Claim Missing Document
Check
Articles

Found 62 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Kebutuhan Proram Studi Reguler Magister Teknik Elektro Telkom University Menggunakan Metode Integrasi Servqual For Higher Education Dan Model Kano Eva Andiana; Yati Rohayati; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom University (Tel-U) merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan program pascasarjana, dimana salah satu program studi yang ditawarkan adalah Teknik Elektro. Kekurangan terhadap layanan Prodi S2 Reguler Teknik Elektro Tel-U membuat pihak perguruan tinggi perlu menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan Prodi S2 Reguler Teknik Elektro Telkom University menggunakan integrasi SERVQUAL for Higher Education dan Model Kano dengan mengidentifikasi 19 atribut kebutuhan layanan Prodi S2 Reguler Teknik Elektro Tel-U. Penelitian dilakukan terhadap 100 responden, diantaranya mahasiswa S2 Teknik Elektro Tel-U, S1 Teknik Elektro, dan S1 Teknik Telekomunikasi Tel-U. Hasil pengolahan SERVQUAL for Higher Education, diperoleh 7 atribut yang kuat, atribut yang telah memuaskan. Hasil pengolahan Model Kano diperoleh 6 atribut dikategorikan sebagai attractive, 6 must-be, 4 one-dimensional dan 3 indifferent. Hasil integrasi kedua metode, menghasilkan 9 kategori yang diprioritaskan menjadi true customer needs yaitu perpustakaan yang nyaman, ruangan kelas yang nyaman, akses internet cepat, kuliah umum dengan dosen tamu, metode pengajaran yang mudah dimengerti, layanan administrasi yang cepat, dosen dapat menjawab pertanyaan mahasiswa, dosen memiliki pengalaman kerja industri dan dosen menguasai substansi keilmuan terkait dengan bidang studi. Kata Kunci: SERVQUAL for Higher Education, Model Kano, Kepuasan Penerima Layanan, True Customer Needs.
Analisis Kelayakan Investasi Bisnis Tepung Tapioka Pt. Biofuel Bigcassava Hidayah Berdasarkan Aspek Pasar, Teknis, Lingkungan Dan Finansial Untuk Pasar Di Kota Bandung Winda Zairina; Endang Chumaidiyah; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Singkong merupakan salah satu bahan pangan mengandung karbohidrat selain nasi. Oleh karena itu, singkong menjadi sumber pangan yang banyak dicari di Indonesia. Tetapi, di Indonesia harga jual singkong memiliki tingkat yang rendah yaitu sekitar Rp.800-Rp.1000 per kilogram. Hal ini yang mendasari PT. Biofuel Bigcassava Hidayah untuk mengolah singkong menjadi produk dengan nilai jual yang lebih tinggi. PT. Biofuel Bigcassava Hidayah atau yang disingkat PT. BBH akan mengolah singkong yang dihasilkan perkebunan yang dimiliki PT. BBH menjadi tepung tapioka. Tepung tapioka dipasaran memiliki harga jual lebih tinggi dibandingkan dengan singkong yaitu dikisaran harga Rp. 5000 – Rp.7000 per kilogram. Sehingga diharapkan dengan mengolah produk singkong menjadi tepung tapioka PT. BBH mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibanding dengan hanya menjual singkong mentah ke pasaran. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis kelayakan untuk bisnis tepung tapioka yang akan dijalankan PT. BBH. Penelitian dilakukan pada 4 aspek kelayakan. Dari aspek pasar pangsa pasar yang menjadi tujuan penelitian adalah pabrik kerupuk di Kota Bandung, pasar sasaran yang akan dipenuhi oleh perusahaan adalah 5% dari kekurangan pasokan tepung tapioka. Untuk aspek teknis kapasitas produksi berdasarkan kemampuan pasokan tepung tapioka perusahaan dan kebutuhan teknis disesuiakan dengan kapasitas produksi dari perusahaan. Dari segi aspek lingkungan, pengolahan limbah dari hasil tepung tapioka diolah dengan baik sehingga menjadi bermanfaat untuk lingkungan sekitar. Dari segi aspek finansial, proyeksi dilakukan untuk periode 5 tahun kedepan. Hasil perhitungan menunjukkan nilai NPV = Rp 1.511.548.767, IRR = 26,1% dan Payback Periode = 3,25. Jika dilihat dari aspek finansial bisnis tepung tapioka yang akan dijalankan PT. BBH dikatakan layak untuk dijalankan. Kata Kunci: singkong, tepung tapioka, analisis kelayakan, NPV, IRR, Payback Periode
Perancangan Indikator Kinerja Perusahaan Dengan Metode Balanced Scorecard (Studi Kasus : Pt. Denso Indonesia) Juwita Darmayanti; Rosad Ma’ali El Hadi; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : PT. Denso Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang komponen otomotif. Pada kondisi existing perusahaan melakukan pengukuran kinerja dalam aspek karyawan sebagai acuan perbaikan kinerja dengan nama Performance Evaluation. Akan tetapi pengukuran kinerja dalam aspek ini tidak dapat mengontrol proses operasional yang ada di perusahaan, pelanggan dan keuangan. Maka itu, diperlukan pengukuran kinerja yang mencakup lini yang lebih luas dan dapat diselaraskan dengan strategi perusahaan untuk mencapai visi dan misi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun indikator kinerja yang tepat sebagai ukuran kinerja untuk tiap perspektif Balanced Scorecard dan menentukan bobot prioritas pada empat perspektif. Tahapan penyelesaian yang dilakukan adalah menentukan strategi berdasarkan visi dan misi setelah itu mendapatkan indikator kinerja. Kemudian melakukan pembobotan untuk mengetahui indikator mana yang lebih penting. Setelah melakukan pembobotan didapatkan bahwa perspektif finansial mendapatkan nilai 35.40%, perspektif customer 26.50%, perspektif proses bisnis internal 17.20%, perspektif learning and growth 20.90%. Perspektif finansial memiliki bobot tertinggi artinya adalah bahwa perspektif finansial lebih penting dibanding perspektif lain. Kata kunci : PT. Denso Indonesia, Balanced Scorecard, Indikator Kinerja dan Pembobotan Abstract: PT. Denso Indonesia is a company engaged in the field of automotive components. In the existing condition of the company perform performance measurement on the aspect of employees as a benchmark performance improvement by the name of Performance Evaluation. However, performance measurement in this aspect can not control the operational processes that exist in the company, customers and finance. Therefore, performance measurements that cover a broader line and can be aligned with the company's strategy to achieve the company's vision and mission. This study aims to develop appropriate performance indicators as performance measures for each Balanced Scorecard perspective and determine priority weights in four perspectives. Stages of completion is done to determine the strategy based on vision and mission after that get the performance indicators. Then do weighting to know which indicator is more important. After weighting is obtained that financial perspective get value 35.40%, customer perspective 26.50%, internal business process perspective 17.20%, learning and growth perspective 20.90%. The financial perspective that has the highest meanings is that the financial perspective is more important than other perspectives. Keywords : PT. Denso Indonesia, Balanced Scorecard, Performance Indicator and Weighting
Studi Kelayakan Bisnis Agen Perjalanan Triplow Paket Jakarta Bali Muhammad Habiburrohman; Endang Chumaidiyah; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Triplow merupakan perusahaan yang bergerak di bidang agen perjalanan. Dalam pemasaran produk Triplow menerapkannya secara online dan offline, namun pemasaran online Triplow lebih cenderung untuk media iklan dan promosi produk sedangkan untuk negosiasi dan pembelian paket perjalanan konsumen lebih memilih secara offline atau bertemu langsung dengan pihak Triplow. Keunggulan produk paket perjalanan Triplow dari Jakarta ke Bali adalah memliki harga yang lebih ekonomi s, destinasi yang jarang dikunjungi, dan paket perjalanan yang lengkap membuat konsumen dapat lebih leluasa dan nyaman dalam perjalanannya ke Bali Aspek pasar ini didapat dengan menyebarkan kuesioner kepada 270 responden yang tinggal di Jakarta. Dari hasil kuesioner nantinya akan dapat menentukan besarnya pasar potensial, pasar tersedia, dan pasar sasaran. Hasil dari kuesioner menunjukkan persentase pasar potensial sebesar 93%, persentase pasar tersedia sebesar 66%, dan persentase pasar sasaran sebesar 0,0225%. Adapun hasil perhitungan dari aspek finansial yang menunjukkan nilai tingkat investasi NPV sebesar Rp. 135,466,318.56, IRR = 27.86% dan PBP = 3,275 tahun. Berdasarkan hasil dari aspek finansial tersebut penulis menyimpulkan bahwa Bisnis Traveling Triplow dinyatakan layak karena nilai IRR yang diperoleh lebih besar dari nilai MARR, dan NPV bernilai positif.. Kata kunci: Agen Travel, Triplow, NPV, IRR, PBP
Studi Kelayakan Pembentukan Kelompok Masyarakat Energi Mandiri Dengan Biogas Memanfaatkan Limbah Mendong Asrie Permata Dini; Rosad Ma’ali El Hadi; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masalah utama pada kerajinan mendong di Tasikmalaya adalah limbah mendong yang menumpuk. Penanganan terhadap limbah mendong dapat dilakukan salah satunya dengan penerapan energi mandiri berupa biogas.Dalam studi kelayakan ini akan dibahas secara mendalam kelayakan instalasi biogas yang akan diimplementasi di kampung Lembur Sawah desa Kamulyan Kabupaten Manonjaya Kota Tasikmalaya. Analisis dilakukan dengan meninjau kelayakan dari aspek pasar sebanyak 92 responden di kampung Lembur Sawah, aspek teknis produksi biogas disesuaikan dengan kapasitas mesin digester dan ketersediaan limbah mendong dari pengrajin., aspek lingkungan pengelolaan limbah biogas dapat diolah kembali menjadi pupuk cair dan padat sehingga limbah dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan aspek finansial berdasarkan perhitungan NPV, BCR, dan PBP dengan proyeksi selama periode 5 tahun. Studi kelayakan ini menunjukkan bahwa implementasi pembangunan biogas layak untuk dijalankan. Kata kunci : limbah mendong, biogas, studi kelayakan, NPV, BCR, PBP
Pemetaan Model Bisnis Dan Rekomendasi Kerangka Regulasi Penyelenggaraan Layanan Cloud Computing Di Indonesia Irvan Nurgiatmo; Endang Chumaidiyah; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cloud computing merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengakses data pribadi melalui komputer dengan akses internet. Dengan potensi pertumbuhan yang terus meningkat dari tahun ke tahun dan berbagai jenis layanan cloud computing yang ditawarkan oleh banyaknya penyedia layanan, diperlukan suatu regulasi agar layanan cloud computing dapat diselenggarakan sebagaimana mestinya. Hal ini yang mendasari adanya tujuan penelitian untuk memetakan model bisnis dan kerangka regulasi penyelenggaraan layanan cloud computing di Indonesia. Sebelum pembuatan kerangka regulasi, perlunya mengetahui model bisnis penyelenggaraan layanan cloud computing di Indonesia. Dalam hal ini, model bisnis yang sesuai digunakan untuk layanan cloud computing adalah model bisnis TMForum yang memiliki lima pilar yaitu marketplace, service offering, value network, technology, dan financial. Kerangka regulasi layanan cloud computing dibuat dengan menggunakan model bisnis serta analisis SWOT sebagai tahapan perencanaan strategi. Menggunakan panduan penyusunan kerangka regulasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, terdapat lima panduan mengapa suatu hal perlu diatur. Kelima panduan tersebut berkaitan dengan adanya target to achieve, resources to manage, right to protect, sovereignty to preserve, dan sustainability to maintain. Keywords : Cloud Computing, Model Bisnis TMForum, SWOT Analysis, Regulasi
Perancangan Kebutuhan Konsumen Jasa Layanan Laundry Deep Cleaning Sepatu Menggunakan Integrasi Service Quality Dan Model Kano Irham Fakhriy; Yati Rohayati; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV.DEF merupakan salah satu jasa laundry sepatu yang ada di Bandung dan memiliki 9 cabang. Selain laundry sepatu, CV.DEF juga memiliki pilihan layanan lain seperti repair, unyellowing dan repaint. Salah satu jenis dari laundry yang ditawarkan oleh CV.DEF adalah layanan deep cleaning. CV.DEF berharap dapat mencapai target pendapatan namun hal tersebut sulit tercapai karena mulai bermunculannya pesaing. Profit utama CV.DEF berasal dari layanan deep cleaning, maka CV.DEF harus memaksimalkan layanan deep cleaning dan meningkatkan jumlah sepatu yang masuk untuk dicuci sehingga nantinya akan meningkatkan profit perusahaan. Untuk itu pihak CV.DEF berencana untuk melakukan pengembangan layanan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen Kata kunci : Shoe Laundry, Laundry, Analisis Kebutuhan, Service Quality, KANO, Integrasi Service Quality dan KANO
Peningkatan Kualitas Website Perusahaan Dkantin Menggunakan Metode Quality Function Deployment Muhammad Hermawan; Husni Aman; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-commerce bisnis berlangsung kian semarak dalam dunia maya terkait dengan makin meningkatnya pengguna internet saat ini. Kemajuan di bidang e-commerce ini dimanfaatkan oleh sebuah perusahaan start up baru yaitu perusahaan Dkantin. Perusahaan ini membuka usaha di bidang makanan dengan target mahasiswa. Perusahaan Dkantin sendiri terletak berdekatan dengan Telkom University. Namun pelanggannya masih sedikit. Penelitian ini dilakukan mengenai apa sebenarnya yang dibutuhkan pelanggan saat ini dengan mengintegrasikan antara kemampuan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan output berupa rekomendasi true customer needs yang perlu diperhatikan sebagai input untuk mengolah data pada metode QFD (Quality Function Development). Penelitian ini diawali dengan tahap pertama, yakni house of quality untuk menentukan karakteristik teknis. Tahap kedua pengembangan konsep yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Tahap ketiga yaitu part deployment sebagai prioritas ataupun critical part. Hasil yang didapat yaitu berupa rekomendasi bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas website, diantaranya menambahkan warna dasar pada tampilan website bisa menggunakan warna primer, menambahkan jumlah tenaga kerja sebanyak tiga orang berdasarkan kondisi yang dimiliki perusahaan Foody, menambahkan kriteria pekerja dengan tingkat pendidikan minimal Diploma Tiga (D3), menambahkan kriteria pekerja dengan pengalaman kerja minimal satu tahun, memperbaiki website agar menu website dapat diakses kembali (ter-update secara berkala), menambahkan media lain yang digunakan untuk registrasi seperti Facebook maupun Google, menambahkan deskripsi pada setiap menu makanan di website, menyewa web hosting minimal 1 perusahaan sebagai tempat penyedia keamanan data website perusahaan salah satu contohnya nusantarahost. Kata kunci : TCN (True Customer Needs), QFD (Quality Function Deployment), House Of Quality, Part Deployment, Critical Part
Analisis Kebutuhan Pelayanan Jasa Pengiriman Paket Kantorpos Dengan Menggunakan Metode Impotance Performace Analysis Arbidinata Setiawan; Husni Amani; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengiriman paket merupakan salah satu usaha jasa pengiriman yang banyak diminati. Perkembangan E-commerce di Indonesia menjadi salah satu pemicu untuk menggunakan jasa pengiriman paket. Salah satu perusahaan yang menekuni profesi perngiriman paket adalah PT. POS Indonesia. Menurut Annual Report Kantorpos 2015, jumlah pengiriman paket menurun dari tahun sebelumnya. Sehingga dengan melihat keadaan tersebut, diperlukan pencarian akar permasalahan yang dihadapi oleh Kantorpos, khususnya pada jasa pengiriman paket pos. kebutuhan dari pelayanan jasa pengiriman perlu diidentifikasi dengan memperhatikan kondisi saat ini dan kondisi ideal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode customers satisfaction index dan importance performance analysis. Hasil penelitian merupakan usulan yang diberikan kepada Kantorpos untuk memperbaiki pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Kata kunci : Importance Performance Analysis, Customer Satisfaction Index, PT. POS Indonesia
Analisis Kebutuhan Pelanggan Pada Website En-zy Di Bandung Menggunakan Integrasi E-servqual Dan Model Kano Muhammad Rafi Rupiantoro; Sari wulandari; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK En-Zy Store merupakan brand fashion yang memiliki feature unik dengan mengkombinasikan produknya dengan unsur batik. En-Zy Store menjual produknya salah satunya melalui website. Berdasarkan hasil survei pendahuluan diperoleh keluhan pada website En-Zy yang menunjukkan ketidakpuasan konsumen terhadap website. Oleh karena itu perlu adanya perbaikan kualitas layanan website En-Zy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan konsumen dan user website En-Zy sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan website dengan menggunakan integrasi EServqual dan Model Kano. Terdapat 24 atribut kebutuhan konsumen dan user yang didapatkan berdasarkan voice of customer. Atirbut kebutuhan digunakan untuk mengukur tingkat kepentingan, tingkat harapan, dan tingkat kenyataan layanan website, mengklasifikasikan atribut kebutuhan berdasarkan dengan dimensi E-Servqual dan Model Kano dan menentukan atribut kebutuhan yang dijadikan sebagai True Customer Needs. Berdasarkan hasil pengolahan E-Servqual didapatkan 14 atribut kuat dan 10 atribut lemah. Sedangkan berdasarkan klasifikasi Model Kano diperoleh 9 atribut yang diprioritaskan dan 6 atribut yang perlu dikembangkan. Rekomendasi dirumuskan berdasarkan hasil pengolahan data yang berisi atribut kebutuhan yang diprioritaskan dan dikembangkan sebagai True Customer Needs. True Customer Needs yang diperoleh adalah website En-Zy mudah diakses, pengembalian produk melalui website En-Zy mudah, pencarian informasi produk mudah, informasi produk pada website En-Zy diperbaharui secara rutin, kelengkapan informasi mengenai produk, data transaksi pada website En-Zy tersimpan dengan aman, kontras warna, ukuran dan jenis font jelas Kata Kunci: E-Commerce, Website, E-Servqual, Model Kano, Integrasi E-Servqual dan Model Kano
Co-Authors -, Ratnawia Aditya Sulistiyo Suwarno Advanni, Muhammad Alifar Agnar Mokhammad Agus Achmad Suhendra Agus Suhendra Akbar Bima Nugrahanto Amelia Fahmawati Subiyanto Andi Sultan Warafakih Anggia Ghassani Arbidinata Setiawan Ardi Kelana Putra Ari Prayogo Ari Ridwan Ari Yanuar Ridwan Arini Nourma Aryaningrum, Ajeng Sarwendah Asrie Permata Dini Asrie Permata Dini Astri Desiana Athfal, Muhammad Aulia, Muhammad Jacka Bagja Bintang Pamungkas Brilliane, Citra Septi Brilliane, Citra Septi Budhi Yogaswara Budi Praptono Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa Christanto Triwibisono Citra Septi Brilliane Citra Septi Brilliane Deden Guna Sasmitha Desi Sembiring Devi Pratami Dimas Anggoro Dini, Asrie Permata Dipta Raga Pratama Dyah, Saskia Elisa Intan Puspita Sari Endang Chumaidiyah Eva Andiana Farda Hasun Fauzan Haeqal Arifin Fauzi, Luthfi Imam Fiorentina, Isqina Rizky Fitriyatul Jannah Hafizh Muhammad Almaraghi Suharja Haryono, Imam Husni Aman Husni Amani Ibnu Junaresi Falah Ilham Hadyan Irham Fakhriy Irvan Nurgiatmo Juwita Darmayanti Kenaka, Saskia Puspa Kinanthi Parasdya Sista Latif, Ummi Khaira Luciana Andrawina M. Yazid Dhiyaulhaq Maria Dellarosawati Idawicaksakti Marina Yustiana Lubis Mohammad Deni Akbar Muhamad Permana Muhammad Arya Furqon Muhammad Athfal Muhammad Bolkiah Muttaqin Muhammad Bolkiah Muttaqin, Muhammad Bolkiah Muhammad Dary Fauzan Muhammad Farid Anas Muhammad Habiburrohman Muhammad Hermawan Muhammad Naqi Syirazi Muhammad Rafi Rupiantoro Muhammad Rafid Amrullah Muhammad Stivandry Wilandria Syofrinaldy Muhammad Tezar Nisa Noviani Sudarman Nopendri Nopendri Nopendri Novreyna Ludmilla Alda Nur Atikah Nur Dining Pawesti Nur Ichsan Utama Nurul Hikmah Sabila Parinding, Elvira Pretty Prima Roza Prima Annisa Karunia Punto Aji Wardhana Puspitasari, Nurfitri Ayu Putra, Ardi Kelana Putu Giri Artha Kusuma R. Fauzi Novianda Rahmat, Dana Azizah Ratnawia - Reizva Ridhallah Rizkan Iskandar Wigena Rosad Hadi Rosad Ma'ali El Hadi Rosad Ma’ali El Hadi Sari Wulandari Sari Wulandari Sari, Tika Purnama Saskia Dyah Saskia Puspa Kenaka Satria Guntara Serly Dwi Ariyanti Sinta Aryani Sri Martini Sri Martini Suci Ramadhani Susi Anantami S Syaeful Mujab Syafira, Jihan Herdiyanti Tien Fabrianti Kusumasari tika purnama sari Tito Try Arto Tri Yatmoko Yuliandono Tungadi, Adri Riawan Wahyu Bagus Rilo Wawan Tripiawan Wia, Ratna Winda Zairina Wiyono Yati Rohayati Yuki Hana Putri Tejima