Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

UVTron SEBAGAI SENSOR PENDETEKSI API Arifin, Tri Nur; Yapie, Any K; Ilman, Syaeful
Jurnal Tera Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Tera (Maret 2021)
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Dian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.2 KB)

Abstract

Hingga sekarang banyak robot-robot yang diciptakan dari tangan-tangan kreatif, diantaranya robot pemadam api. Begitu banyak sensor-sensor yang digunakan pada robot pemadam api, salah satunya dalah sensor api. Begitu banyak sensor api yang beredar dipasaran salah satunya adalah sensor api UVTron Hamamatsu. Sensor api ini memiliki 2 buah bagian, yaitu bagian rangkaian driver dan tabung flame. Penelitian ini bertujuan merancang, percobaan dan menganalisis dari kekuatan jarak jangkauan sensor api UVTron untuk mendeteksi keberadaan api di sekitarnya. Setelah melakukan perancangan, percobaan dan analisis, maka dapat disimpulkan bahwa sensor api UVTron dengan menggunakan modul driver C10423 dapat bekerja dengan baik. Karena dari penelitian yang dilakukan, peneliti mendapatkan data bahwa sensor UVTron ini dapat mendeteksi keberadaan api sejauh 540 cm dengan posisi titik api berada di sudut 00 dari tabung flame UVTron. Serta didapat lokasi-lokasi yang menurut datasheet tidak terdeteksi tapi pada prakteknya terdeteksi dengan baik. Ini membuktikan bahwa sensitifitas pada UVTron sangat baik.
ALAT PENDETEKSI KEBOCORAN GAS ELPIJI Nur Arifin, Tri; Febriyani Pratiwi, Ganjar; Janrafsasih, Arra
Jurnal Tera Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Tera (Maret 2022)
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Dian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.796 KB)

Abstract

Gas Elpiji merupakan suatu gas yang mudah terbakar jika terdapat titik atau percikan api di sekitarnya. Tidak sedikit kasus ledakan dan kebakaran rumah diakibatkan dari kebocoran gas Elpiji baik dari tabungnya, regulatornya maupun selangnya yang sudah tidak baik kondisinya atau rusak. Untuk mencegah terjadinya keracunan maupun kebakaran akibat kebocoran gas Elpiji, maka diperlukan suatu alat yang dapat mendeteksi serta menanggulangi kebocaran gas Elpiji di dapur. Yaitu alat pendeteksi kebocoran gas Elpiji yang terhubung dengan buzzer untuk peringatan dan kipas penyerap udara (Exhaust Fun) untuk menyerap gas Elpiji agar dapat dibuang langsung ke udara bebas. Alat ini untuk mendeteksi gas butana atau propane yang terdapat pada gas Elpiji. Penelitian ini dengan metode perancangan alat dan pengujian alat agar dapat hasil yang maksimal sesuai yang diinginkan. Hasil dari penelitian ini yaitu ketika kebocoran gas lebih besar sama dengan 500ppm maka alat akan mebunyikan buzzer, namun jika kebocoran gas lebih besar sama dengan 1000ppm maka sensor akan mengaktifkan buzzer dan exhaust fun.
Sensor Ultrasonik Sebagai Sensor Jarak Nur Arifin, Tri; Pratiwi, Ganjar Febriyani; Janrafsasih, Arra
Jurnal Tera Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Tera (September 2022)
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Dian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.37 KB)

Abstract

Sensor jarak banyak diaplikasikan diberbagai keperluan, yaitu salah satunya sensor jarak pada mobil untuk mendeteksi benda disekitar mobil saat ingin parkir. Sensor jarak tersebut akan memberitahukan kepada pengemudi bahwa terdapat benda di sekitar mobil dengan jarak-jarak tertentu dengan bunyi alarm. Semakin deket jarak mobil dengan benda maka semakin cepat juga bunyi alarm-nya. Sensor jarak ultrasonik yaitu sensor jarak yang memanfaatkan gelombang bunyi ultrasonik untuk mendeteksi objek di depanya. Namun, pada kenyataanya, objek atau target tidak memiliki bentuk yang sama.Penelitian ini memiliki tujuan, yaitu untuk mengetahui jarak maksimal sensor ultrasonik yang dapat dicapai dengan hasil terbaik dan bentuk bidang pantul yang efisien bagi sensor ultrasonik untuk memantulkan gelombang dengan baik. Hasil dari penelitian ini, yaitu pada jarak 180 cm (pengukuran penggaris) didapat hasil pengukuran sensor jarak dari benda pantul tabung 176 cm, sedangkan benda pantuk balok hasil pengukuran jaraknya 173 cm. Dan didapat jarak masimal yang dapat diukur oleh sensor ultrasonik HC-SR04 yaitu 515 cm.
Analisis Sentimen Komentar Pengguna Aplikasi Duolingo Menggunakan Metode Support Vector Machine dan Navie Bayes Laple Satria Putra, Rani; Nur Arifin , Tri; Redha Rahadani, Muhammad
Jurnal Multimedia dan Teknologi Informasi (Jatilima) Vol. 7 No. 03 (2025): Jatilima : Jurnal Multimedia Dan Teknologi Informasi
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jatilima.v7i03.1647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen ulasan pengguna terhadap aplikasi Duolingo yang diunduh dari platform Google Play Store. Sebanyak 211.664 komentar dikumpulkan melalui metode web crawling menggunakan bahasa pemrograman Python, kemudian diproses melalui tahapan preprocessing yang mencakup case folding, pembersihan data, tokenisasi, penghapusan stopword, normalisasi, dan stemming. Proses ini dilanjutkan dengan pemberian bobot kata menggunakan metode Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) untuk mengonversi data teks menjadi representasi numerik. Model klasifikasi kemudian dibangun menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) dan Naive Bayes untuk mengklasifikasikan sentimen ke dalam tiga kategori: positif, negatif, dan netral. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa algoritma SVM memiliki kinerja lebih stabil dan akurat dibandingkan Naive Bayes, dengan akurasi mencapai 95%. Meskipun demikian, kedua model menunjukkan keterbatasan dalam mengklasifikasikan sentimen netral dan negatif akibat ketidakseimbangan distribusi kelas dalam data, di mana kelas positif mendominasi secara signifikan. Hal ini tercermin dari rendahnya nilai precision, recall, dan f1-score pada kelas minoritas. Berdasarkan hasil 10-Fold Cross Validation, SVM terbukti lebih konsisten dalam menghasilkan akurasi tinggi di berbagai skenario pengujian, menjadikannya pilihan yang lebih andal dalam analisis sentimen multi-kelas terhadap data ulasan aplikasi.
PENINGKATAN STABILITAS JARINGAN MELALUI REDUNDANSI DUAL ISP DENGAN METODE LOAD BALANCING PCC DAN FAILOVER PADA PT. XYZ Muhamad Fahrizal Praditya; Tri Nur Arifin
INFOTECH journal Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/infotech.v11i2.15611

Abstract

Dalam era digital yang sangat bergantung pada konektivitas, kestabilan jaringan internet menjadi kebutuhan utama bagi perusahaan yang bergerak di sektor layanan, termasuk PT. XYZ (PT. XYZ). Ketergantungan pada satu penyedia layanan internet (ISP) telah menimbulkan berbagai permasalahan, seperti gangguan koneksi dan downtime yang berdampak pada operasional perusahaan dan kualitas layanan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan solusi redundansi jaringan dengan memanfaatkan dua ISP melalui protokol Border Gateway Protocol (BGP) dan metode failover untuk meningkatkan kualitas koneksi internet. Metode yang digunakan mencakup perancangan sistem dual ISP dengan pendekatan Load Balancing menggunakan Per Connection Classifier (PCC) serta implementasi failover untuk menjamin kontinuitas koneksi ketika salah satu ISP mengalami gangguan. Evaluasi kinerja dilakukan dengan mengukur parameter jaringan seperti latency, throughput, kecepatan akses, dan waktu downtime sebelum dan sesudah penerapan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi ini mampu meningkatkan kestabilan jaringan, mengurangi downtime, serta meningkatkan produktivitas karyawan dan kepuasan pelanggan. Pengujian kecepatan internet pada sisi pengguna menggunakan aplikasi Speedtest oleh Ookla menunjukkan kecepatan unduh sebesar 102,70 Mbps dan ping 13 ms, serta kecepatan unggah sebesar 101,09 Mbps dan ping 4 ms. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem jaringan dual ISP mampu menyediakan akses internet yang tinggi, stabil, dan responsif baik untuk aktivitas download maupun upload.
Penguatan Literasi Etika Dan Risiko Kecerdasan Artifisial Bagi Guru SMP Di Kabupaten Karawang Uus Rusmawan; Tri Nur Arifin; Henri Septanto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBJ Vol. 9 No. 1 (2026): January - May 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/spz3n673

Abstract

The widespread use of Artificial Intelligence (AI) in education has brought significant changes and raised ethical challenges, such as data privacy risks, algorithmic bias, and potential breaches of academic integrity. This Community Service (PKM) activity aimed to strengthen the understanding of 30 junior high school teachers in Karawang Regency regarding the ethics and risks of using AI in learning. The implementation method applied a participatory action learning approach through three main stages: preparation, technical workshops (digital literacy, coding basics, and ethical AI), and post-training mentoring. The program evaluation results showed a measurable level of success. Teachers' cognitive understanding of the concepts and ethical implications of AI increased by 33,33%, as evidenced by an increase in the average pre-test score from 60 to 80 in the post-test. From a practical aspect, 100% (or 30 teachers) successfully developed outputs in the form of learning modules that integrate AI ethics into Informatics subjects. The final survey also showed that 95% of participants considered the program relevant and applicable, marked by the formation of a collaborative learning community among teachers. This program confirms that measurably strengthening AI ethics literacy for educators is crucial in preparing a responsible digital generation.
Edukasi Efisiensi Energi Listrik bagi Lansia di Desa Jatisampurna, Kota Bekasi Tri Nur Arifin; Sulistyo Widodo; Riesa Syariful Akbar; Edwar Christoper Pendjol
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JPMI - April 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3344

Abstract

Lansia merupakan fase dimana tenaga sudah mulai berkurang dan penghasilanpun sudah minim ataupun sudah tidak ada lagi, namun kehidupan masih tetap harus berlanjut. Penggunaan listrik yang tidak tepat dan perilaku yang salah membuat pemborosan dalam penggunaan listrik yang nanti berdampak pada biaya penggunaan listrik yang besar, maka dari itu dibutuhkan informasi tentang manajemen listrik. Pengabdian Kepada Masyarakat ini memiliki tujuan yang baik untuk para lansia, yaitu memberikan pengetahuan dalam pemakaian perangkat listrik agar dapat menggunakan dengan bijak, mensosialisasikan peralatan listrik rumah tangga yang hemat energi listrik, serta memberikan pemahaman mengenai penggunaan penerangan yang tepat sesuai standar dan kegunaanya. Metode yang dilakukan, yaitu penyuluhan tentang manajemen energi listrik yang efisien kepada para peserta, penyerapan informasi oleh para peserta dari pemaparan informasi, penerapan informasi yang peserta terima dalam kehidupan sehari-hari, dan pengamatan peserta dari hasil penerapan informasi yang diterima. Dari hasil penyuluhan didapat bahwa terdapat peningkatan pemahaman peserta yang tadinya nilai rata-ratanya yaitu 2,6 menjadi 4,2 meningkat sekitar 1,6 dari hasil kuisioner yang dilakukan di awal dan di akhir penyuluhan. Dengan acara sosialisa yang berjudul Edukasi Efisiensi Energi Listrik bagi Lansia di Desa Jatisampurna, Kota Bekasi  berdampak positif dalam penggunaan listrik yang membuat biaya listrik akan lebih murah.
45-nm feasibility A Comprehensive Review of SRAM Design Using Modified Gate Diffusion Input (MGDI) Erfiana Wahyuningsih; Ganjar Febriyani Pratiwi; Tri Nur Arifin
JURNAL INFOTEL Vol 18 No 1 (2026): February
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v18i1.1450

Abstract

This paper presents a systematic literature review on the feasibility and practicality of implementing Modified Gate Diffusion Input (MGDI) logic for a static random access memory(SRAM) design at the 45-nm technology node. The study consolidates prior simulation-based and analytical findings to evaluate MGDI as a low-power alternative to conventional CMOS in memory circuits. Results highlight that MGDI enables significant reductions in dynamic power consumption, particularly in peripheral circuits such as decoders and drivers, where switching activity dominates. Average leakage power was also reduced by approximately 20%, with up to a 40% reduction observed in stacked configurations, owing to the intrinsic characteristics of MGDI structures. Stability analysis indicated that hold Static Noise Margin (SNM) remained comparable to CMOS cells, while read SNM improved by 5–10% due to the stacking effect and the use of swing-restoration transistors. A moderate delay penalty of about 10% was identified at the bit-cell level, but the difference was offsetby faster operation in MGDI-based peripheral circuits, resulting in improved energy-delay efficiency overall. Importantly, MGDI can be fabricated using standard CMOS processes without requiring exotic modifications, demonstrating practical compatibility. These findings suggest that MGDI is a promising candidate for ultra-low-power memory applications, particularly in Internet of Things (IoT) and energy-harvesting devices.
4×1 Quarter-Circle Notched array antenna with independent feeding for enhanced beam steering mechanism at C-band frequency Tri Nur Arifin; Ganjar Febriyani Pratiwi; Erfiana Wahyuningsih; Arief Budi Santiko; Suisbiyanto Prasetya; Dian Rusdiyanto; Syah Alam; Yohanes Galih Adhiyoga
SINERGI Vol. 30 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/sinergi.2026.2.008

Abstract

One of the main challenges in microstrip antenna design is achieving adaptive beam steering. Such mechanism cannot be realized using an antenna array with a corporate feeding technique; instead, each antenna element must be fed independently with specific phase differences to steer the beam as needed. This study aimed to develop a microstrip antenna that can adjust its beam direction by applying an independent feeding technique to a 4×1 microstrip array. The theoretical development focused on calculating the required progressive phase shifts for each antenna element to achieve target steering angles. The proposed beam steering mechanism was implemented using a power splitter and 6-bit digital phase shifters connected to each element of the novel array design. This configuration successfully achieved a beam steering range of approximately ±36°, resulting in a total coverage of about 72°. The simulation results showed that the 4×1 array antenna achieved a gain of 10.11 dBi. Fabrication and measurement of the single element antenna with Quarter-Circle Notched (QCN) elements worked at frequency of 3.47 – 3.57 GHz with a bandwidth of 100 MHz. The measured 4×1 QCN array demonstrated performance within 3.32 – 3.75 GHz, achieving a better bandwidth of 430 MHz. The results also demonstrated that optimal gain could be achieved by adjusting the element spacing. Furthermore, variations in phase shift had been shown to enhance the antenna's beam scanning capability beyond theoretical expectations.
Enhancing Algorithm Literacy and Digital Content through Technical Guidance on Coding and Artificial Intelligence for Junior High School Teachers in Karawang Regency Uus Rusmawan; Henri Septanto; Tri Nur Arifin
Community Service Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mardira Vol. 2 No. 1 (2026): Community Service in Indonesia
Publisher : Politeknik Mardira Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71266/csj.v2i1.110

Abstract

The rapid development of digital technology and Artificial Intelligence (AI) requires teachers to possess algorithm literacy competencies and the ability to utilize digital technology in learning processes. However, many junior high school teachers in Karawang Regency still face limitations in understanding coding concepts and the pedagogical use of AI. This Community Service Program (PkM) aims to enhance algorithm literacy and digital content creation skills of junior high school teachers through project-based technical guidance. The method employed was a participatory workshop using a Project-Based Learning approach, complemented by online mentoring. The participants consisted of 25 junior high school teachers in collaboration with LPK Maxy Academy. The results showed an average increase of 75% in teachers’ understanding of algorithm literacy and AI utilization based on pre-test and post-test comparisons. In addition, teachers successfully produced digital modules, interactive quizzes, and AI-based learning media. This program contributed to improved teacher work efficiency and encouraged more interactive and contextual learning. The findings indicate that technical guidance on coding and AI is effective in improving teachers’ digital competencies.