Shella Wardhani Putri
Universitas Telkom

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

PENERAPAN METODE UPCYCLE DENGAN MENGOLAH LIMBAH DENIM SISA PRODUKSI KONFEKSI WARUNG JEANS Dzahabiyyah, Rifa; Arumsari, Arini; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Tren fashion sering kali menjadi pemicu untuk produksi yang besar danmenghasilkan limbah dalam industri tekstil. Perputaran tren fashion itu juga terjadikarena fenomena fast fashion yang terus mengikuti keinginan pasar untuk memproduksidalam kuantitas besar. Salah satunya pada pembuangan produk denim dalam bentuk sisaproduksi dan masa akhir dalam pemakainnya pun terus berkembang dan bertambahdipembuangan akhir. Seperti beberapa konfeksi rumahan yang terdapat di Jalan Tamimmemproduksi produk denim salah satu konfeksi rumahan yang berada di jalan tamimbernama Warung Jeans juga memiliki limbah sisa produksi denim yang tidak diolah.Pengolahan limbah kain dapat dimaksimalkan menggunakan metode upcycle untukmenaikan nilai, estetika, ekonomi, dan fungsional dengan teknik manipulation fabricberupa slashing dan patchwork dengan mengoptimalkan limbah menjadi material kainpada busana ready to wear deluxe. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif denganpengumpulan data berupa studi literatur, observasi, wawancara, dan eksplorasi padalimbah kain sisa produksi konfeksi Warung Jeans. Kata Kunci: upcycle, limbah denim, manipulation fabric
APLIKASI PEWARNA ALAMI INDIGO DENGAN TEKNIK CELUP DAN BLOCK PRINTING MENGGUNAKAN MEDIA ALTERNATIF PELEPAH PISANG PADA TEKSTIL Maharani, Raditha; Hendrawan, Aldi; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kesadaran terhadap pewarna alami dalam sub sektor fesyenmendorong penggunaan pewarna indigo dari Indigofera tinctoria. Namun, aplikasi pewarnaalami indigo saat ini terbatas pada teknik celup, sementara potensi pelepah pisang sebagaimedia alternatif block printing belum dioptimalkan meskipun memiliki nilai khas danketersediaan yang berlimpah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi aplikasipewarna alami indigo melalui kombinasi teknik celup dan block printing menggunakan mediaalternatif pelepah pisang pada tekstil. Metode penelitian menggunakan pendekataneksplorasi melalui studi literatur, wawancara mendalam, observasi, dan eksplorasi aplikasiteknik. Hasil penelitian menunjukkan larutan indigo konsentrasi 200% (6 gram indigo bubuk,10 gram soda Ash, 10 gram hydrosulfite, 100 ml air panas) menjadi formula optimal untukblock printing dengan definisi motif jelas. Eksplorasi pelepah pisang menghasilkankarakteristik unik dengan ruas dan rongga khas struktur pelepah berupa potonganmemanjang menghasilkan bentuk geometris, sedangkan potongan melintang menghasilkanbentuk organis. Penelitian berhasil menghasilkan berbagai motif melalui kombinasi teknikcelup dan block printing yang membentuk komposisi visual ekspresif dan unik, menghadirkanmotif bernilai kontemporer melalui teknik konvensional. Manfaat penelitian inimembuktikan efektivitas pemanfaatan pewarna alami indigo dalam dua teknik penerapan,mengoptimalkan potensi pelepah pisang sebagai media alternatif block printing, danmemperkuat konsep visual berbasis sumber daya alam dengan nilai estetika khas.Kata kunci: Indigofera tinctoria, teknik celup, block printing, dan pelepah pisang.
EKSPLORASI KAIN SISA BERBAHAN SERAT SINTETIS MELALUI METODE UPCYCLING MENGGUNAKAN TEKNIK SMOCKING UNTUK PRODUK FASHION Maharani, Alvina Putri; Arumsari, Arini; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri fashion menyumbang banyak limbah tekstil, terutama dari kain berbahan seratsintetis yang sulit terurai. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut dengancara mengolah limbah kain sisa produksi dari Amore Mio Studio dan Hanna Kebayamenggunakan metode upcycling. Teknik utama yang digunakan adalah smocking untukmenciptakan efek tekstur tiga dimensi. Bahan seperti satin, brokat, organza, taffeta, dan tulledipilih karena mendukung proses manipulasi kain secara visual dan struktural. Metode yangdigunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, observasi, wawancara, daneksplorasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kain sisa dapat diberi fungsi baru danmenjadi bagian penting dalam desain busana, terutama dalam struktur dan tampilan akhirnya.Tekstur yang dihasilkan dipengaruhi oleh karakter kain, dan paling baik diterapkan pada kainberukuran besar. Secara keseluruhan, metode ini mendukung prinsip fashion berkelanjutankarena membantu mengurangi limbah dalam industri fashion.Kata kunci: limbah kain sisa, serat sintetis, smocking, upcycling
EKSPLORASI KOMBINASI PEWARNA ALAMI SECANG DAN TINGI DALAM PENERAPAN TEKNIK CAP PELEPAH PISANG Azizah, Hasna Nur; Hendrawan, Aldi; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan pewarna alam semakin diminati sebagai alternatif pewarna sintetis yangdapat mencemari lingkungan. Salah satu jenis pewarna alam adalah secang, penghasil zatwarna merah. Namun, ketahanan warna secang mudah luntur setelah fiksasi dan pencucian,sehingga diperlukan metode yang tepat untuk meningkatkan kestabilannya. Pewarna secangterdapat dalam motif ecoprint, bagian teknik printing atau cap yang kian beragam. Penelitiansebelumnya, eksplorasi pengecapan menggunakan pelepah pisang dengan pewarna alamindigofera, tetapi penelitian ini belum mengeksplorasi pewarna secang yang umum digunakandalam industri tekstil. Penelitian ini bertujuan menggali potensi kombinasi pewarna alamisecang dan tingi dalam teknik cap media pelepah pisang dengan metode penelitian kualitatifdan eksperimen terhadap kombinasi pewarna, variasi mordan, serta prosedur penerapanpengecapan. Hasil eksplorasi menunjukkan teknik cap pelepah pisang dengan kombinasipewarna alami secang dan tingi menghasilkan bentuk geometris dengan kestabilan warnamerah cerah. Luaran penelitian berupa lembaran kain dari penerapan rancangan eksplorasiyang diharapkan dapat memberikan alternatif ramah lingkungan bagi perajin tekstil sertadigunakan untuk mengembangkan produk fesyen berkelanjutan.Kata kunci: Pelepah Pisang, Pewarna Alami Secang, Teknik Cap
INSPIRASI MOTIF SONGKET PANDAI SIKEK MELALUI PENERAPAN TEKNIK TAPESTRY PADA BUSANA MODEST Diva, Larissa Putri Rahma; Puspitasari, Citra; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motif Songket Pandai Sikek merupakan bagian dari warisan budayaMinangkabau yang memiliki makna filosofis mendalam dan potensi visual yang tinggiuntuk diterapkan dalam desain busana. Salah satu motif khasnya, yaitu Buah Palo, belumbanyak diangkat dalam konteks busana pesta modest fashion. Di sisi lain, teknik tapestrysebagai teknik kriya tekstil menawarkan nilai estetis dan eksklusivitas tinggi, namunpenerapannya dalam desain busana modest masih jarang ditemukan. Penelitian inibertujuan untuk merancang busana pesta modest wanita dengan mengangkat inspirasimotif Buah Palo dari Songket Pandai Sikek melalui penerapan teknik tapestry. Penelitiandilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode pengumpulan data berupastudi literatur, observasi event modest fashion, wawancara, serta eksplorasi visual tekniktapestry. Proses rekarakit dilakukan dengan menggunakan benang lotus metallicberwarna merah maroon dan kuning keemasan. Melalui penelitian ini, diharapkan dapatdihasilkan desain busana pesta modest yang inovatif, berakar pada budaya lokal, namuntetap relevan dengan tren fashion kontemporer, serta menjadi kontribusi dalampelestarian kriya tekstil Indonesia melalui pendekatan modern.Kata kunci: Songket Pandai Sikek, Buah Palo, tapestry, busana pesta, modest fashion,kriya tekstil.
KOMBINASI TEKNIK CROCHET DAN KNITTING DALAM PERANCANGAN BUSANA MODEST Anisah, Wiri; Puspitasari, Citra; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri busana modest di Indonesia mendorong inovasi teknik tekstilyang estetis, fungsional, dan sesuai prinsip kesopanan. Salah satu potensi yang dapatdikembangkan adalah kombinasi antara teknik crochet manual dan knitting mesin. Penelitian inibertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan efektivitas kombinasi kedua teknik tersebut dalamperancangan busana modest bergaya kasual. Penelitian menggunakan metode kualitatif denganpengumpulan data melalui studi literatur, observasi brand pembanding, wawancara, sertaeksplorasi teknik dan material. Eksplorasi dilakukan dalam tiga tahap: awal, lanjutan, danterpilih. Hasil menunjukkan bahwa crochet cocok sebagai elemen dekoratif seperti bunga danrenda karena teknik ini memungkinkan pembentukan detail yang variatif, bertekstur, danekspresif secara visual, sedangkan knitting mesin digunakan sebagai struktur utama karenamenghasilkan kain yang lebih ringan, elastis, dan tidak menerawang. Produk akhir berupacardigan, sweater, dan vest dirancang dengan menggabungkan elemen handmade dari crochetdan struktur knitting mesin, yang tetap mempertimbangkan prinsip kesopanan. Penelitian inimembuktikan bahwa kombinasi teknik tersebut dapat menghasilkan busana modest yangestetis, fungsional, dan sesuai dengan gaya hidup muda masa kini.Keywords: busana modest, crochet, knitting, tekstil.
PENERAPAN DESAIN PARTISIPATORIS DALAM PENCIPTAAN MOTIF BATIK INSPIRASI IKON KESENIAN TASIKMALAYA BERSAMA GRIYA HARAPAN DIFABEL Mukhlishah, Andi Nurul; Sekar, Ahda Yunia; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik merupakan kekayaan budaya Indonesia yang bernilai seni tinggi. Seiringdengan berjalannya waktu, batik terus berevolusi, baik dari segi desain, teknik produksi,maupun tujuan penggunaannya. Salah satu contoh pengembangan batik adalahpengembangan batik dengan menerapkan metode desain partisipatoris, metode inidilakukan dengan melibatkan mitra pada prosesnya. Metode desain partisipatoris ini telahditerapkan Universitas Telkom saat melaksanakan pengabdian masyarakat pelatihanpembuatan batik pewarna alam pada tahap produksi di Griya Harapan Difabel. Namun,setelah dilakukan wawancara, didapati bahwa belum ada penelitian yang menerapkanmetode desain partisipatoris pada tahap pra produksi, khususnya tahap penciptaan motifdi Griya Harapan Difabel. Berdasarkan hal ini, penulis melakukan penelitian di GriyaHarapan Difabel menggunakan metode desain partisipatoris dengan tujuan untukmenciptakan motif batik yang terinspirasi dari ikon kesenian Tasikmalaya. Dalampenelitian ini diterapkan metode kualitatif, sementara data diperoleh dari hasil studiliteratur, observasi, wawancara, dan workshop. Luaran dari penelitian ini berupa moduldan poster langkah-langkah membuat motif, serta sketsa desain motif yang disusunmenggunakan komposisi motif batik berdasarkan data yang diperoleh melalui penerapanmetode desain partisipatoris.Kata kunci: desain partisipatoris, Griya Harapan Difabel, ikon kesenian Tasikmalaya, motif batik.
PENERAPAN TEKNIK MAKRAME SEBAGAI ELEMEN DEKORATIF PADA BUSANA MODEST FORMAL OFFICE WEAR Azzahra, Audrey Nabila; Puspitasari, Citra; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekarakit tekstil (structure textile design) adalah desain yang berkaitan denganstruktur atau konstruksi dasar dari kain itu sendiri. Salah satunya adalah teknik Makrame,yang dikenal sebagai seni simpul tradisional dan telah digunakan sejak lama dalam duniakriya tekstil. Teknik ini memiliki potensi besar untuk memberikan sentuhan estetika yangunik, bernilai tinggi, serta memperkuat karakter visual dalam busana modern. Namun,penerapannya dalam konteks busana formal masih sangat terbatas, baik dari segieksplorasi material, simpul yang digunakan, maupun pendekatan desain secarakeseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi eksplorasi teknikMakrame sebagai bentuk ekspresi craftsmanship yang dapat diaplikasikan secarafungsional dan estetis pada busana modest formal office wear. Berdasarkan hasilobservasi yang telah dilakukan, aplikasi teknik Makrame pada busana formal masih jarangdigunakan dan umumnya hanya berfungsi sebagai struktur utama, belum sebagai elemendekoratif. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulandata berupa studi literatur terhadap buku, jurnal, dan laporan penelitian terdahulu,observasi lapangan, serta eksperimen desain yang dilakukan untuk mengintegrasikanunsur-unsur makrame pada berbagai bagian busana, baik secara visual maupunstruktural.Kata kunci: Makrame, Modest Fashion, Formal Wear.
PENGEMBANGAN MOTIF DIGITAL INSPIRASI BATIK JAWA HOKOKAI PADA OUTER KIMONO PRIA Vanessy, Vanessy; Ramadhan, Mochammad Sigit; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik Jawa Hokokai merupakan batik yang lahir dari pencampuran budaya Jepangdan Indonesia. Ciri khas dari batik ini adalah motif bunga sakura, bunga krisan, dan kupukupu, pola susomoyo, dan pola pagi sore. Pola susomoyo merupakan pola pinggiran yangjuga ditemukan pada bagian bawah kimono. Batik ini juga terkenal dengan kerumitandalam teknik pembuatan karena motif yang padat dan warna yang bervariatif. Hal inimenunjukkan adanya peluang untuk mengembangkan batik ini dengan efisien. Kelebihanteknik digital printing adalah skema warna yang dihasilkan sangat luas dan warnanyavibrance, serta dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. Tujuan dari penelitian ini, yaitumenghasilkan pengaplikasian motif Jawa Hokokai dengan teknik digital printing pada outerkimono pria. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulandata berupa studi literatur, wawancara, observasi dan eksplorasi. Hasil akhir dari penelitianini yaitu produk busana pria berupa outer kimono pria dengan motif digital Jawa Hokokaidengan komposisi pola susomoyo.Kata kunci: batik Jawa Hokokai, motif digital, outer kimono
PENGEMBANGAN MOTIF DIGITAL JAWA HOKOKAI PADA KIMONO UNTUK FASHION MODEST Krishandini, Alisya Sandina; Ramadhan, Mochammad Sigit; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik Jawa Hokokai merupakan hasil akulturasi antara budaya Jepang danIndonesia. Batik Jawa Hokokai memiliki ciri khas tertentu, seperti adanya objek bungasakura, bunga krisan, kupu-kupu, serta pola Pagi-Sore dan susomoyo. Selain pada motifbentuk akulturasi budaya Jepang di Indonesia juga tampak pada penggunaan busana,seperti kimono yang dikombinasikan dengan batik atau motif tradisional lainnya. BatikJawa Hokokai terkenal dengan tingkat kerumitannya yang sangat tinggi danmembutuhkan pengerjaan waktu yang lama. Batik ini memiliki peluang untukdikembangkan pada teknik digital printing karena dapat mempermudah prosespengerjaan serta menghemat waktu. Di samping itu, teknik digital printing dapatmenggunakan warna yang beragam dengan harga terjangkau. Dalam hal tersebutterdapat peluang untuk mengembangkan batik Jawa Hokokai dengan teknik digitalprinting pada busana modest. Terdapat aturan tertentu dalam busana modest wearseperti tidak mengunakan motif makhluk bernyawa dan memiliki siluet yang longgar. Halini berpotensi untuk diaplikasikan pada kimono karena bentuknya yang longgar. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan mengumpulkan dataobservasi, wawancara dan eksplorasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkanmotif Jawa Hokokai dengan mempertahankan ciri khasnya. Hasil akhir penelitian iniberupa produk kimono modest wear dengan motif digital Jawa Hokokai.Kata Kunci : Batik Jawa Hokokai, Digital Printing, Fashion Modest