Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : National Multidisciplinary Sciences

Analisa Pengaruh Perubahan Kombinasi Massa Roller dan Konstanta Pegas CVT terhadap Torsi dan Daya pada Sepeda Motor Nmax 155 cc Perdinaresa, Gredino; Setiyawan, Khanif; Tri Waloyo, Hery
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai cara bisa dilakukan untuk meningkatkan performa kendaraan seperti menggunakan suku cadang asli merek lain atau suku cadang balap. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai torsi dan tenaga yang dihasilkan sepeda motor Nmax 150 CC. Kombinasi massa roller 11 gram dengan konstanta pegas CVT sebesar 2330,32 N/m menghasilkan nilai torsi sebesar 10,42 Nm, kombinasi massa roller 11 gram dengan konstanta pegas CVT sebesar 1.988,84 N/m menghasilkan nilai torsi sebesar 10,42 Nm. nilai torsi tertinggi sebesar 12,92 Nm dan kombinasi massa roller sebesar 11 gram dengan konstanta pegas CVT sebesar 1.457,17 N/m menghasilkan nilai torsi sebesar 10,60 Nm. Nilai daya yang diperoleh dari kombinasi massa roller 11 gram dengan konstanta pegas CVT sebesar 2330,32 N/m menghasilkan nilai daya sebesar 11,97 HP, kombinasi massa roller 11 gram dengan konstanta pegas CVT sebesar 1,988.84 N/m menghasilkan daya yang besar. nilai daya sebesar 14,40 HP dan kombinasi massa roller 11 gram dengan konstanta pegas CVT sebesar 1.457,17 N/m menghasilkan nilai daya sebesar 11,90 HP. Berdasarkan hasil yang diperoleh, kombinasi kombinasi massa roller 11 gram dengan konstanta pegas CVT sebesar 1.988,80 N/m akan meningkatkan performa sepeda motor saat melewati jalan menanjak, membawa beban berat dan akselerasi yang maksimal.
PENGARUH VARIASI KOMPAKSI SERBUK TEMPURUNG KELAPA SAWIT TERHADAP KEAUSAN DAN KEKERASAN KAMPAS REM Nur Prapanca, Agusti; Setiyawan, Khanif; Tri Waloyo, Hery; Mujianto, Agus
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum bahan kampas rem memiliki tiga penyusun bahan yaitu bahan pengikat, bahan serat dan bahan pengisi. Bahan pengikat terdiri dari berbagai resin diantaranya phenolic, epoxy, polyester, silicone dan rubber. Resin tersebut berfungsi untuk pengikat berbagai zat penyusun didalam friksi. Abstrak ini harus memberikan latar belakang singkat masalah (sebaiknya 1-2 kalimat), Penelitian ini menggunakan metode pendekatan eksperimental dengan memanfaatkan konfigurasi ukuran partikel dengan variasi yang berbeda. Menurut hasil penelitian, didapatkan nilai uji kekerasan pada variasi tekanan 120kg sebesar 206 kg/mm2, 209 kg/mm2, dan 214 kg/mm2. pada variasi tekanan 170 kg sebesar 232 kg/mm2, 234,6 kg/mm2 dan 244,6 kg/mm2. pada variasi 220 kg sebesar 275 kg/mm2, 317 kg/mm2 dan 322,6 kg/mm2 yang masing - masing merupakan nilai tertinggi dan terendah yang dicapai. Namun tingkat keausan tertinggi dan terendah sebesar 0,75 , 0,57 dan 0,43. jadi kekerasan rata - rata tertinggi dihasilkan pada spesimen dengan penekanan yaitu sebesar 322,6 kg/mm2 dapat disimpulkan bahwa semakin besar kompaksi yang diberikan maka akan semakin besar juga nilai kekerasaan yang ditunjukkan. Sedangkan pada uji keausan dapat disimpulkan bahwa semakin besar kompaksi yang diberikan maka penambahan nilai spesifik keausannya semakin tinggi, hal ini dipengaruhi oleh adanya daya cengkram yang lebih tinggi akibat adanya kompaksi
PENGARUH VARIASI BERAT ROLLER SENTRIFUGAL TER-HADAP DAYA DAN TORSI PADA SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH TRANSMISI OTOMATIS Ramadhani, Reza; Nugroho, Andi; Tri Waloyo, Hery; Binyamin, Binyamin
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan bermotor adalah kendaraan yang terbentuk dari beberapa komponen serta sistem salah satunya adalah Roller, Roller adalah komponen yang berada dalam pulley yang memiliki ukuran berbeda pada tiap merek, perputaran Roller mengasilkan daya dan torsi, Roller menggunakan system Continuous Variable Transmission (CVT). Sistem CVT adalah sistem transmisi daya dari mesin menuju roda belakang melalui sabuk (V-belt) yang menghubungkan antara pulley primer untuk menggerakkan pulley sekunder menggunakan gaya sentrifugal yang terjadi pada komponen-komponennya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi berat Roller pada daya dan torsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen langsung. Hasil pengamatan yang diperoleh yaitu Roller 12 gr menghasilkan daya 7,3 Hp dengan torsi 21,07 Nm, Roller 10 gr menghasilkan daya 7,7 Hp dengan torsi 21,81 Nm, Roller 9 gr menghasilkan daya 7,5 Hp dengan torsi 74,31 Nm sedangkan pada torsi, Roller 12 gr torsi maksimal 21,07 Nm pada putaran 2066 rpm, Roller 10 gr torsi maksimal 21,81 Nm pada putaran 2135 rpm, Roller 9 gr torsi maksimal 74,31 Nm pada putaran 628 rmp. . Kesimpulan dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan akselerasi torsi tercepat dapat menggunakan Roller 12 gram sedangkan untuk mencapai akselerasi daya maksimum dapat menggunakan Roller 9 gram
ANALISIS DESAIN MESIN PARUT KELAPA SKALA RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK Akbar Ramadhan, Muhaimin; Siti Nurrohkayati, Anis; Tri Waloyo, Hery; Nugroho, Andi
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelapa merupakan tanaman serbaguna yang memiliki potensi ekonomi melalui seluruh bagian tubuhnya. Daging buah kelapa, umumnya diolah dalam industri kecil seperti catering makanan, seringkali diproses secara manual dengan menggunakan papan parut sederhana. Untuk meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga, penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah mesin parut kelapa yang sederhana dan efisien. Mesin parut kelapa ini menggunakan motor listrik sebagai penggeraknya, sehingga dapat meringankan pekerjaan dalam proses pemarutan kelapa. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang mesin parut kelapa yang optimal untuk skala rumah tangga dan menilai pengaruh putaran rol mata parut terhadap hasil parutan kelapa. Dari hasil penelitian, mesin parut kelapa ini membawa beberapa keunggulan, antara lain efisiensi waktu dan tenaga yang tinggi, keamanan pengguna yang terjamin, serta kemudahan penggunaan. Temuan ini mencerminkan kesuksesan desain mesin dalam memenuhi kebutuhan pemarutan kelapa secara efektif. Berdasarkan perhitungan, laju putaran poros mesin adalah 51 kg.f.mm, dengan kapasitas parutan kelapa mencapai 168,000 kg/menit untuk berat kelapa seberat 1 kg. Daya motor yang telah direncanakan sebesar 0,199 HP dengan putaran mesin 2800 rpm. Kesimpulannya, mesin parut kelapa ini berhasil mencapai efisiensi dan keamanan yang diinginkan, serta memenuhi kapasitas produksi yang direncanakan.
Rancang Bangun Mesin Parut Kelapa untuk Bahan Dasar Pembuatan Minyak Kelapa Sudirman, Sudirman; Siti Nurrohkayati, Anis; Tri waloyo, Hery; Mujianto, Agus
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kelapa merupakan salah satu tumbuhan yang semua bagian nya hampir dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia, salah satunya bagian buah yang dapat diolah menjadi bahan dasar pembuatan minyak kelapa, biasanya buah kelapa di hancurkan menjadi butiran-butiran kecil menggunakan alat parut, dalam proses pemarutan banyak orang masih menggunakan parutan tradisional yang sangat sederhana. Oleh sebab itu dalam penelitian ini dibuat rancang bangun mesin parut kelapa untuk mempermudah dalam proses pemarutan buah kelapa untuk pembuatan minyak kelapa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat sebuah prototype parut kelapa dan memvariasikan mata parut dan kecepatan untuk mengetahui jenis mata parut dan kecepatan yang optimal serta meningkatkan produktivitas parut kelapa sehingga masyarakat dapat dapat membuat minyak kelapa lebih efektif dan efisien. Berdasarka desain rancang bangun mesin dan pengolahan data, mesin yang di buat dapat bekerja dengan optimal dan dapat menghasilkan kelapa parut sebanyak 257 gr/menit dan tingkat efisiensi mesin sebesar 85,8% dengan variasi mata parut halus dan kecepatan 2800 rpm.