Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN PROMOSI “CANTIK WARNAMU” OLEH HANASUI PERFECT STAY FOUNDATION MENGANGKAT INKLUSIFITAS TERHADAP ISU COLORISM DI JAKARTA Hanifa, Endah Fajar; Aulia, Rahmiati; Utama, Jiwa
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik diskriminasi warna kulit marak terjadi di Indonesia terutama kepadaperempuan baik verbal maupun non verbal, menurut kamus Oxford, Colorisme adalahdiskriminasi terhadap individu berkulit gelap yang kerap terjadi bahkan di dalam kelompoketnis yang sama. Dengan memiliki kulit putih, maka individu akan cenderung lebih dihargai, dihormati dan diistimewakan dalam ruang lingkup sosial. Salah satu fenomena bentuk dari Colorisme adalah viralnya istilah “Aura Magrib” yang mencuat pada pertengahan Juli 2024.Kondisi ini pula dimanfaatkan oleh produsen pemutih kulit (skin lightener) dengan jumlahproduk yang menjamur sekitar 5.000 per tahun 2024. Kemudian muncul tren overclaimingproduct dengan janji “memutihkan kulit dengan cepat”. Melihat fenomena ini, beberapaprodusen produk kecantikan wajah lokal semakin gencar mengeluarkan produk denganshades lebih variatif menyesuaikan warna kulit perempuan Indonesia. Meski kampanyekecantikan inklusif berbagai warna kulit sudah dilakukan, masih membawa perayaan pesancantik beragam saja. Hal ini belum menekankan pada definisi cantik yang bukan standar kulit putih. Metode penelitian kampanye ini menggunakan observasi, studi pustaka, wawancara, dan kuesioner. Data dianalisa dengan metode Analisis Matriks. Tujuan akhir dari perancangan ini adalah Beauty Event Booth, user-generated content, dan website edukatif tentang 18 Shades Foundation. Kata Kunci : Kampanye Iklan, Hanasui, Colorisme, Foundation
Perancangan Promosi “Me-O Love Stray” Street Feeding Meningkatkan Kepedulian terhadap Kucing Liar di Jakarta Aira, Hojie Nagata; Aulia, Rahmiati; Utama, Jiwa
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Populasi kucing liar di Jakarta mengalami peningkatan signifikan danmemunculkan berbagai permasalahan seperti gangguan kesehatan lingkungan sertapenurunan kualitas kesejahteraan hewan. Salah satu upaya masyarakat dalammerespons kondisi ini adalah melalui gerakan street feeding, yaitu kegiatanmemberikan makanan layak kepada kucing liar di ruang publik. Namun, kurangnyastrategi komunikasi yang efektif membuat gerakan ini belum menjangkau khalayakluas, khususnya kalangan muda. Penelitian ini bertujuan merancang kampanye sosialyang mengangkat isu street feeding dengan melibatkan brand makanan kucing MeO sebagai bentuk kolaborasi sosial dan komersial. Kampanye menyasar Gen Z diJakarta sebagai target utama karena karakter mereka yang aktif, peduli lingkungan,dan responsif terhadap isu sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan desainkomunikasi visual dengan tahapan observasi, studi literatur, analisis audiens, danperancangan visual. Hasil dari perancangan ini berupa strategi kampanye terpadumelalui media digital dan aktivasi komunitas yang komunikatif dan emosional.Kampanye ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi Gen Zterhadap isu kucing liar, sekaligus memperkuat citra Me-O sebagai brand yang peduliterhadap kesejahteraan hewan.Kata kunci: kampanye sosial, street feeding, kucing liar, Me-O, Gen Z, desainkomunikasi visual