Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

FARMING BUSINESS AND INCOME CONTRIBUTION ANALYSIS OF CORN FARMERS IN KEMBARAN DISTRICT, BANYUMAS REGENCY Firdauzi, Indrawan; Harahap, Fitri Amalinda; Saputro, Wahyu Adhi
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 2 (2024): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v8i2.5800

Abstract

In addition to rice, corn is an alternative food. In fact, corn makes a considerable contribution to economic progress. Banyumas Regency is one of Central Java's largest maize planting locations. Farmers that cultivate corn have never recorded their money, therefore they are unsure whether the corn farming business they run generates a fair revenue or profit. Farmers also have other occupations to support their families, thus the contribution of corn growing as the primary source of income should be considered. The purpose of this study is to examine the farming operations and income contributions of corn farmers in Kembaran District, Banyumas Regency. The study was conducted in Kembaran District. The sample size for this study was 30 corn producers. The data was analyzed using the farming business and income contribution method. The survey found that corn farmers in Kembaran District earn IDR 29,600,000 per hectare. Farmers' income from maize production is valued at 5,920 kilos per hectare, with a selling price of Rp 5000 per kilogram. Meanwhile, farmers' overall cost of producing corn harvests has reached Rp 9,498,365. Thus, farmers' income from corn farming per hectare amounts to Rp 20,101,635. In an effort to meet the needs of farmers also do other side jobs such as trading, becoming laborers, becoming craftsmen and several other side jobs. The contribution of corn farming income reaches 67.73 percent Keywords: Corn, Farmers, Farming, Income Contribution.
Pelatihan Pengemasan Produk dalam Rangka Peningkatan Nilai Jual Produk Pupuk dan Optimalisasi Pengolahan Sampah pada TPST Gawa Berkah Harahap, Fitri Amalinda; Firdauzi, Indrawan; Wibowo, Arif Andri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4279

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi TPST Gawa Berkah di Desa Sokaraja Kulon, Kabupaten Banyumas, adalah tingginya volume sampah yang mencapai 7-8 ton per hari, serta rendahnya nilai jual produk pupuk organik yang dihasilkan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan program pelatihan pengemasan produk pupuk dan optimalisasi pengolahan sampah melalui teknologi tungku pembakaran Refuse Derived Fuel (RDF). Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi pemaparan teknik pengemasan yang tepat guna meningkatkan daya tarik dan umur simpan produk pupuk, serta pelatihan pemasaran digital. Optimalisasi pengolahan sampah dilakukan dengan memanfaatkan tungku RDF untuk membakar sampah organik dan anorganik, sehingga volume sampah dapat berkurang signifikan dan energi panas dihasilkan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan pengelola TPST dalam mengemas dan memasarkan produk, serta peningkatan efisiensi pengelolaan sampah. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan nilai jual produk pupuk, mengurangi dampak lingkungan melalui pembakaran sampah yang lebih bersih, dan memperkuat keberlanjutan operasional TPST. Program ini memberikan dampak positif baik secara ekonomi maupun lingkungan, khususnya bagi pengelola TPST Gawa Berkah.
Upscaling dan Diversifikasi Nilai Tambah Produk Unggulan Kelompok Wanita Tani Tunas Mulia Nurdiani, Ulfah; Harahap, Fitri Amalinda; Maksum, Ali; Saputro, Wahyu Adhi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i5.2101

Abstract

Empowering women's farmer groups (KWT) is crucial for community development. One such growing KWT is the Tunas Mulia Women's Group (KWT) in Tambaksogra Village, Sumbang District, Banyumas Regency, which has a melon and pakcoy (vegetable) cultivation program. The availability of melons and pakcoy at KWT Tunas Mulia is quite high at certain times, resulting in low prices and some unsold surpluses. KWT Tunas Mulia still lacks understanding of product processing. This community service activity aims to upscale and diversify the added value of KWT Tunas Mulia's products. The community service method uses service learning, starting with education and counseling and ending with practical processing of melon products into ice cream and pakcoy into vegetable chips. The partners in this community service activity are all 15 members of KWT Tunas Mulia. This community service activity was carried out in August 2025. Based on the results of the community service activity, there was a transfer of knowledge understanding regarding the importance of product processing by KWT Tunas Mulia as well as the success of direct practice in processing melon and pakcoy harvested by KWT Tunas Mulia into ice cream and pakcoy vegetable chips optimally. The results of the evaluation questionnaire that measured the success of this community service had a percentage of 80%, so it can be concluded that this community service program is running well.ABSTRAKPemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) penting dilakukan dalam rangka pembangunan masyarakat. Salah satu KWT yang sedang berkembang adalah KWT Tunas Mulia yang ada di Desa Tambaksogra, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas yang memiliki program budidaya melon dan sayuran berupa pakcoy. Periode ketersediaan melon dan pakcoy di KWT Tunas Mulia pada waktu tertentu cukup banyak sehingga menyebabkan harga menjadi murah dan beberapa sisa tidak laku. Pemahaman pengolahan produk masih belum dilakukan oleh KWT Tunas Mulia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk upscaling dan diversifikasi nilai tambah produk dari KWT Tunas Mulia. Metode kegiatan pengabdian ini dengan service learning dimulai dengan edukasi dan penyuluhan dan diakhiri dengan praktik pengolahan produk melon menjadi es krim dan pakcoy menjadi keripik sayur. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah seluruh anggota KWT Tunas Mulia sebanyak 15 orang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada Bulan Agustus 2025. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian terjadi transfer knowledge pemahaman mengenai pentingnya pengolahan produk oleh KWT Tunas Mulia serta keberhasilan praktik langsung dalam mengolah melon dan pakcoy hasil panen KWT Tunas Mulia menjadi es krim dan keripik sayur pakcoy secara optimal. Hasil kuesioner evaluasi yang mengukur keberhasilan pengabdian ini memiliki persentase sebesar 80% dengan begitu dapat disimpulkan bahwa program kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik.
Pelatihan Visual Merchandising dan Peningkatan Produktivitas Pada UMKM Paguyuban Pelaku Usaha Banyumas (PPUB) Harahap, Fitri Amalinda; Hidayah, Asmi Ayuning; Firdauzi, Indrawan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu modal sosial bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah adanya hubungan kepercayaan antar manusia, dimana hal tersebut dapat diwujudkan melalui organisasi paguyuban. Salah satu paguyuban usaha di wilayah Banyumas adalah organisasi PPUB (Paguyuban Pelaku Usaha Banyumas) yang menjadi lokasi dilaksanakannya kegiatan Program Penerapan IPTEKS. Terdapat berbagai macam pelaku usaha yang tergabung pada organisasi tersebut, diantaranya adalah usaha Sambal Cetar, Pizza Makabae, dan Kue Lumpur Legit Sari. Kendala yang dihadapi oleh ketiga UMKM tersebut adalah keterbatasan dalam aspek promosi dan kapasitas ptoduksi. Kegiatan promosi yang dilakukan saat ini adalah melalui media sosial seperti whatsapp dan instragram, namun foto produk yang dipasarkan masih sederhana. Kendala mengenai kapasitas produksi yang dialami UMKM dikarenakan keterbatasan peralatan produksi sehingga proses pembuatan menjadi kurang efisien dan membutuhkan waktu produksi lebih lama. Kegiatan penerapan IPTEKS ini bertujuan untuk memberikan pelatihan sebagai strategi untuk meningkatkan daya tarik konsumen terhadap produk yang ditawarkan oleh para pelaku usaha. Serta pemberian bantuan peralatan produksi dengan tujuan meningkatkan kapasitas produksi sehingga jumlah produksi akan meningkat dan waktu produksi menjadi lebih efisien. Hasil akhir dari kegiatan adalah kemampuan promosi melalui foto produk para pelaku usaha semakin baik sehingga dapat lebih menarik minat pelanggan terhadap produk UMKM yang ditawarkan.
Edukasi dan Pendampingan Pembukuan Keuangan Sederhana Bagi KWT Sejahtera Mandiri Saputro, Wahyu Adhi; Nurdiani, Ulfah; Harahap, Fitri Amalinda; Prabowoputra, Dandun Mahesa; Akhmad Yani, Ameliyana Rizky Syamara Putri; Lenggana, Bhre Wangsa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4326

Abstract

Permasalahan mengenai pembukuan keuangan nyatanya masih dialami oleh beberapa kelompok salah satunya KWT Sejahtera Mandiri. Kelompok ini memiliki beberapa usaha yang dijalani seperti budidaya hortikultura namun kelompok ini kurang megnetahui apakah usaha yang dijalani mengalami keuntungan atau tidak mengingat tidak adanya pembukuan keuangan yang dilakukan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan pembukuan keuangan bagi KWT Sejahtera Mandiri. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan secara service learning pada 20 orang anggota aktif KWT Sejahtera Mandiri. Pengukuran peningkatan pengetahuan dan keterampilan digunakan kuesioner before dan after.  Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan mengalami kesuksesan penyelenggaraan khususnya dalam hal transfer knowledge dan praktik secara langsung pembukuan keuangan sederhana menggunakan buku kwarto kas. Hasil kegiatan juga menyatakan adanya kenaikan pengetahuan dan keterampilan sebesar 30% dalam hal pembukuan keuangan sederhana yang dialami oleh anggota KWT Sejahtera Mandiri. Tentunya kegiatan pengabdian ini juga akan ditindaklanjuti dengan penggunaan aplikasi berbasis digital untuk membantu meringankan tugas anggota KWT Sejahtera Mandiri dalam pembukuan keuangan mengigat perkembangan teknologi saat ini sangat berkembang.
RISIKO DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI JAGUNG DI KABUPATEN BANYUMAS Saputro, Wahyu Adhi; Firdauzi, Indrawan; Harahap, Fitri Amalinda; Wulandari, Eka Ratna; Sukowati, Avriliana
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 2(is) (2023): Pengembangan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Yang Berkelanjutan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2(is).4346

Abstract

Abstrak Jagung merupakan salah satu komoditas yang banyak dikembangkan di Indonesia. Tanaman ini termasuk tanaman pangan yang popular dibudidayakan oleh petani selain padi. Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu penghasil jagung yang baik terutama di Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui risiko dan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani jagung di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara purposive yaitu di Kecamatan Kembaran di Kabupaten Banyumas yang merupakan daerah denga produksi tertinggi di Kabupaten Banyumas. Jumlah responden yang digunakan sebanyak 40 petani pemilik penggarap jagung. Metode analisis data yang digunakan menggunakan koefisien variasi untuk menjawab risiko produksi jagung sedangkan faktor yang mempengaruhi produksi jagung ditunjukkan dengan metode regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa nilai koefisien variasi sebesar 20,45%. Angka ini menandakan bahwa risiko produksi yang dihadapi petani jagung rendah. Berdasarkan hasil penelitian juga menyatakan terdapat tiga variabel yang berpengaruh terhadap produksi jagung yaitu luas laha, benih dan pupuk. Kata kunci : Banyumas, Jagung, Produksi, Risiko
BUILDING MSMe RESILIENCE IN DIGITAL TRANSFORMATION: CASE STUDY AT PURBALINGGA BATIK CENTER Asmi Ayuning Hidayah; Fitri Amalinda Harahap; Indrawan Firdauzi
Jurnal Ekonomi Vol. 12 No. 04 (2023): Jurnal Ekonomi, 2023
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The contribution of MSMEs to economy sector, especially in developing countries, is very significant. In Indonesia, almost 90% of all business sectors. MSMEs have advantages over large companies because of their size and flexibility as well as agility and entrepreneurship. MSMEs have advantages compared to companies because of their size and flexibility as well as agility and entrepreneurship. However, MSMEs have the highest business risk of change, especially in the era of digitalization. Technological changes, millennial behavior and the pandemic that came at once meant that MSMEs were more severely impacted, suffered longer and recovered more slowly than larger businesses. One way for MSMEs to survive and be competitive is to have the ability to adapt to all rapid changes. This article examines the readiness and acceptance of digital technology among MSMEs in Purbalingga batik village in accepting change in the current era of triple disruption. The results of focus group discussions and in-depth interviews with MSME players in Purbalingga batik village show that difficulties and insecurity in using technology are the main obstacles that hinder business development.
Penerapan Metode Lean Canvas Untuk Meningkatkan Kemandirian Dan Daya Saing BUMDes Melalui Analisis Kelayakan Usaha Di Kabupaten Purbalingga Nasori, Ahmad; Harahap, Fitri Amalinda; Ramadhan, Dicki Satria
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.925

Abstract

Di Kabupaten Purbalingga, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menghadapi sejumlah tantangan dalam pengelolaan usaha yang profesional, seperti kurangnya inovasi berbasis potensi lokal, ketergantungan pada metode tradisional, serta kapasitas yang terbatas dalam analisis kelayakan usaha. Program pengabdian masyarakat ini berupaya mengatasi permasalahan tersebut melalui penerapan metode  Lean Canvas untuk meningkatkan analisis kelayakan dan perencanaan bisnis. Dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program ini meliputi tahapan pelatihan, pendampingan intensif, implementasi, dan evaluasi yang melibatkan 30 mitra BUMDes terpilih. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta, ditandai dengan kenaikan nilai pre-test dan post-test dari 65 menjadi 92 atau mengalami peningkatan sebesar 27%. Seluruh mitra berhasil menyusun draf awal Lean Canvas serta dokumen kelayakan usaha yang lebih matang, melakukan validasi lapangan, dan merevisi model bisnis berdasarkan umpan balik nyata dari pasar. Kendala seperti keterbatasan waktu dan akses data tetap ada, namun metode Lean Canvas terbukti efektif bagi BUMDes karena kesederhanaan dan sifatnya yang iteratif. Program ini menyimpulkan bahwa pelembagaan Lean Canvas, pendampingan berkelanjutan, dan pembentukan komunitas belajar antar-desa sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan peningkatan kategori BUMDes