Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat yang Tinggal di Kawasan Tambang Galian C Terhadap Kejadian Penyakit Ispa di Puskesmas Anuntodea Tipo : Penelitian Nuryasni; Sabir; I Made Rio Dwijayanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5494

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi persoalan kesehatan dengan angka kejadian tinggi di wilayah tambang galian C akibat paparan debu. Selain faktor lingkungan, pengetahuan dan sikap masyarakat turut memengaruhi upaya pencegahan serta risiko terjadinya ISPA. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat yang bermukim di sekitar tambang galian C dengan kejadian ISPA di Puskesmas Anuntodea Tipo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 73 orang yang tinggal di kawasan tambang galian C, dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tentang pengetahuan, sikap, dan riwayat ISPA, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi ISPA tergolong tinggi, yakni 47 responden (64,4%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dan kejadian ISPA (p = 0,000), dengan angka ISPA lebih banyak pada responden berpengetahuan rendah (86,5%). Hubungan signifikan juga ditemukan antara sikap dan kejadian ISPA (p = 0,000), di mana sikap kurang baik berkaitan dengan angka ISPA yang lebih tinggi (87,2%). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat yang tinggal di kawasan tambang galian C terhadap kejadian penyakit ISPA di puskesmas anuntodea tipo.
Pengaruh Edukasi Nutrisi Ibu Hamil dengan Media Booklet terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting di Wilayah Puskesmas Biromaru: Penelitian Awan Ambarwati; Sabir; Ni Nyoman Elfiyunai
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5664

Abstract

Menurut WHO, pada tahun 2024 diperkirakan terdapat sekitar 150,2 juta anak di bawah usia lima tahun yang mengalami stunting di seluruh dunia, atau sekitar 23,2% dari total populasi anak global. Prevalensi stunting paling tinggi terdapat di negara berpendapatan rendah (47%) dan menengah bawah (16%). Tujuan penelitian ini menganalisis Pengaruh Edukasi Nutrisi Ibu Hamil Dengan Media Booklet Terhadap Pengetahuan dan sikap Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting Di Wilayah Puskesmas Biromaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan desain pra experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang ada di wilayah Puskemas Biromaru sebanyak 52. Sampel 34 responden, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sebelum diberikan edukasi menggunakan media booklet, sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 32 orang (94,1%) dan kategori kurang sebanyak 2 orang (5,9%), serta menunjukkan sikap cukup sebanyak 29 orang (85,3%) dan kurang sebanyak 5 orang (14,7%). Setelah diberikan edukasi menggunakan media booklet, seluruh ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan kategori baik dan sikap baik masing-masing sebanyak 34 orang (100,0%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Ada Pengaruh Edukasi Nutrisi Ibu Hamil Dengan Media Booklet Terhadap Pengetahuan dan sikap Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting Di Wilayah Puskesmas Biromaru.
Hubungan Stres dengan Kejadian Insomnia pada Mahasiswa Keperawatan Tingkat III dalam Menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) di Universitas Widya Nusantara: Penelitian Mutiara; Bayu Eka Kurniawan; Sabir
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5848

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada tingginya kejadian stres dan gangguan tidur pada mahasiswa terutama menjelang ujian kompetensi seperti OSCE, di mana data WHO (2024) menunjukan bahwa stress dapat menurunkan kemampuan bekerja, dan riskesdes 2018 melaporkan bahwa Sulawesi Tengah memiliki prevalensi stres tertinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres dengan kejadian insomnia pada mahasiswa keperawatan tingkat III dalam menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) di Universitas Widya Nusantara.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian Adalah 211 mahasiswa keperawatan tingkat III, dan sebanyak 68 mahasiswa dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami stres sedang sebanyak (61,8%), dan insomnia sedang (61,8%). Uji korelasi gamma menunjukan nilai koefisien 0,627 dengan p-value 0,003 sehingga disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara stres dan insomnia, dengan arah hubungan positif dan kekuatan cukup kuat, semakin tinggi Tingkat stres, semakin berat insomnia yang dialami mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stres berperan penting dalam memengaruhi kualitas tidur mahasiswa menjelang ujian OSCE. Institusi pendidikan disarankan menyediakan dukungan psikologis dan akademik melalui konseling, pelatihan manajemen stres, atau seminar kesehatan mental, sementara penelitian selanjutnya diharapkan melibatkan sampel lebih luas dan memasukan variabel tambahan seperti dukungan sosial, kebiasaan tidur, dan tingkat kecemasan.
Pengaruh Pemberian Terapi Benson Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Wani Kecamatan Tanantovea: Penelitian Sriwarni A. Djana; Surianto; Sabir
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5986

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2023, sekitar 1,28 miliar orang dewasa di dunia mengalami hipertensi dengan perkiraan angka terus meningkat. Prevalensi hipertensi tahun 2023 di Indonesia mencapai 30, 8 % berdasarkan pengukuran tekanan darah. Data dinas kesehatan Kota Bandung tahun 2023 prevalensi hipertensi mencapai 1,89% berada pada pada posisi kota ke 5 dengan 13.154 orang mengalami hipertensi. Tujuan penelitian menganalisis Pengaruh Pemberian Terapi Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wani Kecamatan Tanantovea. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan desain pra experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan hipertensi periode Mei yang berjumlah 110 pasien. Sampel 52 responden, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil Penelitien: Sebelum intervensi, sebagian besar responden berada pada kategori hipertensi derajat 1 (67,3%) dan hipertensi derajat 2 (32,7%). Setelah pemberian terapi Benson, terjadi pergeseran kategori tekanan darah, di mana mayoritas responden berada pada kategori normal tinggi (38,5%) dan normal (36,5%), dengan penurunan jumlah responden pada kategori hipertensi. Berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemberian terapi Benson terhadap penurunan tekanan darah.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pasien Dalam Perawatan Luka Kaki Diabetik di RSUD Anuntaloko Parigi Adisty Maria Doki; Siti Yartin; Sabir
KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/kewinus.v2i1.40

Abstract

One of the main determinants of patient compliance with diabetic foot wound management is family support. Amputation and other more severe consequences can occur due to non-compliance. The purpose of this study was to find out how family support and patient compliance with diabetic foot wound care at Anuntaloko Parigi Hospital are interrelated. Cross-sectional methodology and quantitative design were used in the investigation. Based on the established inclusion and exclusion criteria, a purposive selection approach was used to select a sample of 51 respondents. The Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) and the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) were used as research instruments. Using the Chi-Square test, data analysis was performed univariately and bivariately. The majority of respondents reported strong compliance (64.7%) and significant family support (68.6%), according to statistics. Family support and patient compliance with diabetic foot wound care were significantly correlated, according to the findings of the statistical test (p = 0.001). Conclusion: There is a significant relationship between family support and patient compliance in diabetic foot wound care at Anuntaloko Parigi Hospital. Increased family involvement and support can encourage patients to be more compliant in undergoing consistent and effective wound care.
Pengaruh Terapi Akupresur Li 4 (Hegu) Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Komunitas Lansia Kelurahan Kawatuna: Penelitian Enjelina Tangka’a; Sabir; Benny Harry Leksmon Situmorang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5378

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dialami lansia dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Salah satu terapi nonfarmakologis, yaitu akupresur pada titik LI4 (Hegu), diyakini dapat membantu menurunkan tekanan darah melalui efek relaksasi dan pengaturan sistem saraf otonom. Namun, efektivitas terapi ini pada lansia di Kelurahan Kawatuna masih belum banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian terapi akupresur Li4 (hegu). Penelitian ini menerapkan desain quasi eksperimen dengan menggunakan kelompok kontrol non-ekuivalen. Jumlah responden sebanyak 30 lansia yang terbagi ke dalam kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Pada kelompok perlakuan diberikan terapi akupresur pada titik LI4 selama dua minggu, sementara kelompok kontrol tidak mendapatkan intervensi apa pun. Tekanan darah diukur pada kedua kelompok sebelum dan setelah periode intervensi, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada kelompok intervensi setelah terapi akupresur LI4, sementara kelompok kontrol tidak mengalami perubahan bermakna. Hasil analisis bivariat memperlihatkan penurunan tekanan darah yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan signifikan antara pengukuran sebelum dan sesudah intervensi (p = 1,000; p > 0,05). Terapi akupresur pada titik LI4 terbukti memberikan pengaruh yang bermakna dalam menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Kelurahan Kawatuna.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pasien Dalam Perawatan Luka Kaki Diabetik di RSUD Anuntaloko Parigi Adisty Maria Doki; Siti Yartin; Sabir
KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/kewinus.v2i1.40

Abstract

One of the main determinants of patient compliance with diabetic foot wound management is family support. Amputation and other more severe consequences can occur due to non-compliance. The purpose of this study was to find out how family support and patient compliance with diabetic foot wound care at Anuntaloko Parigi Hospital are interrelated. Cross-sectional methodology and quantitative design were used in the investigation. Based on the established inclusion and exclusion criteria, a purposive selection approach was used to select a sample of 51 respondents. The Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) and the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) were used as research instruments. Using the Chi-Square test, data analysis was performed univariately and bivariately. The majority of respondents reported strong compliance (64.7%) and significant family support (68.6%), according to statistics. Family support and patient compliance with diabetic foot wound care were significantly correlated, according to the findings of the statistical test (p = 0.001). Conclusion: There is a significant relationship between family support and patient compliance in diabetic foot wound care at Anuntaloko Parigi Hospital. Increased family involvement and support can encourage patients to be more compliant in undergoing consistent and effective wound care.
Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Melalui Pelatihan Ecobrick dan Kompos di Dusun I Desa Sibowi Sabir; Siti Zahra M. Nyombali; Ni Gusti Ayu Anggreni; Nur Aisyah Oktavia; Nur Afifah Umar; Anastia Regina Sampargadi; Hajjaria I Lanyumba; Yuliana; Masyita; Kinasthy; Ni luh Putu Sintia Dewi; Moh. Fajri
ABDI WIDYA NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Juni
Publisher : LPPM Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/witara.v2i1.203

Abstract

Household waste management remains a problem in Dusun I, Sibowi Village, Tanambulava District, Sigi Regency. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in household waste management through education and training on ecobrick and compost production. The methods included health education, discussions, demonstrations, hands-on practice, and evaluation using pre-test and post-test. The results of the activity showed an increase in community knowledge, where good knowledge increased from 0% to 30%, sufficient knowledge increased from 40% to 50%, and poor knowledge decreased from 60% to 20% after participating in the education. Participants were also able to practice making ecobricks and compost as alternative methods of household waste management. These findings indicate that education and practical training are effective in improving community knowledge and skills to support a cleaner and healthier environment.