Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Membangun Generasi Anti Korupsi: Penyuluhan Awal untuk Peserta Didik Yayasan Al Azka Kamila Tangerang Selatan, Banten Agus Sriyanto; Said; Muhamad Jusmansyah; Yuni Kasmawati; Yugi Setyarko; Rina Ayu Vildayanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v3i2.1635

Abstract

Korupsi merupakan hal yang tidak asing lagi bagi peserta didik. Dampaknya yang sangat masif membutuhkan sistem yang baik untuk dapat melakukan pencegahan terhadapnya. Salah satu yang dapat dilakukan adalah melakukan penyuluhan mengenai bahaya korupsi sejak dini. Siswa khususnya peserta didik di Yayasan Al Azka Kamila Indonesia Kavling Bermis Blok B3 No 132, RT.07/RW.04, Cisauk, Kec. Cisauk, Tangerang, Banten 15341, diharapkan masih memiliki kesempatan untuk dapat membentuk karakter yang anti akan korupsi. Oleh karena itu, Disini kami sebagai Dosen Universitas Budi Luhur memberikan sedikit edukasi kepada siswa didik program penyuluhan mengenai anti korupsi perlu dilakukan dengan tujuan memberi pendidikan mengenai korupsi dan bahayanya, serta mencegah terjadinya korupsi sejak dini. Materi yang disampaikan dengan berbagai metode menyebabkan peserta yang masih peserta didik mudah dan gembira dalam menerima materi.
Bangsa Berliterasi dan Peduli Negeri: Integritas Berbudi Luhur Maruji Pakpahan; Said; Yuni Kasmawati; Agus Sriyanto; M.Jusmansyah; Astrid Dita Hakim
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 3 No. 3 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v3i3.2240

Abstract

Indonesia, sebagai negara yang kaya akan budaya dan keberagaman, memiliki tantangan dan peluang besar dalam membentuk generasi muda yang memiliki integritas dan budi luhur. Untuk mewujudkan hal ini, perlu ditekankan pentingnya literasi dan rasa peduli terhadap negeri sebagai komponen utama dalam pengembangan karakter anak-anak. Literasi, baik literasi membaca maupun literasi budaya, membantu anak-anak memahami identitas nasional dan nilai-nilai yang melekat dalam budaya Indonesia. Sementara itu, rasa peduli terhadap negeri mendorong anak-anak untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan masyarakat dan melestarikan kekayaan budaya serta lingkungan.Penelitian ini bertujuan untuk menggali dampak dari program "Anak Bangsa Berliterasi dan Peduli Negeri: Integritas Berbudi Luhur" yang telah dilaksanakan sebagai kegiatan pengabdian kepada Masyarakat di Jl. Sunan Giri Gg. Haji Ridhang RT 007/002 Karang tengah,Ciledug Program ini dirancang untuk memberikan kontribusi positif dalam mengasah literasi dan rasa peduli anak-anak terhadap negeri, dengan harapan akan membentuk karakter yang berintegritas dan berbudi luhur.
Penguatan Branding Wisata Desa Kertawangi melalui Edukasi Digital dan Sosialisasi Komunitas Ahmad Pramegia; Justin Bongsoikrama; Lies Andayani; Aris Wahyu Kuncoro; Yuni Kasmawati; Astrid Dita Meirina Hakim; Teja Endra Eng Tju; Rina Ayu Vildayati; Yuphi Handoko Suparmoko
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 3 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i3.8681

Abstract

The Community Service Program (PKM) in Kertawangi Village, Cisarua District, West Bandung Regency, aims to strengthen the village’s tourism branding through digital education and community-based social engagement. The program was implemented using a participatory approach involving residents in installing street name signs, conducting educational activities at the elementary school, providing digital tourism promotion training, and organizing interactive social events. The results show an increase in digital literacy, students’ learning motivation, and community participation in managing local potential. The publication of tourism promotion content on social media has enhanced the village’s visibility as an educational tourism destination. Beyond its physical outputs, the program strengthened social cohesion, local cultural values, and residents’ capacity to utilize information technology. This PKM initiative demonstrates that collaboration between universities and rural communities can foster sustainable empowerment through education and digitalization.
Program Desa Cerdas Digital: Penguatan Literasi Digital untuk Membangun Budaya Anti Judi Online dan Hoaks di Desa Ngoreyan, Ngandong Dwi Kristanto; Justin Bongsoikrama; Aris Wahyu Kuncoro; Maruji Pakpahan; Pambuko Naryoto; Yuni Kasmawati; Astrid Dita Meirina Hakim; Teja Endra Eng Tju; Yuphi Handoko Suparmoko; Widi Wahyudi; Lies Andayani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 6 No. 1 (2026): April: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) 
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v6i1.10884

Abstract

This community service program aims to improve digital literacy among the community through the Digital Smart Village Program in Ngoreyan Hamlet, Ngandong Village, Gantiwarno District, Klaten Regency. The program focuses on educating the community about the dangers of online gambling, preventing the spread of hoaxes, and teaching in elementary schools to build critical awareness and change community behavior. The community service method used is a participatory approach based on community organizing, with stages of observation, joint planning, activity implementation, and participatory evaluation. The results of the community service program indicate increased community awareness of the wise use of digital media, changes in attitudes toward receiving and disseminating information, and increased participation of youth and children in educational activities. Furthermore, the role of local leaders and collective awareness are emerging, supporting the creation of a culture against online gambling and hoaxes. This program contributes to social transformation at the community level by strengthening digital literacy and community education.