Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

KAJIAN PENDEKATAN VISUAL IKLAN PADA INSTAGRAM Arumsari, Rizki Yantami; Utama, Jiwa
Jurnal Bahasa Rupa Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Bahasa Rupa Oktober 2018
Publisher : LPPM STMIK STIKOM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.087 KB) | DOI: 10.31598/bahasarupa.v2i1.230

Abstract

Social media technology as a medium of communication has progressed quite rapidly and has a significant role for human life until 2018. One of the role of social media that feels quite influential is to help businesses in advertising their products. Although Instagram provides Ads features for business people, but they do not always use the Ads feature to advertise their products. Most of them just use personal accounts and display photos of their products to advertise. The technique they use in advertising is pure photography, digital imaging, and photography combined with text. Despite having a technique quite different from conventional advertising in general, the businessman can still advertise his product even very helpful in the sale of its products. It will provide a different persuasive approach for those who see it. Through observation, literature studies and interviews, attempts are made to elaborate the persuasiveness resulting from the visual approach commonly found in Instagram. The results of this study indicate that visual advertising using photography approach but without mentioning tagline that reflects positioning as product differentiator. The approach is used based on the main needs of social media Instagram which prioritizes the photo as a medium of communication.
KAJIAN PENDEKATAN VISUAL IKLAN PADA INSTAGRAM Rizki Yantami Arumsari; Jiwa Utama
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Bahasa Rupa Oktober 2018
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v2i1.230

Abstract

Social media technology as a medium of communication has progressed quite rapidly and has a significant role for human life until 2018. One of the role of social media that feels quite influential is to help businesses in advertising their products. Although Instagram provides Ads features for business people, but they do not always use the Ads feature to advertise their products. Most of them just use personal accounts and display photos of their products to advertise. The technique they use in advertising is pure photography, digital imaging, and photography combined with text. Despite having a technique quite different from conventional advertising in general, the businessman can still advertise his product even very helpful in the sale of its products. It will provide a different persuasive approach for those who see it. Through observation, literature studies and interviews, attempts are made to elaborate the persuasiveness resulting from the visual approach commonly found in Instagram. The results of this study indicate that visual advertising using photography approach but without mentioning tagline that reflects positioning as product differentiator. The approach is used based on the main needs of social media Instagram which prioritizes the photo as a medium of communication.
IMPLEMENTASI MEDIA BRANDING BAGI SENTRA UKM REST AREA PASIR JAMBU Bijaksana Prabawa; Rizki Yantami Arumsari; Wirania Swasty; Aldi Hendrawan; Citra Puspita Sari
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): Charity - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v3i1.2185

Abstract

Sentra UKM Rest Area Pasirjambu merupakan sekelompok UKM yang bergabung dalam sebuah sentra di wilayah Rest Area Pasirjambu, tepatnya berlokasi di Jl. Raya Pasir Jambu KM 10, Ciwidey, Bandung. Sentra UKM Rest Area Pasirjambu terhitung masih baru didirikan, yaitu pada pertengahan 2017. Kondisi ini menyebabkan brand awareness dari masyarakat sekitar dan pengunjung rest area pasirjambu masih rendah. Tentu saja hal ini membutuhkan strategi bisnis tertentu salah satunya adalah dengan melakukan penguatan Brand. Oleh Karena itu, pada pengabdian masyarakat kolaborasi internal ini akan dilakukan formulasi strategi Branding melalui implementasi pada berbagai media Informasi dan komunikasi seperti media interaktif (website dan social media), media identitas perusahaan (logo, stationary, sign system, seragam, dsb), dan media persuasi/ promosi. Dengan penerapan media informasi dan komunikasi yang terintegrasi diharapkan tujuan dalam meningkatkan tingkat kunjungan sekaligus penguatan brand Sentra UKM ini dapat terwujud.
PAPARAN KONTEN VISUAL PADA FEED INSTAGRAM KOPI TOKO DJAWA SELAMA PANDEMI COVID-19 Rizki Yantami Arumsari; Yanuar Rahman; Bijaksana Prabawa
Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan (Demandia) Vol 6 No 2 (2021): demandia - Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/demandia.v6i2.3698

Abstract

Semenjak adanya pandemi COVID-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia, pemerintah menghimbau untuk tetap di rumah saja dan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membuat aktivitas jual beli menurun hingga para pemilik kafe harus menutup usahanya sementara bahkan selamanya. Kopi Toko Djawa merupakan kafe yang tidak pernah sepi pengunjung, namun karena harus mematuhi himbauan pemerintah, akhirnya mereka pun harus membuat aturan baru yakni pelanggan hanya bisa melakukan take away. Agar pelanggan tetap terikat dengan Kopi Toko Djawa walau secara online, pengelola Kopi Toko Djawa memanfaatkan peran media sosial Instagram dengan cara membuat konten visual yang dipublikasikan dalam bentuk post pada Instagram mereka. Konten visual yang disajikan berbentuk foto, poster ataupun foto yang dijadikan poster. Isi dari konten visual tersebut antara lain mengingatkan para pengikut akun Instagram untuk tetap di rumah saja juga menginformasikan produk yang dapat dinikmati untuk berkegiatan di rumah. Melalui metode observasi, wawancara, dan analisis visual, penelitian ini bermaksud untuk mencari tahu bagaimana konten visual tersebut berhubungan dengan online engagement yang indikatornya adalah jumlah like dan comment. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konten visual pada media sosial Instagram Kopi Toko Djawa dapat meraih jumlah like dan comment yang besar yang berarti konten visual tersebut dapat membuat online engagement yang baik walaupun dimasa sulit saat terjadi pandemi. Kata kunci: Instagram, konten visual, Kopi Toko Djawa, online engagement, pandemi COVID 19
PERANCANGAN PURWARUPA KARTU BELAJAR BERTEKSTUR SEBAGAI MEDIA UNTUK MENGENALKAN HURUF PADA ANAK USIA DINI Yanuar Rahman; Rizki Yantami Arumsari; Devi Arifiani Azhar
Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan (Demandia) Vol 5 No 01 (2020): Vol 05, No 01 (Maret 2020) demandia - Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/demandia.v5i01.2729

Abstract

Masa keemasan (golden ages) bagi seorang anak merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang merupakan periode kritis dan berdampak pada perkembangan aspek kognitif, afektif dan psikomotor anak. Pada masa ini orang tua kerap menstimulus berbagai dimensi perkembangan anak dengan beragam cara. Salah satunya adalah ranah kognitif yang sering distimulus dengan banyak jalan, misalnya dengan menggunakan kartu sebagai media belajar. Pada saat ini, telah begitu banyak varian kartu belajar yang dapat ditemui, namun didominasi oleh kartu yang ditujukan untuk dicerap oleh indera pengelihatan. Padahal begitu banyak potensi yang bisa dioptimalkan oleh kartu-kartu jenis ini, misalnya kartu belajar yang bisa dicerap oleh indera peraba, selain pengelihatan. Melalui pengamatan, studi pustaka, wawancara dan proses perancangan, penelitian ini menghasilkan sebuah produk purwarupa yang mengeksplorasi bentuk-bentuk baru dari kartu belajar, terutama yang dapat digunakan dengan cara dilihat dan diraba. Purwarupa kartu ini bisa dimanfaatkan bagi anak-anak dalam membantu cara belajar mereka, lebih jauh lagi kartu ini dapat dioptimalkan sebagai alat bantu oleh anak-anak berkebutuhan khusus. Kata kunci: kartu, belajar, tekstur, indera peraba, anak-anak
Implementation of 5G Telecommunication Network Services in Indonesia based on Techno-economic Analysis Siti Hajar Komariah; Rd. Rohmat Saedudin; Rizki Yantami Arumsari; Umar Yunan KSP Yunan KSP
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.7.4.02447

Abstract

The 2300 MHz spectrum is a medium band that telco operators will not pay much attention to when they deploy 5G. They are more comfortable at 2.6 GHz, 3.5 GHz, 26 GHz, and 28 GHz, in addition to 700 MHz for the breadth of coverage. The performance of cellular telecommunications services based on 5G technology is possible for new operators, although it will be carried out as stand-alone services. This opportunity will be taken by looking at internet subscriber data/data communication from existing operators as active internet users, which is quite large and has a potential of over 250 million users. There has been no previous study regarding the feasibility of deploying this 5G technology-based Broadband Wireless Access (BWA) Network. Based on the experience of implementing previous generations of telecommunication service technology, the government and operators need to be careful in determining the right moment to deploy this 5G technology service, which is predicted to be able to provide broadband services with streaming capabilities of 10 to 100 times the streaming speed of 4G technology. It should be noted that the lack of success of 3G performances in 2006 from 2G, 2.5G, and 2.75 G. Almost all operators who were expected to be very lucky turned out to be not optimal; even now, only 4 operators are playing on 3G. where they have not been able to force users of the 2G generation to switch to 3G, including in big cities where the performance of the 3G network is not yet optimal and evenly distributed. Still, many areas are blank spots from 3G networks and services. From this experience, scientific studies are needed to ensure the feasibility of the upcoming 5G BWA business and identify business opportunities that can be implemented. The feasibility analysis must be viewed from various aspects, namely aspects of technical readiness, market aspects, and financial aspects in terms of the techno-economics of the operators who will provide 5G telecommunications services by calculating several essential parameters as a measure of business feasibility, namely Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PBP).
How to Develop Marketing Strategy, Packaging Designs, and Superior Product Processing Education? Wulandari, Astri; Marcelino, Dandy; Suryawardani, Bethani; Gusnadi, Dendi; Prabawa, Bijaksana; Arumsari, Rizki Yantami
Jurnal Penyuluhan Vol. 20 No. 01 (2024): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/20202448777

Abstract

Produce such as fruits and vegetables have the production potential on an industrial scale with a low price. Most residents in Sukawarna work as farmers of fruits, horticultural crops and vegetables. Farmers sell raw fruit and vegetable products without diversification. To compete with other economic actors, the government, community, and universities must support the development of high-quality commodity products. However, the community still faces some challenges, particularly their skills or expertise, but in this era, the main issues are knowledge when facing change (transformation) and a lack of creativity in managing superior product commodities to increase sales. The aim of this study is to help economic business actors in Sukawarna develop competitive knowledge and skills by referring to the partners' situation and issues. Community empowerment program facilitators were involved to conduct a participatory action research. It was found that there were several partner problem solutions. The first is the training of the economic actors in Sukawarna on how to manage raw commodity products into processed products with added value. Next is marketing assistance to help partners process vegetables from Sukawarna’s main commodity through accurate marketing strategy in communicating the processed product. The last solution is the use of attractive packaging designs and product labels for processed main commodities in Sukawarna to attract potential consumers. The study results recommend the following: an educational program for the transformation of superior commodities into ready-to-use processed products, assistance with marketing strategies, and designing packaging and product labels to market the processed commodities.
Perancangan Buku Ilustrasi Tembang Dolanan Jawa Tengah untuk Anak Usia 5-6 Tahun Wulandari, Callista Chairani; Arumsari, Rizki Yantami
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 3 No. 01 (2017): February 2017
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v3i01.1329

Abstract

AbstrakIndonesia merupakan negara yang terkenal akan seni dan budayanya. Setiap suku di Indonesia pasti memiliki lagu daerahnya masing-masing. Salah satu contohnya adalah tembang dolanan, yang berasal dari Jawa Tengah. Tembang dolanan merupakan sebuah lagu yang diperuntukkan bagi anak-anak, karena banyak mengajarkan tentang nilai-nilai moral yang dijunjung oleh orang Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Namun dengan adanya lingkungan yang kurang mendukung, kini tembang dolanan sudah jarang diperdengarkan. Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang penulis lakukan di Semarang, yang menyebutkan bahwa dari 30 anak hanya sembilan diantaranya yang tahu tentang tembang dolanan. Penelitian tersebut menunjukan bahwa tembang dolanan kini kalah pamor dengan lagu-lagu yang beredar sekarang. Padahal, seiring dengan perkembangan teknologi, kita seharusnya tetap mengajarkan kepada anak tentang nilai-nilai moral. Berdasarkan fenomena tersebut, melalui observasi, wawancara, studi kasus dan analisis, penelitian ini mengemas tembang dolanan dalam bentuk dongeng ke dalam buku ilustrasi berseri. Pada setiap buku diselipkan pula sebuah CD yang berisi tembang dolanan Jawa Tengah (Cublak-Cublak Suweng, Jaranan, Padhang Bulan, dan Gundul-Gundul Pacul) agar dapat didengarkan oleh anak-anak. Sehingga selain mendapatkan sebuah cerita dongeng, anak-anak juga mulai mengenal lagu-lagu daerah dan pesan moral yang ada di dalamnya. Kata Kunci: buku ilustrasi, dongeng, Jawa Tengah, tembang dolanan.  AbstractIndonesia is well-known for its cultures and arts because each region has its own culture. One of region anthem is Tembang Dolanan from Central Java that intended for kids because it contains moral values that upheld by Indonesian people especially in Central Java. But, now tembang dolanan are rarely sounded off, based on survey in Semarang that only nine out of thirty children who know about Tembang Dolanan. It shows that nowadays tembang dolanan can’t compete with recent songs. Also, along with technological development, we ought to teach about moral values to our kids constantly. According to the previous case, through analysis and observation results, author consider to pack tembang dolanan into illustrated tale book series. There’s a compact disk that contains tembang dolanan of Central Java (Cublak-Cublak Suweng, Jaranan, Padhang Bulan, and Gundul-Gundul Pacul) so kids can enjoy the song. It hopefully can help kids to learn about tembang dolanan and its moral values Keywords: illustration book, tale, Central Java, tembang dolanan.
KAJIAN PENDEKATAN VISUAL IKLAN PADA INSTAGRAM Rizki Yantami Arumsari; Jiwa Utama
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Bahasa Rupa Oktober 2018
Publisher : Prahasta Publisher (manage by: DRPM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v2i1.230

Abstract

Social media technology as a medium of communication has progressed quite rapidly and has a significant role for human life until 2018. One of the role of social media that feels quite influential is to help businesses in advertising their products. Although Instagram provides Ads features for business people, but they do not always use the Ads feature to advertise their products. Most of them just use personal accounts and display photos of their products to advertise. The technique they use in advertising is pure photography, digital imaging, and photography combined with text. Despite having a technique quite different from conventional advertising in general, the businessman can still advertise his product even very helpful in the sale of its products. It will provide a different persuasive approach for those who see it. Through observation, literature studies and interviews, attempts are made to elaborate the persuasiveness resulting from the visual approach commonly found in Instagram. The results of this study indicate that visual advertising using photography approach but without mentioning tagline that reflects positioning as product differentiator. The approach is used based on the main needs of social media Instagram which prioritizes the photo as a medium of communication.
Analisis pengembangan permainan anak usia dini Titian dengan pendekatan storytelling Manuel, Anggiat; Rahman, Yanuar; Arumsari, Rizki Yantami
Jurnal Desain Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i1.22976

Abstract

Perkembangan anak usia dini memiliki peran yang signifikan dalam membentuk individu secara holistik, termasuk aspek kognitif, sosial, dan emosional. Permainan menjadi elemen krusial dalam proses ini, bukan hanya sebagai aktivitas hiburan, tetapi juga sebagai alat pembelajaran yang bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan permainan anak usia dini Titian, khususnya dalam konteks Alas Tangkas, sebagai alat pendidikan yang efektif. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan fokus pada analisis visual melalui pendekatan storytelling. Desain permainan ini memanfaatkan elemen-elemen visual yang menarik perhatian, seperti penggunaan warna, tipografi, komposisi, grafis, kontras, dan konsistensi. Analisis juga melibatkan pengamatan terhadap penggunaan teks dan gambar, serta pengaruh warna dan kontras terhadap mood dan emosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Alas Tangkas memiliki potensi untuk meningkatkan fungsinya sebagai alat pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan anak usia dini. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya mendukung anak-anak agar dapat bermain secara aktif, kreatif, dan produktif dalam rangka mendukung perkembangan mereka secara menyeluruh. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang pentingnya permainan dalam pendidikan anak usia dini dan menyediakan dasar untuk pengembangan lebih lanjut dalam bidang ini.