Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS STILISTIKA NOVEL TENTANG KAMU KARYA TERE LIYE DAN RELEVANSINYA DALAM MATERI AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA Muhajirah, Nisrina; Chanafiah, Yayah; Agustina, Emi
Jurnal Korpus Vol 5 No 1: April 2021
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v5i1.13104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara Tere Liye merekayasa atau memanfaatkan bahasa serta efek yang ditimbulkan oleh penggunaan bahasa tersebut dalam novel Tentang Kamu dan relevansi novel Tentang Kamu sebagai materi ajar Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan stilistika. Penelitian ini menggunakan data dari novel Tentang Kamu karya Tere Liye dan materi ajar Bahasa Indonesia di SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah, Tere Liye merekayasa atau memanfaatkan bahasa dengan cara, yaitu: (1) menggunakan kata-kata yang mengandung ungkapan emotif meliputi ungkapan emosi cinta, kagum, bangga, bahagia, sedih, bingung, malu, terkejut, takut, cemas, kebencian dan marah (2) mengaburkan konsep kata melalui eufemisme (3) menggunakan majas sebagai cara pengungkap realitas secara tidak langsung yang meliputi majas simile, metafora, personifikasi, hiperbola dan litotes. Efek dari penggunaan bahasa Tere Liye dalam novel Tentang Kamu yakni pembaca dapat mengetahui makna dan pesan dari novel serta memberi ciri khas bahasa yang digunakan oleh Tere Liye. Novel Tentang Kamu karya Tere Liye dapat direlevansikan sebagai materi ajar Bahasa Indonesia di SMA pada kelas XI dan XII karena sesuai dengan syarat dan kriteria materi ajar yang baik. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan bahasa Tere Liye dalam novel Tentang Kamu yakni menggunakan ungkapan emotif, memanfaatkan eufemisme dan menggunakan majas. Efek yang ditimbulkan oleh penggunaan bahasa Tere Liye membuat pembaca dapat memahami isi novel serta memberi ciri khas penggunaan bahasa yang digunakan oleh Tere Liye. Berdasarkan hasil analisis penggunaan bahasa Tere Liye dengan menggunakan pendekatan stilistika terhadap novel Tentang Kamu, maka hasil analisis tersebut dapat direlevansikan ke dalam materi ajar bahasa Indonesia di SMA khususnya di kelas XI dan kelas XII karena sesuai dengan syarat dan kriteria materi ajar yang baik.
NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Fatimah, Septi; Agustina, Emi; Chanafiah, Yayah
Jurnal Korpus Vol 4 No 3: DESEMBER 2020
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v4i3.13367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan gambaran sosial di lihat dari fakta cerita dalam novel Orang-Orang Biasa Ordinary People karya Andrea Hirata (2) mendeskripsikan fakta sosial yang berkaitan dengan nilai-nilai sosial dalam novel Orang-Orang Biasa Ordinary People karya Andrea Hirata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adala metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Hasil pembahasan dalam penelitian ini yakni (1) gambaran mengenai permasalahan sosial yang terdapat di dalam novel, yakni permasalahan kemiskinan, permasalahan status sosial, dan permasalahan pendidikan yang tercermin dari fakta cerita (2) gambaran fakta sosial yang terdapat di dalam novel, yakni mengenai bentuk tindakan keadilan, kepedulian, tindakan diskriminasi sosial, dan bentuk penerapan kaidah hukum yang terdapat di dalam karya sastra.
MORAL DALAM NOVEL 212 CINTA MENGGERAKKAN SEGALANYA KARYA HELVY TIANA ROSA DAN BENNY ARNAS ROISTA, VELLY; Agustina, Emi; Canrhas, Amril
Jurnal Korpus Vol 5 No 3: Desember 2021
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v5i3.19275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menguraikan mengapa peristiwa212 itu terjadi dan nilai moral yang terdapat pada novel tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi pustaka, langkah-langkah pengumpulan data adalah (1) membaca novel 212 Cinta Menggerakkan Segalanya karya Helvy Tiana Rosa dan Benny Arnas secara keseluruhan untuk memperoleh gambaran secara umum tentang karya, (2) membaca ulang novel sambil menandai bagian karya yang berhubungan nilai-nilai moral, (3) mengumpulkan seluruh nilai-nilai moral yang sudah ditandai ke dalam daftar pengumpulan data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis konten (Content Analysis). Analisis konten merupakan strategi untuk menangkap pesan dalam sebuah karya sastra. Berdasarkan hasil penelitian di atas, disimpulkan bahwa novel 212 Cinta Menggerakkan Segalanya mengekspresikan tentang rasa cinta kepada agama Islam. Rasa cinta itulah yang mengerakkan jutaan hati manusia melakukan segalanya. Dan juga nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel ditemukan nilai moral baik dan buruk. Nilai moral baik yang dominan dalam novel 212 Cinta Menggerakkan Segalanya yakni wujud keimanan, karena keimanan itulah yang membuat mereka bergerak, meliputi: mencintai Al-Qur’an, konsisten terhadap agama, penolong, pantang menyerah, kehendak, dan kebahagiaan. Moral buruk yang dimiliki tokoh Rahmat dan pasukan polisi terdiri atas berbohong, berbuat jahat, perbuatan yang tidak menyenangkan seperti, menghalangi orang bebuat kebaikan, dan sikap tidak peduli kepada orang lain. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikategorikan novel dengan nilai moral baik, karena menggambarkan pembelajaran moral yang baik bagi pembacanya
KEARIFAN LOKAL DALAM PRANATA SOSIAL MANGKAL LUAGH PADA MASYARAKAT PASEMAH DI BENGKULU Sholeh, Nur Ozi Muhammad; Agustina, Emi; Sarwono, Sarwit
Jurnal Korpus Vol 6 No 1: April 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v6i1.19737

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses dan perubahan pada tradisi mangkal luagh pada masyarakat Pasemah di Bengkulu, serta untuk menemukan dan menjelaskan kearifan lokal dalam tradisi mangkal luagh pada masyarakat Pasemah di Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif yang mengarah pada etnografi dengan menekankan pada proses penafsiran terhadap fenomena budaya suatu masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan pendokumentasian. Hasil dari penelitian ini adalah mangkal luagh merupakan tradisi yang dilaksanakan pada resepsi pernikahan masyarakat suku Pasemah di Bengkulu. Pada proses pelaksanaanya, tradisi mangkal luagh dilaksanakan dengan menjamu tamu undangan yang hadir di resepsi pernikahan, jamuan tersebut disediakan dan dilaksanakan di rumah sanak saudara dan tetangga sekitar dari orang yang sedang melaksanakan resepsi pernikahan yaitu dengan menyediakan makan dan minum bagi tamu undangan. Tradisi mangkal luagh adalah pranata sosial yang tergolong ke dalam kinship atau domestic institutions yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal di ataranya yaitu jiwa sosial yang tinggi, tolong-menolong antar kerabat, kebersamaan, serta gotong royong. Tradisi mangkal luagh saat ini telah mengalami beberapa perubahan, di antaranya yaitu perubahan pada jumlah pelaksana mangkal luagh, isyarat permintaan untuk melaksanakan mangkal luagh, dan perubahan bentuk pelaksanaan mangkal luagh yang terjadi di beberapa desa. Mangkal luagh pada masyarakat suku Pasemah memiliki tujuan untuk membantu meringankan beban keluarga atau orang yang sedang melaksanakan resepsi pernikahan dalam menjamu tamu undangan yang hadir pada resepsi pernikahan, selain itu mangkal luagh memiliki fungsi sebagai sarana dalam berinteraksi untuk menjalin silaturahmi antar kekeluargaan.
SEMIOTIKA DALAM IKLAN SABUN LUX VERSI SOFT TOUCH Wulandari, Catur; Agustina, Emi
Jurnal Korpus Vol 6 No 1: April 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v6i1.22966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji semiotika dalam iklan sabun Lux versi Soft Touch. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang akan menggambarkan peristiwa atau fenomena yang terjadi secara objektif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tahap-tahap semiotika Roland Bather ,yaitu tahap denotasi, konotasi, dan mitos membuat makna tersirat dari iklan sabun Lux versi soft touch diketahui. Pada tahap denotasi, tanda yang terdapat dalam wacana iklan sabun Lux versi soft touch adalah perempuan yang mandi dengan sabun Lux di bath tub membuat tubuhnya harum dan lembut serta dapat menggoda pasangannya. Selanjutnya, pada tahap konotasi, sabun Lux ini memakai keharuman bunga. Bunga  merupakan simbol karena keharuman dan bentuknya yang indah. Bunga juga merupakan lambang ungkapan perasaan cinta. Pembuatan sabun ini bertujuan untuk membangkitkan getaran cinta pada setiap pasangan. Terakhir, pada tahap mitos, ada enam mitos yang ditemukan dalam wacana iklan sabun Lux versi soft touch ini, yaitu (1) Keharuman bunga yang khas dapat membangkitkan suasana yang romantis. Hal ini dikaitkan dengan bunga sebagai lambang cinta; (2) para perempuan sebaiknya berinisiatif menggoda pasangannya sehingga getaran cinta antara mereka bangkit kembali; (3) perempuan menyukai perawatan kecantikan yang murah dan praktis; (4) laki-laki suka perempuan yang memakai pakaian agak terbuka dan berwarna cerah; (5) jika cinta sudah melekat di mana pun pasangan itu berada, dunia serasa hanya milik mereka berdua; dan (6) Semakin tinggi kelas sosialnya, maka semakin modern dan cenderung meniru gaya hidup orang eropa.
Representasi Latar Novel Bumi Cinta Karya Habiburrahman EL-Shirazy (Tinjauan Semiotik Sastra) Putra, Wahyu Manggala; Agustina, Emi; Canrhas, Amril
Jurnal Korpus Vol 6 No 2: Agustus 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v6i2.23076

Abstract

Penelitian Ini bertujuan untuk mendeskripsikan persoalan-persoalan apa yang berusaha disampaikan pengarang dan mengapa Moskwa menjadi latar dalam novel Bumi Cinta karya Habbiburahman EL-Shirazy. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan semiotik. Penelitian ini menggunakan data dari novel Bumi Cinta karya Habbiburahman EL-Shirazy. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan menggunakan teknik studi pustaka. Hasil penelitian ini adalah, pengarang menhadirkan tempat-tempat yang terkenal yang dapat merepresentasikan kota Moskwa sebagai latar, seperti MGU ( Moskwa Gosudarstvennyj Universiteit), masjid agung Moskwa, Red Squere, Kremlin, Katedral St. Basil dalam balutan salju serta pengarang juga menggambarkan kehidupan masyarakat Moskwa yang bebas untuk mendukung persoalan yang ingin ia sampaikan. Persoalan yang berusaha disampaikan kepada pembaca yang adalah persolan cinta kehidupan baik cinta sesama manusia, manusia dengan Tuhannya dan juga bagaimana bentuk cinta Tuhan terhadap umatnya serta persoalan ujian keimanan yang harus dihadapi Ayyas selama hidup di Moskwa   dalam merpejuangkan dan mempertahankan keimanan dan kesuciannya hidup di negara yang menjunjung tinggi seks bebas, yaitu Rusia. Pengarang tidak sekedar menghadirkan tempat-tempat indah dan bersejerah di Moskwa dengan tujuan memperkenalkan keindahan kota Moskwa namun Kota Moskwa dipilih sebagai bentuk representasi dari persoalan yang berusaha pengarang Sampaikan dan pemilihan Kota Moskwa sebagai latar tempat utama dalam novel Bumi Cinta sangat mendukung persoalan yang berusaha disampaikan pengarang.
NILAI KEPERCAYAAN DALAM NOVEL HARGA SEBUAH PERCAYA KARYA TERE LIYE Melista, Melista; Canrhas, Amril; Agustina, Emi
Jurnal Korpus Vol 6 No 1: April 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v6i1.23399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur tema, penokohan, latar, alur dan nilai yang muncul dari sebuah tindakan mempercayai janji dalam novel Harga Sebuah Percaya karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Cara kerja pendekatan sosiologi sastra yaitu mengidentifikasi dan menganalisis nilai kepercayaan yang terdapat dalam novel berdasarkan analisis unsur tema, penokohan, latar dan alur pada novel. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka. Langkah-langkah analisis data yang dilakukan (1) membaca keseluruhan novel, (2) membuat sinopsis, (3) mendeskripsikan unsur tema, penokohan, latar, dan alur, (4) mendeskripsikan keterkaitan antara unsur tema, penokohan, latar, dan alur, (5) mengidentifikasi nilai kepercayaan, (6) menganalisis nilai kepercayaan, (7) membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua keyakinan dalam novel Harga Sebuah Percaya yaitu keyakinan terhadap legenda dan keyakinan terhadap perjanjian kesepakatan keluarga. (1) Legenda bercerita tentang kehidupan pasangan abadi akan berakhir apabila yang lain meninggal. Hal itu membuat Jim meyakini bahwa setiap orang pasti memiliki satu cinta sejatinya. Namun, ia tak pernah menyadari bahwa cinta membutuhkan tindakan. Jim sangat mencintai Nayla, namun ia tak berani menepati janji untuk meminang kekasihnya, sehingga membuat Nayla bunuh diri. Ketidakberaniannya itu menimbulkan dampak negatif untuk dirinya dan orang lain, diantaranya mengalami penyesalan, putus asa, tidak bisa melupakan masa lalu, kesedihan, menerima gugatan, dan perubahan sikap Jim dan Nayla. Akibat dari terlalu berlebihan dalam mencintai, Jim ingin menyusul kepergian kekasihnya. Hal tersebut merupakan suatu tindakan yang salah dan keliru. Sebaiknya mengikhlaskan kepergian kekasihnya dan tidak melakukan bunuh diri, karena itu merupakan perbuatan yang sangat dibenci oleh Tuhan, dengan menerima semua kenangan yang telah ia lalui bersama kekasihnya. (2) Orang tua Nayla bersikukuh untuk melaksanakan perjanjian perjodohan anaknya dengan pemuda pilihan orang tuannya, karena hidup anaknya digariskan berdasarkan kesepakatan keluarga dan untuk mencegah pertumpahan darah antara dua suku besar yang berkuasa.
Nandai Pada Etnik Serawai Di Kabupaten Seluma Sebagai Sumber Pembelajaran Apresiasi Sastra Lama Mareta, Abenda; Agustina, Emi; Sarwono, Sarwit
Jurnal Korpus Vol 6 No 3: Desember 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v6i3.24684

Abstract

This study aims (1) to inventory or collect marks on the Serawai ethnicity in Seluma Regency so that it can be a source of learning for the appreciation of old literature. (2) Finding and explaining the moral values ​​contained in the mark of the Serawai ethnicity in Seluma Regency. The method used in this research is a descriptive qualitative method. The data collection technique was carried out by (1) Observation (2) Defect technique (3) Recording (4) Documentation. Data Analysis Techniques (1) perform translation (2) find and explain moral values ​​(3) conclusions. Research Results (1). Until now, markers are still found in 5 sub-districts in Seluma district, although they are no longer told productively because it is difficult to find sources who can still mark, plus many have had health problems and died. The Nandai that was found was the Nandai ghenai which is a type of legend and fairy tale. (2) There are moral messages and values ​​that can be taken in the markings on the Serawai ethnicity such as individual moral values ​​(honest, patient, disciplined, and responsible) and social moral values ​​(respect for every human being, respect for women, respect for the opinions of others , loyal, polite, and true to promises). (3) Nandai can be used as a source of learning appreciation for old literature in Seluma district at the Junior High School, Senior High School, and General levels because it has two languages ​​(Serawai and Indonesian)and Glossary. Keywords: Nandai Serawai Ethnic, Learning Values, Learning Resources
NANDAI PADA ETNIK SERAWAI DI KABUPATEN SELUMA SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA LAMA Mareta, Abenda; Agustina, Emi; Sarwono, Sarwit
Jurnal Korpus Vol 6 No 3: Desember 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v6i3.24685

Abstract

This study aims (1) to inventory or collect marks on the Serawai ethnicity in Seluma Regency so that it can be a source of learning for the appreciation of old literature. (2) Finding and explaining the moral values ​​contained in the mark of the Serawai ethnicity in Seluma Regency. The method used in this research is a descriptive qualitative method. The data collection technique was carried out by (1) Observation (2) Defect technique (3) Recording (4) Documentation. Data Analysis Techniques (1) perform translation (2) find and explain moral values ​​(3) conclusions. Research Results (1). Until now, markers are still found in 5 sub-districts in Seluma district, although they are no longer told productively because it is difficult to find sources who can still mark, plus many have had health problems and died. The Nandai that was found was the Nandai ghenai which is a type of legend and fairy tale. (2) There are moral messages and values ​​that can be taken in the markings on the Serawai ethnicity such as individual moral values ​​(honest, patient, disciplined, and responsible) and social moral values ​​(respect for every human being, respect for women, respect for the opinions of others , loyal, polite, and true to promises). (3) Nandai can be used as a source of learning appreciation for old literature in Seluma district at the Junior High School, Senior High School, and General levels because it has two languages ​​(Serawai and Indonesian) and Glossary.
Citra Maskulinitas dalam Kumpulan Cerpen Sagra Karya Oka Rusmini Lestari, Dian Asih; Agustina, Emi; Lubis, Bustanuddin
Jurnal Korpus Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v9i1.38051

Abstract

The representation of masculinity in literary works reflects the social and cultural constructions that shape gender roles and identities within society. The purpose of this study was to analyze the image of masculinity of male characters in the Short Story Collection Sagra by Oka Rusmini. The method used is descriptive qualitative. This study examines the Short Story Collection Sagra by Oka Rusmini using a structural approach. The data in this study are in the form of quotations that describe the masculinity possessed by male characters in the Short Story Collection Sagra. The data collection technique used is literature study. The data analysis technique is carried out by reading, understanding, identifying, analyzing, determining results and making conclusions. The results of the study show that the image of male masculinity in the Sagra Short Story Collection is a caste system, emotionally strong, rich, rational, independent, brave, loving and affectionate, breadwinner, responsible and sexual. Beynon's image of masculinity that was not found in this study was the concept of narcissistic men and metrosexual men. This study provides results that there is a difference between Balinese male masculinity and the concept of masculinity expressed by Beynon. Traits such as violence, and hooliganism, swearing, drinking beer, and making jokes that are considered demeaning to women are considered negative traits that are rejected as attributes of Balinese masculinity. Balinese masculinity emphasizes the existence of harmony or balance between attributes of masculinity and social norms, making traits that are not in line with Balinese customary values ​​and norms not considered masculine attributes. Masculinity oppresses both men and women—men are burdened by societal expectations, while women become objects of domination to reinforce masculine identity.