Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EKPLORASI PRODUK UNGGULAN UMKM BARU DI DESA PACAREJO, KABUPATEN GUNUNGKIDUL HASIL KELOMPOK IBU PKK Nahiyah Jaidi; Sutopo Sutopo; Bayu Rahmat Setiadi; Ganda Sukmara; Tri Sumarni
Jurnal Abditani Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v5i2.173

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk (1) Meningkatkan kapasitas produksi unit UMKM di Desa Pacarejo melalui bantuan Teknologi Produksi; (2) Meningkatkan kualitas pengelolaan SDM UMKM yang efektif dan efisien; (3) Meningkatkan mutu produk dan variannya dengan menunjukkan identitas UMKM Desa Pacarejo; dan (4) Memperluas jangkauan pemasaran produk-produk UMKM baik di dalam dan luar DIY. Subjek kegiatan ini adalah Kelompok Ibu-Ibu PKK Dusun Kepuh Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kab. Gunungkidul. Tempat pelaksanaan kegiatan pelatihan di UNY Kampus Semanu, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan Pelatihan dilakukan pada Tanggal 3 Desember 2021. Hasil kegiatan PPM ini adalah produk-produk olahan kacang yang terdiri atas kacang disco daun jeruk, bumbu pecel kering, cookies kacang, kacang sembunyi, cake kacang gula palem, roti kacang, dan kering tempe kacang teri. Selain itu, mitra juga dibekali keterampilan membuat kemasan (packaging) dalam bentuk kemasan plastik dan toples. Peserta pelatihan sangat puas dan menyatakan kebermanfaatan yang sangat besar dengan adanya pelatihan ini sehingga dapat menjadi pemantik bagi kelompok untuk melakukan inovasi lain tentang olahan kacang sebagai produk unggulan daerah Desa Pacarejo.
Peningkatan Produktivitas Usaha Kerajinan Keset Penyandang Disabilitas Kabupaten Gunung Kidul di Masa Pandemi Covid-19 Edy Purnomo; Ishartiwi Ishartiwi; Bayu Rahmat Setiadi; Eka Ary Wibawa; Angga Damayanto
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1266.385 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i1.1215

Abstract

ABSTRACTPusat Pemberdayaan Disabilitas Mitra Sejahtera (PPDMS) is a disability community in Nglipar District, Gunungkidul Regency which has a doormat craft business. A business that is being pioneered and known to the continent of Europe is the craft from rags. The obstacles that become problems for PPDMS are limited capital and raw materials; production process; product quality; limited human resource conditions; amenities; and marketing. To overcome these problems, the Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) has made an increase in the supply of raw materials with a dropping model; provide accessible mat ATBM machine assistance; increase the variants of the model which has better quality; strengthening entrepreneurship through a strategic business plan; business administration and management; rearrangement of workspace and displays; and marketing products offline and online as well as expanding market networks through domestic and foreign marketplaces. The PPPUD implementation method is multiyear for 3 years with main stages. These stages include: infrastructureization (year-1), business development (year-2), and independent & existing (year-3). The achievements that have been made are an increase in high entrepreneurial interest, an increase in production capacity, an increase in marketing reach, and an increase in turnover.Keywords: doormat crafts, people with disabilities, PPDMS, PPPUDABSTRAKPusat Pemberdayaan Disabilitas Mitra Sejahtera (PPDMS) merupakan komunitas disabilitas di Kecamatan Nglipar Kabupaten Gunungkidul yang memiliki usaha kerajinan keset. Usaha yang sedang dirintis dan dikenal hingga benua Eropa adalah kerajinan keset dari kain perca. Kendala yang menjadi permasalahan PPDMS adalah keterbatasan modal dan bahan baku; proses produksi; kualitas produk; kondisi SDM yang terbatas; fasilitas; serta pemasaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD)  ini mengadakan peningkatan pada penyediaan bahan baku dengan model dropping; memberikan bantuan mesin ATBM keset yang aksesibel; memperbanyak varian model yang mimiliki kualitas yang lebih baik; penguatan kewirausahaan melalui business plan yang strategis; pengadministrasian dan pengelolaan usaha; penataan ulang ruang kerja dan display; dan memasarkan produk secara offline dan online serta memperluas jaringan pasar melalui marketplace dalam dan luar negeri. Metode pelaksanaan PPPUD adalah multiyear selama 3 tahun dengan tahap-tahap utama. Tahap tersebut meliputi: infrastrukturisasi (tahun ke-1), pengembangan usaha (tahun-2), dan mandiri & eksis (tahun ke-3). Capaian yang telah dilakukan adalah peningkatan minat wirausaha yang tinggi, peningkatan kapasitas produksi, peningkatan jangkauan pemasaran, dan peningkatan omset.Kata Kunci: kerajinan keset, penyandang disabilitas, PPDMS, PPPUD
Temperature Distribution in Bio Stove using Saw Dust: An Integrated Project-based Learning W. Wagiran; M. Mujiyono; Bayu Rahmat Setiadi; Yulianto Eko Wibowo; Fredy Surahmanto; Dendy Aqila Agata; Chinnathan Areeprasert
Indonesian Journal of Science and Technology Vol 8, No 1 (2023): IJOST: April 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijost.v8i1.53476

Abstract

This paper aims at developing the potential of cellulose-based energy generation using pyrolysis, gasification, and combustion methods with biodegradable waste media. The cellulose-based material used in this study was sawdust. The sawdust was heated using a biomass stove, which was then analyzed in terms of heat conduction and propagation as well as temperature distribution. To ensure the effectiveness of sawdust as the main material in the biomass stove, sawdust particles were pressed and compacted under various pressure conditions. This experiment was integrated with the Project-Based Learning method through the following steps: (1) determination of projects testing, (2) project design, (3) project implementation schedules, (4) project completion and progress monitoring, (5) reports and presentations of project results, and (6) project evaluation. The results provide new findings that the denser sawdust particles correlate with the greater temperature and propagation rate. This can be obtained from the measured temperature distribution. Areas close to the heat source tend to have the same heat propagation. The density of the sawdust particle is the main key point for producing better pyrolysis and gasification process, in which it correlates with long combustion energy. Integrasi This finding opens a new concept and can be used as a reference for other researchers who develop research related to renewable energy from waste, especially when using a biomass stove.  This study also gives ideas for the need for developing project-based learning using the burning of sawdust using biomass stove as a tool for the teaching and learning process.
Optimalisasi desain seat and back cushion pada kursi roda adaptif nasional Indonesia Bayu Rahmat Setiadi; Apri Nuryanto; Ishartiwi Ishartiwi; Angga Damayanto
Jurnal Taman Vokasi Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtvok.v10i1.12720

Abstract

Kebutuhan kursi roda di Indonesia sangat tinggi namun dalam pemenuhannya masih impor. Kursi roda adaptif lokal mengalami kekalahan pasar di dalam negeri karena beberapa permasalahan dalam produksi seat and back cushion. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kursi roda adaptif lokal yang ada saat ini dan mengembangkan desain baru untuk mendapatkan efisiensi dan efektivitas produksi. Reverse engineering merupakan langkah tercepat untuk melakukan evaluasi desain kursi roda adaptif lokal di Indonesia. Pembongkaran dan redesain ulang seat and back cushion kursi roda adaptif lokal dilakukan untuk mendapatkan perbandingan apabila material ASTM A36 diganti dengan Al A356, serta desain dan ukuran yang diminimalisir proses manufakturingnya. Hasil dari desain dan simulasi seat and back cushion kursi roda adaptif lokal memberikan nilai komparasi perubahan yang signifikan. Penggunaan Al A356 dan inovasi desain terbaru mampu mengurangi proses produksi dan alur produksi yang lebih ringkas dan efisien. Bobot material berkurang hingga 50%. Penggantian material ASTM A36 pada Seat and Back Cushion dengan Al A356 serta desain yang sederhana dapat memberikan pengaruh terhadap kekuatan material, keamanan, dan menekan biaya produksi.