Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Evaluasi Program Perbaikan Gizi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat dalam Pos Gizi di Kabupaten Bojonegoro Sugianti, Elya
Cakrawala Vol. 14 No. 2: Desember 2020
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v14i2.355

Abstract

Pos gizi merupakan program inovasi berbasis pemberdayaan masyarakat dalam merehabilitasi, menurunkan, dan mencegah kekurangan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pos gizi dari segi input, proses, dan output. Penelitian menggunakan pendekatan mix method. Informan ditentukan secara purposive dan berjumlah 11 orang. Sampel ditentukan dengan total sampling dan berjumlah 19 balita. Pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur, indepth interview, observasi, dan pengukuran. Data kualitatif dianalisis dengan model Miles dan Hubberman. Data kuantitatif dianalisis dengan SPSS secara deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek input, kualitas SDM masih kurang, pengorganisasian, petunjuk pelaksanaan, sarana prasarana sudah cukup, pendanaan dan kontribusi bahan makanan belum memadai. Dari aspek proses, pelatihan, penyelidikan positive deviance, dan kunjungan ke rumah masih belum dilakukan. Dari aspek output, perilaku kesehatan pengasuh sudah baik, namun perubahan berat badan dan status gizi balita masih belum baik. Kehadiran pengasuh, kontribusi bahan makanan, dan penerapan perilaku kesehatan meningkatkan keberhasilan program pos gizi.
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STUNTING PADA ANAK USIA 24 – 59 BULAN Nailus Sa’adah, Zulfa; Widowati, Hesty; Sugianti, Elya; Rinata, Evi
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v12i1.1551

Abstract

Latar Belakang: Masalah stunting masih menjadi permasalahan yang dihadapi dunia, khususnya di negara miskin maupun negara berkembang. Efek jangka panjang dari stunting mengakibatkan timbulnya risiko tinggi terkena penyakit, status kesehatan yang kurang, serta rendahnya kemampuan berfikir anak.Tujuan: Untuk menganalisis faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Ganting Sidoarjo. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain analitik observasional dengan desain case control, sampel penelitian ini adalah balita stunting usia 24-59 bulan di wilayah kerja puskesmas Ganting dan memenuhi kriteria inklusi penelitian. Subjek ditentukan dengan multi-stage random sampling dan didapatkan 160 responden. Hasil: Uji Chi Square menunjukan faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian stunting diantaranya tingkat pendidikan ibu, pendapatan keluarga, riwayat IMD, riwayat ASI eksklusif, usia pemberian MP-ASI, riwayat KEK, riwayat anemia, riwayat BBLR dan riwayat prematur, berdasarkan Uji Regresi Logistik riwayat premature memiliki peluang paling tinggi untuk mengalami kejadian stunting yang kemudian di susul oleh riwayat anemia, KEK, IMD, pendpatan keluarga dan yang terakhir yakni tingkat pendidikan ibu. Kesimpulan: Tingkat pendidikan ibu, pendapatan keluarga, riwayat IMD, riwayat ASI eksklusif, usia pemberian MP-ASI, riwayat KEK, riwayat anemia, riwayat BBLR dan riwayat prematur mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Ganting Sidoarjo.