Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

OPTIMALISASI KINERJA PEROLEHAN ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH DENGAN MENGGUNAKAN SIMLAZ Winarno, Winarno; Harjito, Bambang; Wiranto, Wiranto; Prasetyo, Heri; Sihwi, Sari Widya
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31767

Abstract

ABSTRAK                                                                            Trend berzakat, berinfak di era digital mengalami perubahan yang cukup siginifkan. Baznas telah melaporkan tren berzakat saat ini didominasi oleh anak muda dengan usia antara 25-44 tahun. Pencapaian di tahun 2021 nilai yang dihasilkan sangat besar yaitu mencapai 11,5 trilyun rupiah yang sebagian besar merupakan partisipasi dari anak muda milenial. Besarnya angka Zakat, Infak dan Shodaqoh ini salah satunya dikarenakan mudahnya mengeluarkan zakat dengan menggunakan aplikasi. Laz Nur Hidayah merupakan salah satu lembaga Laz di Kota Surakarta yang berdiri pada 2021. Lembaga baru ini saat ini masih sedang mengembangkan instansinya untuk dapat berkembang mengejar lembaga-lembaga Laz lain. Lembaga Laz Nur Hidayah memiliki potensi yang sangat besar dimana lembaga Nur Hidayah sudah memiliki nama besar di dunia pendidikan di Kota Surakarta. Saat ini Laz Nur Hidayah yang merupakan lembaga baru masih banyak kekurangan dalam manajemen ZIS, baik dari sisi perencanaan program, optimalisasi donatur, manajemen donatur dan pelaporan kepada donatur. Tujuan dari program pengabdian ini adalah mengoptimalisasikan kinerja LazNH dengan pembangunan aplikasi SIMLaz. Permasalahan yang dialami oleh Laz Nur Hidayah tersebut dapat diatasi dengan melakukan digitalisasi pengelolaan Laz Nur Hidayah dengan membangun aplikasi donasi berbasis online yang dapat ditransfer secara langsung secara realtime baik menggunakan akun bank atau dompet digital layaknya OVO, Gopay, Linkaja atau dompet elektronik lain. Hasil evaluasi dari program ini adalah bahwa aplikasi yang telah dibangun sudah diuji dengan metode blackbox dengan tingkat akurasi 100%. Artinya aplikasi ini sudah sesuai dengan kebutuhan fungsi yang diinginkan pengguna. Aplikasi selanjutnya dilakukan evaluasi kualitatif, untuk melihat optimalisasi kinerja lembaga. Hasil evaluasi yang dilakukan dengan wawancara, menghasilkan kesimpulan bahwa aplikasi mempermudah dalam proses mengatur program-program, merekap pendapatan dan mampu memberdayakan sumber daya relawan yang bisa menjadi pekerjaan sampingan. Kata kunci: Simlaz; crowdfunding;zakat; laz; pemberdayaan; sdm; aplikasi zakat. ABSTRACTThe trend of giving charity in the digital era has changed significantly. Baznas has reported that the current trend of providing zakat is dominated by young people aged between 25 and 44. The achievement in 2021 is that the value generated is tremendous, reaching 11.5 trillion rupiah, most of which is duet o the participation of millennial young people. The large number of Zakat, Infaq, and Shodaqoh is partly due to the ease of issuing Zakat using the application. Laz Nur Hidayah is one of the Laz institutions in Surakarta City, which was established in 2021. This new institution is currently still developing to be able to create after other Laz institutions. Laz Nur Hidayah has enormous potential, as Nur Hidayah already has a big name in the world of education in Surakarta. Currently, Laz Nur Hidayah, a new institution, still has many shortcomings in ZIS management in terms of program planning, donor optimization, donor management, and reporting to donors. This service program aims to optimize LazNH's performance with the development of the SIMLaz application. The problems experienced by Laz Nur Hidayah can be overcome by digitizing the management of Laz Nur Hidayah by providing an online-based donation application that can be transferred directly in real time either using a bank account or digital wallet such as OVO, Gopay, Linkaja or other ewallets. The assessment outcomes about this program indicate that the application developed has undergone evaluation utilizing the black box methodology, achieving an accuracy rate of 100%. This means that this application is in accordance with the function requirements that users want. Subsequent applications were subjected to qualitative assessment to ascertain the enhancement of institutional efficacy. The assessment of the interview determined that the application enhances the organization of programs, the documentation of financial inflows, and the augmentation of volunteer resources that may serve as supplementary employment. Keywords: Simlaz; Crowdfunding; Zakat; LAZ; empowerment; HR; zakat application.
Generative Indonesian chatbot for university major selection using transformers embedding Khadija, Mutiara Auliya; Harjito, Bambang; Saberi, Morteza; Paradhita, Astrid Noviana; Nurharjadmo, Wahyu
IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Vol 14, No 4: August 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijai.v14.i4.pp3474-3482

Abstract

Selecting a university major is a crucial decision that impacts students' future career paths and personal fulfillment. Traditional guidance methods often lack the personalization and timeliness needed to support students effectively. This study explores the use of Indonesian generative artificial intelligence (AI) chatbots and transformer embeddings to enhance decision-making for university major selection. By leveraging advanced AI techniques, such as bidirectional encoder representations from transformers (BERT) and Gemini embeddings, the research aims to provide personalized, interactive, and contextually relevant guidance. Experiments showed that BERT embeddings achieved the highest accuracy, with recurrent neural network (RNN) and long short-term memory (LSTM) models also performing well but facing issues with overfitting. Gemini embeddings provided strong performance but slightly less effective than BERT. The findings suggest that BERT-based models with RNN are superior for developing decision-support systems in 92% accuracy. Future work should focus on further optimization and integration of user feedback to ensure the relevance and effectiveness of these AI tools in educational settings.
Ketahanan dan Kualitas Visual Watermarked Image Menggunakan Integer Wavelet Transform (IWT) dan Chinese Remainder Theorem (CRT) Harjito, Bambang; Kustanti, Eka Tri
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 2: April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20236138

Abstract

Kemudahan untuk mengakses dan berbagi media digital saat ini menimbulkan kekhawatiran mengenai pelanggaran hak cipta atau pembajakan. Sehingga perlu untuk memberikan identitas kepada setiap media digital agar tidak mudah dibajak atau diklaim oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Salah satu cara untuk memberikan identitas pada suatu media digital tanpa mengurangi kualitas dari medianya sendiri yaitu dengan menggunakan digital watermarking. Pada paper ini mengusulkan metoda digital watermarking dengan menggunakan gabungan  Integer  Wavelet Transform (IWT) dan Chinese Remainder Theorem (CRT) untuk untuk menghasilkan watermarking dengan kualitas visual dan ketahanan yang baik dari beberapa serangan. Hasil penelitian diperoleh nilai-nilai Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) mendekati 1 dan Normalized Correlation Coefficient (NCC) sama dengan 0,71337, menunjukkan metode IWT dan CRT mampu menghasilkan watermarked image dengan kualitas visual atau imperceptibility yang baik dan mampu memberikan ketahanan image terhadap beberapa serangan seperti gaussian, salt & pepper dan kompresi JPEG2000 tetapi tidak tahan terhadap serangan rotasi dan kontras karena nilai NCC dibawah 0,5 AbstractToday's ease of accessing and sharing digital media raises concerns about copyright infringement or piracy. So it is necessary to give identity to each digital media so that it is not easily hijacked or claimed by irresponsible parties. One way to give identity to a digital media without reducing the quality of the media itself is to use digital watermarking. This paper proposes a digital watermarking method using a combination of Integer Wavelet Transform (IWT) and Chinese Remainder Theorem (CRT) to produce watermarking with good visual quality and resistance from several attacks. The results obtained that Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR)  values are close to 1 and Normalized Correlation Coefficient (NCC)  equal to 0.71337. shows the IWT and CRT methods are able to produce watermarked images with good visual quality or imperceptibility and are able to provide image resistance to several attacks such as gaussian, salt & pepper and JPEG2000 compression but are not resistant to rotation and contrast attacks because the NCC value is below 0.5
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL MANAJEMEN CONTENT MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS WORDPRESS UNTUK MENCEGAH SERANGAN JUDI GACOR PADA WEBSITE PORTAL ORGANISASI PERANGKAT DAERAH Winarno, Winarno; Harjito, Bambang; Wiranto, Wiranto; Prasetyo, Heri; Widya Sihwi, Sari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2252-2257

Abstract

Maraknya aksi peretasan di Indonesia saat ini terjadi tidak hanya di Lembaga-lembaga besar, namun juga lembaga pemerintah daerah. Salah satu bentuk peretasan yang sangat marak akhir-akhir ini adalah judi gacor pada Content Managemen System(CMS) berbasis Wordpress. Di Kabupaten Karanganyar masih ada 6.180 konten judi gacor yang terlihat di Google. Untuk menanggulangi masalah tersebut diperlukan Langkah praktik baik bagaimana mencegah dan mengelola sebuah CMS berbasis Wordpress agar terhindar dari serangan siber. Pelaksanaan pengabdian berupa workshop mengelola website mulai dari instalasi sampai implementasi. Hasil workshop menunjukkan peningkatan kemampuan peserta yang semula hanya 40% menjadi 80% paham bagaimana mengelola sebuah website yang aman.