Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING DAN PENGENDALI KEBOCORAN GAS BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR GAS MQ DAN SENSOR API JUSRIL, JUSRIL; NASRUDDIN, NASRUDDIN; RIDWANG, RIDWANG; ADRIANI, ADRIANI
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.16406

Abstract

Penelitian ini bertujuan sistem pemantauan dan pengendalian kebocoran gas berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor gas MQ dan sensor api. Sistem ini mampu mendeteksi kebocoran gas dan kebakaran secara otomatis, serta memberikan peringatan dini melalui aplikasi Blynk. Selain itu, sistem secara otomatis menutup katup gas dan mengaktifkan pompa air mini untuk knalpot api jika kebakaran terdeteksi. Komponen alat utama ini terdiri dari sensor gas MQ, sensor api, mikrokontroler NodeMCU, motor servo, pompa air mini, dan aplikasi Blynk. Sensor gas MQ mendeteksi kadar gas LPG dan metana, sementara sensor api mendeteksi keberadaan api. Saat kadar gas melebihi ambang batas atau api terdeteksi, notifikasi dikirim ke pengguna melalui aplikasi Blynk, katup gas ditutup, dan pompa air mini diaktifkan untuk menyalurkan api. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini berfungsi dengan baik dalam mendeteksi kebocoran gas dan api, serta memberikan respon yang cepat dan akurat. Alat ini dapat meningkatkan keamanan di rumah tangga dan industri kecil, serta memberikan perlindungan dari risiko kebakaran dan kebocoran gas. Implementasi IoT memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh secara real-time.Kata Kunci: kebocoran gas, kebakaran , Internet Of Things , Blynk, sensor gas MQ, Sensor api.               
Smart Verification of High School Student Reports Using Optical Character Recognition and BERT Models Syahyadi, Asep Indra; Afif, Nur; Yusuf, Ahmad; Setiaji, Haris; Ridwang, Ridwang; Irfan, Mohammad
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 17, No 3 (2025)
Publisher : Prodi Teknik Informatika FIK Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ilkom.v17i3.2764.252-261

Abstract

This study proposes an intelligent framework for verifying high school report cards with diverse layouts by integrating Optical Character Recognition (OCR) and a fine-tuned BERT model. While previous works primarily address document formats with uniform structures, this research specifically tackles the heterogeneity of report cards that differ in subject arrangement, naming conventions, and grade presentation across schools. The system was trained and evaluated using 1,000 Indonesian high school report card pages encompassing 20 subjects, both core (e.g., Mathematics, Indonesian History, Religious Education) and non-core (e.g., Arts and Culture, Physical Education). OCR was employed to extract textual content from scanned or image-based report cards, while BERT handled contextual mapping between subjects and corresponding grades. The dataset was divided into 80% for training and 20% for validation, and the model was fine-tuned on the IndoBERT-base architecture. Experimental results showed that the proposed OCR–BERT pipeline achieved an average accuracy of 97.7%, with per-subject accuracies ranging from 96% to 99%. The model exhibited high robustness in handling inconsistent layouts and minimizing deviations between actual and detected grades. Comparative analysis indicated that this hybrid approach outperforms traditional OCR-only or CNN-based methods, which are typically constrained by fixed template assumptions and lack contextual understanding. The proposed system demonstrates practical relevance for large-scale admission platforms such as SPAN-PTKIN, where manual verification of thousands of report cards is laborious and error-prone. By automating the verification process, the framework reduces human workload, enhances accuracy, and supports fairer, data-driven admission decisions. Future research will explore multimodal integration of textual and visual features, expansion to broader datasets, and application to other academic documents such as transcripts and diplomas. Overall, this work contributes a scalable, accurate, and context-aware solution for educational data verification in heterogeneous document environments.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE SMART PANEL SURYA BERBASIS IOT DENGAN FITUR AUTO-PARK DAN SOLAR SHIELD MENGGUNAKAN NODEMCU muh, fausan; Ridwang, Ridwang; Adriani, Adriani; D, Nurmin
VERTEX ELEKTRO Vol. 18 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/81btyj75

Abstract

Energi menjadi salah satu elemen penting yang dibutuhkan dalam berbagi aspek kehidupan masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pemanfaatan panel surya sebagai sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) telah menjadi solusi ramah lingkungan dalam menghadapi krisis energi dan perubahan iklim. Namun, dalam implementasinya, kinerja panel surya sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, seperti intensitas cahaya matahari, suhu, dan keberadaan partikel atau air hujan yang dapat mengganggu penyerapan energi. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang smart panel surya berbasis iot dengan fitur Auto-Park dan Solar Shield menggunakan nodemcu. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode eksperimen dengan disertai observasi langsung terhadap kinerja perangkat prototipe yang telah dirancang. Sistem smart panel surya yang dikembangkan dalam penelitian ini terbukti mampu berfungsi sesuai dengan tujuan, yaitu melakukan pelacakan matahari, proteksi otomatis saat hujan, serta pemantauan energi berbasis IoT. Integrasi perangkat keras seperti sensor, servo telah berjalan dengan baik sehingga mendukung peningkatan efisiensi penyerapan daya. Hasil pengujian juga menunjukkan kemudahan dalam monitoring energi melalui koneksi IoT yang real-time. Meski demikian, terdapat beberapa keterbatasan, seperti potensi keausan servo akibat penggunaan jangka panjang, tingkat akurasi sensor hujan yang masih perlu ditingkatkan, serta keterbatasan pada efisiensi inverter. Secara keseluruhan, sistem ini dinilai efektif, aman, dan praktis, dengan peluang besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui peningkatan kualitas komponen, penambahan fitur presisi, serta pengujian jangka panjang guna menjamin keandalan dan ketahanannya.