Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peran Pengawasan Dan Punishment Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Disiplin Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Bank Perkreditan Rakyat Se-Kabupaten Serang Salapudin; Muhammad Suparmoko; Uli Wildan Nuryanto
Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan dan Informatika Vol 2 No 1 : September (2023): Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidika
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the role of supervision and punishment on employee performance with the work discipline variable as an intervening variable in people's credit banks in Serang Regency. This population is all employees in BPRs in Serang Regency with a total of 105 employees using a saturated sampling technique by making the entire population used as a sample. This analysis tool uses inferential statistical analysis or Partial Least Square (PLS). The results of this research show that the influence of supervision on employee performance has a positive or acceptable influence, there is a significant influence of punishment on employee performance, there is no influence of work discipline on employee performance. , there is a significant influence of supervision on work discipline, there is a significant influence of punishment on work discipline, work discipline can mediate the influence of supervision on employee performance, work discipline can mediate the influence of punishment on employee performance.
Pengaruh Motivasi dan Dukungan Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor KEMENAG Kota Serang Melalui Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening Irawati Irawati; Muhammad Suparmoko; Budi Ilham Maliki
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5811

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh pengelolaan sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai di Kantor Kementrian Agama Kota Serang, dengan focus pada motivasi, dukungan organisasi, komitmen organisasi, dan kinerja pegawai. Menggunakan pendekataan kuantitatif korelasional, penelitian ini menganalisis hubungan antar variable dengan metode survei dan kuisioner. Populasi penelitian terdiri dari 175 pegawai, baik PNS maupun honorer, dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis koefisien jalur menunjukkan bahwa motivasi (koefisien 0.244, t-statistik 2.657, signifikasi 0.008) dan dukungan organisasi (koefisien 0.237, t-statistik 2.991, signifikasi 0.003) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi (koefisien 0.567, t-statistik 7.358, signifikasi 0.000) dan dukungan organisasi (koefisien 0.252, t-statistik 3.373, signifikansi 0.001) juga berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, yang pada gilirannya berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (koefisien 0.264, t-statistik 2.853, signifikansi 0.005). Komitmen organisasi memediasi hubungan antara motivasi dan dukungan organisasi terhadap kinerja pegawai, dengan path coefficient masing-masing 0.149 (t-statistik 2.499, signifikansi 0.013) dan 0.067 (t-statistik 2.131, signifikansi 0.034). Temuan ini menekankan pentingnya motivasi, dukungan organisasi, dan komitmen organisasi dalam meningkatkan kinerja pegawai.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Manufaktur Wanda Retno Asih; Wahyu Wiguna; Muhammad Suparmoko
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i3.10504

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam keberhasilan organisasi khususnya pada industri manufaktur yang menghadapi persaingan global dan tuntutan produktivitas tinggi. PT XYZ dituntut untuk mengelola sumber daya manusia secara efektif namun kinerja karyawan pada PT XYZ masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan stres kerja terhadap kinerja karyawan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada PT XYZ sebanyak 160 karyawan dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Squares SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja. Stres kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja. Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan serta memediasi hubungan antar variabel. Berdasarkan hasil penelitian seluruh hipotesis diterima. Penguatan budaya organisasi dan pengelolaan stres kerja yang efektif diperlukan untuk meningkatkan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan.
The Effects of Inflation, Interest Rates, and Exchange Rates on the Stock Returns of Companies Listed in the IDX30 Index of the Indonesia Stock Exchange during 2021–2025 Tiana Bela; Muhammad Suparmoko; Ende
Jurnal Investasi Islam Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Investasi Islam (JII)
Publisher : FEBI IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jii.v11i2.15456

Abstract

This study aims to analyze the effect of inflation, interest rates, and exchange rates on stock returns in companies listed on the IDX30 index on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2025 period. This study uses a quantitative approach with secondary data obtained from the Indonesia Stock Exchange, Bank Indonesia, and the Central Bureau of Statistics. The research sample consists of 19 companies consistently listed on the IDX30 index during the observation period, with a total of 95 observations. The analytical method used is panel data regression analysis with the help of Eviews 12 software, and the model used in this study is the Common Effect Model (CEM). The results show that inflation has a positive and significant effect on stock returns, interest rates have a negative and significant effect on stock returns, while the exchange rate has no significant effect on stock returns. Simultaneously, inflation, interest rates, and the exchange rate have a significant effect on stock returns. The coefficient of determination shows that the independent variables are able to explain 18.38% of stock returns, while the remainder is influenced by other factors outside the research model. The results of this study provide implications that macroeconomic factors are still an important consideration in making investment decisions on leading stocks included in the IDX30 Index.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Karyawan Tetap Level Operator melalui Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi pada Departemen Produksi Perusahaan Manufaktur Ahmad Hadi Setiawan; Wahyu Wiguna; Muhammad Suparmoko
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/132we389

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam keberhasilan organisasi, khususnya pada industri manufaktur. PT XYZ, sebuah perusahaan keluarga yang mengalami transisi kepemimpinan, menghadapi penurunan kinerja yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi berjumlah 240 karyawan tetap level operator, dengan sampel sebanyak 150 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,558; p = 0,000) dan kepuasan kerja (β = 0,486; p = 0,000). Kepemimpinan transformasional juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,559; p = 0,000) dan kepuasan kerja (β = 0,556; p = 0,000). Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,148; p = 0,003) serta memediasi secara parsial hubungan antar variabel. Berdasarkan hasil penelitian, seluruh tujuh hipotesis diterima. Peningkatan kualitas lingkungan kerja dan penguatan kepemimpinan transformasional diperlukan untuk meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja karyawan.
Anticipation of Primary School Student Delinquency: The Role of Student Achievement Between Student Health and The School Environment on The Mentality of Primary School Students in Cilegon City Lutfi Lutfi; Muhammad Suparmoko; Ahmad Mukhlis
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82144

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Upaya antisipasi kenakalan siswa di lingkungan sekolah dasar dan mengembangkan pengaruh mediasi lingkungan teradap mental siswa sekolah dasar. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey pada guru sekolah dasar sebanyak 150 responden. Teknik analisis data adalah menganalisis data responden dan membahas pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabelnya dengan statistic structural equation Modelling (SEM). Hasil peneltian antara lain: 1) ada pengaruh Kesehatan siswa terhadap lingkungan kerja. 2) tidak ada pengaruh Kesehatan siswa terhadap mental siswa. 3) ada pengaruh prestasi siwa terhadap lingkungan sekolah. 4) tidak ada pengaruh prestasi siswa terhadap mental siswa. 5) tidak ada pengaruh lingkungan sekolah terhadap mental siswa. 6)  hasil uji mediasi diperoleh P value 0.287 > 0.05 dan 0.249>0.05 yang artinya terjadinya  mediasi penuh  (Fully mediating). Simpulan, lingkungan kerja dipengaruhi oleh keehatan siswa dan prestasi siswa, maka sekolah perlu menciptakan lingkungan yang kondusif seperti mengadakan kegiatan ekstrakulikuler.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Manufaktur Wanda Retno Asih; Wahyu Wiguna; Muhammad Suparmoko
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i3.10504

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam keberhasilan organisasi khususnya pada industri manufaktur yang menghadapi persaingan global dan tuntutan produktivitas tinggi. PT XYZ dituntut untuk mengelola sumber daya manusia secara efektif namun kinerja karyawan pada PT XYZ masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan stres kerja terhadap kinerja karyawan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada PT XYZ sebanyak 160 karyawan dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Squares SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja. Stres kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja. Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan serta memediasi hubungan antar variabel. Berdasarkan hasil penelitian seluruh hipotesis diterima. Penguatan budaya organisasi dan pengelolaan stres kerja yang efektif diperlukan untuk meningkatkan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan.