Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERSEPSI PETANI TERHADAP PERAN PENYULUH PERTANIAN DI KECAMATAN KULO KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Astrini Padapi; Ayu Ashari; Nur Hikmah; Fany Pebriani Zay; Ayu Santri
Jurnal Agriovet Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v6i1.983

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi petani di desa Maddenra, Bina Baru, Kulo, dan Abbokogang, Kecamatan Kulo, dan Kabupaten Sidenreng Rappang terhadap fungsi penyuluh pertanian. Dari Maret hingga Juni 2023, dalam jangka waktu 3 bulan 21 hari, penelitian ini dilakukan. Data sekunder dan primer digunakan dalam penyelidikan ini. Wawancara langsung dengan petani menggunakan kuesioner memberikan data primer, sedangkan data sekunder berasal dari Badan Penyuluhan Pertanian (BPP), Kabupaten Kulo, dan Kabupaten Sidenreng Rappang. Petani dampingan Balai Penyuluhan dan Pertanian (BPP) dijadikan sebagai populasi penelitian, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah pendekatan non-probability sampling. Masyarakat yang dilayani oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Kec. Kulo dijadikan sebagai populasi penelitian, dan sampel penelitian didasarkan pada arah utara, selatan, timur, dan barat sentra pertanian. Dengan total skor persepsi petani terhadap peran penyuluh pertanian sebesar 6.007 dan indeks persepsi sebesar 80%, analisis data menggunakan skala Likert yang didasarkan pada jawaban atas 25 pertanyaan untuk mengukur persepsi petani terhadap penyuluh. Hasilnya, persepsi petani tergolong baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sejauh mana persepsi penyuluh pertanian yang kompeten oleh petani di desa Maddenra, Abbokongang, Kulo, dan Bina Baru di Kabupaten Kulo.
KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA: CONTRIBUTION OF RICE FARMERS' INCOME TO HOUSEHOLD INCOME Nur Hikmah; Astrini Padapi; Ayu Wulandary
Jurnal Agriovet Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/c91p3c54

Abstract

Jumlah uang yang diperoleh masyarakat selama kurun waktu tertentu sebagai imbalan atas kontribusi terhadap penciptaan barang nasional disebut dengan pendapatan (Suparyanto, 2016). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pendapatan petani padi di Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap terhadap pendapatan rumah tangga. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Maret 2024. Data penelitian diambil melalui wawancara langsung dengan petani. Dan teknik pengambilan sample menggunakan pendekatan Probability sampling yaitu cluster random sampling. Petani di Sipodeceng yang dijadikan sampel, penelitian ini dibagi berdasarkan status petani yaitu petani pemilik penggarap, petani pemilik dan petani penggarap. Dengan hasil kontribusi pendapatan petani pemilik penggarap terhadap pendapatan rumah tangga 76,49 % dengan tingkat kontribusi sangat baik, sedangkan kontribusi pendapatan petani penggarap terhadap pendapatan rumah tangga 65,60 % dengan tingkat kontribusi sangat baik, dan kontribusi pendapatan petani pemilik terhadap pendapatan rumah tangga 74,83 % dengan tingkat kontribusi sangat baik.
Effectiveness of Teaching Assistance Implementation at SMA Kristen Rantepao as an Embodiment of the Independent Learning - Independent Campus (MBKM) Program Sam Hermansyah; Nur Hikmah; M.Halil Gibran; Nur Rahma; Isumarni Isumarni; Nurul Faradillah; Aditia Guntur; Aliffia Putri Saharani
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i2.8592

Abstract

This study evaluates the implementation of teaching assistance as an embodiment of the Independent Learning - Independent Campus (MBKM) program, focusing on its effectiveness for both educators and students at the high school level. Conducted at SMA Kristen Rantepao, the research employs a quantitative approach, utilizing digital questionnaires via Google Forms to gather data. The findings center on three key aspects of student activities: (a) interaction and socialization levels, (b) collaboration with teachers, and (c) emotional connections with students to boost motivation and learning enthusiasm. The results demonstrate a significant positive impact, with educators acknowledging the program's role in easing their teaching burdens and inspiring students with innovative and creative teaching methods. This program has been identified as effective in enhancing student learning engagement and fostering collaboration among all stakeholders. To optimize the outcomes, it is recommended to provide comprehensive training for participating students.
Common Grammatical Errors in Students’ Writing: A Qualitative Error-Analysis Study Nur Hikmah; Sam Hermansyah; Jumiati Jumiati; Zulkifli N; Sri Rahayu; Nuraeni Syarif; Syamsuriani Syamsuriani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2178

Abstract

This qualitative study investigates the common grammatical errors produced by English as a Foreign Language (EFL) students in written tasks, and explores possible underlying causes as reported by the students. Using an error-analysis framework, 60 undergraduate learners’ short essays were analyzed for grammatical errors; follow-up semi-structured interviews were conducted with 12 volunteers to probe students’ awareness and perceived causes. Findings indicate that article/determiner misuse, verb tense and aspect errors, subject-verb agreement, preposition misuse, and word order/sentence structure problems are among the most frequent error types. Interview data suggest that first-language transfer, inadequate exposure to grammatical input, faulty internalization of rules, and limited proofreading strategies contribute to recurring mistakes. Pedagogical implications include focused grammar instruction within writing contexts, increased corrective feedback that highlights patterns rather than isolated errors, and explicit metalinguistic awareness activities. The study contributes up-to-date qualitative evidence on error patterns and student perspectives to inform EFL writing pedagogy.