Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PkM Dalam Upaya Meningkatkan Keamanan Dan Kenyamanan Berkendara Bagi Pemudik Lebaran 2023 Melalui Bengkel Siaga Lebaran Di Desa Ngringo, Jaten, Kabupaten Karanganyar Diama Septiawan; Eko Surjadi; Wijoyo; Andi Purwanto
Jurnal Pengabdian Ahmad Yani Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTI) Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53620/pay.v3i1.108

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan para pemudik yang mengalami kendala pada kendaraan nya yang melewati daerah sekitar palur, Kabupaten Karanganyar pada lebaran tahun 2023. Bengkel siaga merupakan tempat pengecekan kendaraan yang mengalami masalah di jalan dan membantu masyarakat agar sampai di daerah asal dengan selamat. Konsep bengkel siaga ini juga berdampak positif pada mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan bersosialisasi dan mengaplikasikan ilmu yang di dapat di kelas dengan terjun langsung ke lapangan. Perawatan pada sepeda motor yang baik akan memastikan keamanan dan kenyamanan saat berkendara di jalan sehingga akan berkurangnya resiko insiden yang tidak diinginkan. Namun, di saat mendekati lebaran banyak bengkel yang tidak melayani selama hari libur lebaran. Penelitian ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan sosialisasi yang melibatkan masyarakat Desa Ngringo dan petugas siaga lebaran tahun 2023 di Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini mencakup penyuluhan tentang adanya bengkel siaga lebaran dan tempat istirahat bagi pemudik. Hasil dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini membuktikkan pemudik yang mengalami kendala merasa terbantu dengan adanya bengkel siaga. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi bengkel lokal karena meningkatnya permintaan sparepart yang dibutuhkan pemudik bagi kendaraannya. Penelitian ini memberikan kontribusi positif terhadap keselamatan pemudik yang melintas di daearah palur pada mudik lebaran tahun 2023. Dengan peningkatan ini, diharapkan dapat mengurangi kecelakaan berkendara dan meningkatkan keselamatan berkendara di daerah tersebut. Selain itu, kegiatan bengkel siaga ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain agar pemudik merasa aman bila melewati daerah tersebut.
Pemberdayaan Masyarakat Peternak Kambing melalui Pemanfaatan Mesin Chopper Multifungsi sebagai Penyedia Pakan Ternak Andi Purwanto; Sugiyanto; Astrid Widayani; Budi Purnomo; R. Agus Trihatmoko; Ign. Novie Endi Nugraha; Herwin Sulistyowati; Erni Widiastuti; Juni Trisnowati; Hutomo Jiwo Satrio; Kristiawan; Hari; Reva; Pandu; Agung
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i3.1929

Abstract

Indonesia has significant potential in sheep and goat farming, but it is still dominated by small businesses with limited technology. Limited livestock ownership hinders its development as a primary source of income. Key challenges include feed shortages during the dry season and suboptimal waste utilization. Furthermore, feed production capacity remains low and inefficient. To address these challenges, this community service program was designed to provide and implement grass choppers and ribbon mixers for the Manunggal 2 Farmers Group in Jurug Village, Jumapolo District, Karanganyar Regency. The development process involved several stages, including design, fabrication, testing, and training the local community in machine operation and maintenance. Results showed that farmers were able to operate and maintain the machines effectively, thereby increasing efficiency in feed preparation and processing livestock waste into organic fertilizer. The developed machines demonstrated several advantages, including high production capacity (up to 45 kg/hour), uniform cutting results, and reduced labor requirements. Furthermore, the program not only provided a technical solution to address food shortages but also increased youth participation and strengthened local economic capacity through the application of appropriate technology. The success of this program provides a strong foundation for further replication and development in other regions facing similar challenges.
Peningkatan Pendapatan Peternak Kambing melalui Program Pemberdayaan Masyarakat pada Mesin Mixer Ribbon Pakan Ternak Sugiyanto; Andi Purwanto; Astrid Widayani; Budi Purnomo; R. Agus Trihatmoko; Ign. Novie Endi Nugraha; Herwin Sulistyowati; Erni Widiastuti; Juni Trisnowati; Hutomo Jiwo Satrio; Kristiawan; Hari; Reva; Pandu; Agung
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i3.1930

Abstract

Sektor peternakan kambing di Indonesia memiliki potensi besar sebagai sumber protein hewani sekaligus penopang ekonomi pedesaan. Namun, keterbatasan akses teknologi, biaya pakan yang tinggi, serta rendahnya homogenitas pencampuran pakan secara manual masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi mesin pencampur pakan tipe ribbon mixer dalam program pemberdayaan masyarakat, khususnya pada Kelompok Ternak Manunggal 2, Desa Jurug, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar. Metode pelaksanaan meliputi desain, pembuatan, uji kinerja, serta pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin kepada peternak melalui pendekatan partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin ribbon mixer mampu menghasilkan homogenitas campuran 90–95%, kapasitas produksi hingga 50–500 kg/siklus, serta efisiensi waktu pencampuran yang meningkat 40–50% dibandingkan metode manual. Dampak ekonomi yang terukur adalah penurunan biaya pakan sebesar 15–20% dan peningkatan pendapatan peternak 20–30% per siklus produksi. Selain itu, program pemberdayaan berbasis teknologi ini memperkuat kelembagaan kelompok ternak, meningkatkan keterlibatan pemuda, dan mendorong kemandirian ekonomi lokal. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan teknologi tepat guna tidak hanya memberikan solusi teknis pada masalah penyediaan pakan, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan terkait pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, serta pertumbuhan ekonomi pedesaan.