Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pembentukan Akhlak Dan Kepribadian Islamiah Siswa Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan TPA Rumah Qur’an Darul Quro Nafiah Putri, Wirdatun; Mabrur, Muhammad; Ritonga, Efri Debby Ekinola; Syarifuddin H; Purba, Marsedes
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 2 No. 2 (2021): Edisi November 2021
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.265 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v2i2.712

Abstract

Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Rumah Quran Darul Quro yang berlokasi di Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara merupakan pendidikan non formal yang menitikberatkan pada pembelajaran membaca Al Qur’an dengan muatan tambahan berorientasi pada pembentukan akhlak dan Kepribadian Islamiah. TPA ini dikelola oleh 5 orang pengurus serta 4 orang guru dengan jumlah siswa sebanyak 83 orang yang terbagi dalam 4 kelas berdasarkan umur serta kemampuan para siswa. Banyaknya peminat TPA ini kurang didukung dengan fasilitas kelas yang memadai, kondisi ruang kelasnya mengalami kerusakan pada dinding sekat antar kelas dan lantai kelas, serta kurangnya fasilitas penunjang seperti lemari, meja dan kursi untuk kantor. Hal ini menyebabkan kondisi pembelajaran menjadi kurang kondusif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada TPA Rumah Quran Darul Quro dengan melakukan perbaikan pada ruang kelas yang berukuran 20 m2 yaitu perbaikan pada dinding sekat antar ruangan dan pemasangan keramik pada lantai dengan luas 15 m2 serta pemberian beberapa fasilitas penunjang pembelajaran berupa kursi, meja dan lemari untuk tempat penyimpanan Al Quran. Dengan dilakukannya kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan kualitas pelayanan sehingga para siswa lebih semangat belajar dan dapat meningkatkan kemampuan dalam membaca, menulis, menghafal dan mengamalkan Al Quran. The TPA Rumah Quran Darul Quro House located in Bah Kapul Village, Siantar Sitalasari Subdistrict, Pematangsiantar City, North Sumatra Province is a non-formal education that focuses on learning to read the Qur'an, Morals and Islamic Personality. The TPA is managed by 5 people in the management and 4 teachers with 83 students who are divided into 4 classes based on the age and ability of the students. The enthusiasts of student to study here is less supported by adequate classroom facilities, the classroom walls and the floors has damage, and there are lack of supporting facilities such as cabinets, tables and chairs for the office. This causes an unconducive of learning process. The aims of this activity is to improve the quality of service at the Rumah Qur’an Darul Quro by making improvements to the 20 m2 classroom by renovation the class barrier and installation of 15 m2 ceramics floor and giving several support like chairs, tables and cabinets for Qur’an storage. This activity is expecting to improve the quality of service of Rumah Qur’an Darul Quro, so that students have more spirit to learn and improving the ability to read, write, memorize and practice the Qur’an.
Reducing Chemical Fertilizer Dependency In Cauliflower Farming For Economic Sustainability Juhandi, Dany; Elisabeth, Jenny; Sumanto, Natalia Lusianingsih; Mabrur, Muhammad; Nofriadi, Nofriadi; Dithisari, Indri; Yunita, Ananda; Hutapea, Widya Yohana
Jambura Agribusiness Journal VOLUME 7, ISSUE 1, 2025: JULY-DECEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/jaj.v7i1.34303

Abstract

Fertilizer application is a crucial aspect of agricultural practices, especially for horticultural crops like cauliflower. Humbang Hasundutan Regency, a key horticultural hub in North Sumatra Province, has been significantly affected by rising chemical fertilizer costs, placing a financial strain on farmers. This study aimed to evaluate three fertilization strategies in terms of cost-efficiency, effectiveness, and their potential to reduce chemical fertilizer expenses. Using an experimental method, primary data were collected over one growing season to assess the efficiency and effectiveness of each experiment. Results showed that combining chemical and organic fertilizers improved cost-efficiency but did not enhance production effectiveness. Specifically, a 50:50 blend of chemical and organic fertilizers reduced fertilizer costs by IDR 1,468,400 per hectare. These findings indicate that incorporating organic fertilizers can be a viable approach for farmers to lower input costs and potentially improve farm sustainability.