Perawatan gigi yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup yang optimal. Salah satu masalah umum yang dihadapi oleh masyarakat adalah penyakit mulut seperti sariawan. Sariawan dapat menyebabkan rasa sakit, kesulitan makan, gangguan berbicara, dan penurunan kualitas hidup secara keseluruhan. Prevalensi ulserasi mulut di seluruh dunia adalah 4%, dengan Recurrent Aphtous Stomatitis (RAS) menempati urutan terbesar yaitu 25%. RAS merupakan penyakit yang menyerang berbagai kalangan usia, baik anak- anak, remaja, dewasa, maupun lansia. Di zaman modern saat ini, arus informasi begitu deras dan mudah didapatkan. Informasi tersebut belum tentu dapat dipertanggungjawabkan secara medis. Oleh karena itu, perlu penjelasan dari ahli disertai sumber yang akurat agar tidak terjadi mispersepsi. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan edukasi mitos dan fakta sariawan kepada siswa SMP-IT Asshodiqiyah. Metode yang dilakukan pada pengabdian Masyarakat ini yaitu dengan cara memberi flyer, penjelasan materi, dan diskusi tanya jawab. Hasilnya didapatkan bahwa Edukasi mitos dan fakta sariawan dapat meningkatkan pemahaman peserta/responden tentang penyebab, faktor resiko, ukuran, pencegahan serta penyembuhan sariawan. Sariawan atau stomatitis merupakan lesi ulserasi dengan etiologi multifaktorial. Penafsiran yang berlebihan atau mispersepsi dapat berpengaruh terhadap pengobatan penyakit mulut, oleh karena itu perlu dilakukan edukasi dari dokter gigi.