Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS PENINJAUANOGAN KOMERING ULU Sari, Widia Lilis Nur Indah; Sulistyoningtyas, Sholaikhah; Soimah, Nurul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44472

Abstract

Kecemasan merupakan perubahan psikologis pada ibu hamil trimester III yang paling dominan dirasakan. Kecemasan selama kehamilan berdampak negatif terhadap persalinan, kesehatan mental ibu post partum dan kesehatan bayi. Menurut data WHO sekitar 8-10% Data Kemenkes RI menunjukkan prevalensi ibu hamil yang mengalami kecemasan sekitar 43,3% dan kecemasan dalam menghadapi persalinan 48,7% (Anggraeni S, 2023). Data di Puskesmas Peninjauan dari januari hingga juni 2022 yang mengalami kecemasan menjelang persalinan sebanyak 80%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis faktor yang mempengaruhi kecemasan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Peninjauan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Responden penelitian ini 61 orang ibu hamil trimester III di Wilayah kerja Puskesmas Peninjauan. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil uji Spearman Rank didapatkan hubungan pengetahuan dan pekerjaan dengan kecemasan ibu hamil didapatkan p-value 0,001, hubungan dukungan suami, umur dan pendapatan dengan kecemasan ibu hamil didapatkan p-value 0,002 dan hubungan paritas dengan kecemasan ibu hamil didapatkan p-value 0,003. Kesimpulan : terdapat hubungan antara kecemasan, pengetahuan, dukungan suami, umur, pekerjaan dan paritas dengan kecemasan ibu hamil trimester III. Saran : diharapkan pada pihak Puskesmas untuk dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya pemberian pelayanan dan informasi sebagai upaya pencegahan dan penanganan yang berkaitan dengan kecemasan ibu hamil selama trimester III.
Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Fasya, Rizfi Pramesi Lalita; Nurul Soimah; Andri Nur Sholihah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.432

Abstract

Kejadian balita pendek atau biasa disebut stunting merupakan keadaan dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan menurut umur yang kurang dari -2 SD median standar pertumbuhan anak dari WHO. WHO pada tahun 2022 secara global menyebutkan sebanyak 22,3% atau 148,1 juta anak usia dibawah lima tahun di dunia mengalami stunting. Hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menyebutkan apabila angka prevalensi stunting di Indonesia dan Yogyakarta masing – masing 21,6% dan 18%. Salah satu upaya intervensi spesifik yang dapat mengatasi penyebab langsung dari stunting ini salah satunya adalah praktik pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskemas Sentolo I. Desain penelitian yang dipakai yaitu case control. Populasi sebanyak 362 balita. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 106 balita dengan 53 balita stunting sebagai kelompok kasus dan 53 balita yang tidak stunting sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel yang dipakai yaitu purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk melihat riwayat pemberian ASI Eksklusif. Analisis data menggunakan Chi-Square dan Odds Ratio. Hasil analisis chi-square mendapatkan p-value sama dengan 0,001 (p kurang dari 0,05) yang artinya terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Sedangkan hasil Odds Ratio (OR) sama dengan 6,833, maknanya balita dengan riwayat tidak diberikan ASI eksklusif memiliki 6,833 kali risiko lebih besar untuk mengalami kejadian stunting.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan HIV/AIDS Terhadap Tingkat Pengetahuan Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Tempel Kabupaten Sleman Areta Maurindha; Nurul Soimah; Andri Nur Sholihah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.101

Abstract

Latar belakang : Angka kejadian HIV/AIDS di seluruh dunia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Tahun 2023 DIY menemukan kasus baru HIV sebanyak 916 orang, kasus tertinggi berada di Kabupaten Sleman sebanyak 340 kasus. Kelompok usia remaja dengan kasus tertinggi pada rentang usia 20-29 tahun sebanyak 32,2%. Promosi kesehatan atau edukasi kesehatan seperti penyuluhan tentang penyakit HIV/AIDS bagi remaja sangat penting dilakukan. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan HIV/AIDS terhadap tingkat pengetahuan pada siswa kelas XI SMA N 1 Tempel. Metode : Penelitian ini menggunakan Eksperimental dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Populasi kelas XI berjumlah 142 siswa, sampel yang digunakan sebanyak 59 siswa dengan teknik probability sampling kemudian dilakukan uji menggunakan wilcoxon test. Hasil : hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentang HIV/AIDS terhadap tingkat pengetahuan siswa kelas XI di SMAN 1 Tempel dengan nilai p value = 0,001 < 0,05. Kesimpulan ada pengaruh penyuluhan kesehatan HIV/AIDS terhadap tingkat pengetahuan siswa kelas XI di SMAN 1 Tempel. Saran : Memberikan program sosialisasi HIV/AIDS pada remaja, menerapkan kegiatan esktrakulikuler yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi, bagi peneliti selanjutnya dapat menjadi kontribusi teori kemudian dikembangkan menjadi lebih sempurna.
Evaluasi Program Pemberian Tablet Tambah Darah Untuk Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Galur 1 Oktaviana Rahmawati; Kharisah Diniyah; Nurul Soimah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.128

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah yang serius, menurut Riskesdas 2018 prevalensi anemia di Indonesia mencapai 23,7%. Dampak anemia bagi remaja putri termasuk penurunan daya tahan tubuh, gangguan konsentrasi, dan masalah perilaku, yang berpotensi menghambat prestasi belajar dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Galur 1 Kulon Progo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, desain penelitian studi kasus, dengan teknik Purposive sampling di bulan Februari-Maret 2025. Menggunakan wawancara mendalam pada ahli gizi, guru UKS dan siswi SMP dan SMA. Analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian, program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) di wilayah kerja Puskesmas Galur 1 dari segi input berjalan dengan baik. Dari segi proses masih kurang optimal pada sosialisasi, , pelaporan, monitoring, dan pencatatan. Secara output, distribusi TTD telah tepat sasaran dan sesuai pedoman. Namun, terdapat kendala pada kepatuhan konsumsi TTD oleh remaja putri, sehingga perlu perbaikan sistem monitoring untuk memastikan tablet benar-benar dikonsumsi secara rutin agar manfaat pencegahan anemia dapat optimal.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Dalam Kehamilan Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Asmiyanti Barham; Evi Wahyuntari; Nurul Soimah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.164

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu komplikasi kehamilan paling umum dan berkontribusi besar terhadap angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Penyebab kematian ibu terbanyak pada tahun 2023 adalah hipertensi dalam kehamilan sebanyak 412 kasus. Jumlah kematian Ibu di DIY tahun 2021 mencapai 131 kasus dengan penyumbang terbanyak adalah kabupaten Sleman (45 kasus), yang salah satunya disebabkan oleh hipertensi dalam kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi dalam kehamilan di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode case control dan pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 162 ibu hamil. Hasil analisa uji statistik Chi Square diperoleh nilai p-value <0,05 yaitu usia (0,000), paritas (0,014), riwayat hipertensi keluarga (0,003), dan riwayat hipertensi ibu (0,000).
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Gizi Dengan Kenaikan Berat Badan Selama Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Pengasih II Sahli Sentia; Nurul Soimah; Rosmita Nuzuliana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.166

Abstract

Kenaikan berat badan saat hamil merupakan   suatu   bentuk   adaptasi   tubuh   karena terdapat  kehidupan  baru  yang  sedang  tumbuh  dalam rahim  ibu.  Kenaikan berat badan ibu selama hamil adalah  ukuran  yang  paling  umum  untuk  melihat status gizi ibu hamil dan janin selama kehamilan (Fitri, 2025). Menurut survei demografi di Ethiopia, kekurangan gizi pada ibu hamil berkisar antara 19,5% hingga 41,2%. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, menggunakan sampling accidental didapatkan sejumlah 61 responden ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi dengan menggunakan kuesioner dan buku KIA, jenis data primer dilakukan di Puskesmas Pengasih II pada tanggal 19 Mei – 31 Mei 2025. Analisis data menggunakan uji chi-square. Dari hasil penelitian didapatkan sebanyak 61 responden,  yang berpengetahuan baik memiliki kenaikan berat badan yang normal sebesar 54.9%. Sedangkan responden yang berpengetahuan cukup baik yang tidak normal mengalami penambahan berat badan sebanyak 4.9% namun ada juga ibu hamil yang berpengetahuan kurang yang mengalami penambahan berat badan yang tidak normal sebanyak 8 responden (13.1%). Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 artinya ada hubungan pengetahuan ibu hamil tentang gizi dengan kenaikan berat badan selama kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Pengasih II.
Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Tentang SADARI Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Kasihan Bantul Pinkan Dyah Wardani; Nurul Soimah; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.294

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan angka kejadian dan kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu angka kejadian kanker payudara yang masih tinggi sehingga perlu dilakukan deteksi dini dimulai dari remaja melalui SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan tentang SADARI pada remaja putri di SMA Negeri 1 Kasihan Bantul. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini 123 responden remaja putri di SMA Negeri 1 Kasihan Bantul. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum penyuluhan kemudian 3 hari berikutnya dilakukan posttest penyuluhan menggunakan video animasi, lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi seluruh responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, sedangkan setelah intervensi sebanyak 55% responden memiliki pengetahuan baik, 39% cukup, dan hanya 6% masih kurang. Uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang SADARI.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kasihan II Bantul Uswatun Hasanah; Nurul Soimah; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.295

Abstract

Anemia merupakan salah satu penyebab kematian ibu dan bayi di indonesia dan berdampak signifikan terhadap kesehatan, seperti peningkatan resiko perdarahan, kelahiran prematur, bayi berat lahir rendah (BBLR), hingga kematian ibu dan bayi. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu di Puskesmas Kasihan II Bantul, yang berjumlah sebanyak 296 ibu hamil. Sampel penelitian ini 55 orang ibu hamil diambil secara Accidental Sempling yang datang memeriksa kehamilannya pada saat dilakukan penelitian. Didapatkan 23  ibu hamil yang mengalami anemia dan 32 ibu hamil yang tidak mengalami anemia. terdapat 23. Data primer dikumpulka menggunakan kuesioner yang diadaptasi dari penelitian Mita Rojulani Harapan (2022) dengan pengukuran tingkat pengetahuan dan status anemia ibu hamil. Data skunder tentang kejadian anemia di ambil dari buku KIA. Rentang waktu pengambilan data dimulai pada tanggal 31 Mei s/d 18 Juni 2025. Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kejadian anemia, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Ibu hamil yang memiliki tingkat pengetahuan rendah cenderung memiliki risiko anemia yang lebih tinggi dibandingkan dengan ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil berperan penting dalam pencegahan anemia selama kehamilan.
Gambaran Mutu Pelayanan Kebidanan Dan Tingkat Kepuasan Ibu Nifas Di Puskesmas Sleman Tahun 2025 Nadia Putri Anggraheni; Kharisah Diniyah; Nurul Soimah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.467

Abstract

Mutu pelayanan kebidanan pada masa nifas merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kepuasan ibu dan mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia, yang masih mencapai 305 per 100.000 kelahiran hidup menurut data 2016, meskipun cakupan kunjungan nifas di wilayah seperti Sleman, DIY, telah mencapai 95%. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan mutu pelayanan kebidanan pada masa nifas berdasarkan dimensi SERVQUAL (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, empathy) di Puskesmas Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini mengidentifikasi area perbaikan pelayanan untuk mendukung penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) nasional yang masih tinggi. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini merupakan seluruh ibu nifas di Puskesmas Sleman, sejumlah 88 responden menggunakan total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner SERVQUAL (25 item, skala Likert 1-5) dan instrumen kepuasan (20 item). Analisis data univariat meliputi frekuensi, persentase, mean, dan standar deviasi untuk gambaran mutu dan kepuasan. Dari data SERVQUAL mutu pelayanan keseluruhan baik, dengan dimensi yang tertinggi yaitu assurance (80.6%) dan terendah yaitu responsiveness (11.3% kurang). Diperlukan intervensi pelatihan SERVQUAL bagi bidan untuk tingkatkan responsiveness dan empathy, optimalisasi jadwal kunjungan nifas (KF1-3), serta monitoring bulanan di Puskesmas.
ANALISIS KEBIJAKAN SISTIM RUJUKAN PASIEN DENGAN KANKER PAYUDARA DI RS PKU MUHAMMADIYAH KOTA YOGYAKARTA Nurul Soimah; Siti Istiyati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v13i2.2422

Abstract

Kebijakan tentang system rujukan pasien dengan kanker payudara dan IVA positif telah diatur dalam Permasalahan terjadi bahwa masih adanya kebijakan yang kurang efektif pada sektor pembiayaan, serta pengobatan pasien terdiagnosis kanker dari tingkat rujukan, Kenaikan cakupan kepesertaan BPJS sebanyak 244, 9 juta jiwa berada pada skala kepuasan pelayanan sebesar 80% dari Target capaian cakupan nasional BPJS dan sistem rujukan tahun 2022.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebijakan sistim rujukan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada penangan pasien kanker payudara. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan diskriptif dan analitik yuridis sosiologis, Pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara terstruktur Proses wawancara dilakukan terfokus pada 5 Informan di unit pendaftaran,unit gawat darurat, keperawatan, unit BPJS, pasien, analisis yuridis peraturan /kebijakan RS serta Permenkes No 34 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan kanker payudara, hasil penelitian didapatkan 2 tema yaitu Alur sistim rujukan didapatkan telah sesuai dengan ketentuan BPJS, tema ke 2 yaitu penghentian pengobatan terjadi karena factor pasien yang sudah tidak bersedia melanjutkan dengan alasan tidak kuat lagi menahan sakit.Hasil ini diharapkan dapat menjadi wacana bagi RS agar tetap menjaga mutu pelayanan yang sudah baik, dan lebih dapat meningkatkan pendekatan psikologis agar semua pasien dapat menjalani terapi sampai tuntas.