Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Rancangan Sistem Informasi Kepatuhan Minum Obat Malaria dalam Menunjang Penerapan Sistem Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Malaria Tertiana Diliani Diliani; Budiman Budiman; Lina Safarina; Nurharlinah Nurharlinah; Suharjiman Suharjiman
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.5328

Abstract

This study aims to explore the experiences of malaria patients regarding medication adherence and design a model for medication adherence in malaria patients. This research method is qualitative research with an action research approach. The study results produced a design for SIPENGUAT (Medicine Taking Reminder Information System). The conclusion is that the client's experience regarding compliance with taking medication was that the client did not comply/completely consume Primaquin medication for 14 days because he forgot, was healthy, and took the medicine for a long time. This research produced a design for an information system for adherence to taking malaria medication, namely SIPENGUAT. Keywords: Compliance, Malaria, Design
Rancangan Draft Instrumen Pengkajian Cageur Stroke Skor dalam Mempersiapkan Keluarga Sebagai Caregiver Pasien Ristonilassius Ristonilassius; Budiman Budiman; Susilawati Susilawati; Elly Nurachmah; Nandang A. Waluya
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.7520

Abstract

This research aims to explore families' experiences as caregivers regarding how to care for stroke patients at home and to design a concept assessment model for caregivers in caring for patients at home. The method used is qualitative research with a phenomenological approach. The results of the study on the experiences of 16 family members as caregivers were summarized into four research themes, namely: control of risk factors that cause stroke by caregivers, changes in behavior and emotions of stroke patients and caregiver responses, strategies to improve self-care for stroke patients at home by caregivers, and strategies to increase muscle strength. The patient is at home with a caregiver. The draft instrument for the Cageur Stroke Score assessment is still a draft concept that needs to be developed in subsequent research. The images are risk factors for stroke, control of risk factors for stroke, amok, caregiver response, personal hygiene, skin integrity, and muscle strength. In conclusion, the family's experience as caregivers regarding how to care for stroke patients at home is the result of observing what nurses do while the patient is in hospital, and they are not ready to continue post-stroke care at home. The conceptual design of the assessment model for caregivers in caring for patients at home will be developed from research concept themes. Keywords: Cageur Stroke Score, Family Caregiver, Stroke Care
KESIAPAN TENAGA KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN POSYANDU PRIMA TERINTEGRASI PERKESMAS DI PUSKESMAS KOTA PURWAKARTA Suci Hardianti; Budiman Budiman; Nadirawati Nadirawati
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6299

Abstract

Posyandu dan Puskesmas perlu mengintegrasikan layanan primer untuk mendukung pemenuhan kebutuhan integrasi layanan primer yang berkualitas dan mudah diakses oleh masyarakat. Posyandu prima memainkan peran yang sangat penting dalam integrasi layanan primer. Peran perawat komunitas dalam pelaksanaan integrasi pelayanan kesehatan di posyandu prima adalah promotif, preventif, dan kuratif dalam pengelolaan asuhan keperawatan individu, keluarga, dan kelompok di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Kesiapan Tenaga Kesehatan dalam Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Terpadu Posyandu Prima di Puskesmas Kota Purwakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif kualitatif. Dari hasil penelitian didapatkan satu tema utama yaitu persepsi petugas kesehatan tentang prima posyandu dengan beberapa sub tema yaitu penjelasan tentang posyandu prima pelayanan kesehatan posyandu prima, pencatatan dan pelaporan posyandu prima, perencanaan posyandu prima, rencana sumber daya manusia di posyandu prima, rencana sarana prasarana di posyandu prima, rencana pendanaan di posyandu posyandu prima, dukungan kegiatan program posyandu prima, dukungan terhadap program kegiatan di posyandu prima, dukungan terhadap program posyandu prima dan keinginan petugas kesehatan terhadap posyandu prima. Kesimpulan yang diambil dalam penelitian ini tidak terlepas dari keterlibatan aktif petugas kesehatan yang bekerja di puskesmas dalam sistem pelayanan kesehatan primer yang berperan penting dalam dalam pelaksanaan kegiatan posyandu prima.
Pengaruh Media Buku Saku dan Video Terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan Tentang Cara Pengukuran Antropometri pada Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Melong Tengah Kota Cimahi Tahun 2025 Nur Khothijah; Novie E. Maulliku; Dyan Kunthi Nugrahaeni; Budiman Budiman; Agus Riyanto
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v11i2.667

Abstract

Pengukuran antropometri yang akurat merupakan komponen penting dalam pemantauan status gizi balita. Kader kesehatan memiliki peran strategis dalam pelaksanaan pengukuran antropometri di tingkat masyarakat, namun masih ditemukan keterbatasan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian media video dan buku saku terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader tentang cara pengukuran antropometri di wilayah kerja Puskesmas Melong Tengah Kota Cimahi tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment dengan pendekatan pretest posttest dengan kelompok kontrol. Jumlah sampel sebanyak 54 kader, yang terbagi menjadi kelompok intervensi (27 orang) dan kelompok kontrol (27 orang). Intervensi diberikan berupa edukasi menggunakan media video dan buku saku. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired t-test, Wilcoxon Signed Rank Test, Independent t-test, dan Mann–Whitney dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 November sampai 1 Desember 2025. Penelitian ini juga telah memperoleh surat keterangan layak etik dari Komisi Etik Penelitian Kesehatan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi (Unjani) dengan Nomor: 07/KEPK/FITKes-Unjani/X/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan kader pada kelompok intervensi dari 54,33 menjadi 79,89 dengan nilai (p = 0,0001), peningkatan sikap dari 61,93 menjadi 72,67 dengan nilai (p = 0,000), serta peningkatan keterampilan dari 8,30 menjadi 17,48 dengan nilai (p = 0,000). Setelah intervensi, pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader pada kelompok intervensi secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). Media ini direkomendasikan untuk digunakan sebagai bagian dari program pembinaan kader di Puskesmas guna mendukung pemantauan status gizi balita secara optimal.  
Pengaruh Edukasi Gizi Melalui Google Classroom Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Motivasi Pencegahan Anemia Pada Siswi SMPN 1 Panjalu Kabupaten Ciamis Dewi Gustini; Suhat Suhat; Teguh Akbar B.; Budiman Budiman; Agus Riyanto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.651

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan baik secara global maupun nasional. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa sekitar 29,9% perempuan usia 15–49 tahun di dunia mengalami anemia, sementara di Indonesia anemia pada remaja putri mencapai 32%. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui edukasi gizi yang efektif dan sesuai dengan karakteristik remaja, termasuk pemanfaatan media pembelajaran digital seperti Google Classroom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi melalui Google Classroom terhadap pengetahuan, sikap, dan motivasi pencegahan anemia pada siswi SMPN 1 Panjalu Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 46 siswi yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan motivasi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon  untuk variabel pengetahuan dan sikap. Variebl motivasi menggunakan uji t dependent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata pengetahuan meningkat dari 14,09 menjadi 19,11, skor sikap meningkat dari 85,04 menjadi 89,54, dan skor motivasi meningkat dari 82,54 menjadi 88,74 setelah diberikan edukasi gizi. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan motivasi sebelum dan sesudah edukasi gizi (p-value < 0,05). Edukasi gizi melalui Google Classroom berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan motivasi pencegahan anemia pada siswi. Disarankan agar edukasi gizi berbasis digital dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh sekolah dan tenaga kesehatan sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja.
EFEKTIFITAS PERAWATAN LUKA METODE CONVENTIONAL DRESSING DAN HYDROCOLLOID PADA PASIEN DENGAN LUKA KAKI DIABETIK POST OPERASI DEBRIDEMENT DI RUANG EDELWEISS RSUD BAYU ASIH KABUPATEN PURWAKARTA Anwar Anwar; Budiman Budiman; Susilawati Susilawati; Lina Erlina; Mochammad Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v11i2.1855

Abstract

Analisis Perilaku Asuh Makan Usia 24-59 Bulan terhadap Kejadian Stunting di Puskesmas Tanjungrejo Kabupaten Kudus Naila Ainun Nisa; Novie E. Mauliku; Budiman Budiman; Ayu Laili Rahmiati; Suhat Suhat
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i4.5802

Abstract

Stunted toddlers at Tanjungrejo Health Center increased 2024 to 259 toddlers, 79 stunted 24-59 months. Study aims analyze relationship parenting patterns and stunting 24-59 months at Tanjungrejo Health Center. Study design used case-control. Sample 50 mothers stunted as cases and 100 mothers healthy children as controls. Ratio 1:2 using simple random sampling. Data collection used questionnaire with univariate, bivariate, and multivariate analysis. Results is significant relationship maternal BMI (p=0.009), maternal anemia history (p=0.018), exclusive breastfeeding (p=0.001), meal frequency (p=0.000), meal duration (p=0.000), personal hygiene (p=0.000), maternal parenting (p=0.030) and toddler eating behavior (p=0.000) with incidence stunting. There no significant relationship maternal nutritional status (p=0.839), birth weight (p=0.756), history infection (p=0.839), and type food (p=0.089) with incidence stunting. Largest proportion stunted male aged 24-41 months and respondents aged <27 years with elementary/junior high school and unemployed compared proportion healthy toddlers. The most dominant factor was meal frequency, while food type and personal hygiene were confounding variables. It is recommended to hold healthy cooking demonstrations to implement meal schedules and develop further research on healthy eating behaviors.
Analisis Faktor Manajemen Keselamatan dalam Mitigasi Perilaku Tidak Aman Pekerja pada Operasi Migas Lepas Pantai Anjungan A PT. X James Andry Doloksaribu; Dyan Kunthi Nugrahaeni; Novie Elvinawaty Mauliku; Budiman Budiman
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i4.6136

Abstract

Unsafe behavior is widely recognized as the primary cause of workplace accidents. To encourage safe work practices, organizations must implement an effective safety management system that emphasizes strong leadership, clear communication, and genuine commitment to safety. This study aims to assess the influence of these three components, safety leadership, communication, and commitment on workers’ safety behavior. A cross-sectional design was employed, with data collected from 80 respondents at Platform A of PT. X through total sampling. The study used a structured questionnaire adapted from the 2024 Indonesia Oil and Gas Safety Management System Assessment Guidelines. The dependent variable was safety behavior. The independent variables included safety leadership, safety communication, and safety commitment. Data analysis involved univariate, bivariate (chi-square), and multivariate (binary logistic regression) techniques. Findings indicate that all three safety management components significantly impact workers’ safety behavior (p=0,0001). Among them, safety leadership emerged as the most influential factor (PR=12,701). Based on these results, it is recommended that PT. X strengthen its safety leadership practices through more proactive, consistent, and visible engagement by leaders in the field.
Efektivitas Pelatihan Corporate Life Saving Rules (CLSR) terhadap Tingkat Pengetahuan pada Pekerja di Perusahaan Migas, Bojonegoro, Jawa Timur Arie Sumarlin; KM Agus Riyanto; Dyan Kunthi Nugrahaeni; Novie Elvinawaty Mauliku; Budiman Budiman
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i3.7404

Abstract

The oil and gas industry is characterized by capital intensity, advanced technology, and a high level of occupational risk. This study aimed to evaluate the effectiveness of Corporate Life Saving Rules (CLSR) training in improving workers’ knowledge at an oil and gas company located in Bojonegoro, East Java. A quasi-experimental design employing a non-equivalent pretest–posttest control group approach was utilized, involving 78 participants divided into an intervention group (39 individuals) and a control group (39 individuals). Statistical analyses were conducted using paired samples t-tests, independent samples t-tests, N-Gain analysis, and multiple linear regression. The findings revealed a significant increase in knowledge within the intervention group, with mean scores rising from 12.41 to 17.28 (p<0.05), while the control group exhibited no statistically meaningful change. Post-intervention comparisons demonstrated a significant difference between groups (p<0.05). The N-Gain value of 65.05% indicates that CLSR training achieved a moderately effective level of knowledge improvement. Categorically, all participants in the intervention group attained a “good” level of knowledge following the training. Regression analysis identified CLSR training as the primary determinant of knowledge enhancement, whereas age, educational background, and length of employment were not statistically significant predictors (p>0.05). In conclusion, CLSR training is empirically proven to be effective in significantly and consistently improving workers’ knowledge in high-risk industrial environments.