Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : eProceeding of TIK

Rancang Bangun Game “MeuEndBude” Multiplayer Online 3D Menggunakan Algoritma Line Trace (Raycast) Fajrirrahman, Faiz Aiman; Atthariq, Atthariq; Syahputra, Guntur
eProceeding of TIK Vol 3, No 2 (2023): eProTIK: November, 2023
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan video game telah menjadi salah satu hiburan populer di era modern ini. Game "Meu end Bude" adalah game multiplayer online 3D yang menawarkan pengalaman bermain yang menarik dan seru bagi para pemainnya. Untuk membangun perkembangan game online multiplayer yang lebih menarik dan lebih realistis pada khususnya game peperangan developer dituntut untuk dapat menciptakan game yang memiliki akurasi atau ketepatan disaat menembak. Contoh nya yaitu disaat memainkan game dalam fase tembak menembak yang di luncurkan tidak tepat mengenai sasaran atau arah tembakan yang dihasilkan berbeda, maka dengan itu dibutuhkan algoritma Line Trace (Raycast) Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun game "Meu end Bude" dengan menggunakan algoritma Line Trace atau yang lebih dikenal sebagai RayCast untuk mengoptimalkan deteksi dan interaksi objek dalam lingkungan permainan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Line Trace berhasil meningkatkan responsivitas interaksi pemain dengan objek dalam permainan. Ketepatan dan efisiensi deteksi benturan serta tindakan pemain menjadi lebih unggul, Fitur multiplayer online juga memungkinkan pemain untuk berinteraksi dan bersaing secara real-time, meningkatkan tingkat keterlibatan pemain dalam permainan. Penggunaan algoritma Line Trace dalam lingkungan 3D multiplayer online telah berhasil menciptakan lingkungan permainan yang menarik, realistis, dan memuaskan bagi pemain.
Analisa Perbandingan Honeypot Cowrie dan Honepot Dionaea dalam Mendeteksi Serangan Port Scanning dan Brute Force Ramadhana, Muhammad Afrinza; Atthariq, Atthariq; Syahputra, Guntur
eProceeding of TIK Vol 4, No 1 (2024): eProTIK: Mei, 2024
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi Internet saat ini tidak lepas dari banyak masalah ataupun celah keamanan. Ancaman keamanan jaringan seperti serangan siber, pencurian data, dan gangguan layanan dapat berdampak negatif terhadap SMA Negeri 2 Dewantara. Oleh karena itu, SMA Negeri 2 Dewantara memerlukan penanganan untuk masalah tersebut. Honeypot merupakan server atau sistem jaringan yang dibuat seakan-akan mirip dengan sistem sebenarnya untuk dikorbankan karena memiliki sumber informasi data palsu untuk menjebak penyerang. Maka penting untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari Honeypot Cowrie dan Honeypot Dionaea dalam mendeteksi serangan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa perbandingan antara Honeypot Cowrie dan Honeypot Dionaea dalam mendeteksi serangan pada lingkungan jaringan. Data aktivitas dan serangan yang terdeteksi oleh kedua honeypot dikumpulkan dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penyerangan port scanning, honeypot cowrie memiliki 2 port yang terbuka sedangkan pada honeypot dionaea memiliki banyak port yang terbuka. Pada saat terjadi penyerangan dengan 10 attacker pada server, server menjadi sangat lambat, lumpuh, atau mungkin mati total. Hal ini dilakukan untuk melihat seberapa kuat atau tahan ketika terjadi penyerangan di server secara bersamaan. Tingkat keberhasilan honeypot dalam mengidentifikasi serangan yaitu honeypot dionaea sebanyak 91,8% untuk serangan port scanning dan 0% untuk serangan brute force SSH. Sedangkan honeypot cowrie sebanyak 8,2% untuk serangan port scanning dan 100% untuk serangan brute force SSH.
Pembuatan Game 3D Petualangan Labirin Menggunakan Algoritma Dijkstra pada Non-Player Character (NPC) Ferdian, Aldi; Mursyidah, Mursyidah; Syahputra, Guntur
eProceeding of TIK Vol 4, No 1 (2024): eProTIK: Mei, 2024
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game adalah media hiburan yang sangat digemari oleh semua kalangan dan dapat mengasah kreativitas orang yang memainkannya. Salah satu jenis game yang populer adalah game puzzle labirin yang menguji kecerdasan dan keterampilan player dalam menyelesaikan tantangan untuk melewati labirin. Penelitian ini bertujuan untuk membuat game 3D petualangan labirin menjadi lebih menantang dimana karakter NPC dapat mengikuti player di dalam labirin. Untuk membuat NPC mampu bergerak mengikuti player secara otomatis, dibutuhkan algoritma pencarian rute terpendek yang harus diterapkan pada NPC. Penelitian ini menggunakan algoritma Dijkstra sebagai pencari rute terpendek. Algoritma Dijkstra akan mencari jalan dengan biaya terkecil antara NPC terhadap player. Pengujian dilakukan terhadap NPC dengan menggunakan dua jalur yang  akan dilalui untuk menuju posisi player dengan panjang path yang berbeda. Berdasarkan pengujian yang dilakukan sebanyak 20 kali, dengan metode Dijkstra maka di dapatkan hasil pengujian sebesar 100%.
Implementasi Internet of Things Untuk Prototype Pembersih Kaca Gedung Bertingkat Menggunakan Raspberry Pi dan Aplikasi Android Sinaga, Maula Zikri; Hidayat, Hari Toha; Syahputra, Guntur
eProceeding of TIK Vol 4, No 2 (2024): eProTIK: November, 2024
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

— Kebersihan merupakan aspek penting yang berdampak signifikan pada kesehatan manusia. Namun, banyak orang masih kurang peduli dalam menjaga kebersihan, termasuk kebersihan kaca pada gedung bertingkat yang sering diabaikan. Hingga kini, proses pembersihan kaca pada gedung bertingkat masih banyak dilakukan secara manual oleh manusia, yang tidak hanya berisiko tinggi terhadap keselamatan tetapi juga memerlukan biaya operasional yang besar dengan hasil yang kurang optimal.Penelitian ini mengembangkan sebuah sistem robot pembersih kaca gedung bertingkat berbasis Raspberry Pi yang terintegrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT). Robot ini dikendalikan melalui smartphone Android yang mengirimkan perintah ke Raspberry Pi, yang berfungsi sebagai prosesor untuk menggerakkan motor penggerak, mengatur pergerakan robot ke kiri, dan kanan, serta mengontrol pompa air untuk menyemprotkan cairan pembersih kaca. Robot akan bekerja sesuai dengan pola yang telah dirancang dan mengirimkan data status secara real-time ke Firebase, memungkinkan monitoring yang efisien dan berkelanjutan. Selain itu, robot ini dilengkapi dengan sensor hujan yang mampu mendeteksi tetesan air hujan, sehingga robot dapat menunda pembersihan hingga kondisi cuaca memungkinkan.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem robot pembersih kaca ini mampu beroperasi dengan efisien dan efektif. Pengujian kualitas layanan (QoS) menunjukkan bahwa throughput sistem tetap stabil, dengan tingkat packet loss sebesar 0%, memastikan bahwa semua data perintah dan status antara perangkat Android dan robot dikirimkan serta diproses dengan cepat dan akurat. Dengan demikian, robot ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan keselamatan dalam proses pembersihan kaca gedung bertingkat, tetapi juga mengurangi biaya operasional secara signifikan.
Implementasi Aplikasi The Dude Untuk Monitoring Jaringan Berbasis Telegram Hadinata, Mizwar; Anwar, Anwar; Syahputra, Guntur
eProceeding of TIK Vol 5, No 1 (2025): eProTIK: Mei, 2025
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan jaringan komputer sangat penting dilakukan untuk mempermudah seorang administrator jaringan dalam mengamati dan mengontrol sistem jaringan yang terpasang. kebutuhan penggunaan jaringan komputer terus mengalami peningkatan yang mengakibatkan sistem jaringan yang terpasang menjadi kompleks. Resiko kerusakan dan gangguan jaringan semakin meningkat sehingga seorang administrator jaringan harus secara terus menerus memantau seluruh sistem jaringan. Implementasi The Dude dilakukan menggunakan beberapa langkah untuk memperoleh hasil yang diinginkan. Mikrotik Router Operating System (OS) dan Aplikasi The Dude dapat membantu untuk membuat sebuah sistem monitoring jaringan. Mikrotik Router OS akan menghubungkan sistem jaringan yang terpasang dengan aplikasi The Dude serta untuk mengatur sistem Notifikasi. Sistem notifikasi akan memberikan kondisi device yang telah terbaca dan terdeteksi oleh The Dude yang kemudian diatur dan dipasang di dalam Mikrotik melalui media short messege service (SMS), Telegram. Hasil penelitian ini menunjukkan device yang terhubung dengan jaringan dapat terdeteksi dan terbaca oleh The Dude dan mudah di monitoring serta dapat pengontrolan. Apabila device mati, rusak dan putus koneksi yang ditandai dengan ping mengalami timeout, maka kondisi device akan berubah menjadi down dengan delay waktu 5detik sesuai dengan yang kita tentukan. Pada kondisi tersebut notifikasi akan mengirimkan pesan secara otomatis kepada admin melalui Telegram yang berisi informasi device tersebut sedang bermasalah atau sedang tidak terhubung dengan koneksi yang tidak stabil atau terputus.
Analisa Deteksi Insiden Keamanan Jaringan Menggunakan Wazuh Sebagai Security Information and Event Management (SIEM) pada Medianusa Permana Gumilang, Muhammad Imam; Atthariq, Atthariq; Syahputra, Guntur
eProceeding of TIK Vol 5, No 2 (2025): eProTIK: November, 2025
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Security Information and Event Management (SIEM) adalah teknologi yang dirancang untuk menyatukan infomasi dari berbagai sumber keamanan untuk dilakukan analisis yang menghasilkan pelaporan yang efektif. Platform Wazuh menawarkan teknologi SIEM yang memberikan solusi bermanfaat untuk keamanan jaringan pada perusahaan penyedia layanan internet seperti PT. Medianusa Permana. Platform Wazuh mampu mendeteksi berbagai jenis serangan seperti Denial of Service (DoS) yang dibuktikan dengan percobaan serangan sebanyak 5 serangan dengan beban 20, 40, 60, 80, dan 100, yang menghasilkan peningkatan nilai pada fitur Threat Hunting sebesar 642 dan Event sebanyak 705. SQL Injection juga dilakukan sebanyak 5 serangan yang menghasilkan peningkatan nilai rata-rata pada fitur Mittre Attack sebanyak 400 dan pada fitur Threat Hunting juga terdapat lonjakan nilai dari nilai awal 163 menjadi 54.325 setelah dilakukan serangan SQL Injection sebanyak 5 kali serangan. Teknologi Monitoring pada PT. Medianusa Permana terdapat peningkatan ketika telah dilakukan implementasi SIEM, yang sebelumnya hanya terdapat monitoring resource dari sistem server perusahaan tersebut, kini teknologi monitoring pada perusahaan tersebut sudah mampu mendeteksi berbagai jenis serangan jaringan yang dapat meminimalisir resiko ancaman insiden keamanan jaringan menggunakan Platform Wazuh.
Implementasi Fail2ban Untuk Melindungi Sistem Keamanan pada Cloud Fardaniah, Nurani Harum; Anwar, Anwar; Syahputra, Guntur
eProceeding of TIK Vol 5, No 2 (2025): eProTIK: November, 2025
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era dimana komputasi awan (cloud computing) menjadi pondasi utama untuk menyimpan dan mengelola data, keamanan informasi menjadi aspek yang harus diperhatikan. Ancaman keamanan yang terus berkembang, seperti serangan brute-force dan DDoS. Penelitian ini menginvestigasi dan implementasi Fail2ban sebagai bentuk solusi untuk melindungi sistem keamanan pada lingkungan cloud . Penelitian ini mencakup analisis kelemahan keamanan umum yang dihadapi oleh sistem cloud  dan merinci bagaimana serangan brute-force dan DDoS dapat mempengaruhi kestabilan dan kerahasiaan data. Penelitian ini mengevaluasi implementasi Fail2ban dalam melindungi keamanan sistem pada Cloud  dan server Ubuntu. Setelah diimplementasikan Fail2ban, percobaan login pada SSH Cloud  dan Ubuntu Server berhasil diblokir setelah maksimal 5 kali percobaan sampai akhirnya diberhentikan oleh Fail2ban.. Rata-rata waktu yang diperlukan Fail2ban untuk memblokir serangan brute force adalah 0,4 detik pada Cloud  dan 1,9 detik pada Ubuntu Server. Pengujian serangan DDoS dengan 10000 paket menunjukkan bahwa Fail2ban dapat mengurangi dampak serangan DDoS, CPU Ubuntu Server yang mulanya 100% turun menjadi 25%. Namun pada Cloud Server, telah memiliki layanan anti DDoS sendiri. Meskipun demikian, dari seluruh hasil pengujian dan monitoring, dapat disimpulkan bahwa fail2ban berhasil menghentikan adanya serangan brute force namun pada serangan DDoS, fail2ban tidak dapat menghentikan serangan tersebut seperti pada serangan brute force.