This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDAMPINGAN LEGALITAS USAHA DAN SERTIFIKASI HALAL ANEKA KERIPIK DI DESA BANJARSARI Sahnur Mulya; Arti Hastuti; Muhammad Faris Tsany Adnandhika; Sosa Sonia Irli; Dian Rachma Putri; Ahmad Miftahul Rizki; Delia Dwi Ananda; Dita Rachmalia; Syalwa Dania Putri
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.10046

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah pendampingan proses penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) melalui platform Online Single Submission, dan Sertifikasi Halal melalui sistem SiHalal. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menerapkan metode wawancara, pengisian dokumen, dan penyuluhan untuk menggali dan menyampaikan informasi terkait aspek legalitas usaha. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pelaku usaha telah berhasil mendapatkan panduan yang akurat untuk melakukan pendaftaran legalitas usaha hingga proses sertifikasi halal dan penerapan sertifikasi SPP-IRT, NIB, dan Sertifikasi Halal pada produk aneka keripik pisang, keripik talas, dan keripik singkong telah memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan strategi promosi dan memperkuat kepercayaan calon konsumen dengan adanya legalitas usaha.
Pendugaan Umur Simpan Frozen Food: Integrasi Metode ASLT-Arrhenius, Variasi Suhu, dan Analisis Label Sahnur Mulya; Muhammad Zainal Fanani
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22816

Abstract

Tanggung jawab produsen pangan dalam menjamin mutu produk hingga ke tangan konsumen antara lain tercermin melalui penetapan dan pencantuman umur simpan pada kemasan, yang menjadi acuan utama konsumen dalam mengonsumsi produk, terutama pangan beku. Penelitian ini bertujuan menduga umur simpan bakso “BANGKA ONE SUKE” dan batagor “J-FOOD” sebagai produk frozen food dengan menerapkan metode Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) berdasarkan model Arrhenius, serta menguji kesesuaian hasil pendugaan dengan informasi pada label kemasan. Penyimpanan dilakukan pada variasi suhu untuk bakso (25°C, 5°C, dan −25°C) dan batagor (25°C, −5°C, dan −18°C), dengan suhu 30°C digunakan sebagai perlakuan akselerasi. Data perubahan mutu organoleptik dianalisis untuk mendapatkan laju penurunan mutu (K) yang selanjutnya dikaji melalui hubungan antara ln K dan 1/T. Hasil menunjukkan bahwa suhu penyimpanan berpengaruh signifikan terhadap laju kerusakan produk, dan model Arrhenius dapat digunakan untuk menduga umur simpan dengan tingkat akurasi yang cukup baik. Terdapat perbedaan antara hasil pendugaan model dengan informasi label, yang dapat disebabkan oleh keterbatasan asumsi model dan faktor lingkungan penyimpanan lainnya.
Sains Sakral dan Etika Bioteknologi Pangan: Tinjauan Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis Rekayasa Genetika (GMO) dalam Perspektif Seyyed Hossein Nasr Sahnur Mulya; Latifah Hanum; Aji Jumiono
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.24017

Abstract

Bioteknologi pangan berbasis rekayasa genetika (GMO) sering dipromosikan sebagai solusi strategis menghadapi krisis pangan, perubahan iklim, dan degradasi lahan global. Namun, landasan pengembangannya berakar pada paradigma sains modern yang bersifat sekuler dan mendesakralisasi alam. Kontras antara pendekatan saintifik "bebas-nilai" dan perspektif sains sakral yang bertauhid memunculkan pertanyaan filosofis mendalam: apakah GMO merupakan bentuk perubahan terhadap ciptaan Allah (taghir khalqillah) yang melampaui kodrat, atau justru wujud optimalisasi alam dalam kerangka amanah kekhalifahan. Penelitian ini menganalisis status ontologis, epistemologis, dan aksiologis GMO melalui perspektif Sacred Science Seyyed Hossein Nasr, dengan mengintegrasikan gagasan Islamisasi ilmu dari Syed Muhammad Naquib al-Attas dan Ismail Raji al-Faruqi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan, analisis ontologis mengungkap bahwa masalah mendasar GMO terletak pada worldview yang mereduksi makhluk hidup menjadi sekadar objek manipulasi teknis dan komoditas. Secara epistemologis, paradigma ilmu bebas-nilai dikritik karena mengabaikan wahyu, sehingga diperlukan rekonstruksi epistemologi tauhid yang menyinergikan wahyu, akal, dan empiris dalam menilai risiko-manfaat GMO. Dari segi aksiologi, penerimaan GMO harus memenuhi prinsip maqaṣid al-syariʿah, ḥalalan ṭayyiban, keadilan sosial, dan kelestarian lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan perlunya membangun paradigma "bioteknologi profetik" yang memadukan kemajuan rekayasa genetika dengan kesadaran kosmos sakral dan etika tauhid.