Nurul Soimah, Nurul
Program Studi Kebidanan Program Profesi Bidan, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Ibm pengembangan masyarakat apgar score (‘Aisyiyah Peduli gerakan anak risiko stunting secara cepat, obyektif, responsif, efektif) Di Desa Banjarmangu, Banjarnegara Nurul Soimah; Riin Wahyu Hidaya; Siti Istiyati
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 1 (2025): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i1.1527

Abstract

Pengabdian Masyarakat dilakukan berdasarkan pada studi pendahuluan permasalahan mitra yaitu didapatkannya balita Stunting yang jumlahnya meningkat dari tahun sebelumnya,Masalah stunting masih terdapat anggapan bahwa keluarga malu jika anaknya tediagnosis mengalami stunting. Berdasarkan data desa Jumlah balita stunting yang terdata didesa Banjarmangu sujumlah 20 Balita yang terbagi menjadi 7 RT dan 3 RW, Berdasarkan data stunting maka solusi yang ditawarkan didapatkan kesepakatan dengan mitra yaitu Peningkatan pengetahuan dan kesadaran diharapkan angka stunting dapat turun menjadi 100%, Stunting balita penting untuk diintervensi melalui penyuluhan dan praktik tentang penyusunan menu sehat dan pola asuh yang baik melalui forum pengajian Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah. Pelaksanaan pelatihan diikuti oleh 8 ibu balita stunting,3 calon kader, 44 jama’ah pengajian rutin Jum’at siang PCA Banjarmangu Hasil pengetahuan tentang stunting didapatkan melalui pretes sebesar 5,8% berpengetahuan baik, 23,5% berpengetahuan sedang, 41,17 berpengetahuan kurang penyuluhan selama 1 jam dilanjutkan dengan tanya jawab dilakukan post tes dengan hasil ,8% berpengetahuan baik, 47,% berpengetahuan sedang, 37,5 % berpengetahuan kurang.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan HIV/AIDS Terhadap Tingkat Pengetahuan Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Tempel Kabupaten Sleman Areta Maurindha; Nurul Soimah; Andri Nur Sholihah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.101

Abstract

Latar belakang : Angka kejadian HIV/AIDS di seluruh dunia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Tahun 2023 DIY menemukan kasus baru HIV sebanyak 916 orang, kasus tertinggi berada di Kabupaten Sleman sebanyak 340 kasus. Kelompok usia remaja dengan kasus tertinggi pada rentang usia 20-29 tahun sebanyak 32,2%. Promosi kesehatan atau edukasi kesehatan seperti penyuluhan tentang penyakit HIV/AIDS bagi remaja sangat penting dilakukan. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan HIV/AIDS terhadap tingkat pengetahuan pada siswa kelas XI SMA N 1 Tempel. Metode : Penelitian ini menggunakan Eksperimental dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Populasi kelas XI berjumlah 142 siswa, sampel yang digunakan sebanyak 59 siswa dengan teknik probability sampling kemudian dilakukan uji menggunakan wilcoxon test. Hasil : hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentang HIV/AIDS terhadap tingkat pengetahuan siswa kelas XI di SMAN 1 Tempel dengan nilai p value = 0,001 < 0,05. Kesimpulan ada pengaruh penyuluhan kesehatan HIV/AIDS terhadap tingkat pengetahuan siswa kelas XI di SMAN 1 Tempel. Saran : Memberikan program sosialisasi HIV/AIDS pada remaja, menerapkan kegiatan esktrakulikuler yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi, bagi peneliti selanjutnya dapat menjadi kontribusi teori kemudian dikembangkan menjadi lebih sempurna.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS PENINJAUANOGAN KOMERING ULU Sari, Widia Lilis Nur Indah; Sulistyoningtyas, Sholaikhah; Soimah, Nurul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44472

Abstract

Kecemasan merupakan perubahan psikologis pada ibu hamil trimester III yang paling dominan dirasakan. Kecemasan selama kehamilan berdampak negatif terhadap persalinan, kesehatan mental ibu post partum dan kesehatan bayi. Menurut data WHO sekitar 8-10% Data Kemenkes RI menunjukkan prevalensi ibu hamil yang mengalami kecemasan sekitar 43,3% dan kecemasan dalam menghadapi persalinan 48,7% (Anggraeni S, 2023). Data di Puskesmas Peninjauan dari januari hingga juni 2022 yang mengalami kecemasan menjelang persalinan sebanyak 80%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis faktor yang mempengaruhi kecemasan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Peninjauan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Responden penelitian ini 61 orang ibu hamil trimester III di Wilayah kerja Puskesmas Peninjauan. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil uji Spearman Rank didapatkan hubungan pengetahuan dan pekerjaan dengan kecemasan ibu hamil didapatkan p-value 0,001, hubungan dukungan suami, umur dan pendapatan dengan kecemasan ibu hamil didapatkan p-value 0,002 dan hubungan paritas dengan kecemasan ibu hamil didapatkan p-value 0,003. Kesimpulan : terdapat hubungan antara kecemasan, pengetahuan, dukungan suami, umur, pekerjaan dan paritas dengan kecemasan ibu hamil trimester III. Saran : diharapkan pada pihak Puskesmas untuk dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya pemberian pelayanan dan informasi sebagai upaya pencegahan dan penanganan yang berkaitan dengan kecemasan ibu hamil selama trimester III.
Evaluasi Program Pemberian Tablet Tambah Darah Untuk Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Galur 1 Oktaviana Rahmawati; Kharisah Diniyah; Nurul Soimah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.128

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah yang serius, menurut Riskesdas 2018 prevalensi anemia di Indonesia mencapai 23,7%. Dampak anemia bagi remaja putri termasuk penurunan daya tahan tubuh, gangguan konsentrasi, dan masalah perilaku, yang berpotensi menghambat prestasi belajar dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Galur 1 Kulon Progo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, desain penelitian studi kasus, dengan teknik Purposive sampling di bulan Februari-Maret 2025. Menggunakan wawancara mendalam pada ahli gizi, guru UKS dan siswi SMP dan SMA. Analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian, program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) di wilayah kerja Puskesmas Galur 1 dari segi input berjalan dengan baik. Dari segi proses masih kurang optimal pada sosialisasi, , pelaporan, monitoring, dan pencatatan. Secara output, distribusi TTD telah tepat sasaran dan sesuai pedoman. Namun, terdapat kendala pada kepatuhan konsumsi TTD oleh remaja putri, sehingga perlu perbaikan sistem monitoring untuk memastikan tablet benar-benar dikonsumsi secara rutin agar manfaat pencegahan anemia dapat optimal.
Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Fasya, Rizfi Pramesi Lalita; Nurul Soimah; Andri Nur Sholihah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.432

Abstract

Kejadian balita pendek atau biasa disebut stunting merupakan keadaan dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan menurut umur yang kurang dari -2 SD median standar pertumbuhan anak dari WHO. WHO pada tahun 2022 secara global menyebutkan sebanyak 22,3% atau 148,1 juta anak usia dibawah lima tahun di dunia mengalami stunting. Hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menyebutkan apabila angka prevalensi stunting di Indonesia dan Yogyakarta masing – masing 21,6% dan 18%. Salah satu upaya intervensi spesifik yang dapat mengatasi penyebab langsung dari stunting ini salah satunya adalah praktik pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskemas Sentolo I. Desain penelitian yang dipakai yaitu case control. Populasi sebanyak 362 balita. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 106 balita dengan 53 balita stunting sebagai kelompok kasus dan 53 balita yang tidak stunting sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel yang dipakai yaitu purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk melihat riwayat pemberian ASI Eksklusif. Analisis data menggunakan Chi-Square dan Odds Ratio. Hasil analisis chi-square mendapatkan p-value sama dengan 0,001 (p kurang dari 0,05) yang artinya terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Sedangkan hasil Odds Ratio (OR) sama dengan 6,833, maknanya balita dengan riwayat tidak diberikan ASI eksklusif memiliki 6,833 kali risiko lebih besar untuk mengalami kejadian stunting.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Dalam Kehamilan Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Asmiyanti Barham; Evi Wahyuntari; Nurul Soimah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.164

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu komplikasi kehamilan paling umum dan berkontribusi besar terhadap angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Penyebab kematian ibu terbanyak pada tahun 2023 adalah hipertensi dalam kehamilan sebanyak 412 kasus. Jumlah kematian Ibu di DIY tahun 2021 mencapai 131 kasus dengan penyumbang terbanyak adalah kabupaten Sleman (45 kasus), yang salah satunya disebabkan oleh hipertensi dalam kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi dalam kehamilan di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode case control dan pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 162 ibu hamil. Hasil analisa uji statistik Chi Square diperoleh nilai p-value <0,05 yaitu usia (0,000), paritas (0,014), riwayat hipertensi keluarga (0,003), dan riwayat hipertensi ibu (0,000).
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Gizi Dengan Kenaikan Berat Badan Selama Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Pengasih II Sentia, Sahli; Nurul Soimah; Rosmita Nuzuliana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.166

Abstract

Kenaikan berat badan saat hamil merupakan   suatu   bentuk   adaptasi   tubuh   karena terdapat  kehidupan  baru  yang  sedang  tumbuh  dalam rahim  ibu.  Kenaikan berat badan ibu selama hamil adalah  ukuran  yang  paling  umum  untuk  melihat status gizi ibu hamil dan janin selama kehamilan (Fitri, 2025). Menurut survei demografi di Ethiopia, kekurangan gizi pada ibu hamil berkisar antara 19,5% hingga 41,2%. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, menggunakan sampling accidental didapatkan sejumlah 61 responden ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi dengan menggunakan kuesioner dan buku KIA, jenis data primer dilakukan di Puskesmas Pengasih II pada tanggal 19 Mei – 31 Mei 2025. Analisis data menggunakan uji chi-square. Dari hasil penelitian didapatkan sebanyak 61 responden,  yang berpengetahuan baik memiliki kenaikan berat badan yang normal sebesar 54.9%. Sedangkan responden yang berpengetahuan cukup baik yang tidak normal mengalami penambahan berat badan sebanyak 4.9% namun ada juga ibu hamil yang berpengetahuan kurang yang mengalami penambahan berat badan yang tidak normal sebanyak 8 responden (13.1%). Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 artinya ada hubungan pengetahuan ibu hamil tentang gizi dengan kenaikan berat badan selama kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Pengasih II.