Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Ekonomi Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Timur Zulkarnain, Febry Prima; Fitriadi
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 26 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v26i1.15606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daerah-daerah yang termasuk kedalam golongan daerah maju, daerah maju tapi tertekan, daerah berkembang, dan daerah tertinggal di Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini dilakukan pada kabupaten/kota di wilayah Provinsi Kalimantan Timur tahun 2015-2020. Penelitian ini menggunakan variabel berupa Laju Pertumbuhan Ekononmi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten dan kota Provinsi Kalimantan Timur tahun 2015-2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data numerik Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan TImur. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Matrik Tipologi Klassen dan diolah menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menyatakan bahwa setiap tahun nya beberapa kabupaten dan kota yang ada di provinsi mengalami pergeseran kuadran
Pengaruh Belanja Daerah dan Investasi terhadap Produk Domestik Regional Bruto dan Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Kalimantan Timur Sianipar, Christinauli; Fitriadi
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 26 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v26i4.15681

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari belanja daerah dan investasi terhadap produk domestik regional bruto dan tingkat pengangguran terbuka. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data tingkat pengangguran terbuka, data produk domestik regional bruto, data belanja daerah, data  investasi dalam negeri dalam kurun waktu 2007-2021. Model analisis yang digunakan yakni analisis jalur yang diolah melalui SPSS 23. Hasil analisis menunjukkan bahwa Belanja Daerah dan Investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto, Belanja Daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka, Investasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka, Produk Domestik Regional Bruto berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka, Belanja Derah dan Investasi berpengaruh negatif dan signifikan terhdap Tingkat Pengangguran Terbuka melalui Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Timur
Pengaruh upah minimum dan pendidikan serta tingkat inflasi terhadap pengangguran terbuka dan kemiskinan antar provinsi di pulau kalimantan Gung, A'ing; Rochaida, Eny; Fitriadi
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol. 4 No. 4 (2019): November
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v4i4.6134

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik langsung, tidak langsung, maupun secara keseluruhan. Sehingga, dapat mengetahui seberapa besar pengaruh dari upah minimum, pendidikan, serta tingkat inflasi terhadap pengangguran terbuka dan kemiskinan digunakan dua model. Model analisa adalah Analisis Jalur melalui program SPSS for windows versi 23.0. Penelitian berjenis data sekunder yang berasal dari beberapa Instansi Pemerintah dengan basis data panel-common effect (tahun 2014-2018), atau selama 5 kurun waktu di wilayah antar Provinsi (Kalimantan Barat, Tengah, Selatan, Timur, dan Utara) di Pulau Kalimantan. Temuan empiris dari studi menyatakan bahwa: (1) Upah minimum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran terbuka, sementara pendidikan justru berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran terbuka, sementara tingkat inflasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengangguran terbuka; (2) Pengangguran terbuka justru berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan; serta (3) Upah minimum berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan melalui pengangguran terbuka, sedangkan pendidikan dan tingkat inflasi sama-sama berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan melalui pengangguran terbuka.