Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Sluice Box untuk Pemisahan Emas Alluvial bagi Penambang Emas Tradisional di Kabupaten Sijunjung Afni Nelvi; Deri Kurniadi; Annisa Intan Yustisia Rahmalina; Khalik Dwika Putra; Mutiara Salvira; Hisni Rahmi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1138

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan Penggunaan Sluice Box untuk Pemisahan Emas Alluvial bagi Penambang Emas Tradisional. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan keterampilan mitra dalam mengoperasikan alat sederhana namun efektif untuk meningkatkan efisiensi penambangan sekaligus meminimalisasi kerugian emas yang terbuang bersama material sisa. Mitra kegiatan adalah kelompok penambang emas tradisional yang dipilih berdasarkan kriteria: aktif melakukan penambangan skala kecil, belum memiliki pemahaman teknis terkait penggunaan sluice box, dan memiliki komitmen untuk mengikuti pelatihan secara penuh. Kegiatan pengabdian dilaksanakan secara operasional melalui beberapa tahap, yaitu sosialisasi teknologi, demonstrasi penggunaan sluice box, praktik lapangan oleh penambang, serta evaluasi tingkat pemahaman dan keterampilan mitra. Pelatihan ini berlangsung selama 3 bulan sehingga mitra memiliki kesempatan yang cukup untuk mempraktikkan keterampilan yang diperoleh. Hasil pelatihan menunjukkan terjadi peningkatan level keberdayaan dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan sluice box dalam pemisahan emas dari pengotornya. Selain itu sluice box yang portabel sehingga mudah dibawa kemana-mana terutama untuk kegiatan survey lokasi baru oleh mitra.
Penilaian Sisa Umur Pakai pada Tangki Penimbun Sesuai dengan Laju Korosi Lydia Kartika Basaria Sitompul; Zella Navtalia; Hisni Rahmi; Yosa Megasukma; Muhammad Faisal Seprizal
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i4.1300

Abstract

Tangki penyimpanan merupakan alat penting untuk menampung bahan bakar, bahan kimia, cair, dan air proses dalam operasi penambangan batu bara dan mineral. Penilaian sisa umur pakai (RLA) tangki ini penting untuk menjaga manajemen aset yang hemat biaya, kepatuhan lingkungan, dan keselamatan operasional. Penilaian metode terhadap sisa umur pakai tangki penyimpanan di fasilitas penambangan batu bara dan mineral merupakan tujuan utama studi ini. Pemeriksaan ini mengidentifikasi kehilangan material, integritas las, dan mode kegagalan tambahan seperti pitting, kelelahan, dan korosi di bawah isolasi (CUI) dengan menggabungkan uji non-destruktif (NDT), pemetaan korosi, pengukuran ketebalan ultrasonik, dan analisis tegangan. Temuan ini digabungkan dengan informasi desain dan catatan layanan untuk menentukan berapa lama tangki akan tetap berfungsi dan menyarankan rencana penggantian atau pemeliharaan. Untuk mencegah kegagalan katastropik, mengoptimalkan jadwal pemeliharaan, dan meningkatkan operasi penambangan yang berkelanjutan, hasilnya menyoroti deformasi yang ditemukan dan mekanisme kerusakan potensial seperti korosi atmosferik dan penipisan umum.
Analisis Pascatambang terhadap Dampak Penambangan Batu Gamping pada Kualitas Lingkungan di PT Semen Baturaja Tbk Qurratul A’yun; Hisni Rahmi; Andrawina Andrawina; Restu Juniah
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i4.1652

Abstract

Kegiatan pascatambang merupakan bagian penting untuk memastikan kegiatan pertambangan batugamping akan berdampak paling minimal terhadap lingkungan. Untuk itu PT Semen Baturaja Tbk sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batugamping mencoba untuk merencanakan kegiatan pasca tambang dengan luas bukaan lahan yang direncanakan seluas  341 hektar mulai dari area penambangan, jalan hantar, disposal area, soil storage dan fasilitas penunjang tambang lainnya selama tahap operasi produksi tahun  2022-2042 Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan reklamasi telah mencapai luas 207,16 ha atau sekitar 60,75% dari total lahan terganggu. Tingkat keberhasilan tumbuh vegetasi berkisar antara 60–80%, dengan kondisi lereng yang relatif stabil pada kemiringan 25–35° serta didukung sistem drainase yang berfungsi baik. Analisis efektivitas dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan komparatif terhadap standar Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018, yang menunjukkan bahwa kegiatan reklamasi tergolong cukup efektif, meskipun masih memerlukan peningkatan dalam pengelolaan kesuburan tanah dan pemantauan jangka panjang. Kegiatan reklamasi ini dilakukan dengan tahapan penataan lahan, penyebaran top soil, dan revegetasi dengan spesies tanaman local. Sehingga dapat disimpulkan bahwa reklamasi menunjukkan keberhasilan dibidang stabilotas lahan dan penutupan vegetasi, tetapi masih perlunya peningkatan dalam menkontrol serta memonitoring dalam jangka waktu yang panjang serta dalam pengelolaan kualitas tanah.