Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Public relations' robot: utopia or reality? Dendi Pratama; Mateo Jose A. Vidal; Dade Prat Untarti; Dian Wardiana Sjuchro; Rahmatiah
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v7i2.6687

Abstract

In 2023, AI has become an integral part of daily life, swiftly embraced in both developed and smaller countries. This research focuses on raises the question: is AI a utopia or an inevitability, given the disruptions it brings to the digital landscape? Using Roger Fidler's mediamorphosis analysis, this research suggests that AI leans more towards a utopian outlook, where its disruptive impact allows for critical evaluation. The study aims to understand AI's value and conceptualisation in society. By recognising AI's transformative influence, this research contributes to the discourse by highlighting its potential as a utopian force while acknowledging its inevitable role in shaping the future.
Pemanfaatan Kacang Hijau untuk Produksi Bakpia sebagai Upaya Edukasi Gizi dan Pencegahan Stunting di Desa Hutadaa Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo Hapsawati Taan; Rahmatiah; Nuryana Fadila; Astika Firdasari; Fitriani Malatia; Saskia Aulia Gani; Nidaurrahmah Usman; Taufik Hidayat; Rifki Suaib9; Yusuf Karim
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus "The Role of Community Service in Increasing Children's Educational
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/b76a2r30

Abstract

This community service aims to empower the residents of Hutadaa Village through training in the production of mung bean bakpia as a healthy snack alternative to support stunting prevention. This activity is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education, encompassing education, research, and community service. Considering the high prevalence of stunting in Indonesia, the program seeks to increase community awareness about nutritious food consumption and encourage economic independence based on local agro-industry. The results showed high participant enthusiasm, improvement in technical skills, and the emergence of community initiatives to optimize the potential of mung beans.    
Penguatan Home Industri Kayu Desa Woloan melalui Pemetaan Masalah Sosial untuk Pengembangan Usaha Lokal Dewinta Rizky. R Hatu; Sabrina Nadia; Rauf A. Hatu; Rahmatiah; Funco Tanipu
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2921

Abstract

Home industri kayu di Desa Woloan merupakan salah satu potensi ekonomi lokal yang berkembang berbasis keterampilan turun-temurun dan kearifan lokal masyarakat. Meskipun telah dikenal luas, keberlanjutan usaha ini masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan teknologi produksi, pola pemasaran yang masih konvensional, lemahnya kerja sama antar pengerajin, serta minimnya regenerasi pelaku usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memetakan permasalahan sosial yang memengaruhi perkembangan home industri kayu serta mendorong penguatan usaha lokal secara berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, diskusi kelompok, dan lokakarya partisipatif dengan para pengerajin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemetaan sosial mampu mengidentifikasi hambatan utama sekaligus potensi pengembangan, terutama dalam penguatan hubungan sosial, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran. Pengabdian ini berkontribusi dalam menumbuhkan sikap keterbukaan dan kolaborasi antar pengerajin guna mendukung keberlanjutan industri kayu Desa Woloan.
PERCERAIAN PASANGAN USIA MUDA DI DESA MOUTONG BARAT KECAMATAN MOUTONG KABUPATEN PARIGI MOUTONG Marsanda N Giu; Rauf Hatu; Rahmatiah
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v7i3.105063

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kasus perceraian pasangan usia muda di Desa Moutong Barat, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor ekonomi yang lemah, rendahnya pendidikan, usia yang masih muda, kurangnya pengalaman, dan komunikasi yang tidak efektif dalam rumah tangga. Selain itu, kekerasan dalam rumah tangga akibat kebiasaan minum minuman keras juga menjadi penyebab utama keretakan hubungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi, melibatkan lima pasangan muda yang telah bercerai serta aparat desa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga, dan ketidakmampuan mengelola konflik menjadi penyebab utama perceraian. Oleh karena itu, pencegahan perceraian perlu difokuskan pada peningkatan kesiapan menikah, penyuluhan keluarga, dan pemberdayaan ekonomi bagi pasangan muda agar tercipta rumah tangga yang harmonis dan stabil.
KEBERTAHANAN PENGRAJIN KARAWO DI DESA LOPO KECAMATAN BATUDAA PANTAI KABUPATEN GORONTALO Sitiyunaningsi Ibrahim; Rahmatiah; Sainudin Latare
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v7i3.105067

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebertahanan pengrajin karawo di Desa Lopo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo. Fokus penelitian meliputi peran perempuan, bentuk kebertahanan, serta faktor pendukung dan penghambat industri karawo. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan berperan penting dalam menjaga karawo sebagai warisan budaya sekaligus sumber penghasilan keluarga. Kebertahanan pengrajin terlihat dari dua aspek, yaitu budaya dan ekonomi. Faktor pendukungnya meliputi kecintaan terhadap karawo, keterampilan, dan solidaritas, sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya pembeli, minimnya dukungan pemerintah, dan rendahnya minat generasi muda. Berdasarkan teori Sistem Sosial Talcott Parsons, pengrajin mampu bertahan melalui adaptasi ekonomi, pelestarian budaya, solidaritas sosial, dan pewarisan keterampilan. Namun, lemahnya regenerasi dan terbatasnya dukungan pemerintah dapat mengancam keberlanjutan industri karawo di masa depan.
TRANSPORMASI NILAI KEARIFAN LOKAL DIKILI DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD NEGERI 2 BULAWA KABUPATEN BONE BOLAGO Estelin Yantu; Rahmatiah; Ramli Mahmud
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr
Publisher : Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Mahasiswa UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jimrf.v14i1.13669

Abstract

This study explores how the transformation of Dikili’s local wisdom supports character development among students at SDN 2 Bulawa. Using a qualitative descriptive approach, it focuses on three aspects of moral growth: moral knowing, feeling, and action. Moral knowing is developed through religious and social values taught during morning zikir sessions, emphasizing love for the Prophet, sincerity, and sharing. Moral feeling emerges from students’ involvement in preparing tolangga for the Dikili procession, fostering solidarity and cooperation. Moral action is seen in students’ behavior—actively joining Dikili activities, helping peers, keeping their environment clean, and showing respect to teachers. The study concludes that integrating Dikili traditions plays a key role in shaping students’ moral understanding, emotional awareness, and ethical behavior.