Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Social Determinants in Association with Postpartum Blues during the Transition Period of COVID-19 Pandemic Mujab, Salwa Tsabitah Althaf; Theresa, Ria Maria; Saleh, Arman Yurisaldi; Lardo, Soroy
Journal of Maternal and Child Health Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.88 KB) | DOI: 10.26911/thejmch.2023.08.02.10

Abstract

Background: The COVID-19 pandemic has considerably impacted individuals' lives, extensively from mental and socioeconomic aspects, that requires someone to adapt. For postpartum mothers who also need to go through the maternal psychological adaptation phase, the pandemic could impose overwhelming emotional tension on them, increasing the risk of experiencing postpartum blues. This study aims to analyze the relationship between social factors that are affected during a pandemic with the incidence of postpartum blues on screening test results during the transition period of the COVID-19 pandemic in Banyumanik, Semarang. Subjects and Method: This was a cross-sectional study conducted in Banyu­manik, Semarang, from November to December 2022. 39 subjects were selected using a conse­cutive sampling tech­nique. The dependent variable is postpartum blues. The independent variables include marital status, employment status of the mother, employment status of the spouse, and family income level. The study instrument was EPDS questionnaire. The data were analyzed used Chi-square.  Results: Out of 39 subjects, 13 (33.3%) were experiencing postpartum blues, and 26 (66.7%) were not experiencing it. Mother’s employment status associated with postpartum blues. Mothers who unemployed have a risk of experiencing postpartum blues 1.65 times compared to employed, but these were not statistically significant (OR= 1.65; 95% CI= 0.40 to 6.77; p= 0.727). Family in­come level associated with postpartum blues. Mothers with low to moderate family income reduced postpartum blues by 0.73 times compared to mothers with high income levels, but these were not statistically significant (OR= 0.73; 95%CI= 0.19 to 2.80; p= 0.908). Meanwhile, mari­tal status and spouse employment status were not related to the incidence of postpartum blues. Conclusion: Mother’s employment status and family income status associated with postpartum blues. Meanwhile, marital status and spouse employment status were not related to the incidence of postpartum blues. Keywords: social factors, postpartum blues, screening test results, COVID-19 pandemic. Correspondence: Salwa Tsabitah Althaf Mujab. Medical Bachelor Program, Faculty of Medicine, UPN Veteran Jakarta, Indonesia. Jl. Rumah Sakit Fatmawati, Pondok Labu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12450. Email: salwatsabitaham@upnvj.ac.id. Mobile: +628122608388.
MEANINGFUL YOUTH PARTICIPATION SEBAGAI MODEL PENINGKATAN KAPASITAS REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DAN KESETARAAN GENDER Chahya Kharin Herbawani; Utami Wahyuningsih; Ria Maria Theresa; Alisya Isma Anindita; Dabira Syifa Khairani; Febilla Dwinanda Riyanti; Khairunnisa Hasan; Mikha Tiffani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15875

Abstract

Abstrak: Berbagai isu terkait kesehatan reproduksi masih menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan kepada remaja di Indonesia, termasuk tentang kesetaraan gender. Sulitnya akses informasi terkait isu tersebut membuat remaja menjadi takut dan tidak memiliki acuan untuk mengambil keputusan yang benar. Kondisi ini akan semakin parah jika keluarga tidak berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan remaja, termasuk pada remaja yang tinggal di Panti Asuhan Tanjung Barat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah menerapkan Meaningful Youth Participatin (MYP) yang bermakna dalam mengidentifikasi, memahami, mengimplementasi dan mengevaluasi isu-isu terkait kesehatan reproduksi dan kesetaraan gender pada remaja di Panti Asuhan Tanjung Barat. Metode pelaksanaan dilakukan mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan dengan edukasi dan diskusi studi kasus, serta evaluasi dengan pre-test dan post-testdengan indikator keberhasilan terjadi peningkatkan hasil posttest menjadi 50% dari pretest. Peserta kegiatan ini ialah remaja berusia 7-18 tahun sejumlah 23 orang. Terdapat peningkatan persentase pengetahuan dari rerata skor dari 26,96 (dengan rentang skor 0-50) menjadi 58,70 (dengan rentang skor 30-90).Abstract: Various issues related to reproductive health are still taboo to be discussed with teenagers in Indonesia, including gender equality. The difficulty of accessing information makes adolescents fearful and do not have the legitimacy for to make the right decisions. This condition will worsen if the family does not play a role in the growth and development of adolescents, including adolescents living in the Tanjung Barat Orphanage. This community service aims to apply the Meaningful Youth Participation (MYP) in identifying, understanding, implementing and evaluating issues related to reproductive health and gender equality in adolescents at the Tanjung Barat Orphanage. The implementation method is carried out starting from planning, education, case studies, roleplay, and evaluation with indicators of success occurring to increase posttest results to 50% of pretest. The implementation method starts from planning, implementation and evaluation with pre-test and post-test methods. Participants in this activity were teenagers aged 7-18 years, with a total of 23 people. There was an increase in the percentage of participants from the average score of 26.96 (with a score range of 0-50) to 58.70 (with a score range of 30-90).
Fungsi Kognitif Mahasiswa Kedokteran dengan Prehipertensi dan Obesitas Widyaningrum, Chairunisa; Bustamam, Nurfitri; Dewi, Suzy Yusna; Theresa, Ria Maria
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 30 No 2 (2024): MEI
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v30i2.3083

Abstract

Prevalensi prehipertensi dan obesitas di Indonesia pada kelompok usia remaja dan dewasa muda semakin meningkat. Prehipertensi dan obesitas menyebabkan gangguan pada blood brain barrier dan menurunkan integritas white matter di otak yang berperan penting pada fungsi kognitif. Di Indonesia penelitian tentang fungsi kognitif pada subjek usia muda khususnya pada mahasiswa kedokteran dengan prehipertensi dan obesitas belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan fungsi kognitif mahasiswa kedokteran prehipertensi dan obesitas dengan mahasiswa kedokteran normotensi dan normoweight. Penelitian menggunakan desain case-control dan teknik purposive sampling. Subjek terdiri dari 13 subjek obesitas dan prehipertensi (kelompok kasus) dan 39 subjek normotensi dan normoweight (kelompok kontrol). Subjek penelitian adalah mahasiswa fakultas kedokteran yang memenuhi kriteria penelitian. Berat badan dan tinggi badan diukur menggunakan timbangan yang telah dikalibrasi, tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital, dan fungsi kognitif diukur menggunakan kuesioner Digit Symbol Substitution Test. Hasil analisis data menunjukkan median skor fungsi kognitif kelompok prehipertensi dan obesitas 35 (21 - 38) dan kelompok normotensi dan normoweight 48 (29 - 66). Hasil uji Mann-Whitney didapatkan perbedaan skor fungsi kognitif yang signifikan antar kelompok tersebut (p < 0,0001). Dapat disimpulkan subjek prehipertensi dan obesitas memiliki skor fungsi kognitif lebih rendah dibandingkan dengan subjek normotensi dan normoweight.
Validation of Sistem Pelatihan Otak or SiPETA A Digital Cognitive Remediation Therapy for Children dewi, Suzy Yusna; Pasiak, Taufiq Fredrik; Theresa, Ria Maria; Harfiani, Erna
Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta Kerja Sama KNPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/jpm.v18i2.8909

Abstract

The development of cognitive abilities is closely related to children's academic achievement and behavioral issues. Children prefer media that use visual and auditory elements to optimize their attention. Therefore, media are needed to enhance attention and memory, thus improving their understanding of lessons and impacting academic performance. This study aims to validate SiPETA as a digital cognitive remediation therapy for children to enhance learning abilities. SiPETA was developed based on a prototype of learning methods focused on Attention, Memory, and Self-Regulation. The platform contains social intelligence stories based on Bloom's taxonomy, categorizing cognitive abilities into six levels. The research method includes three stages. In the first stage, face validity was tested by 13 experts in child development and special education who evaluated the platform's narratives using the Delphi method. In the second stage, content and construct validity of SiPETA were tested by experts using the Lawshe method. In the third stage, the usability of the SiPETA application was tested on 12 elementary school children using the Lawshe method. The results showed that SiPETA is valid, reliable, and ready for training. SiPETA can be a valuable tool for teachers and parents to help children develop cognitive skills and improve academic achievement.
Characteristics and Correlation of Indonesian Cabin Crew Marital Status and Anxiety 2022 Augisna, Fadhilah Qostholani; Theresa, Ria Maria; Lardo, Soroy; Herardi, Ryan; Savitri, Pritha Maya
The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Vol. 13 No. 1 (2024): The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijosh.v13i1.2024.96-101

Abstract

Introduction: Fear of getting COVID-19 has led to an upsurge in mental health problems, particularly among those who deal directly with others, such as cabin crew. A regulation has been established requiring travelers to attach the results of a COVID-19 test to prevent the transmission of the virus during flight. While the number of confirmed COVID-19 cases continued to rise, the regulations were subsequently repealed in early 2022. The marital status of an individual is one factor that can influence the level of anxiety. Studies regarding the correlation between marital status and anxiety levels of cabin crew during the COVID-19 pandemic in Indonesia are still lacking. This study aims to determine the correlation between marital status and anxiety levels of Indonesian cabin crews in 2022. Methods: In November 2022, a cross-sectional offline survey was conducted using a written questionnaire. Using consecutive sampling with inclusion and exclusion criteria, a final sample of 79 was analyzed. The independent variable is classified as either married or unmarried based on Indonesia Law Act No. 1 of 1974. Anxiety levels, the dependent variable, were collected using a Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire and a personal data questionnaire. Results: A correlation was observed between the marital status of Indonesian cabin attendants in 2022 and their anxiety levels (p=0.025), according to the findings. Conclusion: Increased anxiety levels about cabin personnel's marital status are driven by the worry of catching COVID-19, which will result in feelings of loneliness, particularly for cabin crew with unmarried marital status
Pelatihan Canva dalam Peningkatan Kapasitas Pembuatan Materi Ajar Interaktif pada Guru di TK Islam Al Azkar Dewi, Catur Nugrahaeni Puspita; Raafiudin, Ridwan; Indriana, Intan Hesti; Theresa, Ria Maria
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer (ABDIKOM)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/abdikom.v3i2.11966

Abstract

Desain materi ajar yang menarik memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya untuk anak usia dini. Salah satu solusi praktis yang dapat digunakan guru adalah platform desain Canva, yang menyediakan berbagai fitur user-friendly untuk menciptakan materi pembelajaran visual yang menarik. Penelitian ini mengevaluasi hasil pelaksanaan pelatihan desain pembelajaran menggunakan Canva melalui data form evaluasi yang dikumpulkan dari peserta pelatihan guru TK Islam Al Azkar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta menggunakan Canva secara mandiri. Mayoritas peserta memberikan respon positif dan menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat. Diharapkan pelatihan ini dapat berkelanjutan untuk terus meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan media pembelajaran digital yang menarik dan efektif.
Peningkatan Kemampuan Public Speaking Bagi Remaja Di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara Ayuningtyas, Fitria; Maliki, Musa; Istiyanto, S Bekti; Prihatiningsih, Witanti; Theresa, Ria Maria
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v7i2.4081

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai bentuk untuk menjawab permasalahan yang ada yaitu masih sangat terbatasnya pelatihan Public Speaking yang diadakan di Kabupaten ini. Adapun pelatihan Public Speaking ini dilakukan dalam bentuk lokakarya di SMAN 2 Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara pada tanggal 19 September 2023 dari jam 08.00 s.d. 16.00. Metode yang digunakan untuk kegiatan ini dengan menggunakan PAR (Participatory Action Research). PAR pada dasarnya adalah upaya untuk melakukan perbaikan dan perubahan dimana dalam prosesnya melibatkan pihak-pihak yang menjadi sasaran perubahan berdasarkan pengalaman kelompok tertentu. Hasil dari kegiatan ini didapatkan agar dapat menjadi pemimpin yang bagus untuk masa depan Indonesia, maka seseorang harus dapat berbicara di depan umum dengan baik. Solusi untuk menangani keterbatasan kemampuan Public Speaking dengan cara pertama menjelaskan konsep Public Speaking, lalu sesi dialog dengan tanya- jawab, dan terakhir praktik. Langkah itu akan menjadi model untuk siapapun untuk terus berlatih, berlatih terus membuat sempurna seseorang. Berbicara di depan banyak orang membutuhkan keberanian dan kepercayaan diri yang tinggi, apalagi bagi mereka yang belum terbiasa melakukannya.