Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Pengelolaan Retribusi Parkir Di Kota Makassar Muh. Natsir; Nur Elisa
YUME : Journal of Management Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v4i3.1097

Abstract

AbstarctPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan retribusi parkir oleh PD Parkir Makassar Raya di Kota Makassar dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan retribusi parkir di Kota Makassar. Tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif yaitu suatu tipe penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara sistematis, factual dan akurat mengenai data yang ada dilapangan tentang retribusi daerah yang di fokuskan pada pengelolaan retribusi parkir yang ada di Kota Makassar. Berdasarkan hasil penelitian pengelolaan retribusi parkir di Kota Makassar terhitung dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 mengalami penurunan. Penerimaan pendapatan retribusi parkir jika dilihat dari persentasenya selalu naik turun. Adapun kendala-kendala yang selama ini dihadapi oleh PD parkir Makassar Raya sehingga target setiap tahunnya tidak mencapai target yaitu menyangkut tentang : kondisi cuaca, kebijakan pemerintah tentang larangan parkir ditepi jalan, kondisi badan usaha, kurangnya pengawasan dan backingan jukir.. Universitas Internasional BatamKeywords: Efektivitas, Pengelolaan Retribusi Parkir.
Hubungan Pengetahuan Asupan Asupan Karbohidrat Dan Protein Pada Gizi Pekerja PT Kasiromua Nina Isywara Kusuma; Nur Elisa
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Mei: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v1i2.2947

Abstract

Background: Nutrition knowledge is knowledge about the selection of ingredients good food and daily consumption. Nutritional status is an expression of person’s nutrition in the form of certain variables, namely poor nutritional status, malnutrition, overnutrition, and obesity. Lack of knowledge about contributions nutrition from various types of food woll cause health and productivity problems in workers it is known that knowledge of nutrition provides provision for workers on how to choose healthy foods and understand that food is closely related to nutrition and health also with their productivity The quality of human resources is a major factor necessary for the successful implementation of national development. Empirical evidence indicates quality of human resources determined fromgood nutritional status, and this is determined by nutritional knowledge, the amount of food intake consumed and the physical activity of a person. Objective: The aim of this study was to analyze the relationship between nutritional knowledge, with nutritional status of workers at PT Kasiromua. Methods: The research design used was cross sectional with total of 35 subjects. Data is obtained directly and virtually through interview methods and anthropometry measurements so that the types of data used are primary and secondary data. The instruments used are microtoise, weight scales Result: Most subjects had adequate knowledge of carbohydrate and protein intake (74.3%). More than half of the subjects (57.1%) had normal nutritional status, namely 20 subjects. Conclusion: The distribution of the relationship between knowledge of carbohydrate and protein intake shows that there is a significant relationship between workers' knowledge of nutrient intake and nutritional status.
Tinjauan Sistematis Cocrystal Obat Sebagai Upaya Peningkatan Kelarutan Dan Bioavailbilitas: Analisis Lima Studi Terbaru: A Systematic Review of Drug Cocrystals as an Effort to Improve Solubility and Bioavailability: Analysis of Five Recent Studies Ika Lismayani Ilyas; Retno Wahyuningrum; Ines Septiani Pratiwi; Kevin Gilberth Roganda Putra; Arabiah; Isni Sri Wahyuni; Selvia Susantri Kaley; Murni; Ni Luh Gede Sartika; Nur Elisa; Indri. R; Nidaul Husna; Putri Ramadhani Salsabila; Milka Verawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9523

Abstract

Kelarutan yang rendah menjadi masalah pada lebih dari 40% obat, khususnya BCS Kelas II seperti Piroksikam, Kuersetin, Albendazol, dan Pirimetamin, sehingga membatasi bioavailabilitas dan efektivitas terapi. Tujuan tinjauan sistematis ini adalah menganalisis modifikasi fisika, yaitu pembentukan kristal multikomponen atau cocrystal, sebagai strategi peningkatan kelarutan dan disolusi obat. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar dan ScienceDirect yang menghasilkan lima artikel utama yang relevan, dengan fokus pada cocrystal Piroksikam-Nikotinamida, Kuersetin-Asam Glikolat, Albendazol-Asam Malat, dan Pirimetamin-Asam Fumarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan cocrystal berhasil mengubah karakteristik fisikokimia obat, ditandai dengan perubahan titik lebur, pergeseran spektrum FTIR, dan terbentuknya fase padat baru (analisis XRPD/PXRD). Secara signifikan, teknik ini meningkatkan kelarutan obat dengan kelarutan rendah (misalnya, Albendazol meningkat hingga 115 kali lipat dalam air) dan laju disolusi. Teknik cocrystalisasi terbukti sangat efektif dan menjanjikan, terutama dengan pemilihan koformer hidrofilik yang tepat, untuk mengatasi masalah kelarutan dan bioavailabilitas obat BCS Kelas II.
Tinjauan Literatur: Peran Sentral Distribusi Ukuran Partikel (DAP) Dalam Memodulasi Kualitas Fisik, Kinerja Pelepasan Obat, Dan Farmakokinetik Sediaan Tablet: Literature review: the central role of particle size distribution (DAP) in modulating physical quality, drug release performance, and pharmacokinetics of tablet preparations Ines Septiani Pratiwi; Ika Lismayani Ilyas; Retno Wahyuningrum; Nur Hafshah Mardhiyyah; Sri Agustini; Dian Sridevi; Sitti Rafifah. R.; Nurul Izzah; Jeslianti Samenna; Vivi Wulandari; Amelia Putri; Melisa Tahang; Nur Elisa
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9569

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh ukuran partikel secara komprehensif mensintesis temuan-temuan dari studi kritis dalam formulasi farmasi padat, dengan fokus pada peran fundamental Critical Material Attributes (CMA), khususnya distribusi ukuran partikel (DAP) dan morfologi dalam memengaruhi kualitas fisik, kinerja pelepasan obat, dan farmakokinetik sediaan tablet. Hasil studi menunjukkan bahwa DAP merupakan faktor determinan dalam modulasi disolusi, di mana pengurangan ukuran partikel Metronidazol (melalui penggilingan) secara langsung meningkatkan laju disolusinya. Dampak ini meluas ke sistem pelepasan terkontrol; laju pelepasan Karvedilol dari tablet matriks yang diproduksi melalui roller compaction sangat dipengaruhi oleh DAP granul, di mana kecepatan roll yang lebih lambat dan DAP yang lebih besar cenderung memperlambat pelepasan. Secara biofarmasi, ukuran partikel serbuk tablet Oksikodon Extended-Release Abuse-Deterrent (ER-AD) yang digiling terbukti menjadi penentu farmakokinetik (PK) setelah insuflasi nasal, di mana partikel yang lebih halus meningkatkan konsentrasi plasma puncak (Cmax) dan paparan sistemik total. Selain itu, pada mini-tablet, DAP eksipien meskipun memiliki efek terbatas pada sifat fisik umum, namun menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai kekuatan hancur (crushing strength). Untuk memfasilitasi pengendalian mutu ini, studi menunjukkan bahwa teknik in-situ seperti pencitraan hiperspektral Raman berbasis fiber-array adalah alat yang efektif dan selektif secara kimiawi untuk memantau ukuran, bentuk, dan distribusi API dalam matriks tablet. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pengendalian yang ketat terhadap DAP dan CMA adalah prasyarat penting untuk memastikan kualitas fisik dan performa terapeutik yang konsisten pada berbagai jenis formulasi tablet.