Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Role of E-Government Implementation, Transparency, Responsiveness, and Trust in Enhancing Citizen Satisfaction Muhammad Nur; Herwantono; Yenniwati Sinaga; Samuel Indrayana
Journal Management & Economics Review (JUMPER) Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : Malaqbi Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jumper.v4i1.1230

Abstract

The present research will focus on the importance of the implementation of e-government, transparency, responsiveness, and trust for enhancing citizen satisfaction. The fast development of information and communication technologies has prompted governmental agencies to implement electronic systems which should provide efficient and good-quality services to their citizens. Even though there is already much evidence about the extensive use of e-government systems, differences in the level of service provided can imply that some other governance factors such as transparency, responsiveness, and trust can affect the perception and evaluation of services provided to the public. This research will use a quantitative methodology and a cross-sectional survey design. The sample of 120 people was used for collecting data. All respondents have experience in using e-government systems and have answered a number of questions regarding their satisfaction with the process. Multiple linear regression was applied for data analysis, and it revealed that implementation of e-government, transparency, responsiveness, and trust positively affect citizen satisfaction. Among these variables, trust is the most influential one as it reflects the importance of citizen trust in government institutions. The developed model explains 61% of the variance in the level of citizen satisfaction.
Hubungan Antara Penggunaan Media Sosial Dengan Perilaku Bullying di Kalangan Remaja: Pengabdian Bagus Ananda Kurniawan; Kresna Agung Yudhianto; Samuel Indrayana; Bungsu Keumala Sari; Siti Ngaisah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan perilaku bullying di kalangan remaja. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi tahap identifikasi masalah dan analisis kebutuhan, perencanaan program dan penyusunan materi, pengumpulan data, pelaksanaan sosialisasi dan edukasi, pelatihan keterampilan sosial dan pengelolaan emosi, pelibatan guru, orang tua, dan lingkungan sekolah, serta evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya hubungan positif antara intensitas penggunaan media sosial dengan kecenderungan terjadinya perilaku bullying, di mana remaja dengan durasi penggunaan media sosial yang tinggi cenderung lebih sering terlibat dalam perilaku bullying, baik sebagai pelaku maupun korban. Interaksi daring yang bersifat terbuka, cepat menyebar, serta minim kontrol sosial langsung meningkatkan potensi terjadinya konflik dan komunikasi yang kurang empatik. Selain itu, fitur media sosial memungkinkan tindakan perundungan terjadi secara berulang dan menjangkau audiens yang lebih luas, sehingga dampak cyberbullying menjadi lebih kompleks dan berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa upaya pencegahan bullying perlu dilakukan secara komprehensif melalui peningkatan literasi digital, penguatan pendidikan karakter, serta penumbuhan empati dan tanggung jawab sosial agar remaja mampu menggunakan media sosial secara lebih sehat dan bertanggung jawab.