Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Didaktika: Jurnal Kependidikan

Peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Menanamkan Nilai-Nilai Kejujuran Pada Siswa di SMPIT Az-Zahra Sragen Ria Yulaika; Mulyanto Abdullah Khoir
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.791

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran pada siswa di SMPIT Az-Zahra Sragen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subyek penelitian ini adalah guru pendidikan agama Islam, dengan informan dari kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaan, siswa dan orangtua. Teknis penngambilan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknis analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukan bahwa di SMPIT Az Zahra Sragen guru PAI berperan sebagai pendidik, motivator dan fasilitator dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran pada siswa. Kemudian Strategi yang di gunakan guru PAI adalah dengan pembiasaan dan keteladanan.
Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Dan Motivasi Belajar Peserta Didik Terhadap Prestasi Belajar Fiqih Di MAN 3 Ngawi Suwarni; Mulyanto Abdullah Khoir
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.797

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui secara mendalam bagaimana pengaruh kompetensi profesional guru dan motivasi belajar peserta didik terhadap prestasil belajar di MAN 3 Ngawi. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian ini menggunakan metode explanatory survey. Penelitian ini dilakukan di MAN 3 Ngawi dengan responden 90 siswa kelas XI yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi ganda dan korelasi produk moment. Selain itu, alat analisis yang digunakan adalah program komputer SPSS (Statistic Product and Versi 19.0 dari solusi layanan untuk Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kompetensi Profesional Guru (X1) dan Motivasi Belajar Siswa (X2) tidak berpengaruh secara bersamaan atau signifikan terhadap Prestasi Belajar siswa. Penelitian yang dilakukan terhadap sembilan puluh responden menemukan bahwa Kompetensi Profesional Guru (X1) dan Motivasi Belajar Siswa (X2) tidak mempengaruhi Prestasi Belajar Siswa secara bersamaan dan signifikan. Kompetensi Profesional Guru dan Motivasi Belajar Siswa mempengaruhi Prestasi Belajar Siswa sebesar 5,3%, atau variabel Kompetensi Profesional Guru dan Motivasi Belajar Siswa mempengaruhi Prestasi Belajar Siswa sebesar 5,3%. Variabel lain yang tidak dijelaskan mempengaruhi sisa 94,7%.
Pembinaan Akhlak Terpuji melalui Program Mabit dengan Metode Keteladanan Alifian Nurush Sholahuddin; Mulyanto Abdullah Khoir
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1494

Abstract

Pembinaan akhlak dilakukan dengan terus menerus dan dapat menggunakan berbagai metode, salah satunya adalah metode keteladanan. Tujuan dari penelitian ini dapat mengetahui bagaimana pembinaan akhlak terpuji melalui program Mabit dengan metode keteladan dan apa saja aspek yang memengaruhi pembinaan akhlak. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi untuk memperoleh data penelitian. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Untuk menguji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian ini adalah guru harus menjadi teladan dan contoh yang baik bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya seputar sikap disiplin, manajemen waktu, dan ketertiban. Akan tetapi juga tentang ibadah kepada Allah, menjaga tutur kata, cara berpakaian, tanggung jawab, dan masih banyak lagi.Kemudian, aspek yang memengaruhi pembinaan akhlak adalah aspek keluarga, lingkungan atau pertemanan, sekolah, guru, dan lain-lain.
Pembentukan Nilai-Nilai Toleransi dengan Pembelajaran Kitab Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid Haerullah; Mulyanto Abdullah Khoir
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pembentukan nilai-nilai toleransi melalui pembelajaran kitab Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid di Ma’had Aly Imam Bukhari, Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara terstruktur dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Data diperoleh dari dosen, mahasiswa, dan alumni untuk memahami proses pembelajaran dan implementasi nilai toleransi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kitab ini menanamkan nilai-nilai toleransi seperti menghargai perbedaan antar mazhab, bersikap adil dalam menilai pendapat, saling menghormati, keterbukaan terhadap perbedaan, serta memberi uzur terhadap kekeliruan. Mahasiswi diajarkan untuk tidak saling menyalahkan dan menghindari fanatisme, menciptakan suasana belajar yang inklusif dan harmonis. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan pemahaman mengenai batasan toleransi dan sikap fanatisme terhadap mazhab tertentu. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai peran kitab Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid dalam membentuk generasi yang mampu mengelola keberagaman pendapat dengan bijak. Kata kunci: pembentukan nilai-nilai toleransi, Bidayatul Mujtahid, Ma’had Aly Imam Bukhari.
Analisis Metode Pembelajaran Bahasa Arab: Studi Kasus di Pondok Pesantren Ahmad Muchlis Adin; Mulyanto Abdullah Khoir
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1730

Abstract

Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa yang penting untuk dipelajari dalam konteks keagamaan dan budaya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pembelajaran bahasa Arab pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pondok Pesantren Imam Bukhari. penelitian ini mencoba mengidentifikasi metode pembelajaran yang paling efektif untuk meningkatkan keterampilan bahasa arab tingkat SMP. Metode yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara dengan para pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap metode memiliki karakteristik serta kekuatan dan kelemahan yang berbeda-beda. Oleh karenanya lembaga terkait perlu memilih metode yang tepat serta tenaga pendidik yang mencukupi dari sisi kualitas dan kuantitas, agar tujuan pembelajaran bisa tercapai. Penelitian ini merekomendasikan integrasi metode komunikatif dan teknologi dalam kurikulum pembelajaran bahasa arab di tingkat SMP untuk mencapai hasil yang lebih optimal.
The Role of Islamic Boarding Schools in Strengthening the Tauhid Values of Students Ade Saepudin; Mulyanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1839

Abstract

Islamic educational institutions in Indonesia, such as families, schools, and Islamic boarding schools, have an important role in conveying Islamic teachings. Islamic religious education plays an important role in shaping the character and morals of the Muslim generation. This education not only aims to provide an understanding of religious knowledge, but also to instill noble morals and strengthen faith. This study aims to examine the role of Tauhid education in shaping the character of students in Islamic boarding schools, with a focus on teaching Tauhid through traditional methods and classical text-based curriculum. The research method used is a literature study, analyzing various sources related to the teaching of Tauhid in Islamic boarding schools, including classical books that are the main references in Islamic religious education. The research findings show that Tauhid education in Islamic boarding schools has a significant impact on strengthening the understanding of faith and shaping students into individuals who are devout, have noble morals, and have deep spirituality. The teaching of Tauhid through classical texts, such as the Book of Al-Tauhid, and its direct application in structured worship practices has proven effective in internalizing the values ​​of Tauhid in everyday life. Traditional teaching methods, such as sorogan and bandongan, have proven to be effective tools for deepening practical understanding of tauhid. The practical implications of these findings suggest that pesantren can serve as an effective educational model for maintaining the purity of Islamic faith, preventing doctrinal deviations, and equipping the younger generation with a comprehensive understanding of religion.
Strategi Pendidikan Kesantrian dalam Penanganan Pelanggaran Santri di Pondok Pesantren Rahmad Rahadi; Mulyanto Abdullah Khoir
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1871

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis deskriptif fenomenologis dengan pendekatan kualitatif, yang mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, bertujuan untuk menggali strategi-strategi yang diterapkan oleh Pondok Pesantren Imam Bukhari dalam mengatasi pelanggaran yang dilakukan oleh santri. Fokus penelitian ini mencakup upaya pencegahan, pengawasan, serta penanganan pelanggaran. Berdasarkan hasil wawancara dengan pengurus pesantren, ditemukan beberapa strategi utama yang digunakan, yaitu: (1) Rekrutmen santri yang ketat, (2) Sosialisasi yang intensif melalui apel bulanan, nasehat di kelas, asrama dan khutbah Jumat untuk menanamkan pemahaman tentang tata tertib dan norma pesantren; (3) Pengawasan yang ketat, mulai dari asrama hingga izin keluar pondok, (4) Tindakan tegas dan pemberian sanksi sebagai bentuk pertanggungjawaban dan untuk memberi efek jera (5) Peran orang tua yang diintegrasikan dalam proses pembinaan, dengan komunikasi intensif antara pesantren dan orang tua, (6) Pemasangan CCTV. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan dalam mengatasi pelanggaran santri tidak hanya bergantung pada sanksi yang diberikan, tetapi juga pada langkah-langkah preventif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk santri, orang tua, dan pengurus pesantren, dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan santri.
Peran Guru Tahfidz Sebagai Pembimbing dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan Al-Qur'an Santri di Pondok Pesantren Abdur Rozzaq; Mulyanto Abdullah Khoir
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran guru tahfidz sebagai pembimbing dalam meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur'an santri tingkat SMP di Pondok Pesantren Imam Bukhari, Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru tahfidz. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman, mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru tahfidz dalam meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur'an santri meliputi lima aspek utama: (1) sebagai pembimbing dan pengawas, guru menerapkan metode talqin, sabak, sabki, dan manzil; (2) sebagai motivator, memberikan dorongan moral dan dukungan emosional; (3) sebagai teladan, menunjukkan akhlak Qur'ani dan bacaan Al-Qur'an yang benar; (4) memahami karakteristik santri untuk memberikan bimbingan yang sesuai; dan (5) melakukan evaluasi dan perbaikan metode pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam memahami peran spesifik guru tahfidz dalam konteks pondok pesantren, serta menawarkan wawasan praktis untuk pengembangan metode pembelajaran tahfidz.
Strategi Guru dalam Membentuk Kedisiplinan Salat pada Santri di Lembaga Pendidikan Pesantren Untung Wahyudi; Mulyanto Abdullah Khoir
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1887

Abstract

Kedisiplinan dalam melaksanakan salat merupakan aspek penting dalam pendidikan karakter bagi santri di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang diterapkan oleh guru dalam membentuk kedisiplinansalatsantri di SMP Pondok Pesantren Imam Bukhari Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SMP Ponpes Imam Bukhari Karanganyar menerapkan berbagai strategi untuk membentuk kedisiplinan salat santri, antara lain melalui memberikan teladan, pendekatan personal, pemberian bimbingan praktek salat, nasehat, penegakan aturan, bekerja sama dengan santri pilihan, pemberian hadiah dan pengawasan yang berkesinambungan. Guru juga memanfaatkan kegiatan ekstrakurikuler muhadharah untuk ibadah di lingkungan sekolah yang religius untuk mendukung upaya tersebut. Selain itu, kerjasama antara guru, orang tua, dan pihak sekolah juga berperan penting dalam membentuk kedisiplinan salat santri. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan salat santri, yang ditunjukkan oleh peningkatan jumlah santri yang rutin melaksanakan salat berjamaah dan kesadaran akan pentingnya salat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pendidikan agama Islam yang lebih efektif dalam membentuk karakter santri yang taat beribadah.