Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Integrasi Prinsip Ekonomi Islam dalam Praktik Green Economy untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan (Studi Kasus pada Sektor Kuliner Halal di Kota Bengkulu) Nabilah Nur Atikah; Romi Adetio Setiawan; Makmur
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i3.31509

Abstract

The development of the halal culinary sector in Indonesia has shown significant growth along with increasing public awareness of the consumption of halal and environmentally friendly products. However, halal culinary businesses in many regions still face challenges in integrating Islamic economic values ​​with the concept of a green economy oriented towards environmental sustainability. This study aims to analyze how halal culinary businesses in Bengkulu City interpret and apply Islamic economic principles such as halal, thayyib, amanah, justice ('adl), and the prohibition of israf in green economy practices. This study used a qualitative approach with a phenomenological method to explore the subjective experiences of halal culinary businesses. Data were obtained through in-depth interviews, field observations, and documentation of six halal culinary businesses and four consumers in Bengkulu City. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that most businesses understand the principles of halal and cleanliness (thayyib) in managing raw materials and production processes. However, the implementation of green economy practices such as food waste management, energy efficiency, and the use of environmentally friendly packaging is still suboptimal. The main challenges faced by businesses include limited knowledge, the cost of implementing environmentally friendly technologies, and a lack of supporting regulations. Nevertheless, businesses that have integrated Islamic economic values ​​with environmentally friendly practices have shown improved business image and consumer trust. This study concludes that integrating Islamic economic principles with the green economy has the potential to support sustainable economic growth in the halal culinary sector in Bengkulu City.
Dampak Kawasan Pelabuhan Dalam Kehidupan Ekonomi Masyarakat Di Pulau Baai Bengkulu Perspektif Ekonomi Syariah Marzelino Arif Julyandri; Romi Adetio Setiawan; Andi Cahyono
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i1.11757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelabuhan terhadap pendapatan, pekerjaan, dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat sebelum dan sesudah pendangkalan, serta mengevaluasinya dari perspektif ekonomi syariah dengan menitikberatkan pada prinsip keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling yang terdiri dari 12 orang: nelayan, pedagang, dan pekerja pelabuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendangkalan pelabuhan berdampak signifikan pada penurunan pendapatan nelayan akibat kelangkaan BBM, kenaikan harga barang pokok yang dirasakan pedagang dan konsumen, serta berkurangnya intensitas kerja buruh pelabuhan. Dari perspektif ekonomi syariah, kondisi ini mencerminkan belum terwujudnya keadilan distribusi ekonomi (al-‘adl al-iqtisadi) dan maslahah bagi masyarakat kecil. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya perbaikan infrastruktur pelabuhan, stabilisasi distribusi energi dan kebutuhan pokok, serta penguatan lembaga keuangan syariah di kawasan pelabuhan guna mendukung UMKM dan masyarakat pesisir.
Pengaruh Digitalisasi Pengelolaan Zakat Terhadap Peningkatan Partisipasi Muzakki Rival Rinaldi; Romi adetio Setiawan; Syaifuddin Syaifuddin
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11, No 1 (2026): Islamic economics and banking research
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ba.v11i1.8913

Abstract

This study aims to determine the effect of zakat management digitalization on the increase in muzakki (zakat payer) participation at BAZNAS (National Zakat Agency) of Bengkulu Province. The research was motivated by the growing need to utilize digital technology to enhance the efficiency and effectiveness of zakat management. A quantitative approach with an associative descriptive method was employed. Data were collected through observation, documentation, and questionnaires distributed to 30 muzakki who had used BAZNAS's digital services. Data analysis was conducted using the Partial Least Square (PLS) method with the SmartPLS software. The findings revealed that the digitalization of zakat management does not have a significant effect on increasing muzakki participation. This indicates that although digital systems have been implemented, they are not sufficient on their own to boost participation. Other factors such as trust, digital literacy, and personalized or educational approaches may have a more substantial impact. The study recommends that BAZNAS improve its communication strategies, digital education, and community engagement to maximize the effectiveness of digital platforms.
Peluang Investasi Emas Jangka Panjang Melalui Produk Pembiayaan Cicil Emas (Studi Kasus pada Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Bengkulu Adam Malik) Rahmadhani Aulia; Romi Adetio Setiawan; Yunida Een Fryanti
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 6 No. 2 (2025): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v6i2.3634

Abstract

Investasi emas menjadi pilihan utama masyarakat karena nilainya yang cenderung stabil dan tidak terpengaruh inflasi. Namun, keterbatasan modal menjadi kendala utama masyarakat dalam berinvestasi emas secara tunai. Bank Syariah Indonesia menghadirkan produk pembiayaan cicil emas sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin beinvestasi emas secara bertahap yang sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang investasi emas jangka panjang melalui produk pembiayaan cicil emas yang ada di BSI KC Bengkulu Adam Malik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa produk cicil emas memiliki peluang besar sebagai instrumen investasi jangka panjang dengan skema pembayaran yang lebih fleksibel dibandingkan pembelian emas secara tunai sehingga dapat membantu masyarakat yang ingin memiliki emas yang terkendala dengan modal. Namun, kendala dalam pengembangannya yaitu masih kurangnya sosialisasi produk kepada masyarakat luas dan keterbatasan finansial masyarakat yang belum mampu menjangkau produk ini dan juga menggunakan DP 20%. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemasaran yang lebih unggul untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai manfaat investasi emas melalui skema pembiayaan syariah.