Muh Fakhrihun Naam
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IbPE TAS KULIT KOMBINASI KAIN TRADISIONAL JAWA TENGAH DI KABUPATEN KUDUS DAN MAGELANG JAWA TENGAH Eka Yuli Astuti; Etty Soesilowaty; Muh Fakhrihun Naam
Jurnal Abdimas Vol 22, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v22i1.15635

Abstract

Tujuan kegiatan program IbPE antara lain : 1). Memberikan bekal wawasan pengetahuan UKM tentang produksi tas etnik kombinasi menjadi produk berorientasi ekspor; 2). Memberikan wawasan tentang pentingnya pengembangan SDM pengelola UKM; 3). Memberikan wawasan tentang pentingnya peningkatan kualitas dan kuantitas produk. Metode dan tahapan yang digunakan untuk diseminasi teknologi kepada UKM mitra melalui proses interaktif mengkomunikasikan pengetahuan kepada khalayak target. UKM Mitra terlibat langsung dalam proses produksi melalui pelatihan, latih kunjung, demontrasi dan contoh produk. Evaluasi pelaksanaan program dan keberlanjutan program terus dilakukan oleh Tim UNNES pada kegiatan IbPE dilapangan agar teknologi yang telah disampaikan tetap dan terus berdaya guna. Monitoring dan Evaluasi antara lain dilakukan dengan Monitoring dan Evaluasi dilakukan secara periodik pada tiap 1 bulan sekali untuk megetahui perkembangan teknologi diseminasi. Capaian Luaran UKM Mitra dan Capaian Tahunan Program IbPE hingga bulan Juli 2017 pada pelaksanaan kegiatan tahun I sebesar 100%. Adapun capain tersebut antara lain : 1). Perusahaan telah memiliki Visi Misi Tujuan Usaha; 2). Perusahaan telah memiliki Tugas Pokok dan Fungsi Bagian Usaha; 2). Memiliki Alur Kerja Pra Produksi, Produksi, Pasca Produksi dan Pemasaran ; 3). Memiliki Standar Operasional Prosesdur (SOP); 4).  Keahlian SDM mitra meningkat; 5). Mitra UKM melaksanakan manajemen perusahaan dengan baik; 6). Kualitas produksi Mitra UKM memenuhi syarat produk Ekspor; 7). Meningkatnya kapasitas produksi dan varian barang; 8). Tersedianya mesin jahit cangklong 2 (dua) unit; 9). Mesin potong laser 1 (satu) unit; 10). UKM memiliki Jaringan Pemasaran Nasional– Rintisan Ekspor; 11). UKM mitra telah terekpos di Surat Kabar; 12). UKM mitra telah memiliki Web Site, Facebook, Istagram, Twitter; 14). UKM mitra memiliki merk dagang.
BATIK TEGALAN BERAS MAWUR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENGENALKAN KERAGAMAN BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL Evi Kristanti Apriliani; Muh Fakhrihun Naam; Eko Sugiarto; Erni Suharini; Hamdan Tri Atmaja
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15458

Abstract

Selain dikenal dengan sebutan kota Bahari, Tegal juga memiliki karya seni batiktulis yang menjadi primadona di daerah ini, Masyarakat luas mengenalnya denganBatik Tegalan. Batik Tegalan tergolong dalam jenis batik pesisir karena ragamhiasnya yang natural dan mudah dikenali karena motif gambarnya yang besar ataumelebar. Motif batik tegalan banyak mengadopsi dari bentukan aneka flora danfauna. Salah satu motif batik tegalan adalah motif beras mawur yaitu berupa titiktitik putih seperti beras tumpah (beras mawur). Pembuatan godhongan-nya (bentukdaun) adalah ambringan atau daun ambring yang dikombinasikan dengan beberapa2bunga. Keselarasan antara pola butiran beras dan pilihan warna menciptakan kesanharmonis. Warna dan pola yang saling melengkapi menambah nilai estetikakeseluruhan kain. Motif Beras Mawur dibuat sebagai upaya untuk menjaga danmelestarikan warisan budaya Tegal. Motif Beras Mawur sebagai mediapembelajaran dapat memberikan manfaat serta wawasan baru bagi peserta didik,khususnya peserta didik jenjang SD. Media pembelajaran batik beras mawurmerupakan satu cara melestarikan budaya kearifan lokal yaitu denganmengintegrasikan budaya dalam pembelajaran, yang bertujuan agar peserta didikdapat mempelajari tentang keragaman budaya dan kearifan lokal Tegalan.