Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku Menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan Tahun 2017 (Studi Kasus : Ruas Jalan Kampus Universitas Pattimura Ambon - Segmen 4 Sta 00+000 – 00+408) Indra Mayasari Hamim; Juliet G. Metekohy; M. R. Ayal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan jalan di kampus UNPATTI digagas untuk memperbaiki kualitas jalan sekaligus sebagai salah satu bentuk peningkatan kualitas pada infrastruktur jalan di kampus UNPATTI. Tujuan dari perencanaan ini adalah menghitung tebal perkerasan kaku (Rigid Pavement) dengan menggunakan metode MDPJ 2017. Oleh karena itu dilakukan perencanaan ini meliputi survei lalu lintas dan mengetahui (California Bearing Ratio) CBR tanah dasar. Untuk merencanakan lapis perkerasan kaku (Rigid pavement) dibutuhkan data primer yaitu data LHR, data CBR, data Long Section, data Cross Section, dan data sekunder yaitu data peta lokasi. Berdasarkan hasil analisa didapatkan data LHR dari hari senin sebagai hari tersibuk yang melayani arus lalu-lintas, serta daya dukung tanah CBR hasil pengujian DCP sebesar 2,15%. Hasil dari perhitungan menggunakan metode MDPJ 2017 untuk ruas jalan depan pertigaan pujasera sampai ke Fakultas Teknik Geologi dengan panjang 408 meter, dari STA 00+000 – 00+408 dengan perincian tebal pelat beton 16 cm, lapis drainase 12,5 cm, lapis pondasi 15 cm, timbunan pilihan 15 cm.
Road Performance Analysis (Case Study: Jl. Kakialy Ambon City) Selly Metekohy; Juliet G. Metekohy
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 8 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v4i8.679

Abstract

The number of residents in Ambon City every year has increased, therefore the number of increases in vehicle volume is directly proportional to the number of population growth, and in line with the increasing problem of traffic congestion. One of the traffic jams that occur in Ambon City is on the Kakialy road, which is caused by side obstacles due to unattended vehicle parking on the road, especially during rush hour or peak hours (during school and after school or commuting and returning from work). The existence of community facilities such as shops, fast food areas, hotels, and residential areas is also one of the triggers for road body parking which causes congestion on the Kakialy road section. Therefore, this study was conducted to find out how the performance of the Kakialy road section during peak and normal hours. The method used is a descriptive survey that uses data collection techniques in the form of observation and documentation studies for the calculation of capacity and speed on urban roads using the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI) method. The results of data analysis show that the capacity of peak hours at 12.00-13.00 WIT) is 18,721 junior high school/hour and normal hours at 16.00-17.00 WIT is 15,037.8 junior high school/hour, with a vehicle density value (DS) at peak hours of 0.59. The average side resistance data in peak hours has a weighted frequency of 366.6 SMP/hour so it belongs to the medium side resistance class (M), and the average side resistance in normal hours has a weighted frequency of 148.7 SMP/hour, including the low side resistance class (L). So that after going through the calculation analysis process, it is concluded that the vehicle density value (DS) at peak hours (12.00 – 13.00 WIT) is 0.59 and is categorized in Level Of Service (LOS) C which means medium performance. While the vehicle density value (DS) during normal hours (16.00 – 17.00 WIT) is 0.45 and is categorized in Level Of Service (LOS) B which means good performance.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengguna Transportasi Laut (KM Cantika Lestari 5E Dan Km Pangrango Rute Ambon-Namrole) Ston Vinalia Bokaraman; Juliet G. Metekohy; Fuad H. Ohorella
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15422

Abstract

Rute Ambon - Namrole adalah salah satu rute laut yang sangat strategis di Provinsi Maluku. Ambon sebagai ibu kota provinsi, berfungsi sebagai pusat ekonomi dan administrasi, sedangkan Namrole di Pulau Buru Selatan berperan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Mobilitas penduduk di antara kedua wilayah ini tinggi, terutama untuk keperluan perdagangan, pendidikan, dan kesehatan. Oleh karena itu, transportasi laut menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam mengakses layanan di kedua wilayah tersebut. KM Cantika Lestari 5E dan KM Pangrango adalah dua kapal yang melayani rute ini secara reguler. Kedua kapal ini beroperasi dalam jadwal tertentu, mengangkut penumpang dan barang yang vital bagi kehidupan masyarakat di kedua kota tersebut. Moda transportasi laut bagi masyarakat yang bepergian antara Ambon dan Namrole dipengaruhi oleh beberapa faktor penting. Analisis ini dapat membantu mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan standar layanan yang diberikan oleh KM Cantika Lestari 5E dan KM Pangrango, serta memberikan Metode yang digunakan analisis deskriptif berupa data nominal pada kuesioner, adapun data skala likert diolah menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS V23. Hasil analisis Regresi Linier berganda dengan nilai Standardized Coefficients Beta, variabel yang paling dominan berpengaruh pada minat pengguna moda transportasi laut yaitu variabel kenyamanan pada KM Pangrango sebesar 1,240 dan variabel kehandalan pada KM Cantika Lestari 5E 0,833.
Studi Eksperimental Pemanfaatan Abu Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Substitusi Semen Dalam Pembuatan Paving Block Widya Yanti Lesnussa; Juliet G. Metekohy; Rabiyatul Uzda
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.689

Abstract

Paving block merupakan bahan bangunan yang umum digunakan untuk perkerasan jalan, area parkir, dan taman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan paving block dengan memanfaatkan limbah organik abu tempurung kelapa sebagai bahan substitusi semen. Abu tempurung kelapa digunakan karena mengandung senyawa Silika Oksida (SiO_2) yang juga terdapat pada semen, sehingga diharapkan dapat meningkatkan ikatan dan kekuatan paving block. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Benda uji berupa paving block berbentuk persegi panjang berukuran 21 cm x 10,5 cm x 6 cm dengan variasi penambahan abu tempurung kelapa sebanyak 0 gr (normal), 30 gr, 60 gr, 90 gr, dan 120 gr. Pengujian dilakukan pada umur benda uji 28 hari menggunakan dua jenis air, yaitu air suling dan air hujan, untuk melihat pengaruhnya terhadap kualitas paving block. Hasil pemeriksaan material menunjukkan bahwa agregat halus (pasir) yang digunakan telah memenuhi spesifikasi SNI dengan kadar air rata-rata 7,99% dan kadar lumpur 2,06%. Berdasarkan pengujian kuat tekan, penambahan limbah abu tempurung kelapa memberikan pengaruh yang bervariasi terhadap kekuatan paving block dibandingkan dengan paving block normal. Pemanfaatan limbah ini diharapkan dapat menjadi inovasi bahan bangunan yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.
Analisis Penambahan Serbuk Ban Bekas Terhadap Karakteristik Marshall Pada Campuran Aspal Dingin (Cphma) Kevin A C Patty; Juliet G Metekohy; Sammy G.M. Amaheka
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.16871

Abstract

Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA) sebagai campuran panas hampar dingin yang terdiri dari agrerat, asbuton butir, bahan peremaja dan bahan tambah lainnya yang sudah dicampur dengan baik di pabrik dan dipasarkan dalam keadaan siap dihampar dan dipadatkan dalam perkerasan jalan beraspal. Namun campuran CPHMA dari pabrik yang dipasarkan tersebut memiliki batas waktu penggunaan (kedaluwarsa) yaitu selama 3 bulan. Maka dari itu, tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh penambahan Serbuk Ban Bekas terhadap karakteristik campuran aspal buton CPHMA yang sudah melewati batas waktu penggunaan (kedaluwarsa) dan menganalisis persentase kadar Serbuk Ban Bekas terbaik yang memenuhi syarat terhadap campuran aspal buton CPHMA. Penelitian ini menggunakan Serbuk Ban Bekas dengan penambahan 10%, 20%, dan 30%. Pengujian dilakukan dengan alat uji marshall test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin bertambahnya kadar variasi Serbuk Ban Bekas nilai kepadatan, stabilitas, flow, VIM, VFB, dan MQ memenuhi spesifikasi Bina Marga. Namun pada nilai VMA tidak memenuhi spesifikasi. Adapun persentase kadar serbuk ban bekas dalam campuran aspal buton CPHMA yang efektif yaitu pada kadar 20,5%
Analisis Kualitas Pelayanan Moda Transportasi Laut (KM Cantika Lestari 10C) Rute Ambon Weda Irsan Bahdir; Juliet G. Metekohy; Febrino Wangean
JURNAL SIMETRIK Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v16i1.3862

Abstract

Sea transportation plays a vital role in supporting inter-island connectivity in Indonesia, particularly in archipelagic regions such as Maluku Province. As a region consisting of numerous islands, Maluku relies heavily on sea transportation to facilitate economic, social, and cultural activities. Therefore, the quality of sea transportation services is an important factor in ensuring passenger satisfaction and service sustainability. This study aims to evaluate the quality of sea transportation services on KM Cantika Lestari 10C operating on the Ambon–Weda route based on passenger perceptions, and to identify priority aspects for service improvement using the Importance Performance Analysis (IPA) method. The study employed a quantitative approach using questionnaire data collected from passengers. The IPA method was used to analyze the level of importance and performance of service attributes, which were then mapped into four quadrants to determine priority improvements. The results show that the average performance score of service quality is 86.06, indicating that the overall service is categorized as “very good.” Most service attributes meet passenger expectations; however, several aspects related to safety and security fall into priority improvement categories. These include routine inspection of the ship’s technical condition and ensuring that safety equipment such as lifebuoys, lifeboats, and fire extinguishers are in proper condition and easily accessible. In conclusion, the service quality of KM Cantika Lestari 10C is generally very good, but improvements in safety and security aspects are necessary to enhance passenger satisfaction and ensure sustainable service quality. Keywords: Sea Transportation; Service Quality; Importance Performance Analysis; Passenger Satisfaction; KM Cantika Lestari
ANALISIS NILAI KADAR ASPAL OPTIMUM DALAM PENGGUNAAN GETAH DAMAR (AGATHIS DAMMARA) SEBAGAI SUBSTITUSI TERHADAP CAMPURAN ASPAL AC-WC Muhammad Nazib Tuhulele; Juliet G. Metekohy; S. G. M. Amaheka
JURNAL SIMETRIK Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v16i1.3900

Abstract

The performance of Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) mixtures is influenced not only by mechanical strength but also by volumetric stability. The utilization of locally available natural materials as asphalt modifiers has attracted increasing attention due to sustainability considerations and the need to reduce dependence on petroleum-based resources. Damar resin (Agathis dammara), which is widely available in Indonesia and possesses adhesive and thermoplastic characteristics, has the potential to be used as a partial asphalt substitute. However, its influence on the volumetric performance of AC-WC mixtures remains insufficiently understood. This study aimed to evaluate the effect of 4% damar resin substitution on the Marshall characteristics of AC-WC mixtures and to determine the asphalt content range that satisfies the Marshall design criteria. An experimental approach based on the Marshall method was employed by testing asphalt contents ranging from 5.0% to 7.0%. The evaluated parameters included stability, flow, voids in mix (VIM), voids in mineral aggregate (VMA), and voids filled with bitumen (VFB) in accordance with the 2018 General Specifications for Road and Bridge Construction issued by the Directorate General of Highways (Bina Marga). The results indicate that conventional AC-WC mixtures satisfied all Marshall specification requirements within the asphalt content range of 6.0%–7.0%. The addition of 4% damar resin increased Marshall stability, with the highest stability value reaching 1344.01 kg. Nevertheless, deviations in VIM and VFB were observed at several asphalt contents, indicating an imbalance in the internal void structure of the mixture. These findings reveal that although damar resin can improve mechanical performance, it does not necessarily enhance the overall quality of AC-WC mixtures due to its adverse effects on volumetric stability. Therefore, volumetric parameters should be considered critical indicators in evaluating the feasibility and long-term performance of damar-modified asphalt mixtures.Keywords: AC-WC mixture; damar resin; Marshall characteristics; optimum asphalt content; volumetric stability.
Pengaruh Penambahan Serbuk Daun Bambu Terhadap Karakteristik Marshall Pada Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC)” Sita Silvani Hatuwe; Juliet G. Metekohy; Sammy G. M. Amaheka
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1462

Abstract

Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) merupakan lapisan paling atas pada konstruksi jalan yang terbuat dari campuran aspal. Komponen penting dalam campuran aspal beton adalah bahan pengisi (filler). Salah satu limbah yang potensial untuk dimanfaatkan sebagai filler aspal adalah serbuk daun bambu guna memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar nilai pengaruh penambahan serbuk daun bambu terhadap karakteristik Marshall pada jenis perkerasan AC-WC menggunakan metode Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Pada penelitian ini menggunakan 3 variasi perbandingan antara (semen : serbuk daun bambu) yaitu 1% : 2%, 1,5% : 1,5%, dan 2% : 1%. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data pada campuran aspal AC-WC terdapat 2 jenis variasi yang tidak memenuhi standar Spesifikasi Bina Marga Tahun 2018 yaitu variasi 1% semen : 2% daun bambu dan variasi 1,5% semen : 1,5% daun bambu. Sehingga hanya terdapat satu variasi yang memenuhi standar Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 yaitu pada variasi 2% semen : 1% serbuk daun bambu.