Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

HUBUNGAN TEKNIK MENYUSUI DENGAN KEJADIAN GUMOH( REGURGITASI) PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM BANDA ACEH TAHUN 2022 Nurul Husna; Risa Desika; Afriana Afriana
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 14 No 4 (2022): EDISI SPESIAL
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v14i4.1177

Abstract

Teknik menyusui yang salah bayi dengan posisi terlentang saat disusui akan mengakibatkan ASI yang diminum dapat keluar lagi karena otot sfingter esofagus pada bayi masih lemah sehingga tidak dapat menutup dengan sempurna. Cakupan kejadian regurgitasi pada bayi sekitar 25% mengalami regurgitasi >4 kali pada awal kelahiran dan 50% bayi mengalami regurgitasi 1-4 kali setiap hari hingga berumur 90 hari.Untuk mengetahui hubungan teknik menyusui dengan kejadian gumoh (regurgitasi) pada bayi usia 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kopelma Darussalam Banda Aceh Tahun 2022.Jenis penelitian ini yaitu analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh 178 bayi berusia 0-6 bulan dengan jumlah sampel 35 responden yang diambil secara accidental sampling Analisa data menggunakan uji Chi-Square Test dengan batas kemaknaan 95% (ρ<0,05).Menunjukkan bahwa sebanyak 3 dari 14 responden menyusui bayinya dengan tepat dan mengalami kejadian regurgitasi (21,4%), sedangkan 17 dari 21 responden kurang tepat dalam teknik menyusui bayinya dan mengalami kejadian regurgitasi (81,0%). Sebanyak 11 dari 14 responden menyusui bayinya dengan tepat dan tidak mengalami kejadian regurgitasi (78,6%), sedangkan 4 dari 21 responden kurang tepat dalam teknik menyusui bayinya dan tidak mengalami kejadian regurgitasi (19,0%). Hasil uji statistik didapatkan nilai ρ-value=0,002.Ada hubungan teknik menyusui dengan kejadian gumoh (regurgitasi) pada bayi 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kopelma Darussalam Banda Aceh Tahun 2022. Bayi yang mengalami regurgitasi disebabkan oleh teknik menyusui yang tidak sempurna.
ANALISIS HUBUNGAN RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI DAN POLA ASUH TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR Cut Mainy Handiana; Eva Zulisa; Nurul Husna; Putri Ilham Sari
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i3.1359

Abstract

Permasalahan pada status gizi merupakan gangguan kesehatan akibat kekurangan atau ketidakseimbangan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan, aktivitas berfikir dan semua hal yang berhubungan dengan kehidupan. Asupan gizi yang tidak mencukupi terutama pada 1000 hari pertama kehidupan anak yaitu sejak janin sampai anak usia 2 tahun dapat mengakibatkan gizi kurang. Status gizi anak dipengaruhi oleh faktor langsung yaitu ditentukan oleh asupan makanan dan penyakit infeksi, sedangkan faktor tidak langsung meliputi ketahanan pangan dalam keluarga yang dipengaruhi oleh pola asuh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan riwayat penyakit infeksi dan pola asuh terhadap status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar, dengan jenis penelitian analitik berdasarkan data kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro yaitu berjumlah 516 orang dengan jumlah sampel 136 responden. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dengan program statistic SPSS dengan kemaknaan 95% (p˂0,05). Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan riwayat penyakit infeksi (p=0,018) dan pola asuh orang tua (p=0,041) dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar.
PENGENTASAN STUNTING MELALUI PENDEKATAN INOVASI KULINER LOKAL CITA RASA GLOBAL DI KECAMATAN TERANGUN KABUPATEN GAYO LUES Zulisa, Eva; Handiana, Cut Mainy; Husna, Nurul; Fajriana, Eulisa; Sulicha, Rina; Darliani, Ani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v30i1.55625

Abstract

AbstrakAceh termasuk dalam provinsi dengan prevalensi stunting terbanak kelima di tingkat nasional tahun 2022 yaitu 31,2%. Prevalensi stunting di Kabupaten Gayo Lues sebanyak 34,6%. Upaya yang dapat dilakukan yaitu melibatkan stakeholder dan masyarakat dalam edukasi gizi. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberdayakan ibu balita di Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues dalam mengolah inovasi kuliner lokal cita rasa global. Peserta kegiatan adalah ibu balita stunting dan non stunting berjumlah 350 orang dari 7 desa terpilih diantaranya Desa Padang, Gewat, Soyo, Terangun, Blangkuncir, Garut dan Berhut. Metode pelaksanaan kegiatan antara lain peninjauan data jumlah balita stunting terkini serta melakukan audiensi dengan stakeholder untuk permohonan izin pelaksanaan kegiatan sosialisasi inovasi kuliner lokal cita rasa global yaitu Sushi gutel, Bolu jeruk keprok, Sosis ikan gegaring daun kelor dan Gelato alpukat karamel. Kegiatan inti berupa demonstrasi awal bersama pakar gizi untuk menyesuaikan komposisi menu makanan dengan AKG harian balita. Selanjutnya pendampingan pada peserta kegiatan yang berlangsung sebanyak 6 kali, serta pemberian olahan inovasi oleh mahasiswa pendamping pada balita sebanyak 2 kali pemberian (pagi jam 10.00 wib dan sore jam 16.30 wib). Kegiatan akhir yaitu demonstrasi ulang olahan inovasi oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif dari stakeholder dan peserta karena memberikan informasi dan keterampilan dalam mengolah makanan tambahan berbasis pangan lokal. Diharapkan para stakeholder dapat mengobservasi dan melanjutkan inovasi olahan ini untuk dikembangkan dalam menu posyandu di setiap desa.AbstractAceh is included in the province with the fifth highest prevalence of stunted at the national level in 2022 is 31.2%. The prevalence of stunted in Gayo Lues Regency is 34.6%. Efforts that can be made include involving stakeholders and community in nutrition education. This service activity aims to empower mothers of toddlers in Terangun District, Gayo Lues Regency in preparing local culinary innovations with global taste. The participants involved were mothers of stunted and non-stunted toddlers is 350 people from seven selected villages including Padang, Gewat, Soyo, Terangun, Blangkuncir, Garut and Berhut. Methods for carrying out activities include reviewing the latest data on the number of stunted toddlers and holding hearings with stakeholders to request permission to carry out activities to socialize local culinary innovations with global taste is Gutel sushi, Jeruk keprok cake, Moringa leaf gegaring fish sausage and Caramel avocado gelato. The core activity is an initial demonstration with a nutrition expert to adjust the composition of the food menu. Followed by mentoring for participants which took place six times, as well as providing the intervention to toddlers in each two times given (morning at 10.00 WIB and afternoon at 16.30 WIB). The final activity is a repeat demonstration of the innovation process by the participants. The results of the activity showed a positive response from stakeholders and participants because gain information and skills in processing additional food. It is hoped that stakeholders can observe and continue this food innovation to be developed in the posyandu menu in each village.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI IBU TERHADAP PENIMBANGAN BALITA KE POSYANDU DI DESA LAMBITRA KABUPATEN ACEH BESAR Husna, Nurul; Zulisa, Eva; Handiana, Cut Mainy; Afriana, Afriana
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 2 (2023): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i2.1515

Abstract

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh posyandu yang bertujuan untuk memantau tumbuh kembang anak adalah kegiatan penimbangan. Ditinjau dari aspek kualitas, masih ditemukan persentase pemanfaatan pelayanan posyandu oleh masyarakat masih belum berjalan secara optimal sehingga kasus malnutrisi sulit dideteksi. Hal tersebut dapat dilihat dari partisipasi orang tua khususnya ibu untuk membawa anaknya ke posyandu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi ibu terhadap penimbangan balita ke posyandu di Desa Lambitra Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross-sectional study. Populasi adalah seluruh ibu yang datang melakukan kunjungan posyandu untuk penimbangan balita di Posyandu Mekar Desa Lambitra Kabupaten Aceh Besar berjumlah 98 orang dan dilakukan teknik pengambilan sampel secara Simple random sampling diperoleh responden sejumlah 80 orang. Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Ada hubungan antara faktor pekerjaan, pengetahuan, sikap, jarak posyandu dan dukungan keluarga terhadap partisipasi ibu dalam penimbangan balita ke posyandu di Desa Lambitra Kabupaten Aceh Besar, dengan nilai p-value < 0,05. Tidak ada hubungan antara faktor umur dan tingkat pendidikan ibu terhadap partisipasi ibu dalam penimbangan balita ke posyandu di Desa Lambitra Kabupaten Aceh Besar, dengan nilai p-value ≥ 0,05. Diharapkan bidan dapat melakukan pendekatan secara komprehensif dalam meningkatkan kunjungan ibu balita untuk datang ke posyandu dan hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan informasi bagi Puskesmas Darussalam dalam menyusun strategi promosi kesehatan terutama yang berhubungan dengan peningkatan cakupan partisipasi kunjungan posyandu.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP BENDUNGAN ASI PADA IBU MENYUSUI DIWILAYAH PUSKESMAS LHOKNGA KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR Husna, Nurul; Afriana, Afriana; Maulindawati, Maulindawati
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2257

Abstract

Bendungan ASI terjadi karena beberapa faktor diantaranya yaitu perawatan payudara, teknik yang salah dalam menyusui, frekuensi menyusui, puting susu terbenam, bayi tidak dapat menghisap puting dan aerola, ibu yang tidak menyusukan bayinya sesering mungkin atau bayi yang tidak aktif menghisap. Pelekatan yang benar merupakan salah satu kunci keberhasilan bayi menyusu pada payudara ibu. Bila payudara lecet, bisa jadi pertanda pelekatan bayi saat menyusu tidak baik. Umumnya, ibu akan memperbaiki posisi pelekatan dengan melepaskan mulut bayi saat menyusu dan menempelkannya kembali. Mengetahui Faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan ibu terhadap bendungan ASI pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Kabupaten Aceh Besar.Metode analitik dengan pendekatan cross sectional yang tujuannya untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu terhadap bendungan ASI pada ibu menyusui.Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang ada di wilayah puskesmas Lhoknga tahun 2023 sebanyak 53 orang. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa Dari hasil penelitian diperoleh bahwa dari 53 responden bendungan ASI terjadi pada 22 responden (41,5%) dengan pengetahuan cukup, untuk responden dengan posisi menyusui yang salah terdapat 29 responden (54,7%) yang mengalami bendungan ASI, sementara untuk inisiasi menyusui dini yang mengalami bendungan ASI terdapat 32 responden (56,5%) mengalami bendungan ASI, sedangkan untuk frekuensi menyusui sebesar 16 responden (30,1%) yang mengalami bendungan ASI.Terdapat bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, Inisiasi menyusui dini (IMD), posisi menyusui, frekuensi menyusui dan keadaan putting dengan bendungan ASI.Diharapkan dapat memberikan informasi dan edukasi kepada ibu dan keluarga mengenai bendungan ASI.
EDUKASI PENDIDIKAN KESEHATAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA DAN STATUS GIZI DI DESA LAMHASAN KABUPATEN ACEH BESAR Mainy Handiana, Cut; Husna, Nurul; Zulisha, Eva; Sulicha, Rina; Fitri, Ramadalila
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4657-4664

Abstract

Anemia yaitu penurunan kadar hemoglobin pada sel darah merah, kondisi ini menjadi salah satu masalah kesehatan yang rentan dirasakan oleh para remaja putri, terjadinya anemia diantaranya dipengaruhi oleh proses mentruasi, asupan gizi dan kebutuhan zat besi yang tidak mencukupi. Jika tidak ditanggulagi kondisi tersebut berdampak buruk dimasa yang akan datang. Kurangnya informasi dan edukasi yang menjadi masalah dasar terjadinya anemia pada remaja putri, pengabmas ini dilakukan untuk memerikan edukasi pendidikan kesehatan pada remaja putri tentang anemia dan status gizi, guna meningkatkan pengetahuan dan mengoptimalkan kesehatannya. Pengambas ini berjalan dengan tiga proses tahapan (persiapan, pelaksanaan dan monitoring evaluasi), metode yang digunakan secara ceramah dengan alat bantu media elektronik, dilanjutkan proses diskusi dan pengukuran status kesehatan remaja putri. Kegaiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test dan diakhri dengan post-test serta quis dengan dooprize. Hasil yang didapat terjadinya peningkatan pengetahuan dengan tingkat pemahaman baik pada remaja putri yang signifikan menjadi 86,5% dibandingkan sebelum pemberian edukasi dengan kategori pemahaman kurang sebesar 65,4%. Demikian dengan keinginan remaja putri untuk melakukan pemeriksaan status gizi dan komitmen untuk meningkatkan derajat kesehatannya. Sehingga program pemerintah dalam menurunkan angka prevalensi anemia pada remaja putri dapat tertanggulagi, sesuai point ke 3 SDGs tentang kehidupan sehat dan sejahtera
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan Infeksi Virus Covid-19 Pada Ibu Hamil di Wilayah Puskemas Kuta Malaka Kabupaten Aceh Besar Afriana, Afriana; Aryani, Roza; Husna, Nurul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2472

Abstract

Corona virus Disease (Covid-19) merupakan penyakit yang pertama kali dilaporkan menjangkit penduduk Wuhan Tiongkok dan menyebar luas di seluruh belahan dunia. Di Indonesia per tanggal 1 Juli 2021 kasus yang terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 2.178.272 jiwa dengan total kematian 58.491 jiwa. Ibu yang sedang hamil beberapa menjadi cemas untuk memeriksakan dirinya ke fasilitas pelayanan kesehatan karena takut tertular penyakit. Dengan demikian kunjungan ibu hamil di beberapa tempat pelayanan kesehatan menjadi menurun. Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Covid-19 akan berpengaruh terhadap sikap dan keputusan dalam memeriksakan kehamilannya di fasilitas pelayanan kesehatan.Metode penelitian ini analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian yang akan digunakan adalah Cross sectional yang berjumlah 41 orang.Hasil penelitian menunjukkan dari 41 responden yang berpengetahuan baik dalam pencengahan Infeksi Covid-19  berpengetahuan baik, terdapat 20 responden (83,3%) yang  tidak melakukan pencegahan Infeksi, sedangkan dari  responden yang berpengetahuan kurang, terdapat 5 responden (29,4%) yang  tidak melakukan pencegahan covid-19 Berdasarkan hasil uji dengan menggunakan Chi-Square maka diketahui P value = 0,001 maka ada hubungan antara prilaku pencegahan infeksi Covid-19 dengan pengetahuan ibu hamil. bahwa dari 27 responden yang bersikap negatif, terdapat  terdapat 21 responden (77,8%) yang tidad melakukan pencegahan infeksi covid-19. Sedangkan dari 14 responden yang bersikap positif terdapat 10 responden (71,4%) yang melakukan pencegahan infeksi covid-19. Berdasarkan hasil uji dengan menggunakan Chi-Square maka diketahui P value = 0,003, maka ada hubungan antara sikap dengan Perilaku Ibu hamil  terhadap Pencegahan Infeksi Covid-19.Kata Kunci :Pengetahuan, Sikap , perilaku Covid-19Corona virus Disease (Covid-19) is a disease that was first reported to have infected residents of Wuhan, China and spread widely throughout the world. In Indonesia as of July 1 2021 confirmed cases of Covid-19 totaled 2,178,272 people with a total death of 58,491 people. Some pregnant women become anxious to check themselves at a health service facility for fear of contracting the disease. Thus the visit of pregnant women in several health service places has decreased. The level of knowledge of pregnant women about Covid-19 will affect their attitudes and decisions in having their pregnancies checked at health care facilities. The research method is quantitative analytic with a cross-sectional research design that will be used with a total of 41 people. The results showed that 41 respondents had good knowledge. in preventing Covid-19 infection with good knowledge, there were 20 respondents (83.3%) who did not carry out infection prevention, while from respondents who had less knowledge, there were 5 respondents (29.4%) who did not carry out Covid-19 prevention. Based on the test results by using Chi-Square, it is known that P value = 0.001, so there is a relationship between the behavior of preventing Covid-19 infection and the knowledge of pregnant women. that of the 27 respondents who had a negative attitude, there were 21 respondents (77.8%) who did not prevent Covid-19 infection. Meanwhile, of the 14 respondents who had a positive attitude, there were 10 respondents (71.4%) who prevented Covid-19 infection. Based on the results of the test using Chi-Square, it is known that P value = 0.003, so there is a relationship between attitudes and behavior of pregnant women towards preventing Covid-19 infection.Keywords: Knowledge, Attitude, Behavior of Covid-19
PENGARUH AKUPRESUR TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL DI KLINIK UTAMA BUNDA RIA KOTA BANDA ACEH Nurul Husna; Eva Zulisa; Cut Mainy Handiana
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 3: JULY 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i3.249

Abstract

Back pain in pregnant women can be managed pharmacologically using analgesic drugs and non-pharmacologically through methods such as birth ball exercises, prenatal yoga, endorphin massage, warm compresses, deep breathing relaxation, and acupressure. This study aimed to determine the effect of acupressure on back pain in pregnant women at Klinik Utama Bunda Ria, Banda Aceh, in 2024. The research design was a quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest method. The population consisted of 960 pregnant women, with a sample of 15 participants. The study was conducted from July 22 to July 29, 2025. Data were analyzed using Chi-square and paired t-tests through SPSS. The results showed that before acupressure, most respondents (80%) experienced moderate pain. After acupressure, there was a significant reduction in pain levels (ρ = 0.000). In conclusion, acupressure had a significant effect in reducing back pain in pregnant women. It is recommended that healthcare workers improve services, provide information, and conduct health education for third-trimester pregnant women regarding the prevention and management of back pain.
PENGENTASAN STUNTING MELALUI PENDEKATAN INOVASI KULINER LOKAL CITA RASA GLOBAL DI KECAMATAN TERANGUN KABUPATEN GAYO LUES Zulisa, Eva; Handiana, Cut Mainy; Husna, Nurul; Fajriana, Eulisa; Sulicha, Rina; Darliani, Ani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v30i1.55625

Abstract

AbstrakAceh termasuk dalam provinsi dengan prevalensi stunting terbanak kelima di tingkat nasional tahun 2022 yaitu 31,2%. Prevalensi stunting di Kabupaten Gayo Lues sebanyak 34,6%. Upaya yang dapat dilakukan yaitu melibatkan stakeholder dan masyarakat dalam edukasi gizi. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberdayakan ibu balita di Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues dalam mengolah inovasi kuliner lokal cita rasa global. Peserta kegiatan adalah ibu balita stunting dan non stunting berjumlah 350 orang dari 7 desa terpilih diantaranya Desa Padang, Gewat, Soyo, Terangun, Blangkuncir, Garut dan Berhut. Metode pelaksanaan kegiatan antara lain peninjauan data jumlah balita stunting terkini serta melakukan audiensi dengan stakeholder untuk permohonan izin pelaksanaan kegiatan sosialisasi inovasi kuliner lokal cita rasa global yaitu Sushi gutel, Bolu jeruk keprok, Sosis ikan gegaring daun kelor dan Gelato alpukat karamel. Kegiatan inti berupa demonstrasi awal bersama pakar gizi untuk menyesuaikan komposisi menu makanan dengan AKG harian balita. Selanjutnya pendampingan pada peserta kegiatan yang berlangsung sebanyak 6 kali, serta pemberian olahan inovasi oleh mahasiswa pendamping pada balita sebanyak 2 kali pemberian (pagi jam 10.00 wib dan sore jam 16.30 wib). Kegiatan akhir yaitu demonstrasi ulang olahan inovasi oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif dari stakeholder dan peserta karena memberikan informasi dan keterampilan dalam mengolah makanan tambahan berbasis pangan lokal. Diharapkan para stakeholder dapat mengobservasi dan melanjutkan inovasi olahan ini untuk dikembangkan dalam menu posyandu di setiap desa.AbstractAceh is included in the province with the fifth highest prevalence of stunted at the national level in 2022 is 31.2%. The prevalence of stunted in Gayo Lues Regency is 34.6%. Efforts that can be made include involving stakeholders and community in nutrition education. This service activity aims to empower mothers of toddlers in Terangun District, Gayo Lues Regency in preparing local culinary innovations with global taste. The participants involved were mothers of stunted and non-stunted toddlers is 350 people from seven selected villages including Padang, Gewat, Soyo, Terangun, Blangkuncir, Garut and Berhut. Methods for carrying out activities include reviewing the latest data on the number of stunted toddlers and holding hearings with stakeholders to request permission to carry out activities to socialize local culinary innovations with global taste is Gutel sushi, Jeruk keprok cake, Moringa leaf gegaring fish sausage and Caramel avocado gelato. The core activity is an initial demonstration with a nutrition expert to adjust the composition of the food menu. Followed by mentoring for participants which took place six times, as well as providing the intervention to toddlers in each two times given (morning at 10.00 WIB and afternoon at 16.30 WIB). The final activity is a repeat demonstration of the innovation process by the participants. The results of the activity showed a positive response from stakeholders and participants because gain information and skills in processing additional food. It is hoped that stakeholders can observe and continue this food innovation to be developed in the posyandu menu in each village.
Hubungan Kecemasan Ibu Post Partum Terhadap Pengeluaran Asi di PMB Hj. Ruhdi Maulida Bener Meriah Afriana, Afriana; Aryani, Roza; Husna, Nurul; Ferinawati, Ferinawati; Rahman, Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2806

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu gangguan psikologis yang sering terjadi pada ibu postpartum. Kecemasan yang dialami oleh ibu postpartum akan berdampak pada pengeluaran ASI. Jika suasana hati ibu  nyaman dan gembira maka  pengeluaran ASI akan lancar, sebaliknya jika ibu merasa cemas maka pengeluaran ASI akan terhambat.Untuk mengetahui hubungan kecemasan ibu post partum terhadap pengeluaran ASI Di PMB Hj. Ruhdi Maulida Bener Meriah.Penelitian ini bersifat analitik dengan desain Cross-sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu postpartum yang melahirkan di PMB Hj. Ruhdi Maulida Bener Meriah. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sebanyak 36 orang responden. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14-20 bulan Agustus 2022. Analisis data meliputi analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi square dengan α = (0,05).Menunjukkan mayoritas ibu post partum di PMB Hj. Ruhdi Maulida Bener Meriah mengalami kecemasan sedang yaitu 23 orang (63,9 %) dan ibu post partum yang mengalami pengeluaran ASI tidak lancar sebanyak 19 orang (52,8%). Berdasarkan uji statistik Chi-square diperoleh p value = 0,000 < α 0.05. Ada hubungan kecemasan ibu post partum terhadap pengeluaran ASI di PMB Hj. Ruhdi Maulida Bener Meriah. Bagi petugas kesehatan sebaiknya memberikan edukasi mengenai metode-metode yang dapat di gunakan ibu untuk mengatasi kecemasan agar proses menyusui dapat tetap berjalan dengan baik serta ibu postpartum diarahkan untuk berkonsultasi dengan bidan ketika mengalami pengeluaran ASI yang tidak lancar agar dapat ditangani dengan baik.Kata Kunci : Ibu Post Partum, Kecemasan, Pengeluaran ASIAnxiety is a psychological disorder that often occurs in postpartum mothers. Anxiety experienced by postpartum mothers will have an impact on breastfeeding. If the mother's mood is comfortable and happy, then the release of breast milk will be smooth, on the contrary if the mother feels anxious then the release of breast milk will be hampered.To determine the relationship between postpartum maternal anxiety and milk production at PMB Hj. Ruhdi Maulida Bener Meriah.This research is analytic with cross-sectional design. The population in this study were all postpartum mothers who gave birth at PMB Hj. Ruhdi Maulida Bener Meriah. The sampling technique is a total sampling of 36 respondents. This research was conducted on August 14-20, 2022. Data analysis included univariate analysis using frequency distribution and bivariate analysis using chi square test with = (0.05).showed that the majority of post partum mothers in PMB Hj. Ruhdi Maulida Bener Meriah experienced moderate anxiety, namely 23 people (63.9%) and post-partum mothers who experienced non-smooth breastfeeding as many as 19 people (52.8%). Based on the Chi-square statistical test, p value = 0.000 < 0.05.there is a relationship between post partum mother's anxiety and breastfeeding in PMB Hj. Ruhdi Maulida Bener Meriah. Health workers should provide education about methods that mothers can use to deal with anxiety. So that the breastfeeding process can continue to run well. Also, postpartum mothers are directed to consult their midwives when they experience non-smooth breastfeeding so that they can be handled properly.Keywords: Post Partum Mother, Anxiety, Breastfeeding