cut Mainy; Zulisa, Eva
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.3969

Abstract

Hypertension is one of the diseases that can cause fatal effects to health, especially for pregnant women. Hypertension during pregnancy can cause serious effects such as pre-eclampsia and eclampsia which can threaten the lives of pregnant women and fetuses. The purpose of this study is to determine the input and output variables related to hypertension during pregnancy and used for analysis using Tsukamoto FIS to determine risk factors for hypertension in pregnant women. This study uses input variables in the form of maternal age, systolic blood pressure (SBP), diastolic blood pressure (DBP), history of hypertension and genetic. Furthermore, it is analyzed using fuzzy logic through the process of fuzzyfication, inference engine and defuzzyfication. The examination of data samples of pregnant women with systolic and diastolic blood pressure categories included in the high category or potentially have hypertension. The Z value (defuzzyfication) shows that the output is in the category of severe hypertension so that the patient needs immediate treatment by medical personnel. The results showed that the risk of a mother having hypertension can be obtained through Tsukamoto FIS in the form of concrete values that can describe risk factors in the form of normal, hypertension and severe hypertension as well as recommended actions related to these risk factors.
EDUKASI PENDIDIKAN KESEHATAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA DAN STATUS GIZI DI DESA LAMHASAN KABUPATEN ACEH BESAR Mainy Handiana, Cut; Husna, Nurul; Zulisha, Eva; Sulicha, Rina; Fitri, Ramadalila
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4657-4664

Abstract

Anemia yaitu penurunan kadar hemoglobin pada sel darah merah, kondisi ini menjadi salah satu masalah kesehatan yang rentan dirasakan oleh para remaja putri, terjadinya anemia diantaranya dipengaruhi oleh proses mentruasi, asupan gizi dan kebutuhan zat besi yang tidak mencukupi. Jika tidak ditanggulagi kondisi tersebut berdampak buruk dimasa yang akan datang. Kurangnya informasi dan edukasi yang menjadi masalah dasar terjadinya anemia pada remaja putri, pengabmas ini dilakukan untuk memerikan edukasi pendidikan kesehatan pada remaja putri tentang anemia dan status gizi, guna meningkatkan pengetahuan dan mengoptimalkan kesehatannya. Pengambas ini berjalan dengan tiga proses tahapan (persiapan, pelaksanaan dan monitoring evaluasi), metode yang digunakan secara ceramah dengan alat bantu media elektronik, dilanjutkan proses diskusi dan pengukuran status kesehatan remaja putri. Kegaiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test dan diakhri dengan post-test serta quis dengan dooprize. Hasil yang didapat terjadinya peningkatan pengetahuan dengan tingkat pemahaman baik pada remaja putri yang signifikan menjadi 86,5% dibandingkan sebelum pemberian edukasi dengan kategori pemahaman kurang sebesar 65,4%. Demikian dengan keinginan remaja putri untuk melakukan pemeriksaan status gizi dan komitmen untuk meningkatkan derajat kesehatannya. Sehingga program pemerintah dalam menurunkan angka prevalensi anemia pada remaja putri dapat tertanggulagi, sesuai point ke 3 SDGs tentang kehidupan sehat dan sejahtera
EDUKASI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DENGAN MEDIA LAGU PADA MURID KELAS VI SD MUHAMMADIYAH 2 KOTA BANDA ACEH Sulicha, Rina; Zulisa, Eva; Mainy Handiana, Cut; Nurhaliza, Nurhaliza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.4010-4025

Abstract

Kasus kekerasan seksual pada anak semakin hari semakin memprihatinkan. Data yang dirilis oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), yang diinput per tanggal 1 Januari sampai dengan Agustus 2024 ini, menyebutkan terdapat lebih dari 1000 anak di seluruh Indonesia menjadi korban kekerasan seksual setiap tahunnya. Dari jumlah korban kekerasan seksual tersebut, 2.976 diantaranya merupakan siswa tingkat sekolah dasar. Hal ini dilatarbelakangi oleh berbagai faktor. Pertama, pendidikan seksual masih dianggap tabu di negara kita. Kedua, masih rendahnya kesadaran orang tua untuk memberikan pendidikan seksual secara dini pada anak-anak mereka. Faktor selanjutnya adalah kurangnya edukasi atau sosialisasi tentang upaya-upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak. Salah satu bentuk upaya untuk mengantisipasi tingginya tingkat kekerasan seksual pada anak, terutama siswa tingkat sekolah dasar, perlu adanya kegiatan edukasi atau sosialisasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkan karakter berani berbicara (speak up) bagi siswa/siswi tingkat sekolah dasar. STIKes Muhammadiyah Aceh merupakan  sekolah tinggi ilmu kesehatan yang peduli dengan kesehatan reproduksi dan promosi di bidang kesehatan. Untuk itu, Dosen STIKes Muhammadiyah Aceh berinisiatif untuk mengadakan edukasi pencegahan kekerasan seksual melalui media yang menarik dan mudah dipahami oleh anaka-anak, yaitu melalui media lagu yang ditujukan kepada siswa/siswi kelas VI SD Muhammadiyah 2 Kota Banda Aceh. Hasil dari kegiatan edukasi ini menunjukkan sejumlah 76% murid SD Muhammadiyah 2 Kota Banda Aceh memahami cara-cara mencegah tindak kekerasan seksual. 
Hubungan Persepsi Pasien Tentang Kualitas Pelayanan dengan Minat Kunjungan Ulang di RSIA Cempaka Az – Zahra Kota Banda Aceh Sari, Putri Ilham; Handiana, Cut Mainy; Harsinah, Via
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3528

Abstract

Rumah Sakit adalah sebuah institusi yang melaksanakan Upaya pelayanan Kesehatan secara berdaya guna dan berhasil guna dengan mengutamakan penyembuhan dan pemulihan yang dilaksanakan secara serasi dan terpadu dengan peningkatan dan pencegahan serta pelaksanaan Upaya rujukan. Kualitas pelayanan yang baik akan memberikan kepuasan kepada pelanggan yang akhirnya akan menggunakan Kembali layanan dan merekomendasikan pelayanan tersebut kepada orang di sekitarnya. Pelayanan yang baik dan berkualitas akses akhirnya akan meningkatkan jkumlah pendapatan rumah sakit. Minat kunjungan ulang merupakan perilaku yang muncul sebagai respon terhadap pelayanan yang menunjukkan keinginan pelanggan untuk mendapatkan Kembali pelayanan yang telah diperoleh sebelumnya. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan terhadap minat kunjungan ulang di RSIA Cempaka Az – Zahra Kota Banda Aceh. Metode Penelitian : Metode Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2023 di RSIA Cempaka Az – Zahra Kota Banda Aceh dengan jumlah sampel 35 orang. Instrument penelitian berupa Kuesioner. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan program statistik SPSS. Hasil penelitian : Hasil uji statistik didapatkan persepsi pasien tentang kualitas pelayanan terhadap minat kunjungan ulang Chi Square di peroleh nilai p Value = 0,005 (P<0,05), artinya terdapat hubungan antara persepsi pasien tentang kualitas pelayanan dengan minat kunjungan lang. Kesimpulan : Pasien yang berobat di poli Obgyn RSIA Cempaka Az – Zahra memiliki persepsi tentang kualitas pelayanan yang baik sehingga terdapat pasien dengan minat kunjungan ulang sebesar 82,9% Saran : Diharapkan kepada RSIA Cempaka Az – Zahra dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan terutama pada ketepatan waktu dokter dating sehingga pasien tidak menunggu terlalu lama.Kata Kunci: kualitas pelayanan, kunjungan ulang, persepsiA hospital is an institution that carries out health service efforts in an efficient and effective manner by prioritizing healing and recovery which are carried out in a harmonious and integrated manner with improvement and prevention as well as the implementation of referral efforts. Good service quality will provide satisfaction to customers who will ultimately use the service again and recommend the service to people around them. Good service and quality access will ultimately increase the hospital's income. Intention to revisit is a behavior that appears as a response to service which shows the customer's desire to get back the service they received previously. Research Objective: To determine the relationship between patient perceptions of service quality and interest in repeat visits at RSIA Cempaka Az – Zahra, Banda Aceh City. Research Method: This research method is analytical using a cross sectional approach. The research was conducted from March to May 2023 at RSIA Cempaka Az – Zahra, Banda Aceh City with a sample size of 35 people. The research instrument is a questionnaire. Data analysis used univariate and bivariate with the SPSS statistical program. Research results: The results of statistical tests showed that patient perceptions about service quality and interest in repeat visits obtained a Chi Square value of p value = 0.005 (P<0.05), meaning that there was a relationship between patient perceptions about service quality and interest in repeat visits. Conclusion: Patients who seek treatment at the RSIA Cempaka Az – Zahra Obgyn polyclinic have a good perception of the quality of service so that there are patients with an interest in repeat visits of 82.9%. Suggestion: It is hoped that RSIA Cempaka Az – Zahra can maintain and improve the quality of service, especially accuracy when the doctor arrives so that the patient does not wait too long.Keywords: service quality, repeat visits, perception