Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS BELAJAR SISWA PADA MATERI ALAT-ALAT OPTIK Wirda Wirda; Rina Sulicha; Hayati Hayati
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains belajar siswa terhadap penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan eksperimen dengan The Randomized Pre-test Post-test, Control Group Design yang dilaksanakan  pada  SMP Negeri 1 Gandapura, semester genap Tahun Akademik 2014/2015. Pada siswa kelas VIII (delapan) yang terdiri dari kelas eksperimen 25 siswa dan kelas kontrol 24 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan tes awal dan tes akhir untuk keterampilan proses sains, lembar observasi untuk mengetahui kegiatan guru dan siswa selama proses belajar mengajar dengan menggunakan model Problem Based Learning. Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Uji t terhadap N-Gain kedua kelas menunjukkan nilai 0,00<0,05 yang artinya terjadi perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. N-Gain tertinggi keterampilan proses sains setiap indikator kelas eksperimen 0,63 pada indikator mengklasifikasi individual/kelompok dan terendah 0,24 pada menerapkan konsep. N-Gain tertinggi pada kelas kontrol 2,88 pada mengklasifikasi sedangkan N-Gain terendah 0,13 pada indikator berkomonikasi. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Problem Based Learning  dapat meningkatkan keterampilan proses sains belajar siswa.
PENGGUNAAN SIMULASI PHET TERHADAP EFEKTIFITAS BELAJAR IPA Syarifah Rahmiza Muzana; Silvi Puspa Widya Lubis; Wirda Wirda
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PhET Simulation is a free software created by the University of Colorado in the United States. The learning process by using this PhET simulation students can study certain material directly independently by using a computer which is equipped with the PhET program. The method in writing this article uses qualitative research methods. The data that has been collected is then analyzed so that it can be concluded that; 1) PhET simulation is an effective learning medium to increase student learning effectiveness; 2) The PhET simulation can help students learn without having to use a real laboratory; 3) by utilizing phet simulation media it is also able to improve students' ICT literacy skills; 4) How to use the PhET simulation is very easy and understandable according to the science lesson material; 5) The PhET simulation can be used for independent study at home without having to be supervised by the teacher at school.
ASSEMBLY SETTING SUHU DAN WAKTU MENGGUNAKAN REMOTE CONTROL PADA INKUBATOR BAKTERI BERBASIS ARDUINO UNO ATMEGA328 Wirda Wirda; Khairul Fuady; Baihaqqi Baihaqqi
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi di bidang instrumentasi telah merambah hingga ke dunia kesehatan. Penggunaan aplikasi teknologi instrumentasi telah membuat dunia kesehatan dan laboratorium berkembang pesat, salah satunya adalah penggunaan pesawat inkubator bakteri. Pesawat inkubator bakteri adalah salah satu peralatan laboratorium yang berfungsi untuk mengembang biakkan bakteri dan menyimpan berbagai jenis dengan suhu yang dibutuhkan bakteri seperti amoeba, tujuannnya adalah untuk memudahkan para tenaga yang bersangkutan dalam melakukan pekerjaanya. Dalam merakit alat inkubator bakteri yang berbasis Arduino Uno ATMega328, alat ini dikontrol oleh mikrokontroler ATMega328. Prinsip kerjanya adalah ATMega328 sebagai proses data dan mengubah energi listrik menjadi energi panas. Dengan menambahkan remote control sebagai pensetting suhu agar lebih mudah, Power supply yang digunakan 12V DC dan 5V DC, untuk 12V DC di gunakan sebagai Arduino uno dan 5V DC di gunakan untuk relay driver, buzzer, LCD dan sensor suhu. Assembly Setting Suhu dan waktu menggunakan remote rontrol, pada Inkubator bakteri yang di rancang menggunakan sensor suhu, dengan persentase eror pada suhu paling kecil 0,5% dan paling tinggi 2% dengan tiga kali pengukuran. Untuk perhitungan waktu menggunakan stopwatch dengan persentase error pada waktu sebesar 0% dengan persentase error yang didapatkan maka alat dapat dikatakan bekerja dengan baik untuk menginkubasi suatu bakteri. Keakurasian alat ini masih terdapat kesalahan persentase error tertinggi 2% pada pembacaan suhu dengan menggunakan sensor suhu, kesalahan error ini disebabkan karena sensor yang digunakan memiliki kesealahan pengukuran sebesarr 5% dalam pembacaan suhu sesuai datasheet sensor suhu. Abstract Technological developments in the field of instrumentation have penetrated into the world of health. The use of instrumentation technology applications has made the world of health and laboratories develop rapidly, one of which is the use of bacterial incubators. Bacterial incubator aircraft is one of the laboratory equipment that functions to breed bacteria and store various types with the required temperature of bacteria such as amoeba, the aim is to facilitate the personnel concerned in doing their work. In assembling a bacterial incubator based on Arduino Uno ATMega328, this tool is controlled by the ATMega328 microcontroller. The working principle is ATMega328 as a data process and converts electrical energy into heat energy. By adding a remote control as a temperature setting to make it easier, the power supply used is 12V DC and 5V DC, for 12V DC it is used as Arduino Uno and 5V DC is used for the relay driver, buzzer, LCD and temperature sensor. Assembly Setting Temperature and time using a remote control, in a bacterial incubator designed using a temperature sensor, the error percentage is at a minimum temperature of 0.5% and a maximum of 2.% with three measurements. For the calculation of time using a stopwatch with a percentage of error at the time of 0,%. With the percentage of errors obtained, the tool can be said to work well for incubating a bacterium. The accuracy of this tool still has the highest error percentage error of 2% in temperature readings using a temperature sensor, this error error is caused because the sensor used has a measurement error of 5% in temperature readings according to the temperature sensor datasheet.
SOSIALISASI PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT TERHADAP ANAK- ANAK DI KABUPATEN ACEH BESAR Syarifah Rahmiza Muzana; Silvi Puspa Widya Lubis; Muhammad Nizar; Wirda Wirda; Yulinar Yulinar; Muhammad Fadli; Zul Arahim; Irna Diah Rizka
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10926

Abstract

ABSTRAKKegiatan sosialisasi ini dilakukan di kampung Lambunot Kab. Aceh Besar, Prov. Aceh yang dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2022. Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini yaitu memberikan pemahaman kepada anak-anak akan pentingnya menjaga gigi dan mulut sehingga terhindar dari berbagai penyakit antara lain yaitu gigi berlubang, radang gusi, infeksi gusi, sariawan, dan gigi patah. Hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut yaitu menyikat gigi 2 kali sehari sebelum tidur dan sesudah sarapan, meningkatkan durasi dalam menyikat gigi selama 2 menit sehingga bisa mengangkat semua yang menempel di gigi, memilih sikat gigi yang lembut bulunya dan memilih pasta gigi yang benar. Metode yang digunakan pada saat sosialisasi yaitu metode ceramah, tanya jawab dan praktek langsung. Hasil yang didapatkan diantaranya anak-anak semakin paham bagaimana menjaga kesehatan gigi dan mulut dan mengerti bagaimana pentingnya merawat dan menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kata kunci: kesehatan; gigi; mulut; anak-anak . ABSTRACTThis socialization activity was carried out in Lambunot Village, Kab. Aceh Besar, Prov. Aceh, which was held on August 24, 2022. The purpose of this socialization was to provide children with an understanding of the importance of taking care of their teeth and mouth so as to avoid various diseases, including cavities, gingivitis, gum infections, canker sores, and broken teeth. Things that must be done to maintain oral and dental health are brushing teeth twice a day before bed and after breakfast, increasing the duration of brushing for 2 minutes so that it can remove all that is stuck to the teeth, choosing a soft-bristled toothbrush and choosing a toothpaste that Correct. The method used at the time of socialization is the lecture method, question and answer and direct practice. The results obtained include children increasingly understand how to maintain healthy teeth and mouth and understand how important it is to care for and maintain healthy teeth and mouth. Keywords: health; teeth; mouth; children.
EDUKASI SISWA SEKOLAH DALAM RANGKA MENINGKATKAN KETERTARIKAN PADA MATA PELAJARAN IPA DI DESA LAMPERMEI-ACEH BESAR Wirda AR
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i1.40804

Abstract

Ketertarikan belajar adalah dorongan mental yang menggerakkan dan mengarahkan prilaku manusia, termasuk belajar. Ketertarikan ini mendorong meningkatnya semangat dan ketekunan dalam belajar. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di SD. IPA adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala alam baik yang menyangkut makhluk hidup, ataupun benda mati. Keberhasilan dalam belajar IPA tidak lepas dari tingkat ketertarikan yang tinggi untuk belajar bagi siswa, baik dari ketertarikan luar maupun ketertarikan dari dalam diri siswa. Belajar akan berhasil jika siswa itu akan mampu melaluinya dan mendapatkan nilai yang tinggi,. Pada pengabdian ini peneliti mencoba untuk mengedukasi siswa Sekolah Dasar (SD) di Desa Lampermei-Aceh Besar untuk meningkatkan ketertarikan dalam mempelajari IPA. Metode eksperimen yang akan digunakan dalam meningkatkan motivasi ini adalah dengan menggunakan ekperimen sederhana. Minat belajar IPA siswa sekolah dasar di Desa Lampermei-Aceh Besar dapat meningkat melalui penggunaan barang bekas sebagai media belajar, dan memberikan modifikasi berupa umpan pertanyaan tentang cara dan tujuan penggunaan media belajar. Kegiatan ini di apresiasi baik dan membuat siswa aktif berpartisipasi dalam meningkatkan minat belajar IPA. 
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA TEKNIK ELEKTROMEDIS STIKES MUHAMMADIYAH ACEH Wirda Wirda; Hayati Hayati; Ani Darliani; Erli Mauvizar
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v7i1.3557

Abstract

Education is also a process in forming basic abilities both in the form of intelligent thinking and emotional feelings that are directed to human nature and to each other. Higher education institutions are required to be able to organize online learning. Online learning makes students free or a lot of time and can study anywhere. In addition, students can also get in touch with their lecturers through the use of several applications such as Google Classroom, Zoom, Google Meet, Video Conference or via the Whatsapp Group. The application of online learning is one of the learning innovations from the industrial revolution 4.0 and educators and students are expected to be able to adapt and take advantage of advances in technology and information. However, during the implementation of online learning there are obstacles in terms of aspects of facilities and infrastructure and human resources. Limited network connectivity, the high need for internet quota which is a serious obstacle for low-income people, and the lack of skills in using information technology faced by lecturers. Based on the results of the study of 52 respondents, the score of the online learning variable is included in the high category or percentage, so it becomes 65% if it is interpreted as being in the range of values 61% - 80% with the effective category. So that the results of the percentage test show that overall in each indicator online learning is categorized as effective with an average result of 65%.
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT MAHASISWA UNTUK MENGEMBANGKAN EKONOMI KREATIF (STUDI KASUS PADA PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH/AISYIYAH DI BANDA ACEH) Ani Darliani; Wirda Wirda; Erly Mauvizar
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v7i1.3548

Abstract

Kewirausahaan adalah mata kuliah yang diajarkan apda Prodi D3 Teknologi Elektromedis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Aceh yang merupakan salah satu Perguruan Tinggi dalam lingkup Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah.  Kewirausahaan adalah akronim akronim dari kreatif, energi, wawasan luas, inovatif, rencana bisnis dan negosiatif.  Kewirausahaan mengajarkan cara berfikir secara kreatif, inovatif dan positif untuk lebih proaktif sehingga dapat mendorong keingintahuan untuk mengambil resiko dalam melakukan hal-hal yang belum pernah dilakukan yang akan membawa nilai tambah serta keuntungan yang lebih besar. Kewirausahaan bukan hanya proses menciptakan usaha tetapi juga menciptakan sesuatu baru dan berbeda. Pendidikan kewirausahaan adalah bagian dari proses belajar pada lembaga formal, yang diharapkan mampu untuk membangkitkan semangat berwirausaha dengan cara cara yang kreatif. Industri kreatif saat ini menjadi perhatian besar pemerintah untuk sektor ekonomi yang akan mewujudkan nilai tambah kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia yang berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Ekonomi kreatif merupakan perwujudan dari nilai tambah intektual yang bersumber dari kreatifitas mannusia berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengembangkan ekonomi kreatif harus ada kerja keras dari berbagai sektor dan adanya sinergisasi dari antara pusat dan pemerintah daerah.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PRAKTEK BERBASIS PROYEK PADA MATA KULIAH PRAKTEK ELEKTRONIKA TERAPAN DI STIKES MUHAMMADIYAH ACEH Khairoel Khairoel; Wirda Wirda
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v7i1.3549

Abstract

Mata Kuliah Elektronika Terapan merupakan mata kuliah penunjang kompetensi inti. Oleh karena itu kemampuan mahasiswa dalam mencapai tujuan pembelajaran mata kuliah ini sangat diharapkan agar saat mempelajari mata kuliah kompetensi inti di bidang peralatan kesehatan dapat tercapai secara optimal. Kemampuan dan pengetahuan tentang elektronika terapan dapat diperoleh dengan tersedianya modul ajar praktek yang teruji secara validitas dan tepat sasaran. Oleh karena itu dalam rangka meningkatkan kompetensi dan motivasi mahasiswa dalam melaksanakan proses belajar mengajar (PBM) di Mata Kuliah Elektronika Terapan, maka dikembangkanlah modul ajar praktek berbasis proyek. Penelitian ini bersifat research and development serta diuji secara validitas dan tanggapan peserta didik untuk mengukur kelayakan pengembangan modul ajar ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul praktek ini layak untuk dikembangkan dan membantu mahasiswa dalam pembelajaran Mata Kuliah Praktek Elektronika Terapan.
PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI BARANG EKONOMI UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN Ani Darliani; Erly Mauvizar; Wirda Wirda
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13545

Abstract

ABSTRAKSampah merupakan sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang dapat berbentuk padat. Sampah adakalanya dibuang secara percuma. Pengolahan dan pemisahan sampah jika dikelola dengan baik akan menjadi nilai jual dan ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi keluarga. Tujuan  pengabdian ini  untuk meningkatkan dan mensejahterakan masyarakat. Pengabdian dilakukan di Dayah Diniyah Darussalam yang mempunyai  santri sejumlah 100 orang dan kepada  masayarakat sekitar Dayah di Gampong Meunasah Buloh, Aceh Barat sebagai penerima manfaat dari pelatihan ini.Penyampaian materi dilakukan dalam bentuk pengetahuan dan pelatihan tentang sampah rumah tangga. Metode yang digunakan merupakan metode presentasi, pendampingan dan simulasi pembuatan sampah organik sampai menjadi barang ekonomi. Jangkauan pengabdian ini tercapainya: Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Barang Ekonomi Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Santri Dayah Diniyah Darussalam Dan Masyarakat Sekitar Di Gampong Meunasah Buloh, Aceh Barat, dengan jumlah peserta sebanyak 25 peserta yang terdiri dari laki laki dan perempuan. Manfaat secara langsung yang mereka dapatkan dari pelatihan ini, masyarakat dan santri dapat membuat pupuk cair sendiri dari sampah yang terbuang dan diurai menjadi barang ekonomi, sekaligus peningkatan pemahaman dan pengetahuan dalam memanfaatkan sampah organik dan sekaligus untuk menjaga lingkungan. Kata kunci: sampah organic; pengolahan sampah organic; barang ekonomi, ABSTRACTWaste is defined as the solid and liquid residue of human daily activities and/or natural processes. Waste is sometimes thrown away for nothing. Waste processing and separation, if managed properly, will be a selling point, and this can contribute to the improvement of the family economy. The purpose of this service is to improve the community and help it prosper. The service was carried out at Dayah Diniyah Darussalam, which has around 100 students, and for the community around Dayah in Gampong Meunasah Buloh, West Aceh as beneficiaries of this training. The materials will be delivered  in the form of knowledge transfer and training on household waste. These activities will apply a number of methods, including presentation, mentoring, and simulation, to transform organic waste until it becomes an economic good. The purposes of this service are: to deliver training on processing organic waste into economic goods and to improve the welfare of Dayah Diniyah Darussalam students and the surrounding community in Gampong Meunasah Buloh, West Aceh, with a total of 25 women and men participants. The direct benefits of this training are: the community and students will be able to produce their own liquid fertilizer from waste that has been decomposed into economic goods, they will also have a greater understanding and knowledge of utilizing organic waste while protecting the environment. Keywords: organic waste; organic waste processing; economic goods
KEPRAKTISAN MODEL E-STEM PJBL DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP Syarifah Rahmiza Muzana; Silvi Puspa Widya Lubis; Hasanah Hasanah; Wirda Wirda; Rahmati Rahmati; Nurlaila Nurlaila
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v7i2.4000

Abstract

This study aims to determine the practicality of the PjBL E-STEM model in science learning to improve problem solving abilities faced by students at the junior high school level. The practicality level of the PjBL E-STEM model in science learning is measured through the results of observer tests that are included in the learning process in class. The criterion for the acceptance of the practicality level of the model developed according to the expert is that at least the practical level obtained is in the "quite practical" category. The data collection technique used the PjBL E-STEM model implementation questionnaire in science learning. Qualitative data analysis used content analysis techniques while quantitative data were analyzed using descriptive statistics. The results showed that the practicality of the PJBL E-STEM model in science learning resulted in an average score of 88.25 in the practical category