Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGARUH METODE BABY LED WEANING (BLW) TERHADAP POLA MAKAN ANAK USIA 9 - 12 BULAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN STATUS GIZI ANAK DI DESA GADING WETAN KECAMATAN GADING KABUPATEN PROBOLINGGO Iis Hanifah; Tutik Hidayati; Wahida Yuliana
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i4.308

Abstract

One indicator of health development achievement is the nutritional status of children under 5 years old (toddlers). This phase is known as the golden period where development and growth are very rapid, so children's nutritional needs must be met. During this period, toddlers are very vulnerable to malnutrition, one of which is stunting. Although in East Java the figures have shown a decline in stunting, this is still not said to be completely successful because in Indonesia the target is to reach a stunting prevalence rate of 14% in 2024. The purpose of this study To determine the effectiveness of the baby-led weaning method on the eating patterns of children aged 9-12 months in an effort to improve children's nutritional status The method used in this study was a quasi-experiment with one group pretest posttest. The intervention was a technique of feeding babies aged 9-12 months using the baby-led weaning (BLW) method. The population in this study were all babies aged 9-12 months totaling 46 respondents. The sampling technique used a total sampling of 46 respondents. Data collection used a questionnaire, and was analyzed using the Wilcoxon statistical test. The results of this study indicate that Ha is accepted with an SPSS value of 0.001, which is <0.05, meaning that there is an Effect of the Baby Led Weaning (BLW) Method on the Eating Patterns of Children Aged 9 - 12 Months in an Effort to Improve Children's Nutritional Status. Suggestions, it is hoped that implementing the BLW method can help improve children's eating patterns and nutritional status. The output of this study is an accredited national journal.
EFEKTIFITAS SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA ANEMIA TERHADAP KETEPATAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA SANTRI Wahida Yuliana; Iis Hanifah; Tutik Hidayati
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i4.309

Abstract

An expert system is a computer program designed to make decisions similar to those made by one or more experts. An expert system is the use of technology that can simplify a person's work. Based on data, nutritional anemia in adolescents in Probolinggo Regency is 9.3%. The purpose of this study is to analyze the effectiveness of an expert system for diagnosing anemia on the accuracy of anemia incidents in adolescent students. The research design is quasi-experimental. The population in this study were all adolescent students who were final year students at the Hafshawaty Islamic Boarding School and were in the process of college, totaling 60 adolescents. The sampling technique used is total sampling. The steps will be done by dividing control and intervention groups at the same time. The analysis used is the chi-square statistical test with a significance level of 95% (alpha 0.05) using SPSS. The results of the study are the use of expert systems with the highest accuracy of anemia diagnosis is Correct and Using expert systems as many as 30 people (50.0%). The category does not use expert systems and inaccurate diagnoses as many as 25 people (41.7%). The results of the statistical test obtained showed a p-value of 0.000 <0.05 meaning  there is an Effectiveness of Expert Systems to diagnose anemia on the Accuracy of Anemia Incidents in Adolescent Students at Pondok Putri Hafshawaty. It is hoped that expert systems can be used as technology to perform early detection independently in cases of anemia. The output of this study will be published through the Accredited National Journal Sinta.
Edukasi Hukum Tentang Hak Reproduksi Wanita Dalam Perspektif Hukum Positif Di Indonesia Nul Hakim, Bawon; Yuliana, Wahida
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 11 : Desember (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Women’s reproductive rights constitute an integral part of human rights guaranteed by the constitution and statutory regulations in Indonesia. Although the positive legal framework has comprehensively regulated the protection of reproductive health rights, a significant gap remains between legal norms and their implementation at the community level. This gap is reflected in limited legal awareness, persistent social stigma, and unequal access to reproductive health services. This community service program aims to enhance public legal awareness and understanding of women’s reproductive rights from the perspective of Indonesian positive law. The activity employed legal education methods through structured lectures, interactive discussions, and case-based reflections, referring primarily to Law Number 17 of 2023 on Health and Law Number 23 of 2004 on the Elimination of Domestic Violence. The results indicate an improvement in participants’ understanding of preventive and repressive legal protection, the right to access reproductive health services, and the obligations of the state and society in ensuring the fulfillment of these rights. Furthermore, the program highlights the strategic role of legal education in bridging the gap between normative legal provisions and social practice. Therefore, this community service activity contributes to strengthening legal awareness and promoting fair, human rights-based, and sustainable protection of women’s reproductive rights in Indonesia.
EDUKASI PRAKONSEPSI TENTANG PERAN ASAM FOLAT DALAM PERSIAPAN PERENCANAAN KEHAMILAN SEHAT PADA WANITA USIA SUBUR Hidayati, Tutik; Hanifah, Iis; Yuliana, Wahida
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 4 No. 5 (2025): Volume 4, Nomor 5, Oktober 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/mbm.v4i5.572

Abstract

Kehamilan yang sehat membutuhkan persiapan fisik, mental dan pengetahuan, oleh karena itu perencanaan kehamilan harus dilakukan sebelum masa kehamilan oleh wanita usia subur (WUS). Komplikasi kehamilan bisa terjadi akibat sejumlah kondisi yang telah ada sebelum hamil maupun yang terjadi saat hamil. Tujuan PKM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan wus dalam persiapan peencnaan kehamilan sehat. Metode Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu memberikan edukasi prakonsepsi tentang peran asam folat terhadap perencanaan kehamilan sehat pada Wanita usia subur. Peserta Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Wanita Usia Subur dan Kader, sebanyak 40 orang. Tempat pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu di Desa Condong Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo. Berdasarkan hasil kegiatan PKM pada hari Selasa, 20 Juni 2025 yaitu Peserta paham dan mampu menjelaskan kembali asam folat dan manfaatnya. Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan bisa memberikan pemahaman dan perubahan perilaku masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan peranan petugas kesehatan dalam memberikan informasi tentang pentingnya mengkonsumsi asam folat pada sebelum dan saat hamil.. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan peranan tenaga kesehatan untuk memberikan informasi tentang pentingnya memahami peranan asam folat
PELATIHAN ORANG TUA HEBAT DALAM PENGGUNAAN METODE BABY LED WEANING (BLW) Hanifah, Iis; Yuliana, Wahida; Hidayati, Tutik
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 4 No. 5 (2025): Volume 4, Nomor 5, Oktober 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/mbm.v4i5.575

Abstract

Permasalahan tumbuh kembang balita di Indonesia, termasuk di Kabupaten Probolinggo, sering kali melibatkan hambatan dalam mencapai kemandirian makan, yang dipengaruhi oleh persepsi tradisional, keterbatasan pengetahuan orang tua tentang metode modern seperti Baby Led Weaning (BLW), serta kesenjangan akses terhadap makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi dan sesuai. Data awal di lokasi sasaran menunjukkan bahwa meskipun kesadaran akan gizi seimbang telah ada, pengetahuan tentang implementasi praktis BLW dan keterampilan menyiapkan makanan bergizi untuk stimulasi makan mandiri masih sangat rendah. Kondisi ini menuntut adanya intervensi yang tidak hanya bersifat edukatif tetapi juga aplikatif, untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan praktik pengasuhan sehari-hari dalam rangka mendukung perkembangan motorik halus dan status gizi anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui tiga tahap terstruktur: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode utama mencakup tiga sesi intervensi, yaitu penyuluhan, pelatihan praktik langsung dalam menyiapkan menu utama dan camilan bergizi, serta sesi tanya jawab untuk evaluasi. Kegiatan melibatkan 46 peserta (orang tua balita) dan didukung oleh kolaborasi antara mahasiswa Profesi Bidan, Kepala Desa, bidan setempat, dan kader kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Pada pretest, 60,87% peserta berada dalam kategori cukup, dan 39,13% kategori kurang. Setelah intervensi (posttest), terjadi peningkatan drastis di mana 30,43% peserta mencapai kategori baik, 56,52% kategori cukup, dan hanya 13,04% yang tetap dalam kategori kurang. Hasil ini membuktikan efektivitas pendekatan edukasi yang menggabungkan teori, praktik, dan dialog interaktif. Diskusi lebih lanjut menggarisbawahi bahwa keberhasilan ini didukung oleh model pembelajaran orang dewasa (andragogi) dan lingkungan sosial yang kolaboratif, sekaligus menyoroti perlunya pendampingan berkelanjutan untuk mengonsolidasi perubahan perilaku dan menjangkau kelompok sisa yang pengetahuannya masih kurang
PELATIHAN KADER POSKESTREN PADA PROGRAM PENCEGAHAN ANEMIA REMAJA DENGAN PENDAMPINGAN MINUM TTD, SISTEM PAKAR DIAGNOSA, ISI PIRINGKU, DAN EMODEMO Yuliana, Wahida; Hanifah, Iis; Hidayati, Tutik
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 4 No. 5 (2025): Volume 4, Nomor 5, Oktober 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia defisiensi besi merupakan masalah kesehatan serius yang banyak dialami remaja putri, dengan prevalensi mencapai 35,7% di Kabupaten Probolinggo. Kondisi ini dipicu oleh peningkatan kebutuhan zat besi, menstruasi, dan asupan gizi yang tidak memadai, yang berisiko mengganggu perkembangan kognitif, prestasi belajar, dan kesehatan jangka panjang. Upaya pencegahan melalui konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sering terkendala rendahnya kepatuhan akibat efek samping dan kurangnya pemahaman. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif kreatif yang melibatkan remaja secara langsung sebagai agen perubahan, dalam hal ini melalui pengoptimalan peran Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di lingkungan pesantren melalui tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode partisipatif diterapkan dengan melatih 56 remaja putri sebagai kader Poskestren. Pelatihan mencakup pemberian materi, praktik penggunaan sistem pakar untuk diagnosis anemia, simulasi penyuluhan dengan teknik emodemo, dan perencanaan menu "Isi Piringku". Evaluasi efektivitas dilakukan dengan membandingkan hasil pretest dan posttest pengetahuan peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dimana kategori pengetahuan baik naik dari 46,4% (26 orang) menjadi 75,0% (42 orang). Kegiatan ini berhasil membekali kader dengan pemahaman dan keterampilan praktis, sehingga menciptakan sistem pendampingan sebaya yang berkelanjutan untuk mendukung program pencegahan anemia dan kesehatan reproduksi di pesantren
HUBUNGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN AKSEPTOR KB DI PUSTU POHSANGIT LERES Imaniyah, Nurul; Yuliana, Wahida; Hidayati, Tutik
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.364

Abstract

Akseptor KB terbanyak di Indonesia didominasi akseptor KB suntik sebesar 62,77%. Efek samping kontrasepsi suntik paling utama adalah gangguan pola haid, sedangkan efek lainnya adalah peningkatan berat badan antara 1–5 kg. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pemakaian kontrasepsi suntik dengan kenaikan berat badan akseptor KB di Pustu Pohsangit Leres 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh akseptor KB suntik yang datang ke Pustu pohsangit Leres berjumlah 33 orang dan keseluruhan dijadikan sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara jenis kontrasepsi suntik dengan kenaikan berat badan akseptor KB dengan nilai p = 0,001 < α = 0,05. Tidak terdapat hubungan bermakna antara lama pemakaian dengan kenaikan berat badan akseptor KB dengan nilai p = 0,687 > α = 0,05. Disarankan bagi ibu yang ingin menjadi akseptor KB agar lebih bijak dalam menentukan jenis kontrasepsi yang akan digunakan. Perhatikan manfaat, kelebihan dan efek samping kontrasepsi yang akan digunakan. Disarankan kepada petugas kesehatan agar lebih aktif dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat khususnya kepada ibu yang menjadi calon akseptor KB tentang jenis, manfaat, kelebihan, kekurangan serta efek samping kontrasepsi.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET FE PADA IBU HAMIL DI DESA WATUWUNGKUK Alifah, Nur; Yuliana, Wahida; Hidayati, Tutik
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.365

Abstract

Kehamilan merupakan periode yang membutuhkan perhatian khusus terhadap pemenuhan zat gizi, salah satunya melalui konsumsi tablet Fe secara rutin. Namun, kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe masih menjadi permasalahan. Dukungan suami sebagai pendamping utama selama masa kehamilan memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan suami dengan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe pada ibu hamil di Desa Watuwungkuk. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di Desa Watuwungkuk sebanyak 33 orang, yang sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dukungan suami dan buku KIA. Hasil analisis menggunakan uji statistik Pearson Chi-Square menunjukkan nilai p value sebesar 0,000 dengan α 0,05. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari α, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe pada ibu hamil di Desa Watuwungkuk. Semakin tinggi dukungan suami, maka semakin besar tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe.
Pengaruh Penyuluhan Warm Compress Terhadap Perilaku Penanganan Dismenore pada Remaja Putri Usia 15-18 Tahun di SMA Miftahul Ulum Kaliglagah Sari, Sindi Putri Kumala; Rohmatin, Homsiatur; Yuliana, Wahida
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i3.4026

Abstract

Perilaku penanganan dismenore mencakup serangkaian tindakan atau respons yang diambil individu untuk mengatasi nyeri haid, dengan tujuan mengurangi dampak negatifnya terhadap aktivitas sehari-hari. Salah satu metode yang dapat diterapkan untuk meningkatkan perilaku penanganan dismenore adalah melalui penyuluhan kesehatan. Penyuluhan warm compress merupakan upaya edukasi yang diberikan kepada individu atau kelompok mengenai cara melakukan kompres hangat, yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rasa nyaman, mengurangi atau menghilangkan nyeri, serta mencegah atau mengurangi spasme otot. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penyuluhan warm compress terhadap perilaku penanganan dismenore pada remaja putri berusia 15-18 tahun di SMA Miftahul Ulum Kaliglagah. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswi di SMA Miftahul Ulum Kaliglagah yang berjumlah 83 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, dan diperoleh sebanyak 69 sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi SOP penyuluhan warm compress dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji Wilcoxon, nilai Z yang diperoleh adalah -7,236 dengan signifikansi 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikan bahwa peningkatan tersebut signifikan secara statistik. Karena nilai signifikansi < ?, maka H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh penyuluhan warm compress terhadap perilaku penanganan dismenore pada remaja usia 15-18 tahun di SMA Miftahul Ulum Kaliglagah. Dapat disimpulkan bahwa intervensi ini efektif sebagai salah satu cara untuk meningkatkan perilaku penanganan dismenore pada remaja
Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Pertumbuhan Bayi Usia 6 Bulan Berdasarkan Kenaikan Berat Badan Di Upt Puskesmas Curahtulis Arisandi, Novia; Yuliana, Wahida; Zakiyyah, Muthmainnah
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.337

Abstract

World Health Organization (WHO) merekomendasikan bayi harus diberi ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya untuk mencapai pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pemberian ASI eksklusif Dengan Pertumbuhan Bayi Usia 6 Bulan Berdasarkan Kenaikan Berat Badan Di UPT Puskesmas Curahtulis, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 32 bayi usia 6 bulan dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk menilai pemberian ASI Eksklusif dan KMS untuk menilai pertumbuhan bayi berdasarkan berat badan bayi. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak bayi usia 6 bulan diberikan ASI eksklusif yaitu sebesar 87,5% dan bayi dengan pertumbuhan naik berat badan sebesar 71,9%. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara hubungan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan dengan pertumbuhan bayi berdasarkan kenaikan berat badan di UPT Puskesmas Curahtulis (p = 0,039 < α = 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan berpengaruh pada pertumbuhan bayi berdasarkan kenaikan berat badan. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan edukasi dan konseling kepada semua ibu yang memiliki bayi usia 6 bulan untuk memberikan ASI ekslusif.