Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesulitan Belajar Anak Sekolah Dasar M. Khalid Fredy Saputra; Andi Muhammad Adam; Sardi Anto; Yusnita Yusfik; Endang Werdyaningsih; Andi Mutiah Sari
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.274 KB) | DOI: 10.59585/bajik.v1i1.40

Abstract

Kesulitan belajar akademik dapat diketahui oleh guru atau orang tua ketika gagal menampilkan salah satu atau beberapa kemampuan akademik. Sebaliknya, kesulitan yang bersifat perkembangan umumnya sukar diketahui baik oleh orang tua maupun oleh guru karena tidak ada pengukuran-pengukuran yang sistematik seperti halnya dalam bidang akademik.Untuk mencapai prestasi akademik yang memuaskan seorang anak memerlukan penguasaan keterampilan prasyarat. Tujuannya adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kesulitan belajar anak di Sekolah Dasar Negeri. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian sebanyak 80 siswa yang ada di Sekolah Dasar Negeri dengan sampel 45 siswa. Pengambilan sampel menggunakan tehnik porpusive sampling, pengumpulan data menggunakan koesioner, pengolahan data menggunakan program komputer, disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square (p=<0,01). Hasil penelitian didapatkan dengan kesulitan belajar anak sekolah dasar yaitu motivasi belajar p = 0,552, minat belajar p = 0,156, dan lingkungan belajar p =0,001. Kesimpulan dari peneliti ini adalah ada hubungan lingkungan belajar dengan kesulitan belajar di Sekolah Dasar Negeri.
Peran Petugas Kesehatan Terhadap Konsumsi Tablet Zat Besi (Fe) Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Bogor Fika Lestari; Ratna Dewi; Kurniati Nawangwulan; Yusnita Yusfik; Eny Retna Ambarwati; Adity Dwi Treasa; Sri Wahyuni
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8009

Abstract

Anemia in pregnant women can be caused by an increase in oxygen demand so that erythropoietin production in the kidneys also increases. This causes red blood cells (erythrocytes) to increase by 20-30%. This increase is not comparable to the progressive increase in plasma volume, which is 40-45%, so that a hemodilution process (blood thinning) occurs which causes a decrease in Hb concentration. This research method is an analytical survey with a Cross-Sectional research design, namely research on the relationship between two variables in a condition or group of individuals. The results of the Chi-Square test obtained a p Value = 0.020 ≤ α (0.05), this shows that there is a relationship between the role of health workers and the consumption of Fe tablets. The conclusion is that as health workers, they can increase their active role in providing counseling, information counseling and education to pregnant women and their families about consuming Fe tablets and especially to pregnant women to consume Fe tablets during pregnancy.
PROBLEMATIKA PEMUDA ISLAM: KAJIAN STRATEGIS DAKWAH YANG EFEKTIF Deni Rahman; Daud Rasyid; Imam Santoso; Yusnita Yusfik; Wawan Hermawansyah; Syifa Nurlatifah
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 5 No 1 (2025): Maret, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v5i1.835

Abstract

This article aims to examine the potential, issues, and strategic role of young Muslims in preaching, both as subjects and objects. Youth have a central position as agents of social and spiritual change, but they also face internal issues such as a crisis of Islamic identity and a lack of religious understanding, as well as external issues such as the influence of globalization, social media, and economic challenges. The methodology used is literature study with a qualitative approach. Data is obtained through analysis of relevant literature, including the Qur'an, hadith, academic books, and journal articles. This approach aims to deeply explore the potential of young people, identify the issues they face, and formulate practical preaching-based solutions. Findings show that youth have the ability to utilize digital media, art, and popular culture as effective preaching tools. As objects of preaching, they require relevant, dynamic, and dialogue-based approaches to strengthen faith and religious understanding. Synergy between family, educational institutions, scholars, and the community is essential to support the holistic development of young people. Innovative and contextual preaching is expected to strengthen the Islamic identity of youth while also addressing the challenges of modern times. With the right approach, young Muslims can be empowered to become a generation of faith, morality, and positive contribution to society.
Penyuluhan Kesehatan Dan Deteksi Dini Penyakit Jantung Koroner Dengan Pemeriksaan Rekam EKG (Elektrokardiogram) di Muara Angke Kel. Pluit, Kec. Penjaringan Zaenal Zaenal; Rahmat Pannyiwi; Meillisa Carlen Mainassy; Kurniati Nawangwulan; Yusnita Yusfik; Rizki Andita Noviar; M. Khalid Fredy Saputra
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v3i1.514

Abstract

Coronary Heart Disease is an atherosclerotic disease of an inflammatory nature, manifested by stable angina, unstable angina, myocardial infarction (MI), or sudden cardiac death. Symptoms that can arise from Coronary Heart Disease include chest pain, shortness of breath, heart attacks, changes in heart rate, nausea and extreme fatigue. The aim of community service is to evaluate and find the causes of health problems related to heart disease such as chest pain, fatigue, difficulty breathing and dizziness. Know the heart rhythm so you can detect if there is an irregular heart rhythm. The methods used in community service are health education and early detection of coronary heart disease by examining ECG (Electrocardiogram) records. The results of examination of ECG records from 15 residents, 3 people had normal ECG rhythms and 13 people had abnormal ECG rhythms with varying abnormalities. The conclusion is that there are still several risk factors in the group that need to be evaluated, such as smoking, diabetes mellitus, physical activity, family history and blood cholesterol levels.
Hubungan Kompetensi dan Pelatihan dengan Kinerja Tenaga Kesehatan: Kajian Teoritis Yusnita Yusfik; Zulaika Zulaika; Kurnia Nawangwulan; Wawan Hermansyah
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6337

Abstract

Kinerja tenaga kesehatan merupakan salah satu komponen penting dalam keberhasilan penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Kinerja tidak hanya berkaitan dengan kemampuan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh proses pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan peningkatan kompetensi. Artikel ini bertujuan menganalisis secara teoritis hubungan kompetensi dan pelatihan dengan kinerja tenaga kesehatan berdasarkan sintesis beberapa penelitian yang membahas manajemen sumber daya manusia rumah sakit, human capital, pengembangan kompetensi, pelatihan, dan kinerja. Metode yang digunakan adalah kajian teoritis dengan melakukan identifikasi, pengelompokan, perbandingan, dan sintesis terhadap hasil penelitian yang tersedia. Hasil kajian menunjukkan adanya pola yang relatif konsisten bahwa kompetensi merupakan komponen strategis dalam human capital dan memiliki keterkaitan kuat dengan kualitas kinerja tenaga kesehatan. Temuan empiris pada Pusdiklat RSUD dr. Soedarso Pontianak menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dengan koefisien jalur 0,949, T-Statistik 4,521, dan P-Value 0,000. Sebaliknya, pelatihan tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja, dengan koefisien jalur 0,002, T-Statistik 0,011, dan P-Value 0,991. Hasil tersebut menunjukkan bahwa keberadaan pelatihan belum secara otomatis menghasilkan peningkatan kinerja apabila tidak diikuti pengembangan kompetensi, penerapan keterampilan, supervisi, mentoring, dan evaluasi pascapelatihan. Dengan demikian, kompetensi dapat dipandang sebagai mekanisme penting yang menjembatani proses pengembangan sumber daya manusia dengan pencapaian kinerja tenaga kesehatan.