Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI SEBAGAI MEDIA TANAM ORGANIK PADA LAHAN PEKARANGAN Astar, Ismail; Suci, Ida Ayu; Suryani, Rini
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1617

Abstract

The Ornamental Grass Waste Bank (BSRH) is an institution with a cooperative legal entity, the establishment of which is facilitated by the Pontianak City Government through the Pontianak City Environmental Service. Until now, BSRH has focused more on managing inorganic waste in handicraft materials, decorations, and souvenirs. Meanwhile, some organic wastes are processed into organic fertilizers. The obstacle faced by the BSRH is the non-optimal management of organic waste into fertilizer because of the lack of skilled personnel in processing waste into organic fertilizer.  This PKM activity aims to transfer knowledge about organic waste processing using effective decomposing microorganisms. The implementation method used in this activity consists of three stages: preparation, implementation and training, and monitoring and evaluation. Based on the results of the activities that were carried out, it was found that all BSRH members who participated in the training and practice of making bokashi from organic waste gained new understanding and knowledge in utilizing organic waste as bokashi fertilizer and interest in applying it in the future. From the questionnaire given, data showed that 80% of BSRH members had never participated in similar activities, while all BSRH members (100%) stated that the training activity on making bokashi fertilizer from organic waste was useful, providing new knowledge and interest in its application. This training and practice of making bokashi fertilizer can provide knowledge and skills for solving problems regarding organic waste in the surrounding environment into more useful materials.
PELATIHAN HIDROPONIK, AKSI HIJAU WARGA: MERAKIT HIDROPONIK GUNA MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN LOKAL Suyanto, Agus; Nurfitria, Rima; Widarti, Sri; Andayani, Sri; Setiawan, Setiawan; Suryani, Rini; Astar, Ismail; Dominikus Bancin, Hardi; Tutik Purwani Irianti, Agnes; Rahayu, Sri; Ellyta, Ellyta; Asti, Asti; Yuliana Ayen, Rosalina; Oktarianti, Sherly; Aini, Fitriana
Dianmas Bhakti: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Dianmas Bhakti: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54035/dianmas.v2i2.595

Abstract

Hydroponic cultivation training was conducted for residents of Hydroponic cultivation training was conducted for 40 residents of Gang Kuini I Jeruju, West Pontianak District, aiming to address limited land availability and support local food security. This community service program utilized a participatory approach through socialization, hands-on training, and mentoring. The main issues addressed included narrow land constraints, lack of knowledge about modern agricultural technology, and community dependence on vegetable markets for daily needs. The training introduced wick system hydroponics using simple materials that were easy to implement in household yards. The methods included needs assessment, training preparation, technical socialization, hands-on hydroponic equipment construction, seedling planting, and post-training evaluation. Pre-test and post-test evaluation results showed significant improvements: knowledge aspect increased from 41% to 86%, and attitude aspect increased from 50% to 89%. Results showed that 88% of participants expressed interest in trying hydroponics, and 90% believed hydroponics supports local food security. This activity contributed positively toward household food security by enabling residents to produce fresh vegetables sustainably. The training fostered a green movement among residents while reducing household food expenditures and enhancing nutritional quality for families.
Aplikasi Edible coating Pati Biji Durian Terhadap Lama Penyimpanan dan Kualitas Jambu Air Astar, Ismail; Suryani, Rini; Mulyadi, Mulyadi
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 19, No 3 (2025): TEKNOTAN, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol19n3.14

Abstract

Jambu air merupakan salah satu buah tropis yang banyak digemari masyarakat karena rasanya yang manis dan menyegarkan, namun memiliki daya simpan yang relatif singkat pada suhu ruang, yaitu hanya 3–4 hari. Kondisi ini menjadi kendala dalam distribusi dan pemasaran buah segar, sehingga diperlukan teknologi pascapanen yang dapat memperpanjang umur simpannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi edible coating dari pati biji durian terbaik dalam mempertahankan umur simpan dan kualitas jambu air. Penelitian dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu (1) ekstraksi pati dari biji durian, (2) pembuatan larutan edible coating, dan (3) pengaplikasian edible coating pada buah jambu air. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan, dan hasilnya dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) yang dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) atau Tukey pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan edible coating berbasis pati biji durian berpengaruh nyata terhadap karakteristik jambu air, meliputi kadar air, kadar vitamin C, susut bobot, dan total padatan terlarut pada berbagai perlakuan dan lama penyimpanan. Berdasarkan parameter kadar air dan susut bobot, perlakuan dengan pati biji durian 6% memberikan hasil terbaik dalam menekan penurunan kadar air dan susut bobot selama penyimpanan hingga 15 hari pada suhu ruang. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan pati biji durian sebagai bahan dasar edible coating yang ramah lingkungan untuk memperpanjang umur simpan buah tropis seperti jambu air dan mengurangi limbah pertanian yang belum termanfaatkan secara optimal.
ANALISIS MANAJEMEN KOPERASI AGRIBISNIS TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN ANGGOTA KOPERASI HARAPAN INDAH DESA AIR MELES ATAS KECAMATAN SELUPU REJANG KABUPATEN REJANG LEBONG PROVINSI BENGKULU Effendi, Darwan; Sari, Venti Novita; Suryani, Rini; Utami, Rizky Septika; Gustian, Meko
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 13 No. 6 (2026): February: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v13i6.7046

Abstract

Agribusiness cooperatives are economic institutions consisting of agribusiness stakeholders whose primary objective is to empower members through collective enterprise management, enhanced market access, and the provision of capital services and agricultural production inputs. In this context, agribusiness cooperative management plays a vital role in strategic decision-making, operational efficiency, and the development of programs aimed at increasing members’ income. Recent studies indicate that the implementation of effective management strategies can improve members’ welfare through holistic and participatory service delivery. In an era of increasingly dynamic economic competition, agribusiness cooperatives face significant challenges in optimizing their institutional functions to generate tangible economic benefits for members. Recent empirical studies demonstrate that effective cooperative management strategies, such as strengthening member participation, sound financial management, and agribusiness development programs, contribute significantly to improvements in members’ income and overall welfare. Moreover, the member-based nature of cooperatives requires democratic governance mechanisms to ensure active member involvement in the decision-making process.
Penerapan Teknologi Co-Compost Biochar untuk Meningkatkan Produktivitas Sayuran pada Kelompok Tani Mekar Jaya di Desa Sungai Rengas Kalimantan Barat: Upaya Peningkatan Kualitas Tanah Aluvial dan Produktivitas Sayuran Suryani, Rini; Masulili, Agusalim; Syafril Hayat, Edy
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2212

Abstract

Kelompok Tani Mekar Jaya di Desa Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat menghadapi permasalahan produktivitas rendah akibat kondisi tanah pasang surut yang miskin bahan organik. Produktivitas sayuran hanya mencapai 4-6 kg per m² per musim tanam, jauh di bawah potensi optimal 10-12 kg per m². Di sisi lain, desa ini memiliki limbah organik melimpah berupa eceng gondok (500 kg/minggu) dan batok kelapa (500 kg/bulan) yang belum dimanfaatkan optimal. Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan memberdayakan petani melalui pengenalan dan penerapan teknologi co-compost biochar sebagai pembenah tanah berbasis potensi lokal. Metode kegiatan meliputi sosialisasi konsep pertanian berkelanjutan, pelatihan pembuatan co-compost biochar secara partisipatif, pendampingan aplikasi pada demplot sayuran, dan evaluasi menggunakan kuisioner pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti 15 anggota Kelompok Tani Mekar Jaya selama enam bulan (Maret-Juli 2025). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dari 40% menjadi 82% dan keterampilan dari 45% menjadi 87%. Petani mampu memproduksi co-compost biochar secara mandiri dan mengaplikasikannya pada budidaya cabai, bawang daun, kembang kol, dan seledri. Terbentuk kesadaran baru tentang nilai ekonomi limbah organik dan pengurangan ketergantungan terhadap pupuk kimia. Inisiatif pemanfaatan pekarangan sebagai lahan produktif mulai bermunculan di kalangan petani. Teknologi co-compost biochar terbukti menjadi solusi berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lahan pasang surut lainnya untuk meningkatkan kesuburan tanah, produktivitas pertanian, dan pengelolaan limbah organik berbasis pemberdayaan masyarakat.