Claim Missing Document
Check
Articles

MENGUKUR TINGKAT KESUKSESAN WEBSITE E-GOVERNMENT PADA SISTEM SELEKSI CPNS NASIONAL (SSCN) MENGGUNAKAN MODEL DELONE MCLEAN Syifa Nur Rakhmah; Wiwiek Widyastuty
INTI Nusa Mandiri Vol. 14 No. 1 (2019): INTI Periode Agustus 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/inti.v14i1.1535

Abstract

E-Government merupakan suatu upaya untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik. Pengembangan E-Government di Indonesia semakin bergulir dan berjalan seperti penerapan E-Budgeting, E-Procurement, E-Audit, E-Catalog, E-Payment, E-Controlling bahkan hingga E-Health. Kini proses rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) pun bisa dilakukan melalui online untuk memudahkan proses pendaftaran dan memilih instansi. Sejauh ini, masih terdapat beberapa kendala yang dialami para pelamar CPNS dalam penggunaan website SSCN. Oleh karena itu, untuk mengetahui tingkat kesuksesan website SSCN dimata pengguna, maka perlu dilakukan pengukuran kesuksesan website dengan menggunakan model DeLone dan McLean (2003). Data yang didapat kemudian diolah dan didapatkan 201 responden dengan data valid. Diperoleh hasil yang menunjukkan terdapat beberapa variabel berpengaruh signifikan, diantaranya service quality dan use memiliki nilai t-value sebesar 2.29 dan estimasi positif sebanyak 0.71; service quality dan user satisfaction dengan nilai t-value 2.57 dan nilai estimasi 0.82; dan juga user satisfaction memiliki t-value sebanyak 8.98 dan signifikansi sebesar 1.17 terhadap net benefit.
PENERAPAN METODE DELONE DAN MCLEAN DALAM MENGUKUR KESUKSESAN PPDB ONLINE PADA MTsN 1 BEKASI Upi Dwi Desi Yanti; Syifa Nur Rakhmah
INTI Nusa Mandiri Vol. 14 No. 1 (2019): INTI Periode Agustus 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/inti.v14i1.1537

Abstract

Pendidikan tidak bisa dilepas dari kemajuan teknologi seperti teknologi komputer dari sistem informasi. Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini membawa berbagai perubahan dalam berbagai pendidikan, khususnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara Online. PPDB Online adalah sebuah sistem yang dirancang untuk melakukan otomatis seleksi penerimaan peserta didik baru, mulai dari proses pendaftaran, proses seleksi penerimaan, hingga pengumuman hasil seleksi yang dilakukan secara Online dan berbasis waktu nyata (Online Real Time). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa kesuksesan PPDB secara Online dengan mengacu pada variabel Model DeLone dan McLean yaitu Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Kualitas Layanan, Penggunaan, Kepuasan Pengguna, dan Hasil Bersih yang didapat. Pengukuran kesuksesan PPDB Online pada MTsN 1 Bekasi menggunakan model DeLone dan McLean telah diketahui variabel yang memiliki hubungan koevisien signifikan. Variabel yang memiliki hubungan yang signifikan adalah system quality terhadap use, system quality terhadap user satisfaction, information quality terhadap user satisfaction, service quality terhadap use, service quality terhadap user satisfaction, use terhadap user satisfaction, use terhadap net benefit dan user satisfaction terhadap net benefit. Sesuai dengan hasil output nilai standardized dan t value, nilai standardized dan t value yang terkecil adalah Use yaitu dengan nilai 0,40 dan 0,3.
PENGUKURAN KUALITAS LAYANAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK PERGURUAN TINGGI PADA WILAYAH BEKASI MENGGUNAKAN METODE WEBQUAL Syifa Nur Rakhmah; Murni Cahyati
INTI Nusa Mandiri Vol. 14 No. 1 (2019): INTI Periode Agustus 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/inti.v14i1.1561

Abstract

Sistem informasi akademik adalah suatu sistem yang dibuat untuk mempermudah kegiatan administrasi akademik di kampus, yang mana kesemuanya diatur secara online. Sistem informasi akademik di perguruan tinggi biasanya berbasis website agar mudah terintegrasi. Website merupakan alamat atau lokasi di dalam ineternet suatu halaman web, umumnya membuat dokumen HTML dan dapat berisi sejumlah foto atau gambar grafis, musik, teks bahkan gambar yang bergerak. Meningkatkan kualitas layanan berbasis web merupakan suatu upaya yang harus dilakukan secara berkesinambungan. Untuk meyakinkan pengguna agar tetap menggunakan layanannya sehingga pada gilirannya dapat memberikan kepuasan kepada penggunanya. Untuk mengetahui sejauh mana layanan website dapat diterima oleh para pengguna, maka perlu dilakukan suatu penelitian untuk mengukur kualitas layanan website yang ada saat ini dari sudut pandang atau persepsi penggunanya. Kerangka yang digunakan untuk mengukur kualitas layanan website pada penelitian ini adalah WebQual 4.0. Dari hasil analisis regresi berganda bahwa H1, H2 dan H3 diterima sedangkan H0 ditolak. Perguruan tinggi yang dibahas dalam penelitian ini ada 5 perguruan tinggi berdasarkan responden yang paling banyak. Perguruan tinggi tersebut adalah Universitas BSI, STMIK Nusa Mandiri, Universitas Gunadarma, Universitas Bhayangkara dan STMIK Bani Saleh. Hasil webqual index (WQI) masing-masing perguruan tinggi adalah Universitas BSI 0,91 (91%), STMIK Nusa Mandiri 0,89 (89%), Universitas Gunadarma 0,89 (89%), Universitas Bhayangkara 0,87 (87%) dan STMIK Bani Saleh 0,84 (84%).
Kepuasan Pengguna E-Learning Perguruan Tinggi Wilayah Bekasi Dengan Menggunakan Metode Vikor Syifa Nur Rakhmah; Muhammad Fauzan Azmi; Ageng Basari; Aliya Rafida
INFORMATICS FOR EDUCATORS AND PROFESSIONAL : Journal of Informatics Vol. 10 No. 1 (2025): INFORMATICS FOR EDUCATORS AND PROFESSIONAL : JOURNAL OF INFORMATICS (Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/itbi.v10i1.3443

Abstract

E-learning (Electronic Learning) is an educational method that uses digital media and electronic devices as a center of knowledge and skills. Studying through the internet allows students to study easily if they have internet access. Since the VIKOR method is simple and can be helpful in making the best decision from a variety of options, this method was chosen for our research. In our research, five universities in the Bekasi Region had the most respondents. BSI University had 102 respondents, Bhayangkara University had 27 respondents, Bina Insani University had 13 respondents, Gunadarma University had 26 respondents, and Binus University had 23 respondents. The results of the calculation using the VIKOR method Bhayangkara University has a poor e-learning system in terms of system quality, service quality, user satisfaction, and user engagement, with a Q assessment of 1. While BSI University with a Q rating of 0.4475, Gunadarma University with a Q rating of 0.5713, and Bina Insani University with a Q rating of 0.7658 have good E-Learning, and Binus University with a Q rating of 0 have excellent E-Learning. So overall, E-Learning at BSI University, Gunadarma University, and Bina Insani University has good quality, while Bhayangkara University has poor quality, and Binus University has very good quality.