Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EFEKTIFITAS PEMANFAATAN LARVA LALAT TENTARA HITAM (Hermetia llucens) DALAM MENGOLAH SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI KOMPOS Khaer, Ain; Budirman, Budirman; Andini, Mira
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 1 (2022): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v17i1.2665

Abstract

Adapun keuntungan dalam penggunaan teknologi Black Soldier Fly (BSF) adalah dapat membantu meurunkan jumlah sampah organik mencapai 80%, karena sampah organik menjadi makanan bagi larva BSF, larva BSF akan menghentikan penyebaran bakteri yang dapat menimbulkan penyakit, residu sisa proses pengolahan dengan BSF seperti kompos, megandung nutrisi dan unsur organik. Pupuk kompos yang baik digunakan adalah pupuk kompos yang mengandung unsur hara makro N, P, K yang seimbang karena jika kadar N,P,K dalam pupuk kompos tidak seimbang dapat menyebabkan dampak negatif bagi tumbuhan untuk mengetahui kualitas kompos sampah organik dengan pemanfaatan larva lalat tentara hitam (Hermetia Illucens) yang dihasilkan, maka dilakukan pemeriksaan di laboratorium dan dianalisa berdasarkan SNI 19-7030-2004 tentang spesifikasi kompos dari sampah organik domestik yang menyatakan bahwa standar kualitas kompos untuk kadar unsur N, P, K pada pupuk kompos adalah unsur hara N 0,40%, unsur hara P 0,10% dan unsur hara K 0,20%, Karbon 9,80%-32%, pH 6,80% 7,49% Hasil penelitian menunjukkan larva lalat tentara hitam mampu mengurai sampah organik sebanyak 10 (sepuluh) kilogram dalam waktu 11 (sebelas ) hari untuk menjadi kompos yang matang dengan hasil pemeriksaan di Laboratorium Tanah, Tanaman, Pupuk Air BPTP Sulsel menunjukkan hasil pada parameter Nitrogen 1,82%, Phosfor 0,44%, Kalium 1,29%, Karbon 15% yang telah adapun pada parameter pH 6,69% belum memenuhi syarat SNI 19-7030-2004. Berdasarkan penelitian ini larva lalat tentara hitam (Hermetia Illucens) dapat dimanfaatkan untuk meminimalisir jumlah timbulan sampah, memiliki laju yang relative cepat dalam mendekomposisi sampah menjadi kompos dibanding dengan metode pengomposan biasa serta kualitas kompos yang telah memenuhi persyaratan, Upaya memaksimalkan kualitas kompos, uji pada tanaman dan uji efektifitas pembenah tanah serta beberapa aspek lain masih dirasa perlu dilakukan untuk penelitian selanjutnya, namun dari aspek sanitasi kesehatan lingkungan khsususnya masalah timbulan sampah metode ini pengolahan sampah ini bisa dijadikan sebagai program dalam meminimalisir timbulan sampah dimasyarakat khsusnya disetiap rumah tangga.Kata Kunci: Lalat Tentara hitam, Hermetica Illucens, kompos
PENERAPAN INTEGRASI HASIL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI POLTEKKES KEMENKES MAKASSAR Haerani, Haerani; Tandjungbulu, Yaumil Fachni; Andini, Mira
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2022): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v17i2.3130

Abstract

   ABSTRACT Integration of research activities and community service into learning is one of the indicators stipulated in BAN-PT Regulation Number 59 of 2018 In accordance with higher education quality standards based on the higher education accreditation instrument (IAPT) and the Study Program accreditation instrument (IAPS) 9 criteria, in particular clearly stated in point C.6.4.c. This type of research is a descriptive observational research with a quantitative descriptive survey method. This study aims to determine the application of the integrity of research results and community service in learning at the Makassar Ministry of Health Polytechnic. The results of the research are the application of integration of research results into learning as many as 105 respondents (91.3%), relevant to the subjects being taught as many as 108 respondents (93.9%) and those who do not integrate as many as 10 respondents (8.7%), do not 7 respondents (6.1%) were relevant to the subjects taught, while 99 respondents (88.09%) applied the integration of community service results, 105 respondents (91.30%) were relevant to the subjects taught and 16 respondents (13.91%) did not integrate, 10 respondents (8.7%) were not relevant to the subjects being taught. It is hoped that all lecturers can integrate the results of research and community service into learning which can improve the quality of learning outcomes. Keywords : Integration, Research, Community Service, Learning ABSTRAK Integrasi kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat kedalam pembelajaran manjadi salah satu indikator yang ditetapkan dalam Peraturan BAN-PT Nomor 59 tahun 2018 Sesuai dengan Standar mutu pendidikan tinggi berdasarkan instrument akreditasi perguruan tinggi (IAPT) dan Instrumen akreditasi Program Studi (IAPS) 9 kriteria, khususnya disebutkan secara jelas pada poin C.6.4.c. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan metode survei deskriptif kuantitatif,. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan integritas hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam pembelajaran di Poltekkes Kemenkes Makassar. Adapun hasil penelitian yaiyu penerapan integrasi hasil penelitian kedalam pembelajaran sebanyak 105 responden (91,3 %), relevan dengan mata kuliah yang diajarkan sebanyak 108 responden (93,9 %) dan yang tidak mengintegrasikan sebanyak 10 responden (8,7 %), tidak relevan dengan mata kuliah yang diajarkan sebanyak 7 responden (6,1 %) sedangan untuk penerapan integrasi hasil pengabdian kepada masyarakat kedalam pembelajaran sebanyak 99 responden (88,09 %), relevan dengan mata kuliah yang diajarkan sebanyak 105 responden (91,30 %) dan yang tidak mengintegrasikan sebanyak 16 responden (13,91 %), tidak relevan dengan mata kuliah yang diajarkan sebanyak 10 responden (8,7 %). Diharapkan semua dosen dapat mengintegrasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat kedalam pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas capaian pembelajaran. Kata Kunci : Integrasi, Penelitian, Pengabdian kepada masyarakat, pembelajaran.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK KEAMANAN PANGAN MASYARAKAT MISKIN DI KOTA MAKASSAR SELAMA PANDEMI COVID-19 Ipa, Agustian; Andini, Mira; Lala, Manji; Syarif, Haerani
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2022): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v17i2.3120

Abstract

Dinas Sosial Kota Makassar mencatat angka kemiskinan di Makassar meningkat signifikan sejak tiga bulan terakhir seiring pandemi virus Corona atau Covid-19 dan,adanya imbauan untuk pembatasan aktivitas mengakibatkan terpuruknya berbagai sektor perekonomian dan berdampak pengurangan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan, sikap dan praktik keamanan pangan pada masyarakat miskin di kota makassar selama pandemi covid-19. Jenis penelitian adalah obervasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah semua masyarakat miskin di kota Makassar pada tahun 2020 adalah 69.980 ribu jiwa. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan perhitungan diperoleh 300 responden. Sampel dipilih dengan metode Cluster Sampling dengan mengambil 4 daerah di Kota Makassar. Kec Tallo (Pusat Kota), Kec. Biringkanaya (berbatasan dengan Kab, Maros), Kec. Panakukkang (Pusat Kota), Kec. Mariso (Daerah Pesisir). Analisis data menggunakan uji Chi Square untuk melihat hubungan antar variabel yang diteliti karena data dalam bentuk kategorik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara antara pengetahuan responden dengan praktik keamanan pangan responden
Penerapan Program Dinamik dalam Menentukan Rute Optimal Perjalanan dari Pematangsiantar Menuju Samosir Simarmata, Linda Puspa Ayu; Sitanggang, Intan; Andini, Mira; Sirait, Barthy Ladi C.
Journal of Information System Research (JOSH) Vol 6 No 2 (2025): January 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/josh.v6i2.6688

Abstract

A tourist area with many roads often makes it difficult for someone to determine the optimal route, both in terms of distance or costs incurred from the place of origin to the destination. Moreover, in determining a decision support system to determine the route of a tourist trip is needed to determine the optimal route so that the costs incurred are minimum. To solve the problem in this article, we use the dynamic programming method where the method used is the forward method. With the aim of determining the fastest distance from Siantar to Samosir so that the minimum costs incurred. Dynamic Program (dynamic programming) is a method of solving problems by decomposing the solution into a set (stage), such that the solution to the problem can be viewed as a series of interrelated decisions. The solution used is dynamic programming with the data that has been obtained then processed and calculated so that the results obtained are optimal, It is known from the results of the calculation analysis, it can be concluded that the shortest route for tourist trips from Siantar to Samosir, namely from Siantar then to Sidamanik, then to Tomok, continuing to Simanindo, then to Pangururan until finally to Tele with a distance of about 116,2 km /h.
STRATEGI PEMASARAN FASHION HIJAB DI ERA GEN Z DALAM PERSEPEKTIF EKONOMI SYARIAH PADA TOKO VEE STORE : HIJAB FASHION MARKETING STRATEGY IN THE GEN Andini, Mira; Abizar; Ulil Albab; Mawardi
JOURNAL ISLAMIC ECONOMICS AD DIWAN Vol 4 No 2 (2025): AD DIWAN
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/ad.v4i2.1221

Abstract

Media sosial adalah komponen utama yang mempengaruhi tren fashion hijab di kalangan generasi Z. Tujuan penelitian ini menganalisis dampak perkembangan media sosial terhadap pemasaran fashion hijab kepada generasi Z dan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam strategi pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami bagaimana pemasaran fashion hijab di era GenerasiZ. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur,di mana peneliti dapat menggali lebih jauh pandangan dan pengalaman subjek terkait dengan topik yang dibahas. Pemilik toko hijab menekankan bahwa nilai-nilai Islam seperti kejujuran,dan kesederhanaan menjadi landasan bisnis mereka. persaingan dalam industri fashion hijab sangat ketat. tantangan utama adalah bagaimana bersaing dengan brand hijab lain yang menawarkan produk serupa dengan harga lebih murah.e-commerce dan teknologi digital membuka peluang besar bagi bisnis mereka. Pemasaran fashion hijab di era Gen Z mengalami perkembangan yang pesat seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup Islami yang modern. Dalam perspektif Islam,fashion hijab bukan hanya sekedar trend mode, tetapi juga manifestasi dari identitas religius yang mencerminkan kepatuhan terhadap syariat.
Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kader Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Screening Dan Interpretasi Kejadian Stunting Sesuai PERMENKES RI NOMOR 2 Tahun 2020 Di Kota Makassar Hartono, Rudy; Andini, Mira; Ipa, Agustian; Hasanah, Besse
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 5 No 2 (2024): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v5i2.1194

Abstract

Posyandu berperan penting sebagai  tempat kegiatan sosial bagi masyarakat untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan. Pemantauan tumbuh kembang anak juga dapat dilaukan di Posyandu melalui pengukuran berat badan bayi setiap bulan yang terjadwal secara rutin dicatat pada sistem Kartu Menuju Sehat (KMS).  Hambatan terhadap kemajuan anak dalam penambahan berat badan terlihat jelas dari kurva pertumbuhan yang diperoleh dari pengukuran rutin yang tercantum dan dicatat dalam KMS.  Peningkatan atau penurunan jumlah anak stunting di bawah usia 5 tahun dapat segera diketahui dalam  waktu singkat (beberapa bulan), dengan cepat mengetahui penyebabnya, dan segera menyusun rencana penanggulangannya. Rumusan masalah nonkomersial ini adalah untuk meningkatkan keterampilan kader Posyandu dalam mengukur data BB, PB/TB dan menghitung usia berdasarkan presisi dan akurasi guna meningkatkan kualitas skrining stunting. Metode yang digunakan dalam pengabdian  masyarakat adalah team based learning (TBL) dan dukungan eksekutif dalam pelaksanaan kegiatan. Penerimaan materi yang diberikan kepada  peserta dapat dikatakan sama baiknya dengan meningkatnya pengetahuan pengukuran antropometri yang akurat dan tepat di Kelurahan Lajangiru Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar. Kata kunci: pengetahuan, keterampilan, kader posyandu, screening, stunting
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Peningkatan 25 Keterampilan Dasar di Kecamatan Biringkanaya Hartono, Rudy; Rusli, Rusli; Amir, Aswita; Andini, Mira; Hasanah, Besse Uswatun
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 6 No 2 (2025): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v6i1.1888

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kader Posyandu di Kecamatan Biringkanaya dalam 25 keterampilan dasar yang mencakup seluruh siklus kehidupan, mulai dari kesehatan ibu dan anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya keterampilan kader dalam memberikan layanan dasar yang komprehensif, sehingga berdampak pada efektivitas program Posyandu. Selain itu, kurangnya pengetahuan tentang kesehatan remaja, pencegahan penyakit tidak menular, serta perawatan lansia menghambat optimalisasi pelayanan di Posyandu. Solusi yang ditawarkan adalah melalui pelatihan intensif, pendampingan, dan monitoring secara berkelanjutan. Luaran yang diharapkan mencakup peningkatan kompetensi kader, tersedianya modul pelatihan, serta peningkatan cakupan layanan kesehatan masyarakat di seluruh siklus kehidupan. Dengan pendekatan berbasis komunitas, program ini akan memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Identifikasi Hubungan Antara Salinitas dan EC (Electrical Conductivity) Untuk Pengembangan Mitigasi Pengukuran Numerik-in Situ di Area Estuari: Mitigasi Kebencanaan Kualitas Air di Muara Kerandangan Budianto, Arif; Alaydrus, Alfina Taurida; Rahayu, Susi; Andini, Mira; Anggriani, Ni Ketut; Fajarica, Shinta Desiyana
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 11 No. 3 (2025): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v11i3.946

Abstract

The dynamic nature of estuarine waters necessitates new and accurate methodological approaches for determining salt content or salinity. This can be achieved through direct and real-time measurement of instantaneous and daily EC (Electrical Conductivity) levels in estuaries using EC sensors. On the other hand, similar real-time research has been limited, especially for studies of a continuous real-time nature. Therefore, this study aims to identify the relationship between EC and salinity in an estuary, using the area around the Batulayar estuary, West Lombok Regency, as a case study, employing a direct measurement model continuously for one full day. Measurements were conducted over 5 days during different lunar phases, using direct data acquisition and a numerical linearity approach via data analysis plug-ins. The identification results demonstrate a relationship between EC and salinity. At minimum values, salinity decreases as EC decreases. This reduction follows a quadratic pattern, with an obtained coefficient of determination (R²) of 0.8684 (y = 87397x² – 11173x + 2004.8). This characteristic is also supported by other measured parameters, such as TDS (Total Dissolved Solids), which exhibits a linear relationship with EC. The relationship characteristic between TDS and EC is considerably stronger, as indicated by a linear equation (R² > 0.90).
A development of an IoT-based temperature-TDS monitoring system for shrimp cultivation pond Akhyar, Halil; Budianto, Arif; Rahayu, Susi; Alaydrus, Alfina Taurida; Anggriani, Ni Ketut; Wardi, Palaivia Harman; Pranahita, Dewa Dwi; Andini, Mira
ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 11, No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/orbita.v11i2.36423

Abstract

High-quality water resources are important parameters for the sustainability of human civilization, the health of ecosystems, and the advancement of vital sectors. High-quality water is also needed for shrimp cultivation ponds. However, water-quality monitoring in the estuary is limited. In line with this, this study focuses on the design and implementation of an IoT-based TDS and temperature measurement system for estuarine water, aiming to develop an efficient, accurate, and automated prototype to support the fisheries sector in West Lombok regency. This study used a microcontroller, temperature and TDS (total dissolved solids) sensors, a wireless router, and a display. These elements were developed as a water-quality-level monitoring system based on TDS and temperature. The system was calibrated using a standard comparator before being examined under real conditions. The calibration procedure was conducted inside a controlled chamber at a water temperature of 25°C for 60 minutes, with a steady flow rate. All procedures were repeated three times and tested using a Student’s t-test. The IoT platform was tested using RSSI values with a 2s update interval. The calibration data were interpreted as a linear function between the standard and the developed system. The resulting design shows that the developed system can be installed at a shrimp cultivation pond with good performance. The designed system has a linearity of more than 90%. The system has a reliable accuracy level over 30 consecutive measurement days, resulting in the percentages of 85% to 93% (average = 91%). It can be concluded that IoT data communication via a wireless internet router performs well, with RSSI> -50 dBm for both sending and receiving. The IoT platform using ThingSpeak shows good performance (good stability), with a 2-second interval between data updates.
PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN BENCANA EMISI UDARA PADA KELOMPOK MAJLIS TA’LIM BAITURRAHMAN PESONA BANYU ASRI MELALUI IMPLEMENTASI MANAJEMEN UDARA BERBASIS IOT Budianto, Arif; Alaydrus, Alfina Taurida; Akhyar, Halil; Rahayu, Susi; Hasanah, Khofizzatul; Nurfadilah, Nurfadilah; Andini, Mira; Pranahita, Dewa Dwi; Wardi, Palaivia Harman
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3034

Abstract

Air emissions are a critical issue that can directly impact public health. The larger the emission source, the greater the potential for exposure to the resulting emissions. This problem is also faced by residents (partners) in the Pesona Banyu Asri neighborhood, Banyumulek, West Lombok Regency. Air pollution generated from many directions (four main sources) in the partner area (waste management at the Kebon Kongok landfill, plastic waste processing at BRIDA, waste processing into biofuel, and the pottery production process in the Banyumulek tourist village) is quite high, but the process of quantifying and characterizing emissions has not been implemented/studied in detail. Therefore, the purpose of this community service is to provide alternative solutions that can improve community preparedness regarding air emission disaster mitigation. The implementation method of community service activities is focused on PAR (participatory action research) techniques to improve social aspects of the community. The priority is to identify problems and provide alternative solutions related to the impact of air emission exposure due to emission source activities around the partner area. The IoT (Internet of Things)-based air management system developed by the community service team was previously implemented directly in the community, through stages of observation, socialization, training, installation, and final assessment. The results of the community service process can be seen from the questionnaire data quantification process, where there was a significant increase between before and after the community service activity. The readiness of the partner community increased by 62% regarding the ability to understand air mitigation, both in terms of understanding the types of air emissions, air purification systems, and the operation of the IoT-based air management system that is beneficial for partners.