Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Kebersihan Diri dengan Kejadian Diare Anak Sekolah di SD Kristen Bala Keselamatan Palu : Penelitian Vivit Novelin Kalara; Ni Nyoman Udiani; Ni Nyoman Elfiyunai
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5592

Abstract

Tujuan penelitian adalah dianalisisnya hubungan kebersihan diri dengan kejadian diare pada anak usia sekolah di Sekolah Dasar Kristen Bala Keselamatan Palu. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 sampai dengan 6 di Sekolah Dasar Kristen Bala Keselamatan Palu yang berjumlah 346 orang anak, jumlah sampel ditentukan dengan rumus slovin yaitu 78 responden dengan proportional sampling. Analisis menggunakan univariat dan bivariat dengan chi square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kebersihan diri kategori baik sebanyak 47 responden (60,3%), tidak mengalami diare sebanyak 61 responden (78,2%) dan hasil uji statistik chi square diperoleh p value 0,036 (p< 0,05). Terdapat hubungan antara kebersihan diri dengan kejadian diare pada anak usia sekolah di Sekolah Dasar Kristen Bala Keselamatan Palu. Sekolah perlu mengadakan program edukasi rutin tentang kebersihan diri dan pencegahan penyakit menular terutama diare.
Correlation Between Early Marriage And Family Income With The Incidence Of Stunting At Kamaipura Community Health Center Putri Wilda Natasya; Ni Nyoman Elfiyunai; Sintong H. Hutabarat
KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/kewinus.v2i1.19

Abstract

Background: Stunting is a condition where a child's height is shorter than the standard for their age due to multifactorial factors such as. Early marriage is a phenomenon that still occurs a lot, where early marriage can trigger stunting. The incidence of stunting is also related to low socio-economic. Objective: To analyze the relationship between early marriage and family income with the incidence of stunting at the Kamaipura Health Center. Method: This type of research is quantitative with a cross-sectional approach. The population is all mothers who have toddlers aged 12-59 months totaling 325, with a purposive random sampling technique. The number of samples is 180. Research Results: The results showed that out of 180 respondents, those who did not marry early were more, those who had family income ≥ UMK Sigi Regency were more, and the incidence of stunting toddlers was higher. The results of the chi-square statistical test of the relationship between early marriage and stunting incidence p value = 0.0871 (p>0.05), and the relationship between family income and stunting incidence p value = 0.0983 (p>0.05) Conclusion: There is no Correlation between early marriage and family income with stunting incidence at the Kamaipura Health Center. Suggestion: For the Kamaipura Health Center, the results of this study can be a source of information, so that the Health Center can conduct further analysis to identify other factors that play a role in stunting incidence.
Hubungаn Kebіаѕааn Merokok Аnggotа Keluаrgа Dengаn Keјаdіаn Іnfekѕі Ѕаlurаn Pernаpаѕаn Аtаѕ (ІSPA) Pаdа Bаlіtа Husni Lasabu; Ѕrі Mаrnіаntі Іrnаwаn; Ni Nyoman Elfiyunai
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v1i2.591

Abstract

ІЅPА merupakanі Іnfekѕі Ѕаlurаn Pernаpаѕаn Аkut yаng menyerаng ѕаlurаn pernаpаѕаn bаgіаn аtаѕ dаn bаwаh. ІЅPА tetаp menјаdі mаѕаlаh keѕehаtаn globаl, terutаmа dі kаlаngаn аnаk Balita. Ѕаlаh ѕаtu fаktor yаng menіngkаtkаn terјаdіnyа ІЅPА аdаlаh efek аѕаp rokok pаdа pаpаrаn аѕаp rokok. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat hubungаn аntаrа kebіаѕааn merokok аnggotа keluаrgа dengаn keјаdіаn ІЅPА dі Deѕа Ѕаlаngаno Wіlаyаh Kerја Puѕkeѕmаѕ Totіkum. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekаtаn croѕѕ ѕectіonаl. Populаѕі pаdа penelіtіаn іnі sebanyak 50 dan sampel berjumlah 44 sampel menggunakan teknik purpoѕіve ѕаmplіng. Analisis data menggunakan uji chі-ѕquаre. Hasil penelitian didaptkan sebagian besar balita tidak terpapar asap rokok yaitu 28 orang (63,6%) dan sebagian besar balita tidak menderita ISPA yaitu 26 orang (59,1%). hubungan antara kebiasaan merokok anggota keluarga dengan kejadian ISPA pada balita (p-value = 0,002). Simpulan dari penelitian ini kebiasaaan merokok anggota keluarga berhubungan dengan kejadian ISPA dimana anggota keluarga yang terpapar asap rokok sebagian besar terjadi ISPA dan anggota keluarga yang tidak terpapar asap rokok sebagian besar tidak terjadi ISPA. Saran unutk tenaga kesehatan agar kiranya lebih meningkatkan edukasi kepada orang tua balita terkait masalah asap rokok yang berbahaya sebagai upaya dalam pencegahan meningkatnya kejadian ISPA pada balita.